Mu Won tertawa2 melihat gossip antar bos dan sekretaris itu,
Semua orang yg melihatnya ngga percaya. Eun Seol dan Ji Heon berlari. Eun Seol
kesal karna Ji Heon mengakui kalo ia pacaran sama informan, itu bisa
menjatuhkan imej Ji Heon,
JH : Kau tahu siapa informan sebenarnya kan? Kenapa kau
tidak memberitau mereka kebenarnannya?
ES : I…itu karena…
ES : I…itu karena…
JH: Orang2 tak akan percaya. Sampai kau menunjukkan
buktinya, walaupun kau mengklaim 1000/10.000 kali kalo kau tak bersalah,mereka
tak akan percaya. Jadi lebih baik bilang saja, “Iya, benar, memangnya kenapa?”
dan bagaimana kalau kau memang si informan itu, it’s cool, kau tidak melakukan
sesuatu yg salah.
ES: oke, lalu bagaimana dg gossip pacaran?
JH : Kalo kita bukan pacaran, lantas apa yg kita lakukan
sekarang? Aku mengencanimu dari dulu, sampai sekarang, masa break tidak
terhitung.
ES : Kau pikir aku sudah lupa apa yg kau ucapkan beberapa
bulan yg lalu?
Mu Won menelp Ji Heon, Ji heon menyuruhnya membereskan apa
yg ia sudah lakukan. Lalu mereka berjalan bergandengan tangan
Papa lagi nyapu2 jalan, melakukan pekerjaan sosial. Ia
melihat 2 anak SMA, ia jadi ingat Eun Seol yg punya masa SMA sbg preman
sekolah, tapi sudah dikuburnya. Sekr Jang datang, melaporkan berita buruk. Mu
Won berjalan bersama mamanya, ia tanya apa ini perbuatan mama? Mama bilang
bukan. Tapi rupanya semua orang menuduhnya, dewan direksi, presdir Cha, juga
nenek.
Eun Seol dan Ji Heon sedang duduk2 didekat danau, Eun Seol
makan kue krimnya belepotan. Ji Heon menghapusnya. Lalu Mu Won meng-sms JiHeon,
mengirimi video waktu mereka dikerubutin wartawan. Tak lama kmd papa telp,
menyuruhnya dan Eun Seol pulang. Mama Mu Won menemui Mama Na yun, “Kau pasti yg
melakukan ini kan?!” mereka jadi berantem,saling jambak, Na Yun melerai, tapi
tak mampu,ia menelp Mu won. Mu won mengantar pulang mamanya yg nangis,
sementara ia akan pergi lagi menemani cewek lain yg juga pasti lagi nangis “Ya!
Kau mau menemui Na Yun lagi?!” Na Yun dan Mu won duduk bersama. Na Yun sedih
karna mamanya mengancam akan bunuh diri kalo Na Yun masih ketemu Mu Won. Tapi
Mu won yakin, mama Na Yun cuma menggertak.
MW : Jangan menangis. Bukankah kau bilang, selama
peperangan, cinta masih bisa terjadi. kita…berada dalam situasi yg sama dg
perang. Kita dapat melanjutkan apa yg sudah kita lakukan
Na Yun : akhirnya, perasaanmu sama denganku?”
Na yun bahagia sampai mengeluarkan air mata (cengeng emang
dia).Na Yun menggeser duduknya jadi lebih dekat dan meletakkan kepala dibahu Mu
Won. Mu Won merangkul bahu Na yun(finaly, they’re dating)
Ji Heon, Eun Seol, papa, nenek, berkumpul di ruang keluarga.
Ji Heon memutuskan ia tidak jadi presdir. Papa marah,bukankah Ji heon sudah
janji akan mematuhinya? "Apa ini karna dia?" Papa menunjuk ke Eun Seol. Ji Heon bukan karna itu, Ji Heon yg malah mengejar Eun Seol, bukan sebaliknya. "Jadi kau melakukan semua ini demi gadis yg tak menyukaimu?" "Aku menyukainya, Presdir!" kata Eun Seol tiba2, semua terkesiap.Eun Seol memohon agar papa merestui mereka seperti dulu. Papa tanya apakah Eun Seol yg merencanakan agar Ji Heon melepas jabatannya? Ji heon bilang tidak tapi Eun Seol bilang iya. Eun Seol menyuruhnya melakukan apa yg ia inginkan, mungkin karna itulah Ji Heon memutuskan demikian. Papa berdiri marah, Eun Seol berlutut melindungi Ji Heon. papa akhirnya mengusir
Ji Heon. Ji Heon menarik Eun Seol keluar.
Myung Ran mau keluar saat mendengar suara Ji Heon dan Eun
Seol diluar. Ia marah2 karna berita itu, membuat reporter datang kerumah. Ia
memutuskan nginap di rumah Na Yun, membiarkan mereka berdua di rumah
sepuasnya. Di rumah Na yun ia juga tak
mendapat ketenangan walau ada acara gulat di tv, karena Na yun telpon2an mesra
dg Mu Won. Ia iri dan mengsms Sekr Kim. Mu Won menyanyikan lagu pengantar tidur
u/ Na Yun,(ow,,, so sweet… suaranya juga bagus bgt!). tapi tiba2 Mu Won
berhenti nyanyi, karna ada berita ttg foto2 Eun Seol di masa SMA. Myung Ran dan
Na Yun juga melihat, Myung Ran marah karna fotonya juga ada disana. Ji Heon dan
Eun Seol juga melihat. Ji Heon tak
percaya pacarnya ketua geng dulu. Eun Seol malu dan menuduh ini gara2 Ji Heon.
Mereka masuk ke kamar, Ji Heon memeluknya “Heh, mau ngapain kamu?” Eun Seol
menyuruhnya tidur, tapi Ji Heon tak mau. Eun Seol memberinya susu. Lalu Ji Heon
mencium Eun Seol dan mendorongnya di atas kasur(ups, ngapain yach???)
Besok paginya mereka pake kacamata hitam dikantor, takut ada
reporter. Eun Seol bahkan mau pake masker, tapi Ji heon melepaskan semua
penyamaran dan menariknya masuk. Eun Seol merasa canggung diliatin para
sunbaenya. Lalu ia pergi ke kelas pelatihan. Sementara Ji Heon di ruang rapat,
menjelaskan "apa salahnya kalo pacaran dg pembocor? Mana yg terburuk,pegawai yg benar diantara terjahat, atau pegawai jahat diantara yg benar? Menurutku kita semua salah. Tapi karna ini sebuah organisasi, aku mengaku melakukan masalah bagi perusahaan. Dan walaupun kami tidak bersalah, kami akan tetap keluar dari perusahaan ini. Dan karena aku masih pemegang saham terbesar,mulai sekarang bekerjalah dengan benar" Mu Won
tersenyum,tampak setuju dg pendapatnya. Saat rapat bubar, semua pemegang saham
melirik2 Ji Heon yg menggandeng Eun Seol. “Kenapa lihat2? Karna Eun Seol
cantik? Karna ia terkenal ? kalian ingin minta tanda tangan?”
Ji Heon dan Mu Won saling bicara.
MW: "Apa kau memang merencanakan ini dari dulu?"
JH : Tidak, ini rencana dadakan.
Mu won meninju perut Ji Heon, "Bukankah kau bilang kalau kembali ke sini akan menggeserku? apa kau yakin akan melakukan ini? Aku tidak akan menerimamu kembali loh"
Ji Heon sekarang belum memikirkan itu, saat ini ia bingung bagaimana cara agar papa merestui mereka. Mu Won juga berada di situasi yg sama, karna 2 mama saling bermusuhan dan jambak2an. Eun Seol masuk ke ruang Ji Heon dan mendesah. Na yun datang dan tanya apa Eun Seol baik2 saja? Eun Seol agak stress, kalau Ji Heon harus resign, pasti ia juga ikut dipecat, baru diterima kerja lagi sudah dipecat. Na Yun memeluknya. Lalu mereka keluar dan ada staf yg bisik2 ngomongin Eun Seol. Na Yun menegur mereka, Eun Seol menenangkannya. Na yun mengajaknya bersenang2 di hari pekan.
MW: "Apa kau memang merencanakan ini dari dulu?"
JH : Tidak, ini rencana dadakan.
Mu won meninju perut Ji Heon, "Bukankah kau bilang kalau kembali ke sini akan menggeserku? apa kau yakin akan melakukan ini? Aku tidak akan menerimamu kembali loh"
Ji Heon sekarang belum memikirkan itu, saat ini ia bingung bagaimana cara agar papa merestui mereka. Mu Won juga berada di situasi yg sama, karna 2 mama saling bermusuhan dan jambak2an. Eun Seol masuk ke ruang Ji Heon dan mendesah. Na yun datang dan tanya apa Eun Seol baik2 saja? Eun Seol agak stress, kalau Ji Heon harus resign, pasti ia juga ikut dipecat, baru diterima kerja lagi sudah dipecat. Na Yun memeluknya. Lalu mereka keluar dan ada staf yg bisik2 ngomongin Eun Seol. Na Yun menegur mereka, Eun Seol menenangkannya. Na yun mengajaknya bersenang2 di hari pekan.
Double date (sepedaan, foto2, makan2) look here
Wartawan mengerubuti 2 mama. Ada hal illegal dari mereka yg
terungkap. Rupanya itu pekerjaan Park, si Water Ghost. Park menemui papa yg
lagi melakukan pekerjaan sosial, mengawasi penyebrangan jalan. Park minta maaf
dan papa menerima maafnya dan menyuruhnya pergi karna sedang sibuk. Lalu Eun
Seol datang, minta maaf dan restu. Papa membentak, membuat anak2 jadi takut dan
mundur2. Papa memelankan suara, mengusir Eun Seol “Orang pertama yg kubenci adl
ayahmu, yg kedua adl kamu!”Tapi Eun Seol tak putus asa, ia membantu papa
membagikan makanan u/orang miskin, ia membantu papa yg lagi berdemo lingkungan.
Papa sebenarnya sudah hampir luluh kelihatannya. Bukan hanya Eun Seol yg
berusaha minta restu, Na Yun juga, memohon2 sama 2 mama yg lagi kerja sosial.
Mereka ketemu papa dan Eun Seol yg juga kerja sosial disana (mengorek2
jalanan,nggak ngerti juga ngapai sebenarnya). Papa menertawakan mereka yg ikut
kerja sosial, lalu bekerja bersama. Apa yg dilakukan para pria? Ji Heon menemui
ayah dan meminta restu. Eun Seol datang dan menantang ayah, kalo ia menang, dikasih
restu, kalo ia kalah, mereka putus. Ayah tak mau, Eun Seol merengek. Mu Won
menemui nenek, ia ingin jadi pebisnis yang baik
Na yun baca majalah sambil tiduran dan ngemil, lalu Mu Won
telp,mau datang ke rumah. Na yun membereskan rumahnya yg berantakan. Ia belanja
dan masak, tapi nona besar itu ngga pernah masak. Setengah mati memotong dan
memasak sampe berantakan. Mu Won keburu datang dan melihat berantakannya dapur
itu. Mu Won melepas jaketnya, show off his hobby! Dengan celemek (pink!) ia
memasak dg begitu jagonya. Dan hasilnya enak. Malamnya, mereka bertos gelas, Mu
Won berkata kalo ia ingin menjadi pebisnis yg bersih, walaupun memang sulit
diterima, “Apakah kau ingin tetap bersamaku?” Na yun merasa ini adl lamaran
terselubung. Mu Won mengelak. Na yun memeluknya. “Oke,anggapkah ini memang
lamaran, tapi u/menikah, tidak sekarang. Kau masih ‘kecil’(kekanakan)” “Oke,
aku akan bertumbuh cepat.”
Papa dan Ji Heon bicara. Papa tanya apakah JiHeon ingin
memutuskan hub ayah anak mereka? Ji Heon tak ingin, lagipula papa pasti juga
akan kehilangannya. Ji Heon janji akan mengajak papa menggosok punggung
di sauna, jalan bersama, apapun masakan papa walau tak enak ia akan tetap
bilang enak. Ia ingin papa mikir, bagaimana kalau mereka berpisah, mereka tak
akan bisa melakukan hal2 itu. Papa merenungkan kata2 Ji Heon, lalu menemui
Ji Heon yg duduk ditaman.
Papa : apa kalau aku tidak memberi restu, kau akan kawin
lari dan tak mau melihatku selamanya, seperti dlm drama?”
JH : Jika aku sudah punya anak aku tidak mau memperlihatkan
kepadamu
Papa: Cucuku nanti, kau harus menjadikannya presdir!
JH : Jadi… ini artinya kau memberikan restu?
JiHeon memeluk papa “Gomawoyo abeoji” Papa menepuk2
punggungnya
Ji Heon mengajak Eun Seol candle light dinner. Eun Seol
pikir ini akan jadi date terakhir, karna Ji Heon mengeluarkan uang begitu
banyak u/date ini, jangan2 habis ini mau diputusin. Omo! Atau jangan2 ini
lamaran? Trang! Pisau Ji Heon terlepas. Ia jadi salting. Eun Seol merasa
bersalah, harusnya ia pura2 tak tahu. Pelayan menaruh segelas teh. Ji Heon
menyuruhnya minum, tapi Eun Seol bilang kenyang. Ji Heon tampak was2, Eun Seol
mengerti, ada sesuatu di gelas itu dan Ia minum. Ternyata gelasnya tertulis”I
love u Noh Eun Seol” Lalu Ji Heon mau mengambil kue keberuntungan, Eun Seol
merebutnya dan membuka kertas didalamnya, tulisannya sama. Ji Heon mengeluarkan
boneka hijau yg ada rekaman suaranya “I love u eun seol” Ji Heon mengangkat
tangannya, music berubah. Ia maju dan bernyanyi(suaranya tak seindah Mu Won,
tapi romantic). “Noh Eun Seol, ketika kita menikah, mari kita melakukannya
karena cinta.” Ji Heon mengeluarkan cincin. Jawaban Eun Seol adl… ‘kiss’ “apa
ini cukup?”
Wedding day!!! (foto2 lengkapnya lihat disini!)
Eun Seol di make-up. 2 sahabatnya datang dan mereka ke
gedung bersama. Ji Heon membukakan pintu. Tiba2 tas Na yun yg menyimpan cincin
kawin dicopet. Eun Seol menendang kaleng mengenai orang itu sampai jatuh, Ji
Heon dan Mu Won takjub (ada penganten nendang kaleng). Tapi cincinnya hilang!
Bukan dicuri, tapi ketinggalan dirumah Na Yun haha
Pasangan pengantin berjalan menuju altar. Para sekretaris
dan sahabat bertepuk tangan. 2 papa saling lirik tajam. Sekr Jang ingat
beberapa hari yg lalu, ia disuruh blind
date sama papa, ia sudah mau batalkan karna selalu ditolak. Tapi hari itu
datang cewek cantik.
Sementara itu Park bekerja di toko roti, n part-timer jadi pembelinya. Myung Ran ingat waktu ia bersama Kim di mobil menuju bandara karna ia akan tanding gulat. Myung Ran menangis dan sekr Kim menertawakannya, langsung dipukul dadanya. Myung Ran ingin jadi pegulat professional.
2 mama sudah baikan. Nenek menikmati hari tua dg makan di café dan dengarkan music seperti anak muda. Papa kembali jadi presdir di DN Grup. Di altar, mereka tukar cincin dg pita pengikat roti yg warna kuning emas, dijalin seperti cincin, sambil melirik tajam ke Na yun
Sementara itu Park bekerja di toko roti, n part-timer jadi pembelinya. Myung Ran ingat waktu ia bersama Kim di mobil menuju bandara karna ia akan tanding gulat. Myung Ran menangis dan sekr Kim menertawakannya, langsung dipukul dadanya. Myung Ran ingin jadi pegulat professional.
2 mama sudah baikan. Nenek menikmati hari tua dg makan di café dan dengarkan music seperti anak muda. Papa kembali jadi presdir di DN Grup. Di altar, mereka tukar cincin dg pita pengikat roti yg warna kuning emas, dijalin seperti cincin, sambil melirik tajam ke Na yun
(bicara dlm hati)
Ji Heon : Di masa depan, apa yg akan menanti kita?
Eun Seol : aku tidak tahu
Beberapa waktu kemudian, Ji Heon sudah sukses dan menjadi penceramah universitas, ia diwawancara di tv
"Untuk menjadi pengusaha yg baik, harus dapat mencintai seseorang yg baik. Pekerjaan itu juga harus disukai oleh orang tersebut dan ngga membuat malu. Pada intinya, kita harus menemukan pasangan yang baik. Dan aku beruntung, menemukan seseorang yg baik"
Na Yun dan Mu Won menontonnya di TV. Na yun merasa iri dg kemesraan mereka, "Kapan kita nikah? Aku sudah tumbuh besar!" Mu Won mengukur tingginya dg tangan, Na Yun terus berjinjit "Aku sampai! Ayo nikah!!"(kebelet kawin dia hehehe)
gambar: http://patataragazza.blogspot.com/2011/11/sinopsis-protect-boss-episode-18-final.html
Ann’s Word:
Ann’s Word:
Uah… selesai juga Protect The Boss nya!! Drama lama sih ya,
tapi karna Ann baru dapat filenya, jadi baru nonton. Drama ini inti ceritanya
sih sebenarnya sama aja dg drama lainnya, ttg cewe miskin pacaran sama cowo
kaya, dan dapat pertentangan dari keluarga, ada perebutan kekuasaan dalam
perusahaan, juga ada rebutan pacar. Tapi yg jadi nilai plus dari drama ini adl
- kelucuannya, tiap adegan di lift pasti ketawa, (sama dg SKKS, tiap mereka di kamar pasti ada scene yg lucu). Selain itu konfliknya ngga ngejelimet, cepat selesai dan ngga dipanjang2in.
- Kisah cintanya, ngga melankolis seperti drama lain walau ada sisi sedihnya, waktu Ji Heon-Eun Seol putus,tapi ujungnya kita bisa ketawa lagi.
- tidak ada yg berperan sbg antagonis. Semuanya saling mendukung. Memang awalnya Mu Won dan Ji Heon saling bersaing, juga Eun Seol dan Na yun. Tapi pada akhirnya mereka jadi sahabat baik. Ann suka dg karakter Na Yun yg kekanakan tapi lucu dan polos. Bisa2nya ia sahabatan sama rivalnya, walaupun pada akhirnya sudah ngga jadi rival lagi. Ia tampak kesepian, tak punya teman. Dari kecil temannya cuma 2 Cha, itupun karna sudah diprediksi ortunya u/jadi jodohnya antara 2 Cha itu. Jadi, setelah mengenal Eun Seol dan Myung Ran, walaupun mereka dari dunia yg berbeda, ia bisa menyayangi mereka sbg sahabat.Sementara para orangtuanya yg ceritanya sih berperan antagonis, tapi mereka lucu, jadinya kita terhibur juga, bukannya sebel, dan pada akhirnya semuanya jadi orang baik.
- Papanya Ji Heon. Biasanya ortu chaebol pasti melarang keras anaknya berhubungan dg pasangan yg miskin. Tapi tidak dengan Cha Bong Man. Ia memang awalnya tak ingin anaknya jadian sama cewek miskin, tapi ia bisa bertoleransi, menerima Eun Seol (diepisode 11), melatihnya jadi calon istri chaebol yg terhormat, dan pada akhirnya menyanyanginya. Ia melakukan itu mungkin karna melihat anaknya ngga bisa hidup tanpa Eun Seol, juga Eun Seol sudah menyembuhkan phobia JiHeon dan mendorongnya sukses. Ia ayah yg baik walau tampaknya garang dan suka memukul Ji Heon, itu karna Ji Heonnya sendiri yg bandel. Waktu Bong Man menyuruh mereka putus, itu bukan karna kemiskinan Eun Seol, tapi gara2 kebocoran info itu. Seandainya Eun Seol ngga melihat data itu, mungkin ia tetap merestui mereka.
- Nenek. Ia adl nenek yg bijak, tidak memihak siapapun, apakah itu anaknya sendiri. Ia bersikap netral pada siapa saja. Ia juga tidak mendiskriminasi Eun Seol yg bukan dari keluarga chaebol. Dari awal ia sudah menyayangi Eun Seol. mungkin sifat itu menurun ke Cha Bong Man.
- Noh Eun Seol, dia cewek pemberani. Bukan hanya berani sama preman, tapi juga berani sama tuan dan nyonya chaebol. Biasanya kalo digertak sama ortu chaebol, para cewek hanya diam, menunduk, sedikit membela diri tapi ngga begitu frontal. Sementara Eun Seol melawan mereka, membalas perkataan mereka (terutama terhadap 2 mama).
- Cha Ji Heon, sebagai pemeran utama ia banyak sifat kekurangannya daripada kelebihannya(bukan dlm hal akting ya),penakut, terlalu bergantung pada Eun Seol. tapi pada akhirnya ia bisa bangkit jadi pengusaha yg sukses.
- Cha Mu Won. Ah, si second guy ini… ia sepupu yg baik, walau tampaknya bersaing dg Ji Heon, tapi bersaing secara sehat, dan tampak sekali mereka berdua saling menyayangi, namanya juga sepupu. Lalu aku suka sikapnya terhadap Na yun. Ia bisa menguasai gadis itu, tau apa yg harus ia lakukan u/menaklukannya. Kalo Na Yun lagi marah, ia malah balas cuek atau marah sampai Na yun jadi merasa bersalah dan semakin nempel padanya

![보스를 지켜라.E18.END.110929.HDTV.X264.450p-HANrel[05-33-39]](http://soulsrebel.files.wordpress.com/2011/09/ebb3b4ec8aa4eba5bc-eca780ecbc9ceb9dbc-e18-end-110929-hdtv-x264-450p-hanrel05-33-39.jpg?w=640&h=360)
![보스를 지켜라.E18.END.110929.HDTV.X264.450p-HANrel[05-34-40]](http://soulsrebel.files.wordpress.com/2011/09/ebb3b4ec8aa4eba5bc-eca780ecbc9ceb9dbc-e18-end-110929-hdtv-x264-450p-hanrel05-34-40.jpg?w=300&h=164)
![보스를 지켜라.E18.END.110929.HDTV.X264.450p-HANrel[05-37-24]](http://soulsrebel.files.wordpress.com/2011/09/ebb3b4ec8aa4eba5bc-eca780ecbc9ceb9dbc-e18-end-110929-hdtv-x264-450p-hanrel05-37-24.jpg?w=300&h=164)
![보스를 지켜라.E18.END.110929.HDTV.X264.450p-HANrel[05-59-05]](http://soulsrebel.files.wordpress.com/2011/09/ebb3b4ec8aa4eba5bc-eca780ecbc9ceb9dbc-e18-end-110929-hdtv-x264-450p-hanrel05-59-05.jpg?w=640&h=350)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar