Quotes

"Write is my World"

Senin, 02 Juni 2014

Angel Eyes Episode 5


[vlcsnap-2014-05-01-16h17m39s1762.jpg]
Saat Soo Wan sadar dari mabuknya, dia sendirian di observatorium. Dia pun pulang. Tapi sebenarnya, Dylan masih di sana, mengawasinya dari lantai dua. Besoknya Soo Wan ke RS untuk melihat bayi yang kemarin diselamatkan dari kecelakaan. Ternyata Dylan sudah ada di kamar bayi, menidurkan bayi itu. Dylan menyuruh Soo Wan masuk saja kalau memang mau melihat bayi, tapi Soo Wan tidak masuk. Dia mengembalikan jas Dylan dan mengajak makan bersama sebagai tanda terima kasih, tapi Dylan menolak untuk makan berdua, karena tidak enak sama pacarnya Soo Wan.
[vlcsnap-2014-05-01-15h32m04s1845.jpg]
[vlcsnap-2014-05-01-15h31m43s2342.jpg]
Min Soo selesai mengautopsi mayat korban, lalu melihat departemen ER, dia pun teringat pada kertas yang diberikan oleh rekannya, tentang dr. Dylan Park yang ingin mencari tahu pelaku tabrak lari ibunya. Dia pun masuk ke ER dan menghubungi Dylan, tapi karena sedang ada pasien darurat, Dylan pun memutuskan telepon dan akan menelepon kembali nanti.
[vlcsnap-2014-05-01-15h54m34s1472.jpg]
Ji Woon datang ke kantor FF membawa pizza. Semua tim FF menyukainya. Ji Woon dan Soo Wan berjalan keluar sambil berangkulan. Ji Woon mencemaskan Soo Wan karena kejadian kemarin, apalagi Soo Wan bilang kalau dia mabuk semalam. Ji Woon berpikir kalau Soo Wan minum2 sendirian (padahal sama cowok lain). Ji Woon juga mendengar kalau Soo Wan dan Dylan tidak akur sejak Soo Wan membawa pasien nenek itu. Ji Woon pun menyuruh Soo Wan untuk berteman baik dengan Dylan, karena Ji Woon menyukai mereka berdua (kalau tau yg sebenarnya…?). Soo Wan bertanya, apa yang membuat Ji Woon menyukainya? “I love you with no reason.” (aaawww…). Mereka bercanda, main piting-pitingan dan pukul-pukulan dengan mesra.
(entah mengapa aku menyukai couple ini, ketimbang dengan pemeran utamanya. Yah, mungkin memang belum saatnya aja mereka bersatu. Atau mungkin, karena Ji Seok effect – uri samcho sarang, hehehe)
[vlcsnap-2014-05-01-16h10m56s2472.jpg]
Teddy dan Woon Chan melihat mereka, “Waw, beautiful. Aku ingin punya pacar seperti senior Yoon. Senior Yoon adalah tipeku. Bagaimana denganmu?” Woon Chan berkata kalau tipe wanita idamannya adalah wanita yang berumur panjang. Teddy Seo menjadi tidak enak, karena mengangkat topic sensitive, karena istri Woon Chan sudah meninggal.
Soo Wan ke panti asuhan, karena bayi itu sudah dibawa ke sana. Ternyata Dylan juga sudah ada di sana, mengobati anak-anak yang sakit. Dr. Lee sedang bersama anaknya, Ji Woon. Dr. Lee menyuruh Ji Woon agar setelah dia menikah dengan Soo Wan, Soo Wan harus berhenti dari tim FF, karena pekerjaan itu berbahaya bagi wanita. Ji Woon tidak mau, karena dia bisa langsung dicampakkan kalau menyuruh berhenti. Tampaknya ibu Ji Woon tidak terlalu menyukai Soo Wan, tapi saking anaknya sudah cinta mati, dia pun hanya bisa merestui. Ibu Ji Woon juga tidak menyukai Dylan yang mengambil sinar kepopuleran anaknya. Lalu Ji Woon menelepon Soo Wan, saat Soo Wan sedang bersama Dylan. Dylan tampak cemburu dan membawa sepedanya pergi dengan lesu. Tiba-tiba dia mendengar namanya juga disebut-sebut.
[vlcsnap-2014-05-01-16h33m03s1962.jpg]
Ternyata Ji Woon mengundang Dylan ikut makan malam bersama Soo Wan di rumahnya. It’s a really, really awkward situation for Dylan. Ji Woon yang memasak makan malam itu. Dia hobi memasak untuk mengalihkan stress setelah operasi. Jika tidak jadi dokter, dia ingin jadi chef. Dia bertanya, kalau Dylan tidak jadi dokter, jadi apa? Dylan menjawab, dia ingin jadi firefighter. Ji Woon dan Soo Wan pun terkejut, karena cinta pertama Soo Wan bercita-cita jadi firefighter juga, maka dari itu Soo Wan pun jadi FF sekarang. Ji Woon ingin tahu tentang kisah cinta pertama Dylan. Dylan pun menceritakan secara singkat, ending kisahnya yang menggantung. Ji Woon mendukung Dylan untuk menemukan cinta pertamanya itu dan mengajak cheers.
[vlcsnap-2014-05-01-20h18m27s2392.jpg]

Dylan duduk di ruang tamu, memandang Ji Woon dan Soo Wan yang asyik cuci piring bersama sambil tertawa-tawa mesra. Ah, berasa obat nyamuk bener!
[vlcsnap-2014-05-01-20h26m38s332.jpg]
[vlcsnap-2014-05-01-20h27m13s1222.jpg]
Lalu Ji Woon pergi sebentar untuk menerima telepon. Soo Wan kesulitan meletakkan piring di atas lemari, Dylan pun membantunya (eeyy, adegan basi). Soo Wan grogi, memecahkan gelas. Dia mengambil pecahan gelas, tapi malah terluka.
[vlcsnap-2014-05-01-20h28m12s2062.jpg]
Ji Woon datang dan menggendongnya ke sofa, lalu mengobati lukanya. Soo Wan merasa canggung pada Dylan.
[vlcsnap-2014-05-01-20h34m00s162.jpg]
Sementara itu, kita beralih ke penggembira kita, Teddy Seo. Hari ini dia mendapatkan gaji pertamanya, tapi saat ingin merayakan bersama para senior, mereka semua sudah ada janji masing2. Teddy merasa terkucilkan, dia pun diam di kamar saja memandangi foto alm neneknya. Ternyata dia membeli sebuah baju dalam warna merah dari gaji pertamanya. Dia memakaikan baju dalam itu ke boneka latihan dan berdansa-dansa, membayangkan dia berdansa dengan nenek. Tetapi Woon Chan yang memergokinya malah mengiranya pervert (mesum).
Teddy pun menjelaskan kalau dia bukan pervert, ketika dia dan Woon Chan sudah dalam perjalanan. Woon Chan mengajaknya makan malam bersama di rumah, dengan anaknya yang masih kecil. Teddy memperkenalkan diri, dia dari Texas. Anak itu bilang kalau mamanya juga di Amerika. Tapi Teddy hampir saja bilang, “Mamamu itu ada jauh di…” Woon Chan segera memasukkan timun di mulut Teddy. Ternyata Woon Chan tidak bisa bilang ke anaknya kalau istrinya sudah meninggal, jadi dia bilang sang ibu sedang belajar di Amerika.
[vlcsnap-2014-05-01-20h38m17s1402.jpg]
Ji Woon janjian ngedate di bioskop sama Soo Wan, tapi mendadak ada operasi, dia pun terpaksa membatalkan. Kebetulan yang manis, karena Dylan lagi cuti dan juga mau nonton, tapi bangkunya sudah habis. Jadi Soo Wan menonton dengan Dylan (tapi aneh, film yg tayang ini sama dengan film yg ditonton Dong Joo dan Soo Wan 12 th yg lalu dlm bentuk DVD. Apa mungkin, film lama diputar lagi di bioskop? Kecuali jadi 3D seperti Titanic…).  Saat tokohnya bugee jumping, Soo Wan teringat saat dia bugee jumping dengan Dong Joo. Dia menutup mata dan tanpa sadar memegang tangan Dylan. Dan adegan ini digabungkan dengan adegan Ji Woon yang serius operasi. Oh, miris, saat lagi giat bekerja, sang kekasih sedang bersama pria lain. Gara-gara siapa? Pabo Oppa!
[vlcsnap-2014-05-01-20h53m24s2182.jpg]
[vlcsnap-2014-05-01-20h54m49s772.jpg]
Saat keluar bioskop, hp Dylan berbunyi, lagu jaman dahulu. Tetapi Soo Wan tahu lagu itu, mengingatkannya pada Dong Joo. Dia heran, Dylan bisa suka juga sama lagu itu. satu-persatu puzzle Dylan-Dong Joo mulai tersusun nampaknya. Lalu saat mereka turun lift, lift itu penuh hingga berdempet2an. Dylan sangat dekat dengan Soo Wan, nempel di ujung lift. Soo Wan nempel di dada Dylan, dan feel itu muncul lagi, saat dia di atas dada Dylan waktu kejadian di RS, juga saat bersama Dong Joo. Dia menutup mata, mengingat kebersamaannya dengan Dong Joo. Saat lift terbuka dan semua orang keluar, Soo Wan tetap di dalam. Dyan memanggilnya. Soo Wan menatap Dylan dan mengangkat tangannya, hendak menyentuh wajah Dylan. Tapi Dylan menahan tangan itu dan keluar lift.
Soo Wan minum di pojangmacha. Min Soo sahabatnya datang. Soo Wan curhat, bahwa di dunia ini banyak orang yang mirip, dari wajah, suara, bahkan wangi badannya. Di rumah, Soo Wan tidak bisa tidur. Galau. Dia pun pergi ke RS, pas Dylan mau pulang. Soo Wan bingung dengan kemiripan Dylan dan Dong Joo, dia meminta Dylan memanggilnya, “Soo Wan-ah, Yoon Soo Wan.” Dylan mengucapkannya, dalam hati.
[vlcsnap-2014-05-01-22h39m35s1842.jpg]
Dia menarik tangan Soo Wan dan memojokkannya di tempat sepi. Dia menuduh Soo Wan yang sudah punya pacar, tapi tertarik pada Dylan. Dan usaha Dylan berhasil, karena Soo Wan ketakutan, dia tidak jadi memirip-miripkan Dong Joo dengan Dylan.
[vlcsnap-2014-05-01-22h42m31s1812.jpg]
Min Soo yang habis nangkap penjahat, bertemu dengan mantan detectif Kim Woo Chul yang duduk di luar kantor polisi. Min Soo menanyakan perihal kasus tabrak lari 12 th lalu atas nama Dylan Park. Tapi Woo Chul sudah lupa karena banyaknya kasus. Tapi dia ingat korban yang merupakan penjual bubur yang malang. Namun dia tidak tahu ada keluarga dari Amerika.
[vlcsnap-2014-05-06-21h35m03s1082.jpg]
Soo Wan dan Teddy dapat panggilan tugas dari sebuah SMA putra. Itu SMA tempat sekolah Dong Joo. Ternyata guru wali kelas Dong Joo sudah jadi kepala sekolah, dan sekarang sedang sakit perut. Mereka pun membawanya ke RS. Namun Dylan tidak tertarik pada pasien yang menjerit2 kesakitan, melainkan pada Soo Wan yang pucat pasi, karena dia sedang flu. Rekannya memanggil untuk memeriksa kepala sekolah. Dan ternyata kepala sekolah mengenali Dylan “Dong Joo-yaaaaaa!” Soo Wan terkejut.
[vlcsnap-2014-05-06-21h49m35s1242.jpg]
[vlcsnap-2014-05-06-21h50m03s1462.jpg]
[vlcsnap-2014-05-06-21h50m22s852.jpg]
Comment:
Sampai di sini, aku gemes sendiri melihat Ji Woon, begitu innocent-nya dia, membiarkan kekasihnya dengan sahabatnya, bahkan menyuruh mereka untuk akrab. Aku benar-benar mengkhawatirkannya. Kalau sampai Soo Wan diambil kembali oleh Dong Joo, apa yang akan terjadi padanya? Apa dia akan jadi jahat? Ah, tentu saja, siapa yang tak marah kalau pacarmu diambil sama orang lain, meskipun orang itu memang lebih dulu memilikinya. Lagipula wajahnya Kim Ji Seok cocok juga akting antagonis, seperti di Cheongdamdong Alice dulu.
[vlcsnap-2014-05-01-20h39m10s1632.jpg]
Meskipun seandainya di antara mereka tidak ada kisah masa lalu, tetap saja tidak boleh pria lain terlalu dekat dengan kekasihmu. Pelajaran penting dalam sebuah hubungan (pacaran ataupun suami istri), jangan biarkan pasanganmu terlalu dekat dengan pria/wanita lain, meskipun itu sahabatmu sendiri. (oh, akhirnya aku memahami overprotective-nya pacarku hohoho).
[vlcsnap-2014-05-01-20h20m10s252.jpg]
Aigoo, pabo Oppa. Di mana oppa ‘kelinci putih’ dari Cheongdam-dong, ahli comblang pecintaan kita dulu?
Ah, sudahlah, jangan salahkan Kim Ji Seok. Salahkan yang nulis drama ini, juga salahkan sutradara yang mengcasting Kim Ji Seok. Mungkin kalau orang lain, aku nggak akan merasa seperti ini (kalau orang lain, mungkin dramanya nggak akan sebagus ini). Saya… hanya tidak rela uri samcho sarang dibeginikan (meski akupun mencampakkannya demi uri nampyeon – hei, OOT ini mah!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar