Quotes

"Write is my World"
Tampilkan postingan dengan label Food and Beverage. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food and Beverage. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Februari 2015

Foods In Korean Drama

Korea di dalam drama maupun variety show mereka, selalu mempromosikan negeri mereka, baik secara langsung (biasanya dalam variety show) maupun secara tidak langsung (biasanya dalam drama, misal tokohnya lagi ke mana dan makan apa). Salah satu promosi mereka adalah dalam hal makanan, bikin yang nonton jadi ngiler dan pengin nyobain. Itu sebabnya restoran Korea ataupun toko2 yang menjual bahan makanan korea mulai menjamur di kota2 besar Indonesia. Aku pun jadi senang berburu makanan korea gara2 nonton drama dan Running Man.
Kali ini aku akan sedikit mengulas sedikit, makanan2 yang sering muncul di Drama (kecuali Let's Eat dan Dae Jang Geum yang memang isinya tentang makanan)
1. Ramyeon
Makanan ini paling banyak muncul, terutama di tokoh menengah ke bawah. BBF, 49 days (ramyeon cup), Flower Boys Ramyeon Shop (yang isinya memang tentang toko ramyeon) dll.
2. Bibimbab
Makanan ini juga sering muncul ketika tokohnya lagi kelaparan dan malas untuk keluar rumah. Tinggal campurkan segala macam sayuran dengan nasi dan gochuchang, aduk2, nyam.... Pertama kali ngeliat makanan ini di Full House. Dalam beberapa drama, biasanya konglomerat nggak doyan dan terkesan jijik ketika melihat orang makan bibimbab di mangkuk aluminium besar. Padahal bibimbap ini enak dan makanan khasnya Korea.
3. Kimbab
Ini makanan ringan / snack yang sering muncul karena praktis dalam memakannya.
4. Jajangmyeon
Seperti ramyeon, jajangmyeon juga sering muncul, diantar oleh petugas delivery dan dimakan bareng2 setelah bekerja. Ada di Fashion King, It's Okay That's Love, 7th Grade Civil Servant (di mana mereka lempar2an jajangmyun di jalan hahaha), dll.
5. Daging Panggang
Banyak macamnya daging panggang, ada kalbi, bulgogi, sampai jerohan. Makannya biasanya dibungkus dengan daun selada, disebut ssambab. Makanan ini ada hampir di semua drama, biasanya dimakan bareng2 dengan soju.
6. Tteokboki dan Fish Cake
Biasanya tokohnya mampir di warung kecil di pinggir jalan (pojangmacha), makan tteokboki dan fish cake sambil berdiri.

7. Miyeoguk (sup rumput laut)
Biasanya muncul ketika ada tokohnya berulang tahun.
8. Fried Chicken
Kalo Fried Chicken (ayam goreng), mungkin bukan makanan khas Korea, karena dimana2 ada. Tetapi beberapa kali tokoh2 dalam drama memakan ini bersama dengan bir atau soda, baik dimakan bareng2 maupun dimakan sendiri. Lebih sering muncul di drama Who Are You.

9. Tofu
Biasanya orang Korea yang baru keluar dari penjara atau hampir masuk penjara tapi akhirnya bisa bebas, akan memakan tofu (tahu), mungkin untuk buang sial. Biasanya tahu putih biasa, tapi bisa juga tahu yang diolah misalnya sundubu (enak banget ini!)

Dan masih banyak lagi. Kemudian berikut ini ada beberapa makanan yang sering muncul di dalam satu drama, jadi semacam ikon di drama itu. Jadi kalau lihat makanan itu, jadi ingat drama tersebut.

1. Omuraisu di Rooftop Prince
Ini makanan kesukaan Prince Lee Gak dan anak buahnya, buatan Park Ha. Sampai mereka kembali ke jaman joseon, untungnya anak buahnya bisa membuatnya dan menjualnya. Jangan lupa permen mint (bakha candy) sebagai desertnya.
2. Ubi dengan Kimchi di Bride of The Century
Liat drama ini jadi pengen makan ubi. Cara makannya, letakkan kimchi di atasnya, baru dimakan.
3. Nasi Kare Doctor Stranger
Park Hoon sering membayangkan Jae Hee muncul dan makan nasi kare bersamanya. Cara makan ala Park Hoon: letakkan seaweed kering di atas nasi kare, lalu dijepit dengan sumpit.
4. Kimbab Segitiga di Good Doctor
Ini makanan sehari2 Park Shi On. Praktis dan mudah didapatkan, tinggal beli di supermarket.





Sabtu, 12 Juli 2014

Aventree Cafe


cafe di Malang kini telah menjamur, dari cafe mewah dengan harga menu nan mahal, sampai cafe keil kayak warung kopi. Nggak semua saya sambangi, hanya beberapa yang tampak menarik. Salah satunya adalah Aventree yang baru saja di bangun di daerah Soekarno Hatta, dekat Pizza Hut. Bukan karena baru dibuka, melainkan karena aku tak sengaja melihat tulisan Hangeul di papan namanya saat mau ke Kirin. hahaha... Yah, begini ini korea freaker.  tapi tidak hanya papan namanya, tulisan di menunya juga ada tulisan Hangeul-nya. Beberapa menunya juga ada makanan Korea, seperti bibimbab, ramyun, tteokpoki.



Desain eksterior dan interior lumayan. Di tiap meja ada hiasan pohon kecil bentuk love, lucu. Ada homestay juga, tapi belum dibuka kamarnya. Pelayanannya bagus dan ramah. Tetapi namanya juga tempat makan, yang paling penting adalah makanannya. Dan menurut saya, makanan disini banyak kurangnya. Emang sih, nggak mungkin saya coba semuanya. Saya cuman coba kopi dan makanan koreanya. Mungkin makanan yang lain yang enak, bukan makanan yang saya pesan (meskipun makanan tersebut berada di daftar paling atas menunya hehehe...) yah, namanya juga baru buka, tentu harus banyak penyesuaian. Minimal pelayanannya baik dan cukup cepat (tapi pada kunjungan kedua pelayanannya lambat. pesan ramyeon setengah jam lebih baru datang, padahal masih sepi. masa masak ramyeon sampai setengah jam?).

1. Tteokpoki
Ngg... rasanya kurang nendang. Nggak pedas, nggak manis, nggak asin. Lebih tepatnya, nggak ada rasanya. hehehe...

2. Bibimbab Beef
Ini enak, meskipun nggak pakai dolsot (mangkuk panas) dan tidak pakai telur mentah. Awalnya aku kira telur mentah, ternyata telur setengah matang. Putih telurnya ditutupi sama sayuran, jadi kelihatan kuningnya doang. Tapi enak. Recomended.

 3. Cappucino
Standar cappucino di cafe2 biasanya, masih lebih enak cappucino di Copas cafe (Coffee Pasta). Yang ini kurang manis. Entah, menunya kurang nendang semua, kecuali bibimbab.

4. Coffee Latte
Lebih enak daripada cappucino

5. Ramyeon

Kirin (Kimbab Rina)



Sebetulnya Kirin atau singkatan dari Kimbab Rina, sudah buka sejak lama, sebelum Kedai Seasoning menyajikan makanan korea. Tapi karena aku tidak tahu tempatnya di mana, aku pun tidak kesana. Padahal sebetulnya naik angkot ABG dari Borobudur, sudah sampai, di depan hotel kalpataru. Aih bodohnya... 
Tempatnya sih nggak kayak restoran di Surabaya yang keren gitu. Lesehan, kayak depot lalapan biasa. Tapi nyaman, dan yang penting kan makanannya. Dekorasinya lucu, ada gambar giraffe (jerapah). Meja yang kutempati juga bertaplak pentol2 kulit giraffe. Jangan2 yang punya ngefans sama si giraffe Lee Kwang Soo hahaha... Waktu aku ke sana emang lagi sepi, mungkin karena orang puasaan. Tadinya tipi yang ada di sana menayangkan si bolang, lalu diganti jadi video clip kpop.

berikut makanannya:
1. Rapokki (ramyeon campur tteokpoki)
Wuenaaakkk... dari awal aku emang mengincar ini sama odeng, tapi odengnya hanya ada minggu dan senin. So, i'll be back!

2. Kimbab Tuna
Lumayan. Isinya tuna, wortel, timun, dan mayones

3. Sundubu Jiggae
Sup pedas berisi tofu, telur, dan seafood (udang, kerang). Di sajikan di dalam mangkuk panas. Side dishnya kecambah fermentasi. Ditemani dengan nasi hangat. Wenakkk...

4. Odeng
Pada kunjungan yang ketiga, akhirnya saya membeli odeng. Sebenarnya aku mau yang panjang melungker2 itu, tapi ternyata harganya mahal. Setusuk 10.000. Soalnya kata mbak Rina, itu asli impor dari Korea, makanya mahal.


5. Tteokpoki
Di malang, tampaknya cuman di Kirin-lah tteokpoki yang paling enak. Nggak berbau-bau aneh kayak bau pengawet, kenyalnya pas, bumbunya juga nendang tapi nggak terlalu pedas (Level 1 sih, yang suka pedas sih ada level 3). Hampir mirip rasanya sama yg kumakan di Kogyo sby.


6. Kimbab Beef
Lumayan. Lebih enak daripada kimbab tuna.

7. Dak-galbi
Daging ayam, ubi manis dan sayuran, plus tteok dicampur dengan bumbu pedas. Wuenak... very recomended!
Makan ayam dan ubinya harus bareng, seperti di bawah ini

8. Rappoki Cheese
Rappoki ditambah melt cheese dan aku nambah sebutir telur. Wuenak sekali! Very recomended!