Di mata Junot, Tara adalah a miracle. Namun di mata Tora, Tara
tidak lebih dari seseorang yang dapat digunakan dan ditinggalkan kapan
pun dia mau. Tora telah menghancurkan sekaligus menguasai hidup Tara.
Lalu kehidupan Tara yang abnormal pun dimulai. Dia mengorbankan Junot,
manusia yang paling dicintainya di muka bumi ini. Ada yang bilang dia
sakit jiwa, tapi hanya Tara yang tahu dia hampir menjadi pembunuh.Sekarang tidak hanya Tara yang terlibat, tapi ada Alexander yang rela mengorbankan hidupnya yang cemerlang untuk menghitam di penjara karena Tara. Ada Junot, laki-laki yang rela menderita untuk mematri serbuk bintang di matanya. Ada Tora, manusia yang menjadi target bahwa Tara hanya akan bernapas untuk melihatnya mati. Juga Muli, sahabatnya sewaktu kuliah yang menyimpan rahasia terbesar dalam hidup Junot.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Tara? Mengapa kisah cintanya bagaikan benang kusut? Mengapa dia begitu berambisi untuk membunuh Tora?
Mu… mu… muanthab!!! Novel bergenre mistery dan thriller ini
membuatku terus berdebar selama membacanya. Entah kenapa, mungkin karna seru,
atau karna apa yg Tara alami, dapat kurasakan juga. Betapa terkekangnya dia,
betapa sulitnya ia lepas dari cengkraman Tora yg begitu posesif dan egois,
betapa cintanya ia pada Junot, betapa terobsesinya ia u/menghabisi nyawa Tora.
Keren dah pokoknya!
Kalo baca ini kudu konsentrasi, soalnya alurnya maju mundur,
maksudnya kadang kembali ke masa lalu, kadang ke masa kini.Bacanya juga ngga
boleh ada yg terlewat, namanya juga cerita mistery, tiap kata bisa jadi
suspense. Dan begitu kau membuka lembar pertama, kau tidak akan bisa menutupnya
dan menunggu besok2 lagi bacanya. Bagai tersihir, aku terus membacanya hingga
buku setebal itu langsung kulahap habis hanya dalam waktu kurang lebih 6-7 jam
dipotong makan, pipis dan nyari selisih uang kas kecil bentar (nb: Ann bacanya
dikantor^^ sering nganggur sih).
Karena Yenny adl seorang graphic designer, ia bisa
menjelaskan dengan begitu detail ttg sebuah lukisan/sketsa sehingga kita bisa
memvisualisasikannya dalam benak kita. Ceritanya Tara dan Junot ini adl
mahasiswa jurusan seni rupa.Gambar2nya keren, ada peri berwajah Tara yg
digambar Junot sebagai pernyataan cinta yg begitu romantic dan menyentuh hati,
ada ratu kematian yg digambar Tara yg bergitu dark dan menyeramkan,
mencerminkan gelapnya hati yg diselimuti dendam.Aih, Ann pengin bisa bikin
animasi sendiri, tapi Ann ngga bakat nggambar. Ann hanya bakat nulis aja
hehehe, jadi kebanyakan gambar2 Ann copas dari google (he…mianhae^^).
Cinta tidak seharusnya dimulai dari keinginan untuk mengubah seseorang demi mencapai kebahagiaan, tetapi keinginan untuk tetap bahagia walau dia ngga bisa berubah.“Jika kamu merasa butuh waktu u/ bersedih, bersedihlah. Setiap orang membutuhkan waktu u/bersedih, menangis dan sembuh.Kamu tdak perlu memaksa dirimu untuk bersikap tak terjadi apa2.Itu lebih menyakitkan. Tapi setelah itu tersenyumlah, karena kamu pun berhak u/punya kehidupan sendiri… and I’m here for you. “(alex – page 78)“Ada kalanya kita harus mengurai benang kusut agar tahu dimana ujung pangkal luka yg menggelayut, baru bisa menyelesaikannya… memaafkan adl hal termulia yg dilakukan manusia. Belajarlah memaafkan musuh2mu maka hatimu akan lebih lapang…” (page 189)cinta memang tidak butuh kata2, tapi kenyataannya tak ada seorangpun yg mampu mencintai seseorang tanpa kata2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar