Quotes

"Write is my World"

Jumat, 13 Juni 2014

Maleficent



 Cast: Angelina Jolie

Semua pasti tahu dongeng Sleeping Beauty, di mana seorang bayi perempuan dikutuk oleh peri jahat, akan tertidur selamanya setelah tertusuk jarum pintal dan akan bangun hanya jika dicium oleh cinta sejatinya. Pada akhirnya ketika dia tertusuk dan tidur, seorang pangeran tampan datang menciumnya, lalu dia terbangun, peri itu dibunuh, then happily ever after.

Lalu bagaimana kalau kini bintang utamanya bukanlah si korban alias Aurora, melainkan si pelaku, yaitu peri jahatnya? Film ini mengupas sisi lain dari peri jahat yang mengutuk bayi mungil itu. Kenapa dia bisa jadi peri jahat? Apakah tidak ada sedikit saja kebaikan yang tersisa? Dan nilai plus-plus di film ini adalah unexpected ending, ending yang tidak tertebak. Banyak twist yang bikin kita bilang “Wow, ternyata…” Film yang bagus menurutku adalah film yang endingnya nggak ketebak, jalan ceritanya penuh misteri, dan banyak twist keren.

Sinopsisnya:
Di sebuah hutan, hiduplah banyak peri, dan salah satunya adalah gadis peri bernama Maleficent. Suatu hari seorang anak laki-laki tersesat dan mengambil sesuatu dari hutan itu. Maleficent datang, tapi tidak marah. Mereka berkenalan dan akhirnya berteman. Anak itu bernama Stefan, seorang yatim piatu yang tinggal di lumbung padi. Dia punya keinginan untuk tinggal di istana. Mereka bersahabat hingga saling jatuh cinta dan setelah dewasa, pertama kali mereka berciuman, dan menamakan ciuman itu ‘ciuman cinta sejati’.
But true love doesn’t exist in this world. Stevan punya ambisi besar untuk menduduki tahta, dengan segala cara, bahkan meskipun dengan mengkhianati cinta sejati Maleficent. Sudah lama peri dan manusia bermusuhan. Raja yang sudah sekarat, memerintahkan siapa saja yang bisa membunuh Maleficent yang kuat, maka akan memperoleh putrinya juga tahtanya. Stefan menemui Maleficent dan memanipulasinya, hingga dia memotong sepasang sayap kuat Maleficent, dan mendapatkan tahta itu, karena semua orang mengira peri itu sudah mati.

Maleficent yang baik hati telah mati dan terkubur dalam kubangan dendam. Dia menyihir seekor burung gagak menjadi manusia, menjadi asistennya. Ketika Raja baru memiliki anak perempuan, istana mengadakan pesta besar. Tiga peri bahagia memberi bayi itu anugerah yang baik. Lalu Maleficent datang dan memberikan kutuk, bahwa Aurora akan tertidur selamanya ketika tangannya tertusuk jarum pintal pada umur 16 tahun. Tapi karena Raja memohon sampai berlutut, Maleficent memberi sedikit kelonggaran, bahwa hanya ciuman cinta sejati yang dapat membebaskan kutukan itu.
Aurora disembunyikan di sebuah pondok, diasuh oleh 3 peri yang berubah jadi manusia (tak berguna), hingga usia Aurora 16 tahun plus 1 hari. Sementara Raja jadi setengah gila karena ketakutan dan kemarahan. Dia menutup diri, sering bicara sendiri dengan sayapnya Maleficent, juga mempersiapkan pasukan dan senjata kuat.

Aurora tumbuh menjadi gadis yang cantik dan menyenangkan, disayang semua orang, bahkan oleh Maleficent sendiri. 3 peri (bodoh) itu tidak pintar mengurusi Aurora kecil, Maleficent merawatnya dari kejauhan (dan ini membuat mataku berkaca-kaca). SJenkot sudah remaja, hampir 16 tahun, Aurora pun bertemu dengannya di hutan peri. Tetapi Aurora tidak takut, bahkan menganggapnya peri pelindung. So sweet banget, apalagi Maleficent memutuskan untuk mencabut kutukan itu karena menyayanginya. Sayangnya, kutukan yang sudah diucapkannya tidak bisa ditarik kembali.
Tepat sehari sebelum ulang tahunnya, Aurora memutuskan untuk tinggal di hutan peri. Sebelum minta ijin pada 3 peri, dia bertemu seorang pangeran tampan dan saling jatuh cinta. Lalu sJenkot minta ijin, 3 peri keceplosan bilang bahwa ayah Aurora adl seorang raja. Dia pun pergi ke kastil. Sang ayah takut anaknya celaka, mengurung Aurora di kamar. Tetapi Aurora seperti tersihir dan ke gudang alat pintal. Dia menusukkan jarinya ke jarum dan tidur selamanya.
Maleficent tidak membiarkan Aurora begitu saja. Dia menyihir pangeran tampan itu tertidur dan di bawa masuk ke istana, di jatuhkan di kamar tidur Aurora. Pangeran itu menciumnya, dan…. Terbangunkah? Dalam dongeng, harusnya terbangun. Tetapi jaman sekarang sepertinya dongeng banyak diremake.
Sebelumnya, saya ceritakan sedikit film Snow White and The Huntsman yang dimainkan oleh Kristen Streward. Harusnya dia bangun setelah dicium pangeran, tapi ternyata dia baru bangun setelah dicium oleh si hunter. Dan kembali ke film ini, awalnya kukira Aurora tidak akan terbangun dengan ciuman si pangeran, melainkan si burung gagak yang menjelma jadi cowok. Ya, memang dia tidak terbangun oleh ciuman si pangeran yang baru ditemuinya kemarin. Tetapi oleh ciuman cinta sejati yang lain. Bukan juga si burung gagak yang baik. Jadi, siapa??? kasih tahu nggak ya??? Hohoho…

Sampai di sini aja ah, sisanya dilihat sendiri saja di bioskop, nggak bakal nyesel deh! Suwer! Air mataku menetes deras pas adegan ‘ciuman cinta sejati’ itu. So sweet banget!

There is another true love’s kiss…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar