Quotes

"Write is my World"

Kamis, 26 Januari 2012

The Moon That Embraces the Sun


Lagi2 drama Saeguk haha... Ann memang jatuh cinta sama drama Saeguk Korea, terutama hanboknya, juga ceritanya yg ngga biasa. Kalo drama biasa kan paling seputar cinta segitiga ato segiempat, dimana ada cewek miskin dg cowok kaya, plus satu cowok super baik tapi ngga bisa jadian sama si cewek. Drama yg satu ini bukan berdasarkan sejarah asli, tapi dari novel, sama kayak SKKS. Yg asli disini hanya ibu suri Jeong Hui, alias Ratu Jeong Hui, istri Raja Sejo alias Suyang, yaitu ibunya Se Ryung di The Princess Man. hehehe...

Drama ini menceritakan kisah cinta Raja Lee Hwon dengan seorang Shaman/cenayang bernama Wol. Sebenarnya Wol dilahirkan dikeluarga bangsawan dan hampir jadi putri mahkota (istrinya Hwon), tapi karna sesuatu hal, ia hampir dihukum mati dan (mungkin) ia melarikan diri dan menjadi shaman.

Kayaknya menarik, apalagi para pemainnya ngga asing. Ada Song Sam Dong-nya Dream High, ada si scheduler 49days Jung Il Woo, Lalu ada prof.Jung Yak Yong(SKKS) yg jadi rajanya, ada Dayang Han-nya Jang Geum yg jadi mamanya Wol, ada mamanya Kim Tak Goo yg jadi peramal, juga ada Dong Yi kecil yg jadi Wol kecil. Oh ya, ada juga pencuri di SKK yg jadi Yang Myung kecil. Dan ada juga yg jadi hantu ajumma cengeng di Hello Ghost yg jadi peramal juga, tapi mati di episode 1, yg meramalkan kehidupan Wol. Sempurna hehehe.

Berikut para cast:
Kim Soo Hyun sebagai Lee Hwon
- Yeo Jin Goo sebagai Lee Hwon (muda)
The Moon That Embraces the Sun
 
Han Ga In sebagai Wol / Heo Yeon Woo
- Kim Yoo Jung sebagai Wol / Heo Yeon Woo (muda)
 http://dw6nzgawfp27y.cloudfront.net/images/serie/korea/themoonthatembraces/c2.jpg




Jung Il Woo sebagai Pangeran Yang Myung
- Lee Min Ho (1993) sebagai Pangeran Yang Myung (muda)
 (kakak Hwon, beda ibu,bisa dibilang anak haramnya raja)
The Moon That Embraces the Sun
 
Kim Min Seo sebagai Yoon Bo Kyung
- Kim So Hyun sebagaiYoon Bo Kyung (muda)
(ini orang yg jahat n licik)

 
Song Jae Hee sebagai Heo Yeom (kakaknya Wol)
- Si Wan sebagai Heo Yeom (muda)

 
Song Jae Rim sebagai Kim Chae Woon
- Lee Won Gun (이원근) sebagai  Kim Chae Woon (muda)
 

Sumber gambar: http://www.krdrama.org/moon-embraces-sun




Kebaikan Diakhir Hidup Si Jahat

Ini lagi2 tentang tokoh antagonis di Drama Korea hehehe...Kategori Antagonis versi Ann ada 3, yaitu:
1. Awalnya baik, tapi karena sesuatu hal, (biasa karna cemburu) akhirnya jadi jahat.
2. Dari awal emang jahat, tapi akhirnya ia nyesal dan bertobat
3. Dari awal sampai mati tetap jahat

Dan berikut adalah tipe antagonis kedua :


1. Lee Jin Pyo - City Hunter
Ia dendam pada para menteri yg membantai kawan2 seperjuangannya, termasuk sahabatnya. Ia menculik anak sahabatnya u/dijadikan alat balas dendam, dan belakangan diketahui bahwa Yoon Sung sebenarnya anak salah satu musuhnya yg saat itu sudah jadi presiden. Tapi diakhir cerita, saat akan membunuh presiden dan Yoon Sung melindunginya dari peluru, lalu ia dikepung o/pengaman presiden. Dan sebelum ditembak mati, Ia mengaku sebagai City Hunter, padahal aslinya City Hunter adalah Yoon Sung, sehingga nama Yoon Sung bersih. So, penonton jadi tau kalo Jin Pyo sebenarnya menyayangi Yoon Sung.


2. Shin In Jung - 49 Days
Ia sahabat sejatinya Ji Hyun, sudah dianggap seperti keluarga sendiri, tapi ia mengkhianati keluarga itu dg bersekongkol dg Min Ho pacarnya, u/membuat Ji Hyun menderita. Ia iri pada kehidupan sahabatnya yg bahagia, sementara keluarganya berantakan. Ia merasa bahwa keluarga Ji Hyun aslinya ngga suka padanya, ia juga ngga suka tiap kali Ji Hyun berbuat baik padanya, ia tak suka dikasihani. Namun saat ia akan mencabut selang napas Ji Hyun, ia tersadar kalo ia begitu jahat, dan minta maaf. Ia yg memenjarakan Min Ho yg tak mau berhenti berbuat jahat. Ia juga yg menyumbangkan setetes air mata murni u/ Ji Hyun.





3. Kang Min Ho - 49 Days
Dendam pribadi pada ayahnya yg selalu menyiksa, juga karna kemiskinan yg pernah dirasakan, membuatnya bersekongkol dg Shin In Jung dalam menghancurkan keluarga Shin Ji Hyun dg pura2 jadi tunangan Ji Hyun, lalu akan membangkrutkan perusahaan ayah Ji Hyun. Sebelum tertangkap, ia mengunjungi ibunya yg gila u/ mencari sebuah berkas yg dititipkan (yg sudah diambil o/In Jung), kata2 yg diucapkan o/ibunya akhirnya meluluhkan kerasnya hati. Ia menyesal menjadi orang jahat, menjadi sama seperti ayahnya, padahal ibunya mengharapkan sebaliknya. Dan ia menangis setelah mendengar kematian Ji Hyun.




4. Ha In Soo - SKKS
 Ia tuan muda Noron yg jahat dan sombong, sangat membenci para Soron, termasuk si Namin miskin bernama Kim Yoon Shik. Yoon Shin yg terlihat kayak cewek itu, malah bisa menggaet Gisaeng Cho Sun yg sejak dulu dicintainya. Ia begitu membenci persatuan partai/harmoni partai Noron-Soron-Namin yg dirancang Raja, yg melibatkan Jalgeum Kuartet - Yoon Shik, Sun Joon, Jae Shin, dan Yong Ha. Ia selalu akan menjatuhkan Jalgeum Kuartet, hingga pada suatu hari ia mendapati ayahnya selama ini menggunakan Cho Sun sbg Hong Byuk Seo palsu, membawa gadis itu dlm kesulitan, ia berontak dan melindungi gadis itu, juga menghalangi jalan ayahnya yg akan membeberkan bahwa Yoon Shik, yg menemukan Geum Deung Ji Sa yg dicari2 Raja itu, adalah seorang perempuan.

5. Suyang - The Princess Man
Begitu terobsesinya jadi raja, ia membunuh semua orang yg menentangnya, termasuk Kim Jong Seo, perdana menteri yg pernah ditawarinya jadi besan. Bahkan saking jahatnya, putrinya sendiri menentangnya dan menikah dg musuhnya, anaknya Jong Seo, yaitu Kim Seung Yoo. Tapi setelah ia mendengar kematian putrinya, yg mati bersama Seung Yoo (romeo juliet gitu deh), ia menyesal. Dan setelah hari tuanya, ia tak sengaja melihat putrinya masih hidup, bersama  Seung Yoo dan cucunya yg cantik. Hidup bahagia walau sangat sederhana. Ia lega dan berterima kasih pada istrinya yg mengabarkan kematian palsu itu u/ menyelamatkan putri mereka dari keegoisan sang ayah.

6. Han Jae Joon - Doctor Stranger

Kematian ayahnya di meja operasi akibat malpraktek yang ditutupi oleh pihak rumah sakit, membuatnya menyimpan dendam dan bersumpah akan menghancurkan rumah sakit itu. Dia kembali sebagai dokter ahli thoracic hebat dan berhasil mengambil hati sang direktur, juga putri direktur. Sebenarnya dia hanya ingin mendengar permintaan maaf dari direktur yang keras kepala. Ketika direktur tahu yg sebenarnya dan kena serangan jantung, dia melakukan CPR, padahal kalau dibiarin aja, direktur bisa mati dan dendamnya berhasil dibalaskan. Namun insting sebagai dokter, dan juga cintanya kepada putri direktur itu membuatnya menolong musuhnya.

Divortiare - Ika Natassa

divortiareCommitment is a funny thing, you know? It's almost like getting a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep.

"Jadi lebih penting punya Furla baru daripada ngilangin nama mantan laki lo dari dada lo?"
Pernah melihat Red Dragon? Aku masih ingat satu adegan saat Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins melihat bekas luka peluru di dada detektif Will Graham (Edward Norton), dan berkata, "Our scar has a way to remind us that the past is real."

Tapi kemudian mungkin kita tiba di satu titik ketika yang ada hanya kebencian luar biasa ketika melihat tato itu, and all you wanna do is get rid of it. So then you did.

Alexandra, 27 tahun, workaholic banker penikmat hidup yang seharusnya punya masa depan cerah. Harusnya. Sampai ia bercerai dan merasa dirinya damaged good. Percaya bahwa kita hanya bisa disakiti oleh orang yang kita cintai, jadi membenci selalu jadi pilihan yang benar.

Little did she know that fate has a way of changing just when she doesn't want it to.



Akhirnya Ann bisa menamatkan pembacaan buku karya Ika Natassa. Sebelumnya Ann pernah meminjam "Antologi Rasa". Berdasarkan review di blog2, katanya sih bagus. Emang bagus, tapi Ann terganggu dengan perpindahan POV para tokohnya. Di novel itu ada 3 tokoh utama yg saling bersahabat - Keara, Haris, Ruly - dan cerita ditulis dalam sudut pandang masing2 tokoh. Cerita berputar disekitar perasaan mereka bertiga, yg saling jatuh cinta tapi bertepuk sebelah tangan - Haris cinta keara, keara cinta ruly, ruly cinta cewe lain yg namanya Denise kalo ngga salah. Belum lagi penggunaan bahasa inggris yg banyak, Ann jadi kurang meresapi ceritanya, ngga mampu membacanya per halaman sampai tamat. Ann baru baca bab awal, lalu loncat2, trus langsung endingnya yg ngga jelas (karna Ann ngga baca perhalaman).
 
So, sejak hari itu, Ann males minjem buku Ika Natassa sampai pada suatu hari Ann akhirnya mau mencoba meminjam Divortiare. And... deng...deng...deng... Ann bisa menamatkan novel ini dg membaca tiap halamannya. Huah... buagus banget! Ini cerita tentang Alexandra/Lexa, pegawai bank bagian kredit yg supersibuk yg udah cerai dari Beno suaminya yg seorang dokter bedah. Mereka cerai karna kesibukan masing2 dan keegoisan masing2. Tapi setelah cerai, mereka masih belum bisa melupakan satu sama lain. Lexa masih sering menggunakan jasa Beno sbg dokter(kayak gak ada dokter lain aja), tato nama Beno masih nempel didadanya (padahal bisa dihapus dg laser), dan sering salah menyebut nama pacarnya Denny - "Den" jadi "Ben". Dan ketika Denny mengajaknya nikah dan pindah ke luar negeri, ia bingung dalam memutuskannya, padahal pembaca tahu, sebenarnya didalam hatinya masih ada Beno. Dan endingnya emang rada nggantung, tetapi pembaca pasti sudah tahu bagaimana akhir kisah mereka ^^


Nice Word from Divortiare : 

"Kalau tujuan gue mencari pengganti sampai kapanpun nggak akan nemu. Yang harus gue cari itu laki-laki yang menyayangi gue, mencintai gue, dan bisa bikin gue percaya cinta lagi"


"Gue sadar kenangan nggak bakal bisa dihapus. Anggap aja kenangan itu bagian dari hidup yang dulu yang membuat gue jadi gue yang sekarang. Gue cuma perlu mendalami kenangan2 baru yg lebih indah. Hidup kita nggak harus ditentukan masa lalu."


"Bisakah kita mencintai sekaligus membenci seseorang sebegitu rupa secara bersamaan?"


"Kita tdk akan pernah bisa mengontrol apa yg dibicarakan org tentang kita, tp kita harusnya punya pilihan utk memposisikan diri apakah akan mendengarkan itu atau tidak." 

"CHOOSING, however simple the choices are, is never really that simple." 

"You won't know that you did wrong until you did it. All you have to do is just give your best and never give up" 



Next,  "A Very Yuppy Wedding", i'm coming...


Min-Min Couple Putus???

 http://soompi_images.s3.amazonaws.com/f0be429fc75cd581e705f165845dc17e_large.jpg
Min-Min Couple alias Lee Min Ho dan Park Min Young dikabarkan putus! Mereka jadian setelah drama City Hunter tamat, karena cinlok. Ann pikir mereka bisa langgeng, tapi ternyata mungkin nggak jodoh kali ya. Kayaknya mereka putus udah lama, tapi masing2 enggan menyatakan ke publik ttg status mereka itu. Mereka putus karena kesibukan masing2 - Min Young syuting Man of Honor, Min Ho syuting iklan dan ke luar negeri - Jadi mereka tidak ada waktu u/bertemu, u/sayang2an, hehe..
 
Sayang banget sih mereka bubaran, padahal mereka serasi banget...







Kamis, 19 Januari 2012

Princess Man 24 end


Myeon marah karna anak buah gagal menemukan Se Ryung. Ia memutuskan akan masuk ke perkemahan musuh. Ja Beon melarang karna ini bahaya, tapi Myeon tak peduli. Seung Yoo menyelamatkan Se Ryung dan membawanya ke perkemahan, memperkenalkannya sbg istrinya. Lee mendengar rencana Myeon yang ingin menggunakan Se Ryung sebagai umpan untuk menangkap mereka dan pasukan akan masuk ke hutan ini.
Lee : Kita harus segera memberi peringatan pada pasukan di lokasi lain.
Seung Yoo : Terlalu beresiko untuk mengumpulkan pasukan di tengah malam. Ini hanya akan memberikan kesempatan musuh untuk menyerang kita.
Lee: apa berarti kita harus bertempur dengan pasukan yang ada di perkemahan ini saja? Seung Yoo tersenyum misterius.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjh4TnpWL7uJVF-AXI5qkGXvZG4m8rsMaDckDwCbn18PLON2ia6BfB6oet6THTkPcAr5Upii0JBNcjwahOd875w3ojyvyoMLYxaN0l8QNqTZN1VfF0R9DSsVDk58ROvWmUnnexFFz6Z6HG/s1600/pm24_1_8.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhH9Onk0vOO0IPckWqFkkDjcn5I7B3DKivqK6hDVH6fsRalf2J08El4y5WcLt7VEeC1soshyphenhyphenaKIxKBuzylLnXozx5GGaup5uhrbCqXO7rPY4MkBIyUWx0dqTWmWMLbm4g9MlJjTY-BUglM9/s1600/pm24_1_9.JPG
Pasukan Lee bersiap untuk perang. Seung Yoo jalan mendekati Se Ryung dan mengucapkan selamat tinggal tanpa kata-kata. Se Ryung tersenyum sebagai dukungan untuk Seung Yoo.Seung Yoo dan pasukan pemanah mencari lokasi yang tepat untuk sembunyi.
Seung Yoo : Sebelum aku memberi perintah, jangan bergerak dulu.
Seok Jo dan No Geol duduk di depan api unggun menjaga kemah.Pasukan Myeon berbaris mendekat. Ja Beon melihat perkemahan itu.No Geol ingin buang air kecil. Seok Jo hanya menghela nafas. Lalu No geol melihat pasukan Myeon, ia teriak dan mengajak Seok Jo lari.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj30bx_szhesHCVeTX7G_U0FNJsQ2j1Z2s-A7DERcpccclFFBsSIm76g2lQpcWoPLaRd_phjizMQxxhPlg0xNxBPDvegMFeHVTiTp-o710wBKwZvvY7o3aZlIW5iQfxMuUkQALvxDqYAdSX/s1600/pm24_1_12.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJ7UVuqZtL7Q9phQk2RMU1S1HyGUP64pC-0GfpJPiU2OOuRC4KtIor9dC0GbvLmQ5d7d5qBxLa_KeMfw0m-tsTH6Po1shIVnOkbAomI9z0p6K_OpxpAMR4kb_LTKfK9qhLCmukbs3pPBaD/s1600/pm24_1_13.JPG
Shin Myun : Kecuali wanita, semua yang hidup..bunuh mereka semua!
Pasukan Shin Myun menyerbu markas pemberontak. Tapi mereka keluar lagi dengan bingung, Tuan ..tidak ada pasukan pemberontak disini.
Ja Beon melihat api unggun dan sadar kalau itu semua jebakan. Tapi terlambat.(makanya Pak, lain kali mendengarkan anak buah itu penting juga)
Seung Yoo dengan cepat memberi perintah dan pasukan panah menembakkan ratusan anak panah ke arah pasukan Myeon.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi25Ie91nXobDbebvLIa2_t_MAYxMFI6Lmn5_4sMbM0YfP_3w_S0xdrh-63HqCMQOKb7YlOb7fTSF7lJli53algSK2ycWWVQ-TWkV6tuRujPd-PT4TfVQQLDhAW8MoU4VtjnVGMRWxzso1_/s1600/pm24_1_15.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfutZIIoYCef2Pj-u6-GqxMA3LJqqI_id6HKKFy0Mal8Si5h-C0iO8BqpCM8oGA_98UCPnMbAv9jq8cKnUKOyU1efkLsQtcSIjkP4OI9-7wiKg93avYrkwh60rX4JsVPo-JuOTUhJWoW2E/s1600/pm24_1_16.JPG
Pertempuran dimulai. Seung Yoo dengan beringas membantai banyak orang, Myeon juga tapi tidak sebanyak Seung Yoo.Pasukan Myeon banyak berkurang. Ja Beon usul untuk mundur. Shin Myun tidak setuju.
Ja Beon : Jika seperti ini, seluruh pasukan akan dihancurkan.
Akhirnya Myeon menurut. Mereka berbaris pergi, tapi belum meninggalkan lokasi pertempuran, pasukan Park menyergap dari belakang.Myeon dan Ja Beon mati-matian menghadapi pasukan Park. Seung Yoo melihat posisi Myeon terbuka dan ia melemparkan pedang dari jarak jauh ke arah Myeon. Ja Beon mengorbankan dirinya untuk melindungi Shin Myun.
Shin Myun syok : Ja Beon!
Ja Beon dengan sisa tenaganya minta Myeon pergi. Tuan, cepat lari. Kita harus mundur sekarang. Lalu ia menghembuskan nafas terakhirnya.
Shin Myun sedih sekali, Ja Beon! Ia menangisi kepergian anak buah dan teman yang paling setia.
Seung Yoo dan pasukannya kembali ke markas. Se Ryung menunggu dengan gelisah dan Seung Yoo hanya tersenyum tipis saat bertemu Se Ryung, lalu harus menghadiri pertemuan.
Lee merasa lokasi ini tidak aman lagi dan Ia ingin memindahkan markas.Seung Yoo tidak setuju, pertempuran besar seperti ini memang tidak akan bisa dihindari dan itu pasti terjadi di Hamgil-do. Cewe2 merawat para prajurit yang terluka. Seung Yoo mengamati Se Ryung tanpa bicara, sampai Se Ryung sadar dan melihat Seung Yoo. Se Ryung melihat tangan Seung Yoo berdarah.Seung Yoo baru sadar kalau ternyata ia juga terluka. 

Se Ryung merawat luka Seung Yoo dalam kamar.
Seung Yoo : Apa kau tinggal di rumah Shin Myun selama ini?
Se Ryung : Dia tidak berani melakukan apapun padaku.
Seung Yoo tampak merasa bersalah, aku tidak tahu kalau kau akan tinggal disana.
Se Ryung : Berpikir kalau satu hari kau akan datang menjemputku, ini bukan hal yang berat untuk ditahan.
Se Ryung mengamati wajah Seung Yoo yang terkena darah orang lain. Seung Yoo menyadarinya dan tanya apa Se Ryung tidak suka bau darah di tubuhnya.Se Ryung menggeleng, ia berdiri dan menarik Seung Yoo ke pelukannya.
Seung Yoo : Setelah setiap pertempuran, saat aku kembali dengan tubuh penuh darah segar, aku sendiri apa aku manusia atau monster aku bahkan tidak terlalu yakin.
Se Ryung : Bagiku, kau hanya orang yang sangat kurindukan.
Seung Yoo berdiri dan membelai wajah Se Ryung, ia keluar dan berkata akan tidur di tenda. Seung Yoo minta Se Ryung istirahat di dalam.Setelah Seung Yoo keluar, Se Ryung menekan dadanya, ia merasa tidak enak.  

Shin Myun menguburkan Ja Beon di suatu tempat di hutan itu. Ia berdiri dengan pandangan kosong. Prajurit mulai menaburkan tanah dan Shin Myun menghentikan mereka.Shin Myun tampak terpukul, ia bicara pada mayat Ja Beon : Aku bahkan belum mengatakan terima kasih sepatah katapun. Kau selalu mendukung cara berpikirku yang bodoh. Melindungi aku yang tidak berguna ini.
Benar-benar..terima kasih. Shin Myun menangis dan memberi hormat pada Ja beon lalu memerintah pasukan menguburkan pria itu.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq_5jQ5m1cJGicHaNSkoi0e8hmfvrYBhn94EJzYoDGmyuibGCKpcgSFu_Orn1kQCc6hzotKYlOMCnq3-pBNfa4RsBl3w06lvLOniPq8SKsMQMphcTi7fZuaMKlwlVhnS2ZQcZywXzy4a4g/s1600/pm24_2_4.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg45pULfaaw1H27bR2RTuuu1RmpvwcfkpntcsC_3IgwCj3o0eaCrSXvR8k4umb_I5H-rV44QdgATDZddF9sTt9yu7wMAknOHlNLhuk6sOv7WArleL7T5LJ8Uqv2BEO8mFvT2l7Jxf1rI9Yw/s1600/pm24_2_5.JPG
Seung Yoo mengecek para penjaga dan melihat Se Ryung, keduanya saling melempar senyum dan pergi bersama.Seung Yoo mengajak Se Ryung duduk di dekat mata air. Duduk disini rasanya sungguh damai. Aku kadang2 datang kesini.
Se ryung : Apa kau kesini kalau merasa lelah?
Seung Yoo : Kalau aku merasa lelah, atau saat aku sangat merindukan seseorang, maka aku akan datang kesini.Akan ada pertempuran besar hari ini. Seluruh Hamgil-do akan menjadi medan pertempuran. Tolong kembalilah ke kota dan tunggu aku di kuil Seung Bup Sa.
Se Ryung menolak. Tapi Seung Yoo membujuknya, membiarkan kau pergi lebih sulit daripada mati, tapi membiarkanmu tetap di tempat berbahaya ini, aku tidak akan bisa pergi bertempur sama sekali.
Se Ryung akhirnya mengerti, kumohon kembalilah hidup-hidup. Kembalilah kesisiku hidup-hidup.Seung Yoo mengangguk dan tersenyum.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEih7xZYa1UBhrrjgoGmZoBJsZ5ENh5y0jCXxzqjL1eegElQ0I26jhyphenhyphenTUl_PuomTdkp_aJivTvTprTH-NUmyrw4uScuVqce4IrLSgi4d2gRqSRte0aHZChAZJZHTk-sXjVPq4PCqJCIa2bQE/s1600/pm24_2_8b.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD28k0bJuNTZwvF78VKKXJcn5c8vlC7S4W1pqef9abFCgoEOcbOGSlY-Sk0ZG20q14_iRrNCkyKEkNejrByjTbKdyKskmNmZd2UevEbrep8J8oJy9Cr2C9jHF-dOcGw0u72xyk__etdUpx/s1600/pm24_2_9.JPG
Han Myung Hoe memanggil Shin Myun dan menunjukkan surat rahasia Raja. Han berkata kalau Raja sangat marah karena Shin Myun tidak juga berhasil menangkap Kim Seung Yoo. Pada pertempuran kali ini, Han ingin Shin Myun membunuh Seung Yoo.
Han : Hanya dengan cara ini, kau bisa mendapatkan kembali kepercayaan Yang Mulia.
Shin Myun mengiyakan. Han berkata akan berjaga di belakang pasukan Shin Myun.
Han meletakkan tangannya di atas patung anjing dari kayu. Sepertinya ukiran anjing pemburu. Shin Myun dan Han Myung Hoe adalah anjing pemburu untuk Suyang.

Seung Yoo dan Se Ryung jalan sambil bergandengan tangan. Cho Hi dll juga siap berangkat meskipun berat hati.Seok Ju minta Cho Hi tidak pergi ke Bing Ok Gwan dan mencari tempat sembunyi lain. Cho Hi mengancam Seok Ju, kalau kau berani mati, aku tidak akan memaafkanmu. Seok Ju menggenggam tangan Cho Hi dan kali ini Cho Hi membalasnya.
Seung Yoo janji jika mereka bertemu lagi, mereka tidak akan berpisah lagi. Keduanya berpelukan. Seung Yoo minta Se Ryung cepat pergi. Lalu Seung Yoo dll menyusun strategi, dimana lokasi penyergapan, lokasi penyerangan. Seorang prajurit lari masuk dan lapor kalau pasukan militer telah berangkat dari Hamheung.


Then, War is begin. Dua kubu saling berhadapan dari kejauhan.
Myeon : mereka pemberontak. Jangan biarkan satupun dari mereka hidup!
Seung Yoo:Mereka itu adalah anjing Suyang. Kita akan membunuh mereka semua dan menuju ibukota!

Dua pemimpin dengan brutal menghabisi prajurit lawan. Sampai akhirnya Seung Yoo dan Myeon berhadapan lagi. 
Myeon: Kau...brengsek, hari ini kau ditakdirkan mati di tanganku.
Seung Yoo : Apa kau tidak merasa malu pada Jong?
Keduanya bertempur dengan sengit dan Myeon hampir berhasil menjatuhkan Seung Yoo. Seung Yoo memeluk pinggang Myeon. Tapi Myeon berhasil membebaskan diri dan beradu kekuatan pedang dengan Seung Yoo.
Han Myung Hoe : Kita tidak bisa melepaskan kesempatan ini, tembakkan panah ke arah Kim Seung Yoo!
Kapten bingung, ia protes karena Myeon juga ada disana. Han Myung Hoe tidak peduli, ia teriak, cepat tembak!!
Akhirnya Kapten memberi perintah pasukannya untuk menembakkan panah.
Myeon yang masih bertarung dengan Seung Yoo tertembak punggungnya! Dua anak panah sekaligus. Myeon kaget dan menoleh ke belakang. Seung Yoo juga kaget.No Geol dan Seok Ju mencari tempat sembunyi karena melihat hujan anak panah, mereka heran bukannya mereka juga pasukan Suyang?(coba tebak, apakah kali ini Myeon akan berbalik berpihak pada Seung Yoo???)

Seung Yoo segera menarik Myeon ke balik barikade, kenapa mereka menembakkan panah ke arahmu?
Myeon  : Kau, dasar brengsek..kenapa kau menyelamatkanku?
Seung Yoo juga terkena panah di lengannya.Seung Yoo ingin membawa Myeon ke tempat aman dulu, tapi Myeon justru menolaknya. Myeon ingat saat-saat bahagia mereka bertiga.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLKzIu_Q6QFKQ92iwONlw657EG2gcfLeL5WhL1VJUu3H6aP4VhEUyLa_odVH0xMSKXpAulVJeJH-b5pnSz0itKSLzME0c6qmpEr5kQEOzsZ8VyJDoijnLvc2K3RLSBd5kXJyOlQEmYMOzF/s1600/pm24_3_6.JPG
Myeon : Kalian selalu..membuatku seperti bahan tertawaan. Aku akan pergi menemui Jong dulu, pergilah!
Myeon mendorong Seung Yoo dan berdiri, ia menjadikan tubuhnya sebagai tameng untuk Seung yoo. Punggung Myeon dihujani anak panah, lalu ia jatuh terduduk dalam kondisi tidak bernyawa.Seung Yoo menahan tangis dan menutup mata Myeon. Lupakan semuanya dan pergilah. Myeon... (then, persahabatanlah yang memenangkan pertempuran. Aku puas dg ending diantara persahabatan mereka. sweet)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSuBdTN6AL1Jr07KBRpTYYnNAKaMGGa63TlH46n_bF5eRQ1O5wapaSDhVO-YnIPmpMwOERqfQy6YKIAm4AJelGfmR5st0IJtpAm8bbRFNGAG4tbuniG8wPQc5shbiikH2XBbZm0XPl9FVg/s1600/pm24_3_7.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAJZ1u8RXDU-YmNgGnfSXVkQlMinoXou95KPfngX8Cmw8ePKi26Kgfs-Pl_4teEe6xKJos-maCywIhyphenhyphentI6SeNcYEzF_6NbsQNkv00Ko58TowWU9eGwRwNmsoAmmwQfmfLFL1rnp4ZWG3jb/s1600/pm24_3_8.JPG
Suyang tidak puas karna kekalahannya dan tidak berhasil membunuh Seung Yoo. Percuma mengorbankan nyawa Myeon. Ayah Myeon di dalam situ menahan perasaannya, baru setelah disuruh keluar, ia menangis. Kasihan. Se Ryung sekarang tinggal dikuil bersama Kyung Hee yg memberi kabar kalo Myeon sudah meninggal. Walau benci, tapi Se Ryung tetap merasa kasihan padanya. Tiba2 Se Ryung merasa terganggu dg bau dupa. Kyung Hee yg sudah berpengalaman,dapat menebak kalo Se Ryung lagi hamil!
Suyang mimpi didatangi hantu Danjong yg menangis sampai air mata si hantu jatuh ke tangannya. Ia terbangun dan ratu mengajaknya ke kuil u/berdoa.

Paginya Seung Yoo dapat laporan kalo Lee tertangkap karna ada pengkhianat diantara mereka. Lee berharap Seung Yoo bisa berhasil. Lalu No Geol dan Seok Jo melapor kalo Raja meninggalkan istana u/ ke kuil. Tapi Seung Yoo menyuruh mereka pergi sembunyi, sementara ia akan pergi sendiri. Ia menyuruh mereka melindungi Se Ryung.
Seung Yoo: kalau aku pergi ke Seung Bup Sa, aku atau Suyang pasti mati...takdir wanita itu benar2 tidak beruntung. Aku percayakan istriku padamu. Jangan biarkan ia sendirian. Tolong jaga dia. Aku...selalu merasa benar2 lelah. Roh mereka yang penasaran adalah beban di pundakku. Sampai di titik dimana aku tidak bisa bernafas. Dan sekarang..aku ingin meletakkan beban itu. Tidak ada yang bisa menggantikan tempatku. Pertempuran ini hanya milikku.

Raja dan Ratu datang ke kuil. Kyung Hee segera menitipkan bayinya dan mencari Se Ryung, menyuruhnya sembunyi karna para ibu pasti tau kalo ia sedang hamil. Tapi terlambat karna mereka mendengar dan syok.
Suyang: anak itu..anak siapa itu? Jangan bilang kalau itu..anak Kim Seung Yoo?
Se Ryung: orang itu sudah jadi suami saya.
Suyang: Suami?! Ia teriak dan memerintah Se Ryung dikurung agar tidak keluyuran. Suyang masuk ke kuil dan protes pada langit, kenapa langit mengambil putranya dan sekarang membuat putrinya mengandung anak musuhnya. Sementara Ratu menginterogasi Se Ryung.
Ratu: apa dia sudah tau?
Se Ryung: Belum
Ratu: Jatuh cinta pada musuh adalah salah, sekarang malah ada anak...
Se Ryung : Anak ini tidak ada hubungannya dengan dendam masa lalu.
Ratu : Apa kau pikir kalau kau dan Kim Seung Yoo akan punya masa depan? Kau jelas tahu kalau ini akan jadi tragedi. Tapi kau berkeras melanjutkannya.
Se Ryung : Takdir anak ini, tidak seorangpun berhak menentukannya. Hak untuk memilih ada di tangan anak ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkod6kcMqxW9OMGpqdkoDuNxTu481aMUDLfOtAq64aX27IRzXN4GkbIfovVVogeknAUznNj6w9UJNBdiw2ktGMShsPQfJXhGB5qtK6_pNudM00TQx98TxdH_-cLYjxNpU4yAcLlgJg9pl1/s1600/pm24_4_8.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-8bggkTDAX8q8xp30UmP5mCcjGVZhaNhnk0iPWO18l_hgraSTD1rHkiF4TGIWN_kq8HAQDsThyHNrvpNSvzIhZYMU7xpEbbzHKSEq5pPn5KWt41UnAoTy9JzD3HD9T_tMz-2D0phpUX-C/s1600/pm24_4_11.JPG
Malamnya Seung Yoo datang melumpuhkan penjaga dan nyamar jadi penjaga. Ia melumpuhkan semua yg menghalangi dan sampai di depan pintu kuil/tempat berdoa. Ia menghunus pedang ke leher Suyang yg tidak tampak takut. Se Ryung tiba2 terbangun dan merasa resah.
Seung Yoo : Suyang...aku kesini untuk mengambil kepalamu.
Suyang : Apa kau benar2 tidak peduli? Jika kau membunuhku, Se Ryung akan sangat menderita. Apa bedanya kau dan aku? Aku sudah menodai tanganku dengan darah dari banyak orang demi duduk di takhta.
Kau juga membunuh banyak orang untuk alasan balas dendam.

Seung Yoo: tutup mulut! Untuk memenuhi tanggung jawab , aku sudah sampai sejauh ini.
Suyang : Jadi kau pikir kau bisa mengalahkanku hanya dengan alasan ini?
Seung Yoo : Tidak masalah kalau aku kalah, atau gagal, menganggap kegagalanku sebagai pelajaran, orang lain akan menentangmu lagi. Jika orang itu mati, orang lain pasti akan muncul.
Suyang : Apa?
Seung Yoo : Sepanjang hidupmu ditakdirkan penuh dengan kelelahan dan kesakitan. Kau tidak akan pernah berhenti menyesali hari saat kau duduk di takhta bernoda darah itu. Kau akan ingin merobek jantungmu sendiri.Matamu akan mengeluarkan air mata darah. Mengapa? Apa kau kira darahmu akan berbeda? Setelah kau mati..berlututlah di depan mereka yang sudah keu bunuh dengan kejam dan mohon ampun.
Seung Yoo mengayun pedang, akan memenggal Suyang saat Suyang teriak "Se Ryung sedang mengandung! itu anakmu!"

Seung Yoo lengah dan dilumpuhkan penjaga. Ia dibawa keluar. Suyang menawarkan perdamaian asal Seung Yoo berlutut minta ampun dan ia akan dibebaskan bersama Se Ryung, pergi sejauh2nya. Tapi Seung Yoo meludahi Suyang dan membuat Suyang marah. "Bunuh dia!!!" tiba2 Se Ryung datang "Tidak!" ia memeluk Seung Yoo "Langkahi dulu mayatku." Mereka ditarik dan dikurung terpisah. Dipenjara, Seung Yoo membayangkan kehidupan bahagia dg istri dan anaknya. Ratu dan Kyung Hee membujuk Se Ryung agar minta ampun pada ayahnya, dan hidup bahagia bertiga. Mereka pun pergi ke penjara dan Se Ryung syok melihat keadaan Seung Yoo.

Se Ryung masuk ke dalam sel dan perlahan mengangkat kepala Seung Yoo ke pangkuannya.Seung Yoo sadar, ia tersenyum melihat Se Ryung. Jangan menangis.
Se Ryung menggeleng, aku tidak akan menangis. Lupakan semuanya dan pergi jauh, jauh sekali. Aku tidak akan memimpikan hal yang berlebihan. Kau ada diantara ayahku dan aku. Aku sudah membuatmu banyak menderita.Jalan yang terakhir ini...aku akan melakukan sesuai keinginanmu.
Seung Yoo : Setelah aku mati, dan menemui Ayahku dan Jong, "Ada seorang wanita yang mencintaiku lebih dari aku mencintai diriku sendiri." Aku akan mengatakan ini pada mereka.
Seung Yoo mengulurkan tangan menyentuh perut Se Ryung.
Seung Yoo (dalam hati) : Kenapa...kau tidak mengatakannya padaku?
Se Ryung (dalam hati) : Apa kau sudah tahu?
Seung Yoo : Dalam kehidupan mendatang, apapun yang terjadi, pastikan kau mengenaliku.
Setelah berkata itu, tangan Seung yoo terjatuh. Seperti meninggal.Se Ryung menangis dan menelungkupkan diri di dada Seung Yoo. Guru! kita pergi bersama. (apakah mereka mati? seperti Romeo n Juliet?)

Beberapa waktu kemudian....
Seok Jo, No Geol, Cho Hi, Mu Yeong dan So Aeng ada di depan sebuah kuburan besar. No Geol menuang arak ke cawan yang dipegang Seok Jo. Seok Jo berdiri dan menuang arak ke atas makam. "Orang kejam. Kalian berdua terbaring bersama disini seperti ini, apa kau senang?"
Cho Hi : Karena mereka pergi bersama-sama, di hari dan waktu yang sama, mereka pasti bahagia bersama.
No Geol berkata karena Seung Yoo, ia menikah dengan So aeng. So Aeng juga mengucapkan terima kasih dan semoga Seung Yoo bahagia bersama Se Ryung disana.
Muyeong merasa tidak percaya kalau mereka sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Raja sudah tua dan sering insomnia. Ratu mengajaknya kesebuah mata air dan ia ditandu tanpa baju kerajaan, jadi seperti bangsawan. Ditengah jalan, tiba2 Raja menghentikan rombongan karna melihat seorang warga sipil yg familiar wajahnya. Ia menggandeng gadis kecil(ngga kalah imut sama Ah Kang). Saat melewati tandu Ratu, kita tahu bahwa ia adl Seung Yoo dan jalan pake tongkat karna buta,mungkin karna penyiksaan terakhir itu.

Then, flashback.
Pengawal mengecek keadaan Seung Yoo yg ternyata hanya pingsan.
Ratu : Kalian berdua..mulai sekarang kalian adalah orang yang sudah mati. Pergilah jauh-jauh. Dan juga...jangan pernah muncul lagi di depan ayahmu.
Ratu memerintah u/ membawa keluar keduanya dengan berpura-pura menjadi mayat. Seung Yoo pingsan, sementara Se Ryung berbaring memeluk Seung Yoo.
Ratu menemui Raja : Apa anda puas sekarang? Se Ryung juga bunuh diri. Saya mengubur mereka dengan tangan sendiri jadi...saya mohon jangan lakukan apapun pada makam mereka.
Raja diam saja, tapi ia juga tampak terpukul.

Seung Yoo dan putrinya pulang. Yeo Ri menunggu mereka dan segera membantu Seung Yoo duduk. Si kecil masuk ke rumah.Se Ryung jalan keluar dan segera duduk sambil memijat lengan Seung yoo. Putri mereka protes, mulai lagi. Ibu dan Ayah mengabaikanku lagi.Seung Yoo dan Se Ryung ketawa geli..
Yeo Ri membujuk Nona kecilnya, Agassi, bukankah anda masih memiliki saya?
Yeo Ri mengajak Nona Kim masuk ke dalam.
Raja mengintip mereka dan melihat wajah Se Ryung yang tampak bahagia bersama keluarganya.Raja jalan pergi dan Ratu membantunya. Apa ini perbuatan Ratuku?
Ratu mengangguk dan Raja tampak lega. Ia senang dengan keputusan istrinya. Keduanya jalan pergi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0wzsrk0hr2hq5K7sSEkBZdXdzatfUWLKf4OLJNimgRBsi5TX7iCz2hW0OBuBhcd2sEyi41JTYnGnBnThLgw3QlETNNtkaOLVybxvBE1-kT2TW67xnks3NcFhBQhJp5jHg1_xgpKLft4Np/s1600/pm24_6_14.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8oFE_0UTlsXrDe5oQdhHBiLAr16RTLszPD_A8diFhJ97yYxBwcJqgbQDk_HDAqSuHwUvlKF8wM4Aod75QJ8ONH6uSEs6sOOeudvFeq5_5KidrSyJ7WYuUf5CnELaTBfJssRJltH87QWoY/s1600/pm24_6_15.JPG
Seung Yoo dan Se Ryung jalan-jalan ke padang. Se Ryung tanya apa Seung Yoo menyesal telah melepas banyak hal karena dirinya. 
Seung Yoo : Meskipun aku kehilangan penglihatanku, aku mendapatkan hatiku. Meskipun aku tidak bisa balas dendam, aku justru mendapatkan dirimu.
Se Ryung tersenyum. Kita sudah sampai.
Kuda Seung Yoo sudah menunggu.
Se Ryung : Apa kau tidak takut?
Seung Yoo tersenyum : Ada kau disisiku. Aku tidak takut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicP248286FMa_bALMOjoAxC22DjSL7Z-mxNyYG0NPhzFYOo9SJDNHBu1yheEGg9B14lm4DAg4dth7Y2GX0BoNxGPhWL4fyJEmkVJYf9LnR7Hea_x-jCIkwR6_AwG-0XFq09SZ70Bc2jvPX/s1600/pm24_6_17.JPGhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLVLxV_GCQaDsb5KLPQJgEVGAtwMST9oy6m1ZYjpFPbZDDBjU5mnoFvh1X5vLBB4ujOX_IJP0QNncv1uAm0FVMzE16zb0Fw5p19tJsQKtTX0PTkJRuvJ8nDsqE-kgunXhwGXtrfxaBQKLi/s1600/pm24_6_18.JPG
Yeo Ri dan Kim-agassi membaca puisi di kipas Seung Yoo. Itu adalah puisi yang ditulis orang tuanya saat di tepi air terjun.Seung Yoo dan Se Ryung tampak berkuda dengan bebas di padang rumput.
Suara Kim-agassi : "Apa sebenarnya cinta itu, aku tanya pada dunia."
Suara Seung Yoo+Se Ryung : "Aku akan menjawabnya seperti ini. Jika tanpa ragu, kita bisa berjanji untuk bersama sampai maut memisahkan kita, itu cinta."

THE END....

Huah, selesai juga akhirnya... Ini drama yg luar biasa. romantis, sedih, juga ada lucunya dikit.Drama ini mendapatkan banyak award, tentu saja karna drama ini TOP BGT!
Sekarang kita review para pemainnya. Kalau Park Si Hoo dan Moon Chae Won sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, mereka akting dg sangat sempurna makanya dapat banyak penghargaan.
Yg paling kusorot di setiap drama korea adalah pemeran antagonisnya hehe... soalnya akting mereka bagus, ngga kelihatan terlalu jahat, tapi emang jahat. ngga kaya sinetron indo, antagonisnya aktingnya dibuat2, lebai,alay.
Aku puas dengan Ending kejahatan Shin Myeon dan Suyang, yaitu mereka tobat di saat2 terakhir. Shin Myeon pada dasarnya sahabat yg baik, tapi karena desakan ortu juga cemburu buta lah yg membuatnya mengkhianati persahabatan, namun kebaikan Seung Yoo diwaktu peperangan itu, membuka kembali sisi baiknya dan akhirnya ia mengorbankan diri u/menyelamatkan Seung Yoo.
Lalu Suyang emang dasarnya punya ambisi yg membutakan matanya terhadap org2 yg sudah dikorbankannya u/naik tahta. Namun disaat terakhir ia cukup terpukul dg berita kematian Se Ryung. Dan pada hari tuanya, saat ia melihat kalo anak mantunya masih hidup, ia bukannya marah pada istrinya yg sudah bohong, malah berterima kasih atas kebijaksanaan sang Ratu.
Dan si Ratu itu sendiri, aku kagum padanya. Memang awalnya ia terkesan memihak suami (yah namanya istri harus turut suami toh) tapi ia tetaplah seorang ibu yg sayang pada anak2nya, makanya ia membiarkan Se Ryung dan Seung Yoo pergi sejauh2nya dan bohong pada suaminya kalo anak mantunya udah mati.Menurut sejarah aslinya, Ratu Jeong Hui itu memang kuat, setelah raja meninggal, ia menjadi ibu suri bijak yg memerintah dibalik raja yg baru.
Aku juga mengagumi Jung Jong yg awalnya adl pemalas, tapi sebenarnya ia adl pria baik yg sayang keluarga dan setia pada negara. juga Kyung Hee yg merelakan  kematian suaminya demi negara.

GOMAWO...