Quotes

"Write is my World"

Jumat, 15 Agustus 2014

Gu Family Book Episode 13


Malam ketika Kang Chi keluar dari ruangan Gubernur, Kang Chi bertanya pada Yeo Wool, kenapa dia begitu baik kepada Kang Chi? Yeo Wool pun berkata "Because i just want to do anything for you. That's how i feel right now."
Saat Kang Chi akan dilatih, Yeo Wool menawarkan diri untuk jadi pelatih. Awalnya ayah tidak setuju, namun Yeo Wool memohon dan Gon pun kali ini setuju pada Yeo Wool. Jadilah Yeo Wool menyuruh Kang Chi menghitung kacang kedelai. Saat dipertengahan menghitung, tiba2 Kang Chi merasakan sesuatu yang membuatnya merinding. Lalu dia dibawa ke Gong Dal yang memberinya obat, karena dianggap Kang Chi kurang konsentrasi karena kelelahan. Di luar, Kang Chi bertemu Sung. Sung merasa takut dan pura-pura mau segera pergi untuk mengambil sesuatu. Lalu murid2 yang lain lewat dan menghindari Kang Chi. Kasihan... Sementara itu Tae Soo menghadap Pyung Joon yang memberinya sebuah batu dengan bentuk bunga krisan. Batu itu adalah milik ayah Tae Soo yang dititipkan ke Pyung Joon untuk diberikan pada Tae Soo jika terjadi sesuatu padanya. Dan ternyata Tn. Park adalah salah satu dari 4 master, dan kini jabatan itu dipegang oleh Tae Soo.
Kang Chi menghitung kacang lagi bersama Yeo Wool. Yeo Wool sampai ketiduran saat menungguinya. Kepalanya jatuh ke bahu Kang Chi, yang ditahan oleh jarinya Kang Chi dan diletakkan perlahan di bahunya. Kang Chi teringat pertanyaan Yeo Wool tentang ortunya. Bukannya Kang Chi tidak ingin tahu asal usul keluarga kandungnya, tetapi dia takut kalau setelah tahu dia akan semakin membenci mereka, karena telah membuangnya. Namun dia berterima kasih pada Yeo Wool atas pertanyaan itu. Dan ternyata Yeo Wool tidak tidur, dia tersenyum diam2.
Malam bulan purnama. Sesosok serba hitam muncul. Wol Ryung bangkit dari kubur.
Kang Chi ngobrol2 dengan Tae Soo. Tae Soo bertanya, apakah ayahnya tahu tentang Kang Chi yang setengah siluman? Kang Chi sendiri tidak tahu karena Tn. Park tidak pernah berkata apapun tentang dirinya. Tae Soo juga bertanya, bagaimana rasanya saat berubah? Kang Chi pun menjelaskan kalau seluruh badannya jadi panas dan sakit, lalu dia jadi frustrasi karena bisa mendengar, melihat, mencium segalanya. Itu sebabnya dia jadi mengamuk, mungkin karena lapar juga hahaha...Tae Soo bertanya lagi, apakah saat berubah dia melupakan bahwa dia adalah Kang Chi? Kang Chi berkata, awalnya memang begitu, tetapi lama kelamaan sedikit banyak dia bisa mengontrol dan sadar kalau dia tetap Kang Chi. Dia berterima kasih pada Yeo Wool yang tiap kali dia berubah, selalu di sisinya, memanggil2 namanya sehingga dia tetap bisa sadar. Tae Soo pun menebak kalau Kang Chi jatuh cinta pada Yeo Wool. Tanpa berpikir, Kang Chi mengangguk (huh?). Tiba2 dia tersadar dan mengelak. hahaha..
Tae Soo mengira Kang Chi tidak mau mengakui perasaannya karena terbebani pada Chung Jo. Tae Soo pun berkata kalau sebaiknya Kang Chi melupakan Chung Jo, karena... Tae Soo tidak melanjutkan penyebabnya, yaitu karena Chung Jo sudah diperkosa dan tidak suci lagi. Tae Soo pun melanjutkan, karena Chung Jo adalah masa lalu bagi Kang Chi. Namun Kang Chi tidak setuju, karena bagaimanapun juga Tae Soo dan Chung Jo adalah keluarganya dan dia sudah diberi amanat dari Tn. Park untuk melindungi mereka. Dia juga berjanji akan merebut penginapan dan mengembalikan pada Tae Soo. Namun Tae Soo berkata kalau merebut penginapan adalah tugasnya sendiri. Dia menepuk bahu Kang Chi, "Ayah meninggal bukan salahmu." Tae Soo berharap Kang Chi tidak selalu terbebani atas kematian ayahnya dan hidup untuk masa depannya sendiri.
Yeo Wool mencari Kang Chi yang tidak ada di kamarnya. Ternyata Kang Chi menemui Gon. Sementara itu seorang bapak berada di hutan, lari ketakutan setelah melihat sesosok serba hitam yang menggeram mengerikan. Sosok itu mengejarnya dan mencekiknya. Jiwa bapak itu disedot oleh sosok itu sampai tubuhnya kering.
Chung Jo diajari tari lima genderang. Wol San datang dan marah2, karena Haengsu bukannya mengajari dia, malah mengajari anak baru yang kurang ajar ini. Padahal Wol San adalah gisaeng terbaik di gibang ini. Haengsu pun berkata, kualifikasi apa yang menjadikan Wol San sebagai gisaeng terbaik? Kecantikan? Rayuan menggoda? Kalau memang begitu, berarti memang benar Wol San adalah gisaeng terbaik. Namun gisaeng sejati bukan hanya menjual diri seperti itu. Dan Haengsu tidak menurunkan ilmu tarinya pada Wol San karena selama ini Wol San lebih suka merayu lelaki ketimbang seni. Saat Haengsu pergi, Chung Jo menyuruh Wol San minggir karena dia mau latihan. Wol San tersinggung dan menamparnya. Chung Jo balas menampar dan mengancam akan merusak wajah Wol San kalau dia mengganggu Chung Jo lagi (keren!). Sementara itu pembantunya Haengsu masih heran, ada apa dengan Chung Jo, sehingga anak itu berbeda sekarang? Haengsu berkata, "Tidakkah kau dengar? Gadis itu menangis kencang di dalam hatinya..."

Kang Chi ketiduran saat menghitung kacang. Yeo Wool mau menusuk matanya, tiba2 dengan sigap Kang Chi menjatuhkan Yeo Wool, lalu memarahinya. Dia menekan leher Yeo Wool dengan siku untuk memberinya pelajaran. Tapi Yeo Wool menggigit tangannya, hahaha... Yeo Wool pun bertanya, kemana Kang Chi 2 malam ini? Tapi Kang Chi tidak menjawab, malah mendekat dan berkata kalau Yeo Wool jadi tampak lebih feminim sekarang (wow, mulai dah rayuan pulau kelapanya).
Di hutan ditemukan 3 mayat yang matinya aneh, bukan karena dibunuh oleh manusia. Dan semua murid menuduh Kang Chi sebagai separuh siluman dan dia juga selalu menghilang 2 malam ini. Kang Chi tetap tidak mau memberitahu ke mana dia pergi dan tidak peduli akan dugaan dan tuduhan mereka, dia sudah terbiasa dibully seperti ini. Lalu Gong Dal datang dan membela Kang Chi, mereka harus menemukan bukti dulu baru boleh menuduh. Kalau Kang Chi memang bersalah, maka dia harus dihukum. Tapi kalau tidak bersalah, mereka semua harus berlutut minta maaf pada Kang Chi.
Ternyata 2 malam ini sebenarnya Kang Chi bersama dengan Gon melakukan sesuatu yang rahasia. Kang Chi menyuruh Gon untuk tetap merahasiakannya, bahkan dari Yeo Wool. Tapi saat Kang Chi pergi, Yeo Wool muncul dan sudah mendengar semua. Dia ingin tahu rahasia apa antara Gon dan Kang Chi? Gon tidak bisa mengelak lagi karena dia tidak bisa berbohong kepada Yeo Wool.
Salah seorang murid mengikuti Kang Chi di hutan, tapi kehilangan jejak dan dia malah dikejar2 oleh sebuah sosok. Tiba2 bahunya ditepuk dan dia berteriak. Ternyata itu Kang Chi yang menyuruhnya diam. Sesosok itu muncul dan Kang Chi melindungi rekannya. Gelangnya menyala. Lalu sosok itu menghilang. Gon dan Yeo Wool muncul, menjelaskan kepada murid itu bahwa selama ini Gon dan Kang Chi shift malam di hutan untuk mencari tahu siapa pembunuh 3 mayat itu. Mereka belum bisa melaporkan apapun sebelum tahu yang sebenarnya, maka si murid juga harus merahasaiakannya dari siapapun.
So Jung merasakan sesuatu dan pergi ke perpustakaannya. Dia terkejut karena Wol Ryung muncul di hadapannya, "ini aku..." (hiyaaaaa.... i love his smile!!! evil smile !)
Besoknya waktu makan, semua orang berkumpul, namun meja untuk Kang Chi disisihkan yang jauh. Saat Kang Chi duduk, deretannya semakin menyingkir jauh, padahal tempat mejanya saja sudah jauh. kasihan... Belum lagi salah satu murid meletakkan sendok dan keluar. Akan tetapi murid yang kemarin di hutan itu, namanya Kim, dia meletakkan sendok dan mengangkat mejanya, duduk di hadapan Kang Chi. Hanya dia yang tahu kegiatan Kang Chi yang sebenarnya, namun dia tetap harus merahasiakannya. Sementara itu Yeo Wool membuka sebuah kotak yang isinya sebuah hanbok cewek warna hijau yang sangat cantik. Dia tersenyum sendiri. Lalu dia menemui Kang Chi dan mengajaknya ke festival lampion nanti malam. Mereka akan ketemuan di depan restoran. Kang Chi bertanya, kenapa tidak bareng saja perginya? Yeo Wool berkata kalau ada yang harus dia selesaikan terlebih dulu (maksudnya pakai baju cewek untuk kejutan heheheh)
Chung Jo didandani sebagai gisaeng bunga (flower gisaeng) yang diarak dengan keledai yang dihiasi bunga. Dia dan para gisaeng lain bersama Haengsu akan ke penginapan dan Haengsu diminta menampilkan tarian lima genderang untuk tamunya Jo. Saat di depan penginapan, para pembantu sedih melihat nona mereka kini menjadi gisaeng, bahkan statusnya lebih rendah daripada mereka. Chung Jo menatap palang pintu dengan sedih. Haengsu mengingatkan agar Chung Jo jangan sampai menampakkan ekspresi apapun selain senyum kepada tamu dan klien. Tiba2 nama Chung Jo dipanggil. Kang Chi datang menghampirinya. Chung Jo berpaling untuk menenangkan hatinya, baru menoleh lagi dengan tatapan dingin. Kang Chi mengira Chung Jo masih takut dan benci padanya gara2 dia jadi monster dulu.

guga13-00605.jpg


guga13-00633.jpg

Sementara itu Yeo Wool menunggui Kang Chi di depan restoran dengan baju cewek dan menutup kepalanya dengan jangot. Dia menunggu sampai malam tiba, tapi Kang Chi tidak datang juga. Sementara itu Kang Chi berjalan dengan lesu, lalu melihat anak2 berlari membawa lampion. Dia pun baru teringat akan janjiannya dengan Yeo Wool dan segera pergi mencari Yeo Wool di antara kerumunan orang banyak. Yeo Wool kesal dan menendang sesuatu, sampai mengenai orang. Dia minta maaf dan jongkok lagi. Lalu dia melihat Kang Chi yang mencari2nya. Dia pun berdiri. Tapi Kang Chi tidak melihatnya, dan terus berjalan sambil mencari. Yeo Wool menghadangnya dan mereka bertabrakan hingga jangot Yeo Wool terlepas. Kang Chi masih belum mengenalinya dan minta maaf, lalu hendak pergi. Yeo Wool pun memanggil namanya, barulah Kang Chi sadar kalau cewek cantik yang dihadapannya ini adalah Yeo Wool. Kang Chi terpesona.

guga13-00712.jpg


guga13-00724.jpg


http://www.dramabeans.com/2013/05/gu-family-book-episode-13/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar