Quotes

"Write is my World"

Minggu, 01 Januari 2012

Say No To Love - Wiwien Wintarto


Say No To LoveHari pertama Dewi masuk kerja sebagai sekretaris di Helman Communications tak berjalan semulus yang ia sangka. Di luar dugaan, ia dipelonco habis-habisan oleh Wisnu, Presdir Helman Comm, bosnya sendiri, yang kebetulan usianya hanya terpaut beberapa tahun darinya.

Tidak terima, Dewi marah dan mengamuk. Begitu marahnya, ia sampai mengusir Wisnu dari kantornya sendiri. Akibatnya, Wisnu yang merasa bersalah sampai merasa perlu meminta maaf dengan cara spetakuler.

Namun awal yang agak aneh itu justru membawa hubungan mereka ke titik yang tak pernah mereka sangka sebelumnya. Mereka tak hanya bertemu di kantor sebagai bos dan sekretaris, tapi juga menjelma menjadi sahabat dekat yang sangat kompak dalam segala hal, bak sepasang sobat di sekolah. Gosip, tuduhan, dan rumor pun merebak mengenai status hubungan keduanya.

Akankah mereka menyatu menjadi pasangan sungguhan? Atau tetap saja TTM-an seperti sekarang? Dan apakah mereka tetap akan bilang "Love sucks!" meskipun mereka tahu bahwa mereka perfect for each other? 

Sebelum baca novel yg ini, sebenarnya Ann sudah 'melahap' novel The Unfunniest Comedy dan The Rain Within, tapi Ann paling suka sama novel yg satu ini, bukan berarti dua karya yg sebelumnya Ann baca ngga bagus, tapi cerita di novel satu ini sedikit 'menyentil' kehidupan Ann. Tentang 'dunia baru' yg dinikmati Dewi, tentang protektifnya Daus dengan segala kecurigaan dan kecemburuan yg berlebihan itu, tapi itu semua juga karna Dewi sendiri yg terbuai dg dunia barunya di Helman Comm, yg sedikit membuat dia melupakan Daus.
Kemudian ttg pendapat Om Wiwien tentang love and relationship di akhir novel yg sejalan dg pemikiran Ann, bahwa dalam memilih pasangan hidup tidak hanya butuh cinta semata, tapi perlu memikirkan juga ttg masa depan, apakah cocok bersama orang itu, apakah nyaman, bibit-bebet-bobot gimana, latar belakang keluarganya, sudah mapan atau pengangguran, dsb. Karna terkadang 3B itu nggak selalu sinkron sama cinta. I mean, misal si A cinta sama B, tapi ternyata mereka sebenarnya sama sekali ngga cocok, kalau dipaksakan, beberapa tahun lagi bisa berpisah dg alasan "nggak cocok lagi" padahal, dari awal emang udah ngga cocok 
Atau contoh kedua, -ini dari pemikiran Ann sendiri- misal nikah hanya bekal cinta semata, padahal si dia masih pengangguran, males kerja, dsb, ntar mau dikasih makan apa? makan cinta? Bukannya Ann matre ya, tapi perlu pikirin masa depan juga lah.  Ann sendiri tahan pacaran sama si do'i selama 4 th ini juga bukan karna cinta mati semata, tapi Ann juga mikirin masa depan/kehidupan jika Ann sudah nikah sama dia. Ann bisa membayangkan kalo Ann bisa bahagia bersamanya walaupun sifat dia rada mirip sama tokoh Daus di novel ini^^ Dia sudah mapan, wiraswasta yg nerusin usaha bokapnya, tapi bukan berarti dia tipe tuan muda yg hanya menikmati warisan dan berfoya2, tetapi ia punya sifat rajin bekerja, jadi kalaupun (amit2) usaha mengalami kemunduran sampai (amit2) kolaps, Ann yakin dia masih bisa bangkit kembali, setidaknya ngga bikin Ann dan anak2 kami kelak makan batu (atau makan cinta). Juga kenyamanan bersama dengannya yg juga Ann pertimbangkan, kesetiaannya, sifatnya, agama, dsb. Jadi ngga hanya cinta semata.




1 komentar:

wiwien wintarto mengatakan...

betul Ann. lanjutin dengan baca novel teranyarku, www.gombel.com, haha...!

Posting Komentar