
Sebelum Wol menghadap Ratu, ia ingat percakapannya dg Seol, ttg
orang yg dipilih u/menggantikannya jadi Putri Mahkota. Seol bilang teman
belajar Nona, Putri Mentri Yoon. Tdk ada pemilihan ulang, mendiang Raja
langsung menunjuknya. Wol pun mulai curiga. Sementara itu Yang Myung berkata
siap membuang statusnya sbg Gun(pangeran) dan memilih gadis itu.
Yang Myung: Boleh saya tanya, Yang Mulia, apa anda bisa menyerahkan
posisi anda sebagai Raja? Jika saya melakukan apa yang diperintahkan Yang Mulia
dan meninggalkannya, apa Yang Mulia akan bisa melindunginya?
Raja : Hyungnim!
Yang Myung : Yang Mulia tidak bersedia kehilangan apapun, dan
tidak bersedia membiarkan siapapun mengambil apapun. Bagaimana anda bisa
melindungi orang? Dia tidak melakukan kesalahan dan akhirnya menjadi kriminal,
hanya memberinya penderitaan, apa yang sebenarnya bisa Yang Mulia lakukan
untuknya?
Raja : Cukup, jangan mengatakannya lagi.
Yang Myung : Yang Mulia...Yeon Woo..apa Yang Mulia bisa
melepaskannya? Saya bisa. Tapi Yang Mulia pasti tidak bisa melakukan itu.
Wol menghadap Ratu Yoon dan membuat Ratu syok ketakutan. Wol
menikmati ketakutan Ratu “Heo… Yeon… Woo… apa saya sangat mirip dgnya? Banyak
orang mengira saya adl dia, tapi saya hanya peramal biasa bernama Wol.”
Ratu mengusir Wol, tapi sebelum pergi, Wol tanya “Di pavilion
bulan, saya melihat roh Heo Yeon Woo. Roh itu mengatakan pada saya jika saya
bisa bertemu Yang Mulia Ratu, saya harus mengatakan pada anda untuk tidak
terperangkap dalam ketakutan dan dia mengharapkan kebahagiaan anda.”
“Tidak mungkin! Tidak ada alasan ia berkata seperti itu!!!” Ratu
teriak pada Jo Sanggung u/membawa Wol pergi. Sampai diluar, Wol menyuruh Jo
u/ngurusin Ratu aja, ia akan pergi diam2. Setelah sendirian, Wol merasa aneh,
tidak ada sinar terang di mata Bo Kyung, yg ada adl ketakutan dan depresi.
Sementara Rat uterus teriak, ia ingat waktu tanya Ayahnya, apa Ayah membunuh
Yeon Woo? Ayah bilang “bukankah kau berkata ingin memenangkan hati Putra
Mahkota, iya kan? Jadi mulai sekarang kau tidak boleh memiliki rasa kasihan
atau bersalah. Kau harus ingat betapa marah dan terhinanya dirimu saat mereka
mengambil apa yang menjadi milikmu. Jika kau tidak mengerti ini, maka berhenti
menginginkan posisi ini.”
Wol jalan ke paviliun bulan dan mengingat masalalu bersama Hwon.
Ia masuk dan buka jendela, Raja berdiri di sana. Wol langsung tutup jendela,
kaget. Lalu pas ia buka lagi, Raja uda ngga ada. Wol keluar mencari Raja, ia
merasa sedih. Tapi Raja muncul dan tanya kenapa di sini. Wol minta maap, ia
dipanggil tapi pulangnya nyasar. Pas Wol mau pergi, Raja menahan tangannya
tanpa melihat Wol. Ia tanya apa Wol betah di sana? Raja punya tempat lain yg
lebih baik, ia bisa dikirim ke sana, tapi Wol menolak
Wol dalam hati : Jika anda melakukan itu, saya tidak akan bisa
melihat Yang Mulia lagi.
Raja : Apa kau mau menjalani hukuman yang bukan bagianmu?
Wol : Bagaimana anda bisa berkata saya tidak bersalah?” Wol
dalam hati : Bagaimana saya bisa membayar kesalahan karena tidak mengenali anda
saat pertama bertemu?
Raja : Kau seharusnya pergi. Saat kau pergi, jangan muncul di
depanku lagi.
Wol menangis diam-diam, Raja jalan pergi. Wol memandangi Raja
sambil menangis.
Pas pulang, Nok Yung sudah menunggu. Wol tampak marah dan tdk
mau nyapa. Nok Yung udah tau kalo ingatan Yeon Woo udah pulih. Ia berkata bahwa
Raja memanggilnya dan sebelum ketemu Raja, ia mau ngomong dulu ama Yeon Woo.
Nok Yung menjelaskan, ia tdk punya pilihan selain mengikuti perintah Nenek Suri
saat itu tapi ia tidak bisa mengabaikan permintaan terakhir Ari.
Nok Young : Jadi..saya membunuh anda, Agassi dan juga..saya
membuat anda hidup kembali. Apapun hukuman yang akan anda berikan, saya siap
menerimanya.
Wol tetap marah karena ada satu hal yg tdk bisa dimaafkan
“kenapa kau menipu ayahku?”
Wol : Seharusnya kau membunuhku saja. Ayahku tersiksa oleh rasa
bersalah karena percaya kalau dia telah membunuh putrinya, jadi dia bunuh diri.
Tidak, saat aku meminum obat itu, dia sudah meninggal. Obat yang menyelamatkan
nyawaku menjadi racun untuk ayahku. Apa kau mengerti? Kau tidak membunuhku, kau
membunuh ayahku.
Nok Yung terkejut, ia tdk tau hal ini.
Wol : Air mata darah keluargaku dan Yang Mulia selama 8 tahun
ini..bagaimana kau akan membayarnya? Katakan padaku, selama 8 tahun ini, kenapa
kau tetap diam dan tidak mengatakan apapun?
Nok Young : menyelamatkan orang dengan cara itu, perlu sebuah
pengorbanan. Dalam obat anda, kekuatan untuk mencelakai anda membutuhkan
seorang gadis yang masih suci dengan keinginan yang sangat kuat. Gadis itu,
demi mendapatkan yang ia inginkan, akan menjadi persembahan dan berdoa untuk
kematian anda.
Wol kaget, apa gadis itu adl Ratu? Nok Yung menggeleng. Wol pun
merangkai semua info dan terkejut “Gongju???”
Minhwa duduk dlm kegelapan, ingat cerita ibu mertuanya ttg
kematian ayah mertuanya. Ia merasa bersalah dan menangis, lalu mengingat masa2
muda dulu. Lalu nenek memberi usul yg bisa menggaet Yeom. Ia disuruh duduk di
suatu tempat dan setelah upacaranya selesai, ia berdiri ketakutan
Nenek Suri: oh sayang..apa kau ketakutan? Sekarang kau akan
mendapat yang kau inginkan, semuanya sudah selesai sekarang, kau bisa tenang.
Yeom memanggil Min Hwa dan terkejut melihat istrinya nangis. Min
Hwa bohong dan bilang ia mimpi Yeom meninggalkannya. Yeom memeluknya. Min Hwa
minta maaf, Yeom bingung, untuk apa? “Untuk segalanya…”
Nok Yung menjelaskan, “mengambil bagian dalam pembunuhan Putri
Mahkota dengan ilmu sihir adalah kejahatan yang tidak termaafkan. Jika
keterlibatan Tuan Putri terungkap, Yang Mulia tidak punya pilihan selain
menghukumnya. Lebih jauh, keluarga Tuan Putri seperti Uibin (Yeom) juga akan
di-cap sebagai penjahat. Itulah mengapa mereka menggunakan Tuan Putri sebagai
persembahan. Agar Yang Mulia dan anda, Nona tidak bisa mengungkap kebenarannya.
Anda hanya bisa membantu menutupinya. Anda harus memilih. Untuk mengungkap
kebenarannya dan kembali ke sisi Yang Mulia atau menutupi semuanya dan
melanjutkan hidup seperti ini.”
Wol : Apakah ini alasanmu tutup mulut selama 8 tahun? Wol
menangis.
Yang Myung menghadang menteri keuangan, ia mau laporkan korupsi
yg dilakukan di Seohwalinseo ke Raja. Pas Raja datang “Apa yg mau kau
laporkan?”
Yang Myung : Para menteri tampaknya sangat sibuk dengan urusan
pemerintahan sampai ia tidak tahu kondisi menyedihkan Hwalinseo. Jadi saya
datang untuk mengingatkannya. Apa arti Hwalinseo? Kata pertama artinya
menyelamatkan dan kata kedua berarti orang/masyarakat. Jadi Hwalinseo adalah
suatu tempat untuk menyelamatkan orang. Tapi sekarang, sepertinya Hwalinseo
berarti sebuah tempat untuk membunuh orang. Persediaan media dan tenaga manusia
dikorupsi oleh para menteri yang korup yang biasa memenuhi kantung mereka
sendiri. Para tabib dan perawat yang seharusnya menolong masyarakat justru
dipekerjakan oleh pada bangsawan sebagai tabib atau perawat pribadi mereka.
Yang Mulia seharusnya ingat untuk seperti Liu Bang (Gaozhu, Kaisar pertama
Dinasti Han-Cina), yang pernah berkata kalau semua makhluk seharusnya bisa
makan. Karena bagi rakyat, makanan adalah yang paling utama. Saya paling takut
kalau rakyat tidak akan memiliki cukup makanan dan pakaian hangat. Ini akan
berdampak pada kekuatan Yang Mulia sebagai penguasa. Ini adalah nasihat saya
untuk anda.
Raja menghadiri sidang dan marah2 ke para menteri, “Hwalinseo
digunakan untuk merawat orang sakit dan kalian semua berani menggunakannya
untuk beternak tikus! Tikus ini bicara tentang koruptor. Para menteri yang
melakukan korupsi. Atau lebih baik berkata kalau tikus2 itu masuk dan keluar
gudang bulog? Ternyata itu segerombolan tikus dengan nafsu serakah akan
persediaan Hwalinseo. Benar2 tidak berperasaan dan tidak manusiawi.”
Para menteri tidak terima
dikatakan seperti itu, itu terlalu kasar,
Raja : Menambahkan batu ke dalam jatah beras demi mempertahankan
beratnya. Mungkin kita harus memisahkan beras dari banyak batu setelah dimasak
jadi bubur. Gosip kalau banyak orang tidak bertahan setelah makan bubur dari
dinas sosial telah menyebar ke seluruh negeri. Apa kalian ingin pasien di Hwalinseo
dibiarkan mati?
Menteri membela diri: Yang Mulia, Hwalinseo sering bergantung
pada pajak yang dibayar para peramal untuk mempertahankan operasinya. Tidak
banyak dana yang didapat, bagaimana kami bisa menggunakan uang dari dana publik
untuk Hwalinseo? Sesuai dengan perintah Yang Mulia, dana darurat membutuhkan
penyesuaian biaya. Jadi, kita harus menaikkan pajak dari peramal, tapi ini juga
sulit.
Raja : hanya bergantung pada pajak dari peramal untuk
menjalankan Hwalinseo itu tidak masuk akal. Bahkan jika kita harus mengurangi
pengeluaran Keluarga Raja, dan juga gaji pejabat tinggi, masalah ini harus
diselesaikan. Jika..orang2 dengan nafsu serakah yang mengambil dana darurat
masih ada dan juga...selama proses ini masih melakukan korupsi dan menerima
suap, dia harus dihukum.
Raja kembali kekamar dan Nok Yung sudah menunggu, sementara
Nenek Suri dapat kabar kalo Nok Yung menghadap raja. Ia menyuruh Bak Sanggung
u/menjemputnya setelah keluar dari ruangan Raja. Raja tanya Nok Yung pernah
meninggalkan istana, kapan itu? Nok Yung menjawab 8 th yg lalu, itu tepat saat
Putri mahkota ‘mati’. Alasan Nok Yung adl memulihkan kekuatan spiritualnya.
Raja tanya, kenapa kekuatannya menurun, apakah dipakai u/bunuh orang?
Nok Young : Dengan mantra bukannya tidak mungkin mengambil nyawa
orang, tapi ini berarti kalau orang yang
melakukan mantra itu juga akan meninggal. Sihir hitam digunakan untuk
menghancurkan hidup seseorang membutuhkan kehidupan lain sebagai kompensasinya.
Siapa yang bersedia mengorbankan nyawanya untuk menggunakan metode itu? Jadi,
saya tidak melakukan sihir itu. (Dengan kata lain, kalau Nok Young masih hidup,
berarti Putri Mahkota juga masih hidup.)
Raja : Apa semua kata-katamu itu benar?
Nok Young : Saya hanya mengatakan yang sebenarnya, jika saya
pernah mengirim mantra untuk seseorang agar ia meninggal, maka saya juga sudah
menjadi mayat. Karena saya masih hidup,
maka itu artinya, tidak ada orang yang telah meninggal karena mantra saya. (Wol
berpesan, jgn bilang ttg yg sebenarnya pada Raja. Jadi walaupun semua kata2 Nok
Yung ini jujur, tapi ia ngga bilang langsung kalo Yeon Woo adl Wol)
Saat Nok Yung keluar, ia disuruh ke Nenek suri. Tapi ia tdk
bilang yg sebenarnya.
Nok Young : Ini karena anak angkat spiritual saya. Raja hanya
ingin menekan gosip yang menyebar karena anak itu. Jadi Raja memanggil Nok
Young untuk mendisiplinkan anak buahnya di Seongsucheong.
Nenek Suri : kau berbeda sejak hari dimana kau mengancamku.
Nok young : saat itu anak itu hampir mati, saya tidak sabar dan
melakukan kejahatan. Saya akan memberikan seluruh hidup saya pada anda Yang
Mulia. Saya harap anda bisa bermurah hati memaafkan saya.
Nok Young berkata dalam hati, “apa anda tahu Yang Mulia? semakin
anda mencoba menghentikannya, semakin anda membantu kedua orang itu, bukankah
itu benar2 ironis?”
Raja jalan sambil memikirkan semua info yg ada. Ia pun
tersentak, apa mungkin Yeon Woo masih hidup?
Anak yg pernah diselamatkan waktu itu mogok makan. Wol
membujuknya
Gu sun akhirnya berkata meskipun ia hidup, orang tuanya tidak akan
bahagia. Mereka sangat miskin, jadi kalau satu anggota keluarga pergi, maka
beban mereka akan bertambah ringan.
Wol : Bagaimana kau bisa berkata seperti itu? Ayahmu
menggendongmu yang sekarat dan ia jalan sejauh 10 mil untuk sampai kesini, demi
putrinya. Agar anaknya bisa hidup, bagaimana mungkin mereka tidak bahagia?
Gu Sun : Kalau aku mati, orang tuaku tidak perlu bekerja keras
lagi.
Wol merasa sedih, Gu sun ini mirip dengannya. Wol berkata saat
itu ia masih terlalu muda dan kukira kalau aku mati, maka keluargaku akan hidup
bahagia, selama aku menghilang maka itu cukup. Tapi jika satu hari tiba2 putri
yang mereka sayangi tidak hidup lagi, orang tua mana yang tidak akan bersedih? Apapun yang terjadi, kalian harus hidup
bersama. Itulah keluarga. Jangan berpikir ingin mati atau menjadi pengecut
lagi.
Mereka berpelukan dan menangis. Yang Myung-gun yang kebetulan
datang mendengar perkataan Wol. Ia terkejut, dan berkata dalam hati : “kumohon...katakan
kalau kau bukan dia. Katakan kalau kau ..bukan Heo Yeon Woo. Katakan kalau kau
tidak punya hubungan apapun dengan Yang Mulia.”
Wol berdiri dan terkejut melihat Yang Myung, apalagi ia bawa
banyak barang u/Wol. Ia memberikan Wol hanbok dan mengajaknya ke suatu tempat.
Wol tanya, kemana?
Yang Myung : Rumah teman baikku, juga rumah guru yang
kuceritakan padamu.
Yang Myung mengamati reaksi Wol yg memalingkan mukanya dan
tampak kaget.
Raja merenung, jika Yeon Woo masih hidup, kenapa tdk muncul? Ia
pun ingat pada hari pertama ketemu Wol. Ia bingung, kalo Wol adl Yeon Woo,
kenapa ia ngga ngaku kalo ia mengenal Hwon? Sementara Hong menemui Yeom dg
alasan diperintah Raja menyelidiki kematian putri mahkota secara rahasia. Yeom
tdk bisa memberi info apa2 karena ia dikirim ke rumah pamannya
Yeom : Karena aku pergi ke kediaman Paman untuk menghindari
penyakit itu, aku hanya melihat penguburannya. Sebelum Yeon Woo meninggal, aku
tidak bisa berada di sisinya.
Hong minta maaf karena membuat Yeom harus mengingat kembali
kenangan masa lalu yang menyedihkan.
Setelah Hong pergi, Yeom seperti merasa ada orang diluar, dikira
Yang Myung, ternyata Seol yg ngintipin diam2.
Pelayan Yeom mengantar Hong, pas di luar, Hong tiba2 mencekiknya
dan menanyakan beberapa hal. Pelayan berkata “aku tidak tega mengatakan ini
pada majikan dan merahasiakannya sampai sekarang. Sehari setelah pemakaman,
saya pergi ke makam Nona dan ada jejak kalau makamnya digali dimana-mana, ini
pasti perbuatan penjahat. Kasihan Nona kami..”
Pelayan itu melihat Seol, ia mengenalinya. “Bukankah..bukankah
kau Seol?” Hong mulai ingat Seol, saat masih mengenakan baju lelaki dan mencoba
menghalangi petugas menahan peramal Wol.
Hong Kyu Tae menghadap Raja dan lapor semua temuannya. Raja
terkejut, “kau bilang makam Yeon woo ditemukan bekas galian?”
Hong : Ya, tapi sepertinya hanya pelayan Uibin yang
mengetahuinya, tidak ada yang tahu. Ada sesuatu yang juga aneh. Setiap kali
saya menyelidiki satu tempat, ada seorang gadis yang selalu muncul. Saya
bertemu dengannya di depan kediaman No Sanggung waktu itu. Saya juga bertemu dengannya
hari ini di kediaman Uibin. Menurut pelayan keluarga, gadis itu adalah pelayan yang dulu melayani Nona mereka.
Tapi.. Dari yang saya tahu, gadis itu terbukti sebagai pelayan seorang peramal bernama Wol.
Raja langsung suruh Hyung Sun membawa Nok Yung segera! Sementara
Raja mengumpulkan semua informasi. Saat itu Nok Yung datang dan menghormat.
Sementara itu Ratu makin histeris dan duduk dipojokan. Ibunya
datang dg sedih
Ratu : Heo...Heo Yeon Woo! Dia masih hidup..Eomeoni.
Ny. Yoon : Darimana saya harus mengatakannya...anak itu, sudah
meninggal 8 th lalu. Orang yang sudah dikubur dalam tanah, bagaimana dia..
Ratu : Tidak salah, itu benar dia. Ada di dekatku. Ada di dekat
Yang Mulia. Aku tidak pernah mengira kalau ia begitu dekat denganku, dia pasti
kesini untuk mengusirku dan mengambil kembali statusnya ibu.
Ny. Yoon minta Ratu untuk tetap kuat, sejak semula, posisi ibu
negara adalah milik anda. Anda tidak dengan paksa mengambilnya. Anda selalu
berpikir kalau itu diambil dengan paksa. Apa itu sebabnya anda sering melihat
sesuatu?
Ratu Yoon teriak, ini bukan ilusi! Aku tahu semua!
Ayahlah..Ayahlah yang membunuh Yeon Woo. Agar aku bisa menjadi Putri Mahkota.
Ayah..
Ibunya minta Ratu tetap tutup mulut. Meskipun itu benar, anda
tidak boleh mengatakan sepatah katapun. Tolong, percayalah pada Ayah anda.
Menteri Yoon masuk dan Ratu semakin histeris, ia teriak mengusir
ayahnya. Mentri Yoon duduk sendiri dan tetap berpikir keras, dimana ia pernah
melihat Wol sebelumnya. Yoon masih penasaran. Lalu ia ingat, saat mendiang Raja
bertemu dengan putrinya dan juga Putri keluarga Heo. Yoon sadar, anak itu
ternyata masih hidup. Apa yang terjadi? Apa mungkin ini perbuatan Gukmu Jang?
Raja tanya dan Nok Yung harus berkata jujur. Ia tanya2 ttg Wol.
Raja : Peramal Wol, apa dia benar adalah putri spiritualmu?Kapan
kau mengambilnya?
Nok Young : 8 tahun yang lalu.
Raja : Peramal yang memutuskan hubungan dengan masa lalunya, apa
sengaja untuk melupakan masa lalu, atau itu karena mereka tidak bisa ingat masa
lalunya?
Nok Young : Kehidupan masa lalu peramal, biasanya sengaja
diputuskan oleh mereka sendiri dan terkadang...ada peramal yang memiliki
pengalaman kematian dan melupakan kenangan masa lalu setelah mereka dilahirkan
kembali.
Raja : Seperti, penderitaan karena dikubur hidup-hidup?
Lalu..bagaimana nasib peramal itu? Apa dia bisa mendapatkan kembali ingatannya,
atau..sampai hari ini, dia masih tidak tahu siapa dirinya? Pertanyaan terakhir.
Peramal itu..apa nama peramal itu...adalah Wol? (Raja menangis)Apa peramal bernama Wol itu adalah Heo Yeon
Woo yang meninggal 8 tahun yang lalu?
Nok Young menutup matanya, ia mengangguk. Raja syok dan
gemetaran, jalan keluar dengan terhuyung-huyung. Raja jalan keluar diikuti
Hyung sun dan Woon yg turut menangis. Raja ingat semua kata2 kejam dan
perbuatan jahatnya pada Wol, ingat bgmna Wol disiksa, melarang Wol datang lagi.
Raja terduduk, menangis, memukul dadanya, dan teriak “YEON WOO-YAAAAAAA”
Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/03/moon-that-embraces-sun-16.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar