Quotes

"Write is my World"

Selasa, 31 Juli 2012

The Moon That Embraces The Sun 16

Sebelum Wol menghadap Ratu, ia ingat percakapannya dg Seol, ttg orang yg dipilih u/menggantikannya jadi Putri Mahkota. Seol bilang teman belajar Nona, Putri Mentri Yoon. Tdk ada pemilihan ulang, mendiang Raja langsung menunjuknya. Wol pun mulai curiga. Sementara itu Yang Myung berkata siap membuang statusnya sbg Gun(pangeran) dan memilih gadis itu.
Yang Myung: Boleh saya tanya, Yang Mulia, apa anda bisa menyerahkan posisi anda sebagai Raja? Jika saya melakukan apa yang diperintahkan Yang Mulia dan meninggalkannya, apa Yang Mulia akan bisa melindunginya?
Raja : Hyungnim!
Yang Myung : Yang Mulia tidak bersedia kehilangan apapun, dan tidak bersedia membiarkan siapapun mengambil apapun. Bagaimana anda bisa melindungi orang? Dia tidak melakukan kesalahan dan akhirnya menjadi kriminal, hanya memberinya penderitaan, apa yang sebenarnya bisa Yang Mulia lakukan untuknya?
Raja : Cukup, jangan mengatakannya lagi.
Yang Myung : Yang Mulia...Yeon Woo..apa Yang Mulia bisa melepaskannya? Saya bisa. Tapi Yang Mulia pasti tidak bisa melakukan itu.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtf5pZ0Aj0Yvxocj2rv7i4E7KN_P9bVzoHA71cxJaNUiLSMUSnVgJw4HaPdP7pEkZBfp8NWFuBK8IY6y4t8spegz5M_xWW5bkXo8ov-8fh7_rAfx_c9OoGj-oG2CANxgdHnCNb-wVQQRBo/s1600/tm16_1_3.JPG
Wol menghadap Ratu Yoon dan membuat Ratu syok ketakutan. Wol menikmati ketakutan Ratu “Heo… Yeon… Woo… apa saya sangat mirip dgnya? Banyak orang mengira saya adl dia, tapi saya hanya peramal biasa bernama Wol.”
Ratu mengusir Wol, tapi sebelum pergi, Wol tanya “Di pavilion bulan, saya melihat roh Heo Yeon Woo. Roh itu mengatakan pada saya jika saya bisa bertemu Yang Mulia Ratu, saya harus mengatakan pada anda untuk tidak terperangkap dalam ketakutan dan dia mengharapkan kebahagiaan anda.”
“Tidak mungkin! Tidak ada alasan ia berkata seperti itu!!!” Ratu teriak pada Jo Sanggung u/membawa Wol pergi. Sampai diluar, Wol menyuruh Jo u/ngurusin Ratu aja, ia akan pergi diam2. Setelah sendirian, Wol merasa aneh, tidak ada sinar terang di mata Bo Kyung, yg ada adl ketakutan dan depresi. Sementara Rat uterus teriak, ia ingat waktu tanya Ayahnya, apa Ayah membunuh Yeon Woo? Ayah bilang “bukankah kau berkata ingin memenangkan hati Putra Mahkota, iya kan? Jadi mulai sekarang kau tidak boleh memiliki rasa kasihan atau bersalah. Kau harus ingat betapa marah dan terhinanya dirimu saat mereka mengambil apa yang menjadi milikmu. Jika kau tidak mengerti ini, maka berhenti menginginkan posisi ini.”
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgub05gRwemluiYfuLhXj6vgesOdkVM8DnSgjXSSFBv65FymAYpZidYicV-Jun44f90R7CZs0Yi4uQmsgI5mKRQCsFBujN_8mINzlbfL3qvYZaWAq_3x4L83ymmQzJLbCYZiDQ6Ka7vGa_T/s1600/tm16_1_6.JPG
Wol jalan ke paviliun bulan dan mengingat masalalu bersama Hwon. Ia masuk dan buka jendela, Raja berdiri di sana. Wol langsung tutup jendela, kaget. Lalu pas ia buka lagi, Raja uda ngga ada. Wol keluar mencari Raja, ia merasa sedih. Tapi Raja muncul dan tanya kenapa di sini. Wol minta maap, ia dipanggil tapi pulangnya nyasar. Pas Wol mau pergi, Raja menahan tangannya tanpa melihat Wol. Ia tanya apa Wol betah di sana? Raja punya tempat lain yg lebih baik, ia bisa dikirim ke sana, tapi Wol menolak
Wol dalam hati : Jika anda melakukan itu, saya tidak akan bisa melihat Yang Mulia lagi.
Raja : Apa kau mau menjalani hukuman yang bukan bagianmu?
Wol : Bagaimana anda bisa berkata saya tidak bersalah?” Wol dalam hati : Bagaimana saya bisa membayar kesalahan karena tidak mengenali anda saat pertama bertemu?
Raja : Kau seharusnya pergi. Saat kau pergi, jangan muncul di depanku lagi.
Wol menangis diam-diam, Raja jalan pergi. Wol memandangi Raja sambil menangis.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3Vw2BmrUppix_nCUR8QatMMS-gTAY5BTQIBT7a5cWWD9y4SJIHQquRK9SU7pxSljGayeDCZk111cICsIqCPKyXahiuCXT5-wm57RArrmjIBtDAGIqHtxbhbU7IFPCCXyihbPU_PXq4TWq/s1600/tm16_1_14.JPG
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRiu6Z3o7X2b5Rk7QJpkO2XzcOoHJjqehGoUuioHPf3xnlCvO8Dv11TuYXWrbjBKVhbY6Q6ATCkY4Jwzz5lVlnO7fWtxBE6anusmQXnAN3hy1hqNPrj7VVVuq_NtznqVai4r_fGSxT86bj/s1600/tm16_1_16.JPG
Pas pulang, Nok Yung sudah menunggu. Wol tampak marah dan tdk mau nyapa. Nok Yung udah tau kalo ingatan Yeon Woo udah pulih. Ia berkata bahwa Raja memanggilnya dan sebelum ketemu Raja, ia mau ngomong dulu ama Yeon Woo. Nok Yung menjelaskan, ia tdk punya pilihan selain mengikuti perintah Nenek Suri saat itu tapi ia tidak bisa mengabaikan permintaan terakhir Ari.
Nok Young : Jadi..saya membunuh anda, Agassi dan juga..saya membuat anda hidup kembali. Apapun hukuman yang akan anda berikan, saya siap menerimanya.
Wol tetap marah karena ada satu hal yg tdk bisa dimaafkan “kenapa kau menipu ayahku?”
Wol : Seharusnya kau membunuhku saja. Ayahku tersiksa oleh rasa bersalah karena percaya kalau dia telah membunuh putrinya, jadi dia bunuh diri. Tidak, saat aku meminum obat itu, dia sudah meninggal. Obat yang menyelamatkan nyawaku menjadi racun untuk ayahku. Apa kau mengerti? Kau tidak membunuhku, kau membunuh ayahku.
Nok Yung terkejut, ia tdk tau hal ini.
Wol : Air mata darah keluargaku dan Yang Mulia selama 8 tahun ini..bagaimana kau akan membayarnya? Katakan padaku, selama 8 tahun ini, kenapa kau tetap diam dan tidak mengatakan apapun?
Nok Young : menyelamatkan orang dengan cara itu, perlu sebuah pengorbanan. Dalam obat anda, kekuatan untuk mencelakai anda membutuhkan seorang gadis yang masih suci dengan keinginan yang sangat kuat. Gadis itu, demi mendapatkan yang ia inginkan, akan menjadi persembahan dan berdoa untuk kematian anda.
Wol kaget, apa gadis itu adl Ratu? Nok Yung menggeleng. Wol pun merangkai semua info dan terkejut “Gongju???”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyp_08ip2ARjt3ENpk-oVWzw732uk67lvOCIjtB7HCgnDn0dH5UXX4-H-nclq-VDMjIx-0lf-fss25SXO-DZhOdjKCgNVnolcNJnIsUICusX-2OvpqmgfNcgPh2076ULhvy8uLRp2LQW2W/s1600/tm16_2_7.JPG
Minhwa duduk dlm kegelapan, ingat cerita ibu mertuanya ttg kematian ayah mertuanya. Ia merasa bersalah dan menangis, lalu mengingat masa2 muda dulu. Lalu nenek memberi usul yg bisa menggaet Yeom. Ia disuruh duduk di suatu tempat dan setelah upacaranya selesai, ia berdiri ketakutan
Nenek Suri: oh sayang..apa kau ketakutan? Sekarang kau akan mendapat yang kau inginkan, semuanya sudah selesai sekarang, kau bisa tenang.
Yeom memanggil Min Hwa dan terkejut melihat istrinya nangis. Min Hwa bohong dan bilang ia mimpi Yeom meninggalkannya. Yeom memeluknya. Min Hwa minta maaf, Yeom bingung, untuk apa? “Untuk segalanya…”
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkcO88ebN_Em-1IH6KqA5QvMH_y4uY_OkUaMp6Ju82Ctjge20np7J-h-frKIw0g7qKKUeDvc4uNJoo8sKjpVbrdkVdo3mtViZb1o7UiM4Hp44r45bvmfggGSh_2POEs0ZpRQnj39Z2fDLl/s1600/tm16_2_8.JPG
Nok Yung menjelaskan, “mengambil bagian dalam pembunuhan Putri Mahkota dengan ilmu sihir adalah kejahatan yang tidak termaafkan. Jika keterlibatan Tuan Putri terungkap, Yang Mulia tidak punya pilihan selain menghukumnya. Lebih jauh, keluarga Tuan Putri seperti Uibin (Yeom) juga akan di-cap sebagai penjahat. Itulah mengapa mereka menggunakan Tuan Putri sebagai persembahan. Agar Yang Mulia dan anda, Nona tidak bisa mengungkap kebenarannya. Anda hanya bisa membantu menutupinya. Anda harus memilih. Untuk mengungkap kebenarannya dan kembali ke sisi Yang Mulia atau menutupi semuanya dan melanjutkan hidup seperti ini.”
Wol : Apakah ini alasanmu tutup mulut selama 8 tahun? Wol menangis.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik0cTBWIGX_IGCCzSdetOSHTjCOA8DU_4qW65-uN61LJiCf-pvYmBD8wHGN9dmcRgtm8PNmb-9_8jAqrpXAZ6mm0ftwBJ2nqBK2eUiMyzF_cAHq-YdZGbATSRAGMdnvgc24pUi270S1Esf/s1600/tm16_2_10.JPG
Yang Myung menghadang menteri keuangan, ia mau laporkan korupsi yg dilakukan di Seohwalinseo ke Raja. Pas Raja datang “Apa yg mau kau laporkan?”
Yang Myung : Para menteri tampaknya sangat sibuk dengan urusan pemerintahan sampai ia tidak tahu kondisi menyedihkan Hwalinseo. Jadi saya datang untuk mengingatkannya. Apa arti Hwalinseo? Kata pertama artinya menyelamatkan dan kata kedua berarti orang/masyarakat. Jadi Hwalinseo adalah suatu tempat untuk menyelamatkan orang. Tapi sekarang, sepertinya Hwalinseo berarti sebuah tempat untuk membunuh orang. Persediaan media dan tenaga manusia dikorupsi oleh para menteri yang korup yang biasa memenuhi kantung mereka sendiri. Para tabib dan perawat yang seharusnya menolong masyarakat justru dipekerjakan oleh pada bangsawan sebagai tabib atau perawat pribadi mereka. Yang Mulia seharusnya ingat untuk seperti Liu Bang (Gaozhu, Kaisar pertama Dinasti Han-Cina), yang pernah berkata kalau semua makhluk seharusnya bisa makan. Karena bagi rakyat, makanan adalah yang paling utama. Saya paling takut kalau rakyat tidak akan memiliki cukup makanan dan pakaian hangat. Ini akan berdampak pada kekuatan Yang Mulia sebagai penguasa. Ini adalah nasihat saya untuk anda. 
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOD-7xTOWH6jYbvywjJbtvLhoWClqh7k42Va2IINW9rHEd6NZveTdo_EcT_Jr0LNVoqTXdZxRk6Fej9hSHgGQxph8zJrcjanlebbR-oh8c7tLBcKB6NsQF6ZEyw4vl819t0LQTrbe4EO7h/s1600/tm16_2_12.JPG
Raja menghadiri sidang dan marah2 ke para menteri, “Hwalinseo digunakan untuk merawat orang sakit dan kalian semua berani menggunakannya untuk beternak tikus! Tikus ini bicara tentang koruptor. Para menteri yang melakukan korupsi. Atau lebih baik berkata kalau tikus2 itu masuk dan keluar gudang bulog? Ternyata itu segerombolan tikus dengan nafsu serakah akan persediaan Hwalinseo. Benar2 tidak berperasaan dan tidak manusiawi.”
 Para menteri tidak terima dikatakan seperti itu, itu terlalu kasar,
Raja : Menambahkan batu ke dalam jatah beras demi mempertahankan beratnya. Mungkin kita harus memisahkan beras dari banyak batu setelah dimasak jadi bubur. Gosip kalau banyak orang tidak bertahan setelah makan bubur dari dinas sosial telah menyebar ke seluruh negeri. Apa kalian ingin pasien di Hwalinseo dibiarkan mati?
Menteri membela diri: Yang Mulia, Hwalinseo sering bergantung pada pajak yang dibayar para peramal untuk mempertahankan operasinya. Tidak banyak dana yang didapat, bagaimana kami bisa menggunakan uang dari dana publik untuk Hwalinseo? Sesuai dengan perintah Yang Mulia, dana darurat membutuhkan penyesuaian biaya. Jadi, kita harus menaikkan pajak dari peramal, tapi ini juga sulit.
Raja : hanya bergantung pada pajak dari peramal untuk menjalankan Hwalinseo itu tidak masuk akal. Bahkan jika kita harus mengurangi pengeluaran Keluarga Raja, dan juga gaji pejabat tinggi, masalah ini harus diselesaikan. Jika..orang2 dengan nafsu serakah yang mengambil dana darurat masih ada dan juga...selama proses ini masih melakukan korupsi dan menerima suap, dia harus dihukum.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-zg-bcRBcdB1IYpi8Nw-2ptal9rLqLgyjfyNv_m9GPNwBJ4gwhe-hsOhyphenhyphenSsTBbEdIDjQlXQ9dpHLD043DCnW7tdRU1j7CfyLm1my86hDg2x0XNdTDl2iNuTwwfuTNCLzhja5uBcjae6At/s1600/tm16_3_1.JPG
Raja kembali kekamar dan Nok Yung sudah menunggu, sementara Nenek Suri dapat kabar kalo Nok Yung menghadap raja. Ia menyuruh Bak Sanggung u/menjemputnya setelah keluar dari ruangan Raja. Raja tanya Nok Yung pernah meninggalkan istana, kapan itu? Nok Yung menjawab 8 th yg lalu, itu tepat saat Putri mahkota ‘mati’. Alasan Nok Yung adl memulihkan kekuatan spiritualnya. Raja tanya, kenapa kekuatannya menurun, apakah dipakai u/bunuh orang?
Nok Young : Dengan mantra bukannya tidak mungkin mengambil nyawa orang, tapi ini berarti kalau orang yang melakukan mantra itu juga akan meninggal. Sihir hitam digunakan untuk menghancurkan hidup seseorang membutuhkan kehidupan lain sebagai kompensasinya. Siapa yang bersedia mengorbankan nyawanya untuk menggunakan metode itu? Jadi, saya tidak melakukan sihir itu. (Dengan kata lain, kalau Nok Young masih hidup, berarti Putri Mahkota juga masih hidup.)
Raja : Apa semua kata-katamu itu benar?
Nok Young : Saya hanya mengatakan yang sebenarnya, jika saya pernah mengirim mantra untuk seseorang agar ia meninggal, maka saya juga sudah menjadi mayat. Karena saya masih hidup, maka itu artinya, tidak ada orang yang telah meninggal karena mantra saya. (Wol berpesan, jgn bilang ttg yg sebenarnya pada Raja. Jadi walaupun semua kata2 Nok Yung ini jujur, tapi ia ngga bilang langsung kalo Yeon Woo adl Wol)
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhexScRF6SImvQRDUqU5Rrlm3-JT7xeABoJxUih2osapeoMTRlUnH689Z81p35-i7kUP5xQt91Xnw1605e4TAgRjhJ-svKgFHwqwLBTLTyDPsgGWJ88JmySAY4Yo6SyPJNmhu3VOeHlIfti/s1600/tm16_3_2.JPG
Saat Nok Yung keluar, ia disuruh ke Nenek suri. Tapi ia tdk bilang yg sebenarnya.
Nok Young : Ini karena anak angkat spiritual saya. Raja hanya ingin menekan gosip yang menyebar karena anak itu. Jadi Raja memanggil Nok Young untuk mendisiplinkan anak buahnya di Seongsucheong.
Nenek Suri : kau berbeda sejak hari dimana kau mengancamku.
Nok young : saat itu anak itu hampir mati, saya tidak sabar dan melakukan kejahatan. Saya akan memberikan seluruh hidup saya pada anda Yang Mulia. Saya harap anda bisa bermurah hati memaafkan saya.
Nok Young berkata dalam hati, “apa anda tahu Yang Mulia? semakin anda mencoba menghentikannya, semakin anda membantu kedua orang itu, bukankah itu benar2 ironis?”
Raja jalan sambil memikirkan semua info yg ada. Ia pun tersentak, apa mungkin Yeon Woo masih hidup?
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8FGmSPSxmlrkQTp2ReKPmlRe5eU1ApFw-Jy2g7K77yFbATi19BTj4_qsSB1FjAFX9jdg6sZCuB48WHzw5z_B85kdqPDy7ZpYxY-bLTW9_DqCpRQxR5C5EzzSARau5SiNO4YSkeugefKnp/s1600/tm16_3_5.JPG
Anak yg pernah diselamatkan waktu itu mogok makan. Wol membujuknya
Gu sun akhirnya berkata meskipun ia hidup, orang tuanya tidak akan bahagia. Mereka sangat miskin, jadi kalau satu anggota keluarga pergi, maka beban mereka akan bertambah ringan.
Wol : Bagaimana kau bisa berkata seperti itu? Ayahmu menggendongmu yang sekarat dan ia jalan sejauh 10 mil untuk sampai kesini, demi putrinya. Agar anaknya bisa hidup, bagaimana mungkin mereka tidak bahagia?
Gu Sun : Kalau aku mati, orang tuaku tidak perlu bekerja keras lagi.
Wol merasa sedih, Gu sun ini mirip dengannya. Wol berkata saat itu ia masih terlalu muda dan kukira kalau aku mati, maka keluargaku akan hidup bahagia, selama aku menghilang maka itu cukup. Tapi jika satu hari tiba2 putri yang mereka sayangi tidak hidup lagi, orang tua mana yang tidak akan bersedih? Apapun yang terjadi, kalian harus hidup bersama. Itulah keluarga. Jangan berpikir ingin mati atau menjadi pengecut lagi.
Mereka berpelukan dan menangis. Yang Myung-gun yang kebetulan datang mendengar perkataan Wol. Ia terkejut, dan berkata dalam hati : “kumohon...katakan kalau kau bukan dia. Katakan kalau kau ..bukan Heo Yeon Woo. Katakan kalau kau tidak punya hubungan apapun dengan Yang Mulia.”
Wol berdiri dan terkejut melihat Yang Myung, apalagi ia bawa banyak barang u/Wol. Ia memberikan Wol hanbok dan mengajaknya ke suatu tempat. Wol tanya, kemana?
Yang Myung : Rumah teman baikku, juga rumah guru yang kuceritakan padamu.
Yang Myung mengamati reaksi Wol yg memalingkan mukanya dan tampak kaget.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjldfL9SrEEqXy8Xwve1oirpX2VNkoW1a6EktRUd_yYkfAxBqh2oG7Lw5juhPL-Tca04AquILx7AL9_95E6XjIegRXI2T_evSyRHV7aIxmATm68HdxovTh1un4dD60b_9Fbd7TAnePAQLDk/s1600/tm16_3_8.JPG
Raja merenung, jika Yeon Woo masih hidup, kenapa tdk muncul? Ia pun ingat pada hari pertama ketemu Wol. Ia bingung, kalo Wol adl Yeon Woo, kenapa ia ngga ngaku kalo ia mengenal Hwon? Sementara Hong menemui Yeom dg alasan diperintah Raja menyelidiki kematian putri mahkota secara rahasia. Yeom tdk bisa memberi info apa2 karena ia dikirim ke rumah pamannya
Yeom : Karena aku pergi ke kediaman Paman untuk menghindari penyakit itu, aku hanya melihat penguburannya. Sebelum Yeon Woo meninggal, aku tidak bisa berada di sisinya.
Hong minta maaf karena membuat Yeom harus mengingat kembali kenangan masa lalu yang menyedihkan.
Setelah Hong pergi, Yeom seperti merasa ada orang diluar, dikira Yang Myung, ternyata Seol yg ngintipin diam2.
Pelayan Yeom mengantar Hong, pas di luar, Hong tiba2 mencekiknya dan menanyakan beberapa hal. Pelayan berkata “aku tidak tega mengatakan ini pada majikan dan merahasiakannya sampai sekarang. Sehari setelah pemakaman, saya pergi ke makam Nona dan ada jejak kalau makamnya digali dimana-mana, ini pasti perbuatan penjahat. Kasihan Nona kami..”
Pelayan itu melihat Seol, ia mengenalinya. “Bukankah..bukankah kau Seol?” Hong mulai ingat Seol, saat masih mengenakan baju lelaki dan mencoba menghalangi petugas menahan peramal Wol.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-nEVYhBM7-kS7y4WmjpPF_U0irC9hqxJso3-_ywurlXV_uV2uVCgS_fn5NQGSMHT55qs-YIZor5qZGSHBO0TNxwVnV-6H39L10MAgMEg8KoKkFi2BTO0KNonFXFvOA-bR08o0VgW_ZDnV/s1600/tm16_5_1.JPG
Hong Kyu Tae menghadap Raja dan lapor semua temuannya. Raja terkejut, “kau bilang makam Yeon woo ditemukan bekas galian?”
Hong : Ya, tapi sepertinya hanya pelayan Uibin yang mengetahuinya, tidak ada yang tahu. Ada sesuatu yang juga aneh. Setiap kali saya menyelidiki satu tempat, ada seorang gadis yang selalu muncul. Saya bertemu dengannya di depan kediaman No Sanggung waktu itu. Saya juga bertemu dengannya hari ini di kediaman Uibin. Menurut pelayan keluarga, gadis itu adalah pelayan yang dulu melayani Nona mereka. Tapi.. Dari yang saya tahu, gadis itu terbukti sebagai pelayan seorang peramal bernama Wol.
Raja langsung suruh Hyung Sun membawa Nok Yung segera! Sementara Raja mengumpulkan semua informasi. Saat itu Nok Yung datang dan menghormat.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo5SNsYLez8jKYtA9rtTNcpvQdaHbDoMxh-Ww9Uggj8GnRBJfWFhfBGswvJ2Vd9LUaLlt9rXSS-SQ_3U7Ze7NbDzqCinRe8jjW4xrLBNpIr31YfN78ctSbpq6MiqhUtEmGe1r57t2U8Z4Q/s1600/tm16_5_6.JPG
Sementara itu Ratu makin histeris dan duduk dipojokan. Ibunya datang dg sedih
Ratu : Heo...Heo Yeon Woo! Dia masih hidup..Eomeoni.
Ny. Yoon : Darimana saya harus mengatakannya...anak itu, sudah meninggal 8 th lalu. Orang yang sudah dikubur dalam tanah, bagaimana dia..
Ratu : Tidak salah, itu benar dia. Ada di dekatku. Ada di dekat Yang Mulia. Aku tidak pernah mengira kalau ia begitu dekat denganku, dia pasti kesini untuk mengusirku dan mengambil kembali statusnya ibu.
Ny. Yoon minta Ratu untuk tetap kuat, sejak semula, posisi ibu negara adalah milik anda. Anda tidak dengan paksa mengambilnya. Anda selalu berpikir kalau itu diambil dengan paksa. Apa itu sebabnya anda sering melihat sesuatu?
Ratu Yoon teriak, ini bukan ilusi! Aku tahu semua! Ayahlah..Ayahlah yang membunuh Yeon Woo. Agar aku bisa menjadi Putri Mahkota. Ayah..
Ibunya minta Ratu tetap tutup mulut. Meskipun itu benar, anda tidak boleh mengatakan sepatah katapun. Tolong, percayalah pada Ayah anda.
Menteri Yoon masuk dan Ratu semakin histeris, ia teriak mengusir ayahnya. Mentri Yoon duduk sendiri dan tetap berpikir keras, dimana ia pernah melihat Wol sebelumnya. Yoon masih penasaran. Lalu ia ingat, saat mendiang Raja bertemu dengan putrinya dan juga Putri keluarga Heo. Yoon sadar, anak itu ternyata masih hidup. Apa yang terjadi? Apa mungkin ini perbuatan Gukmu Jang?
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglXqz51rXdrsM-y-MzOsoG61NSQGhMpwrOp4gJib9eTHfNWuc8GbpBCPu1eyLRDygckrXiSFmGX2_apaq5BRZTuBJfFyWK7xiXSYcaZEHNkyy95egSQ4kO-CW4-HdAm-Dt_BQZra9ZdGxv/s1600/tm16_4_4.JPG
 Raja tanya dan Nok Yung harus berkata jujur. Ia tanya2 ttg Wol.
Raja : Peramal Wol, apa dia benar adalah putri spiritualmu?Kapan kau mengambilnya?
Nok Young : 8 tahun yang lalu.
Raja : Peramal yang memutuskan hubungan dengan masa lalunya, apa sengaja untuk melupakan masa lalu, atau itu karena mereka tidak bisa ingat masa lalunya?
Nok Young : Kehidupan masa lalu peramal, biasanya sengaja diputuskan oleh mereka sendiri dan terkadang...ada peramal yang memiliki pengalaman kematian dan melupakan kenangan masa lalu setelah mereka dilahirkan kembali.
Raja : Seperti, penderitaan karena dikubur hidup-hidup? Lalu..bagaimana nasib peramal itu? Apa dia bisa mendapatkan kembali ingatannya, atau..sampai hari ini, dia masih tidak tahu siapa dirinya? Pertanyaan terakhir. Peramal itu..apa nama peramal itu...adalah Wol? (Raja menangis)Apa peramal bernama Wol itu adalah Heo Yeon Woo yang meninggal 8 tahun yang lalu?
Nok Young menutup matanya, ia mengangguk. Raja syok dan gemetaran, jalan keluar dengan terhuyung-huyung. Raja jalan keluar diikuti Hyung sun dan Woon yg turut menangis. Raja ingat semua kata2 kejam dan perbuatan jahatnya pada Wol, ingat bgmna Wol disiksa, melarang Wol datang lagi. Raja terduduk, menangis, memukul dadanya, dan teriak “YEON WOO-YAAAAAAA”
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSf7b2qZPZ513P1lQHxN7uziTAvAtfPXawz4R3Y2cIfsPPgz2kAmtECoakKcpOcGG1qDSdPQSadPTx7mRYSvMfttno58r7TeA3hZ5AEUqFvO21J3AT_GPOziePXkvb5wsPn_cHksJWwegN/s1600/tm16_6_11.JPG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar