Hari ini hari yg berat bagi Yeon Woo, karena ia 'kursus' jadi putri mahkota. belajar jalan, duduk dll dg wig yg berat. Hwon melewati paviliun putri mahkota dan tersenyum saat mendengar suara pecahan piring. Ia mengirimkan makanan kecil dan surat cinta u/menyemangatinya.
Malamnya ibu suri datang ke daerah peramal memakai baju htam2 bawa barang2 Yeon Woo(buat santetan). Nok Yung memulai prosesi santet dan Yeon Woo yg sedang tidur tiba2 merasa tercekik Ternyata Min Hwa tak sengaja mengetahui kejadian tersebut, tapi tak bisa berbuat apa2 karna ibu suri berjanji akan menikahkan Min hwa dg Yeom kalo Yeon Woo mati. Ibu suri berdalih melakukan hal ini u/ Min Hwa, yg membuat Min Hwa jadi merasa bersalah.
Karena Yeon Woo sakit, ia pun dikirim pulang ke rumah orang tua karna takut istana tertular penyakitnya. Hwon tidak terima putri mahkotanya dipulangkan. Yeon Woo dipapah keluar dari paviliun u/ pulang. Hwon teriak2, mau menemui Yeon Woo tapi dihadang pengawal.
Tabib2 tidak ada yg bisa menyembuhkan Yeon Woo, ortunya sudah nyaris putus asa, saat Nok Yung datang ke sana. Ayah Yeon Woo heran kenapa peramal bisa datang? Nok Yung bilang ia dituntun roh. Ia melhat Yeon Woo dan bilang kalo penyakitnya karna santet. Sementara itu Bo Kyung heran melihat ayahnya pesta minum2 dan kaget karna rencana pembunuhan Yeon Woo itu. Ayahnya menyuruhnya terima beres saja, karna kalo Yeon Woo mati, berarti BoKyung bisa jadi putri mahkota.
Kembali ke keluarga Heo, Nok Yung menjelaskan ttg penyakit Yeon Woo itu karna Yeon woo menolak kekuatan peramal, makanya sakit. tuan Heo yg tidak percaya hal itu krn ia orang terpelajar. Tapi mau ngga mau harus percaya, dan ada 1 cara agar Yeon Woo sembuh "Nona harus mengorbankan nyawanya"
Hwon ingin mengunjungi Yeon Woo, tapi pastinya tidak boleh. Tiba2 ia ingat sesuatu. Ia menemui para pengawal muda. Ia memanggil Woon dan penjaga yg menjegal kakinya dulu. Di dalam ruangan, penjaga itu telanjang dan kedinginan. Ia disuruh pake baju kasim, sementara bajunya dipake Hwon u/menyelinap ke rumah Yeon Woo. Hwon memberikan tusuk konde phonix
Hwon : Ini bulan yang memeluk matahari. Jika Raja adalah matahari, maka Ratu adalah bulan. Tusuk konde phoenix. Putri Mahkota dalam hatiku hanyalah kau, Yeon Woo..jadi cepatlah sembuh dan kembali ke sisiku.
Hwon pulang dikawal Woon.
Yang Myung mendengar kabar sakitnya Yeon Woo dan segera memacu kudanya pulang.
Tuan Heo menyuruhh Yeom tinggal sementara di rumah pamannya agar tidak tertular karna Yeom adl putra tertuanya. Yeom mau mengusut penyakit aneh itu tapi Tuan Heo membentaknya. Yeom berpesan pada Seol u/ sering mengiriminya surat ttg keadaan adiknya. Tapi ternyata Tuan Heo akan mengirim Seol ke majikan yg baru. Seol tak mau, ia ingin berada di sisi agasshi-nya. Tuan Heo berjanji akan memanggilnya kembali kalo yeon Woo sembuh. Tapi ternyata Yeon Woo makin parah sampe muntah darah. Tuan Heo pun menemui Nok Yung dan diberi obat.
Yeon Woo : Yang Mulia, apa anda tahu mengapa saya mengirim pot bunga ini pada anda?
Hwon : Kau sudah mengatakannya padaku.
Yeon Woo : Sebenarnya..ada arti tersembunyinya juga. Saya berharap Yang Mulia akan penasaran dengan tanaman yang akan tumbuh dan dengan begitu anda akan menulis surat pada saya.
Hwon : Itu artinya, kau selalu menungguku menulis surat padamu? kau ini..seharusnya kau tinggal mengatakannya saja. Aku tidak tahu yang terjadi. Aku selalu merasa kalau kau menghindariku..
Yeon Woo : Yang Mulia, saya berharap anda tetap sehat dan bahagia. Yeon Woo membungkuk pada Hwon. PM Hwon terbangun dan duduk, ternyata kamarnya kosong. Itu cuma mimpi.
Yeon Woo yg asli menulis surat terakhir dan dimasukkan ke dalam kotak, lalu ia tidur lagi.
Tuan Heo memasak obat itu dan menyuapkanya ke Yeon Woo. Tak lama kemudian Yeon Woo menghembuskan napas terakhir di pelukan ayahnya. Ny. Heo merangkak masuk dan menangisi kematian putrinya. Besoknya, Hwon keluar dari ruangannya dg gemetaran. Ia berlari tapi dihadang penjaganya. Ia tidak boleh mengunjungi pemakaman Yeon Woo karna takut tertular. Hwon teriak2, meronta2 dan menangis. "Yeon Woo ah!!!"
Ann Note:
Hiks... Ini episode tersedih... apalagi melihat pemerannya Hwon yg menangis itu, benar2 total aktingnya, patut diancungi jempol! Terlihat benar2 sedih dan kehilangan, Ann jadi pengin ikutan nangis nontonnya...
Menurut info dari blog Tirza, ternyata jaman joseon memang banyak putri mahkota yg mati muda, mungkin karena disantet seperti Yeon Woo karena persaingan politik dan klan/keluarga u/merebut tahta itu. Dan aku juga setuju dg pendapatnya, Raja joseon ngga pernah bisa menjadikan wanita yg dicintainya sebagai permaisuri/ratu.
http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/01/moon-that-embraces-sun-5.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar