
Soo menemukan Young pingsan di meja pantry dengan botol pil
racun yang terbuka. Tapi ternyata Young tidak mati. pil itu masih digenggamnya.
Dia sangat ingin meminumnya, tapi Soo berusaha agar Young tidak meminumnya.
Young meminta air. Ia merasa kesakitan dan pil itu terlepas dari tangannya, ke
atas meja. Soo meletakkan gelas sambil pura2 menjatuhkan pil itu. Ia
mengambilkan, tapi mengeluarkan isi pil itu. Tiba2 bel berbunyi, Sora datang.
Soo mengatakan akan menemuinya di luar, lalu menelpon Mira untuk datang
menemani Young. Sementara itu, Young menyadari kalau isi pil itu sudah kosong.
Soo kembali dan menyuruhnya minum pil. Young pun meminumnya, dan sebelum
istirahat di kamar, dia menyuruh Soo untuk mematikan AC dulu. Saat Soo pergi,
Young berjongkok dan mengumpulkan isi pil tadi dan dimasukkan ke botol pil.


Mira datang, Soo menyuruhnya mengepel dapur sementara ia
menggendong Young ke kamar. Young bertanya, apakah benar khasiat pil itu, akan
membuat dirinya bebas dari segala macam kesakitan dan penderitaan? Soo berkata
kalau apa yang dulu dikatakannya adalah bohong, pil itu tidak berkhasiat apa2.
Tetapi Young heran, kenapa Soo bersikeras agar Young tidak meminumnya tadi (dan
membuang isinya pula)? Ia pun teringat penggalan2 kata2 Soo, yg mengarah pada
kematian. Sepertinya Young dapat menebak bahwa pil itu sebenarnya beracun.

Soo pamit untuk keluar sebentar dan ia menelpon Sekt. Wang
untuk menjaga Young. Mira memohon maaf atas semua yg diperbuatnya sambil
menangis. Young memaafkannya, dengan syarat, Mira tidak boleh memberitahu Sekt.
Wang kalau dirinya sakit, dia tidak mau terkurung di RS. Dia juga meminta Mira
memandikannya dan menggantikan baju.


Sora menelpon Wang, mereka akan ketemuan untuk membicarakan
Soo, tetapi Sora masih akan mengatur jadwalnya dulu. Ia juga memperingatkan,
Soo tidak boleh terlalu dekat dengan Young. Wang tampak cemas dan menyuruh Min
Ho mempercepat laju mobilnya, sementara di belakang mereka, Jin Sung mengikuti
mereka bersama Hee Sun yang tertidur.
Soo bertemu dengan Sora, Sora memberi waktu 3 hari untuk Soo menyelesaikan
semuanya, sebelum Sora akan memberitahu Wang tentang segalanya.

Mira menuruti apa yg disuruh Young, mengatakan kalau Young
cuma migrain biasa dan kini dia sudah bisa menghabiskan 3 mangkuk bubur. Young
pun keluar kamar dan membenarkan kalau dia sehat2 saja. Wang memarahi Soo
karena membuatnya khawatir. Tapi Soo tahu kalau Young berbohong. Soo akan tidur
bersama Young, tetapi Young ingin tidur sendiri. Sementara itu pelayan mengeluh
karena Young sama sekali tidak menyentuh buburnya. Wang terkejut, karena
setahunya, Young sudah habis 3 mangkuk. Akhirnya ia pun menyadari kalau Young
berbohong. Dia menelpon dokter, tapi dokter berkata kalau terakhir Young hanya
migrain, tetapi jika Young sakit lagi, dia akan segera memeriksanya.

Soo masuk ke kamar Young, Young pura2 tidur. Soo menulis
sesuatu dg hurup braile (kertas dibolong2in), lalu mengikat tangan Young dengan
benang yang ujungnya diikat di lonceng. Kertas itu diletakkan di atas tangan
Young. “even if I’m not around you, even if there’s no wind, the chimes will
now always ring for you. Good night, Young.” Young berkaca2, terharu, sambil
menggerak2kan tangannya dan lonceng pun berbunyi.


Saat sarapan pagi, pelayan sangat senang saat Young mau
makan nasi. Dia berkata kalau semalaman Wang menjagai Young didepan pintu.
Young sangat berterima kasih pada Wang yang sudah memperhatikannya, dibanding
‘seseorang’ yang hanya keluar masuk kamarnya, mengganggu tidurnya. Hari ini dia
akan ke komunitas tunanetra. Soo akan mengantarnya, tetapi Young menolak dengan
kasar. Soo tidak tahan, dan tidak melanjutkan makan. Jin Sung kesal dan
mengejar Soo. dia menyuruh Soo untuk menyerah saja, dia sudah tidak tahan lagi
tinggal di rumah ini, juga dg perlakuan sombong dari Young. Soo melihat Young
naik taxi dari jauh, dan dia tetap mencemaskan Young. Soo mengikuti taxi Young
dari belakang.


Pengacara Jang menemui seseorang yang katanya tahu ttg Oh
Soo. orang itu berkata kalau Oh Soo memang pejudi dan pernah masuk penjara.
Tapi setelah namanya bersih, dia mulai bisnis chef di restoran Italy. Tapi
ternyata orang itu sudah dibayar oleh Moo Chul, agar identitas Soo jangan
ketahuan dulu. Orang itu bekerja di bawah bos Kim, dan ia memperingatkan Moo
Chul untuk berhati2, Moo Chul tidak boleh terlalu melindungi Soo, karena bisa
membuat bos Kim marah, apalagi Sora kini rumornya kembali berpacaran dengan
Soo. setelah orang itu pergi, Soo datang. Dia memohon agar Moo Chul bisa
meminta kakaknya untuk menyembuhkan Young. Kalau perlu, dia akan bayar (pake
daun, utangnya aja selangit). Tapi Moo Chul malah memberi waktu 28 hari hingga
hari kematian Soo, apakah Soo akan tetap mencemaskan Young atau menyelamatkan
diri sendiri, seperti yang dilakukan Soo pada Hee Joo dulu.

Young menemui temannya yg seorang dokter untuk menyelidiki
apa sebenarnya isi pil racun itu. Sementara itu, Pengacara Jang masih belum
mempercayai orang yang memberinya info itu, dia ketemuan dengan orang lain lagi
yang kini memberi info yang sesungguhnya ttg Oh Soo, walaupun masih sedikit
samar. Pemilik kafe juga memberi info ttg Hee Sun yang mengatakan ke young ttg
utang 7.8 M itu. Pemilik kafe masih penasaran ingin mencari foto kecilnya
dengan Oh Soo yang memiliki luka bakar.

Lagi2 Moo Chul menawari Jin Sung untuk bekerja padanya saja,
tetap Jin Sung tetap menolaknya, saat pulang, dia melihat Hee Sun jambak2an
dengan adiknya. Ia terbahak, menonton pertunjukan itu. Jin Sung dan Hee Sun
mengikuti Myung Ho dan menunggu di depan rumahnya, siapa tahu istri/kekasih
Myung Ho muncul. Jin Sung akan turun dari motor, tetapi Hee Sun memeluk
perutnya, “Di sini saja, aku kedinginan.” Jin Sung berkata, “I love you, semoga
suatu saat kata2 itu bisa menghangatkanmu…” (gyaaa… kata2 itu menghangatkanku,
oppa!!) Hee Sun mengajaknya berkencan setelah urusan dengan Soo selesai. Jin
Sung berkata kalau dia akan pulang kampung bersama keluarganya jika semua ini
sudah selesai, dan mengajak Hee Sun jika dia mau. Saat itu, wanita itu muncul
dan masuk ke rumah Myung Ho bersama pria itu. Hee Sun tiba2 mencium bibir Jin
Sung, tidak hanya sekali, sampai 2 kali! “Jika kau suka, tersenyumlah.” Jin
Sung tersenyum lebar dan membalas ciuman itu, sangat lama, sampai ditutupi kain
segala.


Wang menyarankan Young untuk test DNA dengan Soo. Ia
akhirnya mengatakan, waktu Young merasa mencium bau parfum Soo di kamarnya
setelah dia pulang dari pertemuan keluarga Myung Ho yang batal, Soo memang ada
di sana, dan tampaknya habis menyentuh brankas. Memang tidak ada yang hilang,
tetapi jika dia mendapatkan waktu lebih lama, pasti ada yang hilang. Wang jujur
tentang tes DNA sebelumnya yang menggunakan sikat gigi dan cukur rambut Soo,
memang tesnya positif bersaudara, tetapi ada yang aneh dari tes itu, sehingga
untuk lebih aktualnya, lebih baik pakai darah. Tapi Young masih tetap percaya bahwa
Soo adalah kakaknya, karena Soo dapat mengingat dengan baik, kenangan masa
kecil mereka, di mana hanya mereka berdua saja yang tahu.


Setelah Wang keluar, temannya yang dokter menelpon,
mengatakan kalau pil itu adalah obat untuk menidurkan hewan, Euthanizer. Saat
itu, Soo mengetuk pintu dan Young segera mengakhiri percakapannya. Soo akan
memperkenalkannya dengan seorang dokter hebat. Jika yang dialami Young bukan
migrain biasa, melainkan tumor otak, maka harus dioperasi. “Apakah hanya dengan
operasi, bisa selesai begitu saja? Mudah sekali.” Young menyuruh Soo keluar.
Sebelum keluar, Soo akan mencium pipi Young, tetapi Young mengelak. “Ini hanya
ciuman kakak kepada adiknya.” Soo mencium pipi Young dan keluar.

Paginya, Hee Sun dan Jin Sung benar2 berjaga di depan rumah
Myung Ho, selimutan di atas motor sambil makan cokelat. Begitu Myung Ho dan
kekasihnya keluar, mereka segera memotretnya. Sementara itu Young bertanya pada
Wang, jika Oh Soo yang ada pada mereka sekarang bukan kakak kandungnya, lantas
di manakah Oh Soo kakaknya? Wang yang pernah dengar kalau Oh Soo lainnya sudah
mati, tidak berani menjawab yang sebenarnya. Dia berkata kalau Oh Soo
sesungguhnya pasti ada di suatu tempat, makanya mereka harus tes DNA dulu untuk
memastikan.


Lalu Young membongkar tasnya, mencari2 kartu nama yang
pernah diberikan Myung Ho. Dengan taksi, dia akan pergi ke alamat di kartu itu.
Soo juga ada di luar dan bertanya ke mana Young akan pergi, tapi Young tak
menjawab, bahkan hampir memukul Soo dengan tongkatnya saat Soo memegang
tangannya. Soo marah, kenapa Young marah padanya tanpa alasan. Young berkata
akan bicara dengan Soo nanti, setelah dia pulang dari menemui seseorang. Soo
kesal dan pergi dengan mobilnya. Di taksi, Young minta tolong supir untuk
memencetkan nomor hp di kartu itu. Ternyata dia menghubungi Moo Chul, yang
katanya, tahu tentang Oh Soo CheongDamDong. Mereka pun janjian ketemuan di
club.

Taksi berhenti di pinggir jalan karena tidak bisa melewati
one way. Young harus jalan kaki dan tampak kesulitan. Untungnya ada anak
sekolahan yang lewat dan merasa kasihan, menuntun Young ke club. Tapi club itu
ternyata sudah tutup. Young minta tolong anak itu untuk menelpon Moo Chul,
ternyata bukan club itu yang dimaksud. Anak itu pun mengarahkan Young untuk
berjalan ke pinggir jalan untuk mencegat taksi. Sementara itu, Soo melihat2
hasil jepretan Jin Sung. Saat itu, Mira menelpon, mengatakan kalau Young
memiliki pil Euthanizer. Soo shock, berarti Young sudah tahu pil itu
sebenarnya. Belum habis shocknya, sms dari Moo Chul datang, “Aku akan segera
bertemu dengan adik palsumu, kau akan tamat sekarang.” Soo pun segera pergi.


4 preman itu ngomel2 sambil jalan, lalu bertemu dengan Moo
Chul. Moo Chul mendatangi tempat Young dikerjai tadi. Tiba2 dadanya sakit, ada
seseorang yang melihat hal itu. Young dan Soo sudah duduk di café. Soo
menjelaskan, kalau pil itu adalah miliknya, bukan sengaja diberikan untuk
membunuh Young, melainkan untuk membunuh dirinya sendiri. Dirinya yang merasa
tidak ada gunanya hidup, pun tidak ada orang yang akan merasa kehilangan jika
dirinya mati. Tapi dia berubah pikiran sejak bertemu dengan Young. Soo memutuskan untuk mengakhiri semua ini
sekarang, dan berkata bahwa dia akan meninggalkan Young sekarang. Young beranjak pergi, tetapi tiba2 dia merasa
sakit lagi. Sambil menahan sakit, dia turun dari tangga. Hampir bertabrakan
dengan orang, dan hampir jatuh. Soo segera beranjak memapahnya, tetapi Young
menepisnya. Young histeris, lalu pingsan. kebetulan Jin Sung menelpon, Soo
menyuruhnya membawa mobil.

Sora menemui Wang, yang menanyai ttg hutang Soo, juga
bagaimana Soo dibesarkan. Sora hampir menyebutkan nama panti asuhan Harapan
tempat Soo dibesarkan, ia pun menyebutkan panti asuhan lain. Sementara itu,
Young sudah di CT scan. Dokter berkata bahwa tumor itu harus dioperasi. Tiba2 Dokter
Sun Hee masuk, pura2 tidak kenal dengan Soo, dan berkata pada dokter tadi bahwa
tidak boleh memberikan harapan palsu kepada keluarga pasien. Soo mengejar Sun
Hee. Tapi Sun Hee tidak mau mengoperasi, malah menganggap ini salah satu game
yang dimainkan Soo.


Young sudah sadar. Soo menyampaikan kata dokter, bahwa
tumornya sebaiknya dioperasi. Young berkata kalau dia sudah mendengar saran itu
sejak umur 6 tahun. Young tampak berusaha menahan tangis, Soo menyuruhnya untuk
menangis saja. Soo berjalan ke belakang tubuh Young, berbaring dan memeluknya,
menggenggam tangannya. Mereka menangis bersama. Jin Sung dan Hee Sun membuka
pintu, melihat pemandangan itu. Mereka berjalan keluar, Hee Sun tampak lesu.
Dia pernah melihat ekspresi Soo seperti itu dulu, waktu bersama Hee Joo. Kini dia
bingung, harus merasa marah atau kasihan.

Pengacara Jang mengantar Wang ke RS, Wang menangis di
sepanjang perjalanan dan Jang menggenggam tangannya. Saat masuk kamar rawat,
mereka melihat Soo dan Young tidur dalam pose yang tadi. Jang menawarkan untuk
membangunkan mereka, tetapi Wang beranjak keluar. Sora meng-sms, mengingatkan
kalau besok hari terakhir perjanjian. Tapi Soo tak mengacuhkannya, kembali
tidur memeluk Young. Young menyuruhnya turun ranjang dan tidur terpisah saja,
tapi kata Soo, sebelum dia benar2 pergi, dia mengajak Young tidur bersama.

Jin Sung menyuruh Soo untuk segera mengirimkan foto Myung Ho
dengan kekasihnya untuk memeras, membayar hutang, lalu pergi. Tidak perlu
berlama2 berkutat dengan Young. Tapi Soo tidak mau, karena Myung Ho belum tentu
langsung memberikan uang, malah dia bisa melapor ke Sekt. Wang. Jin Sung
mengingatkan, Wang bisa menebak bahwa Soo mencintai Young, dari pandangan mata,
tingkah laku, Soo kelihatan banget kalau jatuh cinta beneran sama Young, bukan
sebagai adik. Jin Sung tak mau Soo berkorban demi Young, dengan mati di tangan
Moo Chul ataupun Sora. “Kau harus hidup, Hyung!” Soo berkata, selama ini dia
sudah bertahan hidup. Waktu kecil dibuang di tengah salju yang dingin, dia
tetap hidup. Ditusuk Moo Chul, dia tetap hidup. Bahkan saat Hee Joo mati di
depan matanya, dia tetap bertahan hidup. Masih ada Jin Sung dan Hee Sun (juga
Young), yang masih membuatnya punya alasan untuk bertahan hidup.

Jin Sung berbalik naik tangga, sudah ada Hee Sun yang duduk
di sana.
JS: apa yang kau pikirkan?
HS: sama seperti yang kau pikirkan.

Jin Sung mengirimkan foto Myung Ho kepada Myung Ho dan
meminta uang. Myung Ho shock, saat itu Soo lewat dan dia mengikutinya masuk ke
sebuah café. Di sana, Soo berkumpul dengan Wang, Jang dan Myung Ho. Wang ingin
memindahkan Young ke RS lain tapi Soo tidak setuju. Myung Ho hendak menyanggah,
tapi Soo berkata kalau Myung Ho belum jadi siapa2 di keluarga ini. “Lalu, kau
sendiri siapa? Aku tetap tidak percaya kalau kau kakak kandung Young,” Kata
Wang. Soo tahu kalau mereka sedang menginvestigasinya, dan dia sendiripun
sedang menginvestigasi mereka berdua dan akan segera mendapatkan bukti tentang
kejahatan mereka.

Soo keluar, diikuti Jang. Wang tiba2 menyiram wajah Myung Ho
dengan air, karena Myung Ho melakukan akuisisi tanpa ijin. Pertunangan
dibatalkan. Tetapi sebelum Wang pergi, Myung Ho berkata kalau Soo mengiriminya
surat kaleng. Sementara Soo menunjukkan foto Myung Ho dengan kekasihnya kepada
Jang, dan Jang pun percaya kalau Myung Ho tidak baik, tetapi dia tetap masih
tidak percaya kalau Wang juga terlibat. Soo harus mendapatkan bukti untuk
menyatakan kalau Wang tidak baik bagi Young.


Young menemui dokter Goo, bertanya apakah dokter punya
keluarga yang sakit tumor dan harus dioperasi serta kemo sampai 20 kali? Lalu
apakah problem itu teratasi? Apakah tidak akan merasa sakit lagi? Dokter nggak
bisa jawab, Young pun sudah tahu jawabannya. Sementara itu Soo berjalan di
trotoar dan ia melihat sebuah mobil. Di dalamnya ada Young. Soo mengejar mobil
itu, tapi tidak bisa. Di dalamnya, ternyata juga ada Wang, yang akan membawa
Young ke Dr. Hyun, dokter yang biasanya menangani Young. Tapi Young tidak mau,
ia mau pulang. Dia sampai akan membuka pintu saat mobil masih melaju. Dia
keluar dari mobil, Wang menahannya dan menampar wajahnya “Maumu apa!!!”

Di rumah, Wang menyuruh semua pelayan keluar. Wang menyuruh
Young untuk mau operasi, tapi Young tidak mau. “Kau mau mati?” Young
mengangguk. Wang menamparnya lagi. Young terduduk. Wang menangis, ini pertama
kalinya Wang memukul Young. Selama ini Young yang selalu memukuli Wang. Apakah
Young sedang balas dendam, dengan keinginannya untuk mati? Karena Young
berpikir bahwa Wang membunuh papa, memaksanya menikah dengan Myung Ho,
mengaturnya untuk menduduki kursi direktur, menjadikannya seperti boneka.

Tetapi kata Young, “Aku tidak berpikir kau serendah itu.”
Young berpikir, kalau Wang adalah monster dan sangat ingin dia bunuh jika ia
bisa. Tetapi, jika Wang memang benar2 jahat, kenapa tidak dari dulu saja Wang
membunuhnya, padahal banyak kesempatan, dengan kebutaannya. Wang malah
mengajarinya hurup braile walaupun Young tidak mau belajar pada awalnya, supaya
Young bisa pintar dan mewarisi perusahaan papa. Young ingat, bagaimana Wang
begitu menyayanginya. Wang memeluknya, memohon agar Young mau operasi. Young
tetap tidak mau. Dia ingin menikah, ingin Soo melihatnya cantik dengan baju
pengantin, agar Soo tidak cemas ketika dia pergi ke Italy. Wang setuju, akan
segera mengatur pernikahan, memesan baju pengantin, lalu operasi. Walaupun
Young tetap tak mau, Wang tetap memaksa untuk operasi, lalu hidup bahagia
berdua dengannya.

Soo menarik Mira paksa ke mobil, untuk mengantarkannya ke
dokter yang pernah mengatakan kalau Young sebenarnya sakit R.P. Mira kaget,
kenapa Soo bisa tahu? Mereka pun ke RS itu, tapi Mira tidak menemukan foto
dokter itu, ia pun lupa namanya siapa, hanya ingat ada nama ‘Kwak’. Soo
menanyai perawat, lalu ia pun pergi, mungkin dokter itu sudah keluar dari RS
dan buka praktek sendiri. Mira ditinggal di RS tadi. Di jalan, Sora menelpon,
mereka pun ketemuan. Sora sudah memberitahu Wang ttg hutang Soo, tapi belum ttg
identitas Soo. Soo pun mempersilakan Sora mengatakan segalanya, dia tidak
peduli. Dia tidak bisa hidup bersama Sora. Sora tidak mencintainya, melainkan
hanya terobsesi padanya. Ketika cinta harus berakhir, maka berakhir. Jika
memaksakan untuk membalas cinta, maka itu adalah obsesi. “Kau begitu menyukai
Young? Tetapi dia hanya menyayangimu sebatas kakak, dan setelah dia tahu kau
bukan kakaknya, maka dia akan mengusirmu.” Soo akan menunggu, hingga
identitasnya ketahuan oleh Young, maka dia akan pergi.

Skandal Myung Ho dimaafkan, karena Myung Ho mengaku kalau
semua itu telah berakhir dan yang di foto itu cuma ucapan perpisahan saja. Wang
mengatur jadwal pernikahan setelah operasi. Awalnya Myung Ho berpikir
sebaliknya, karena pernikahan kan cuma sehari, sedang operasi bisa berhari2,
tapi dia nurut pada Wang. Wang pun menyuruhnya mencari data ttg panti asuhan,
saat Soo muncul. Wang mengatakan ttg pesan ancaman yg dikirim Jin Sung. Wang
dan Young sudah tahu ttg wanita masa lalu Myung Ho, mereka hanya menutupinya,
jadi semua yg dilakukan Jin Sung percuma. Myung Ho tidak akan memberinya uang.

Adik Jin Sung menabrak orang. Mobil yang dipakainya pun
pinjaman milik bapaknya temannya. Dia harus bayar double ganti rugi. Jin Sung
stress punya adek kayak gitu. Dia akan meminjam uang bos Kim, tapi Hee Sun
melarangnya. Lalu teman adik Jin Sung datang, mengatakan kalau masalah itu
sudah selesai. Ternyata Moo Chul yang sudah membereskan semua, dengan imbalan
yang akan menanti.

Soo mengantar Young ke pertemuan keluarga Myung Ho. Di
perjalaan, Young bercerita rencana pernikahannya, tapi Soo yg tampak tidak
suka, hanya diam saja. Dia menghentikan mobil dan membuka pintu Young, “Sebelum
bertemu mereka, kita bicarakan dulu pernikahan itu.” sementara itu, Wang ke
panti asuhan yang dikatakan oleh Sora, tetapi foto Oh Soo menghilang. Wang pun
ingat, Sora sempat bilang ‘Hope’ sebelum bilang nama panti asuhan lain. Wang
pun menyelidiki semua panti asuhan yg punya kata ‘Hope’. Sementara Jang
ditelpon pemilik café, bahwa foto kecilnya dengan Oh Soo sudah ketemu. pemilik
café menunjukkan luka bakar Soo sebenarnya di kiri, sedang Oh Soo yg sekarang
pasti bukan Oh Soo asli.

Soo mendatangi Moo Chul yang lagi main basket, berlutut
memohon agar Moo Chul mau meminta kakaknya untuk mengoperasi Young. Bahkan
setelah Moo Chul menghajarnya habis2an, Soo tidak menyerah. Dia akan datang
tiap hari, memohon, agar gadis polos itu disembuhkan, agar tidak berakhir
seperti Hee Joo.

Soo pulang babak belur, sampai pelayan terkejut. Wang pun
melihatnya tapi tak peduli. Dia menelpon panti asuhan, dan akhirnya menemukan
yang dia cari. Young masuk ke kamar Soo, mengajaknya bertemu keluarga Myung Ho
besok. Soo menjawab dengan kasar, Young pun berpikir kalau mereka tidak bisa
ngobrol malam ini. Soo berkata, sekarang dia sedang terluka di pipi dan bibir,
Young tidak bisa melihatnya, bahkan mungkin tak peduli, karena Young khawatir
dengan operasinya nanti. Young mau menyentuh wajah Soo yang terluka, tapi
ditepis. Soo mendorong Young ke dinding. Young bertanya, apa yang diinginkan
Soo sebenarnya? “Aku ingin kau berkata, bahwa kau ingin hidup.”

Soo dan Young bertengkar, sementara Wang mendengar
pertengkaran mereka dari balik pintu. Soo keluar dan pergi dengan mobil, tidak
mempedulikan Young yang mengejarnya tertatih2. Ketika mobil itu pergi, Young
teringat waktu dia kecil, memanggil ibu dan kakaknya yang pergi setelah ortu
bercerai. Tetapi Soo kembali, menyuruhnya naik. Wang membantunya naik dan
memberikan mantel serta sepatu. Soo menghentikan mobil di sebuah tempat,
menarik paksa Young untuk naik ke tempat yang lebih tinggi tertatih2. Di sana,
Soo memotret Young berkali-kali, sebagai kenang2an bagi Young bahwa sang kakak
telah membuangnya. Soo marah, karena selama ini Young menciptakan kenangan
manis untuk mempersiapkan kematiannya. Young tidak memikirkan bagaimana
perasaan Soo yg akan ditinggal mati. Jadi Soo akan membuat kenangan buruk agar
Soo mudah melupakan Young. Selama Young tidak mau berusaha untuk bertahan
hidup, Soo tidak akan menyayangi Young lagi.


Soo mengantar Young ke kamarnya, dan setelah Soo pergi,
Young keluar sendiri, menyusuri jalan bersalju tebal. Paginya, Soo jogging dan
melihat boneka salju kecil di tengah taman yang telah tertutup salju tebal. Di
samping boneka itu, ada tulisan ‘Aku ingin hidup’. Boneka kecil itu
melambangkan Soo, yang punya hidung mancung dan badan yang tinggi. Soo terharu.
Lalu terdengar bunyi lonceng. Young membuka pintu jendela, menikmati angin
musim dingin, dan Soo hanya memandanginya dari bawah. Wang yang lewat, melihat
kakak beradik (palsu) itu, sambil menelpon. Tampaknya dia sudah mendapat info
tentang panti asuhan Oh Soo. Wang ke sana dan melihat foto masa kecil Oh Soo,
yang pastinya berbeda dari foto Oh Soo asli. Lalu Wang ingat, waktu makan
bersama, ia pernah melihat bekas luka di dada Soo. Ia pun tampak syok karena
menyadari sesuatu.


Pengacara Jang sudah menemukan data2 ttg Oh Soo yang asli,
yang sudah mati ketabrak. Dia memberitahu pemilik café. Tetapi Mira mendengar
dan syok. Istri pemilik café mengejarnya, mungkin agar Mira tutup mulut, karena
Jang meminta mereka untuk merahasiakan ini dulu. Sementara itu, Soo ditelpon
Moo Chul. Dia berlari keluar kamar dengan girang, lalu mencium kening Young. Moo
Chul akhirnya mau merayu Kakaknya untuk mengoperasi Young, tetapi balasannya,
hari kematian Soo akan dimajukan 5 hari. Dan gara2 kasus adiknya Jin Sung dulu
itu, Soo harus dipotong 5 hari lagi karena meminta agar hutang Jin Sung waktu
itu dihapuskan. Dia juga tidak boleh lagi melibatkan Jin Sung dan Hee Sun,
karena mereka juga bisa jadi sasaran Boss Kim.


Anak buah Moo Chul complain, kenapa Moo Chul begitu mudah
menghapus hutang orang2 ini, nanti Boss Kim bisa marah. Moo Chul akhirnya
bilang, bahwa dia punya kanker paru2 dan sebentar lagi pun mati, jadi dia tidak
takut apapun. Lalu Jin Sung datang menghajarnya, karena tidak rela jika
sahabatnya harus berkorban demi hutangnya.

Jang memberitahu Wang ttg Oh Soo yg sesungguhnya, dan apa
yang harus mereka lakukan selanjutnya. Mereka mau memberitahu Young, tetapi
saat sudah kumpul di kamar, tak ada yang bisa buka suara. Young pun akhirnya
bicara duluan, kalau dia mau dioperasi, tapi sama dokter yang disarankan Soo.
Jang pun menelpon dokter yang biasanya menangani Young dan dokter itu pun
menyarankan dr. Jo yang memang bagus dan berpengalaman, walaupun galak. Jang
heran, apa yang sebenarnya direncanakan Soo? Lalu Soo datang dan Jang
menyuruhnya duduk, tetap Wang malah menyuruhnya naik ke kamar saja. Wang bilang
kalau Jang hanya ingin tanya soal operasi Young, dan Wang sudah menyetujui
kalau dr. Jo akan mengoperasinya. Soo heran, kenapa semudah itu, biasanya
mereka berbeda pendapat. Tapi akhirnya Soo naik sambil masih memandang mereka
heran. Jang bingung, kenapa Wang tidak melabrak Soo? Wang ternyata tahu, bahwa
Soo mencintai Young, itu sebabnya dia berusaha untuk menyelamatkan Young. Jika
tujuannya uang, pasti tidak akan seperti ini. Lagipula tak akan lama lagi, debt
collector pasti akan mencarinya, mereka tidak perlu repot2 menendangnya.

Soo dan Young main salju bersama, membuat boneka salju dan
lempar2an. Mereka sangat bahagia. Ini pertama kalinya Soo merasa bahagia, dan
tidak mempedulikan pisau Moo Chul yang sebentar lagi akan menancap di tubuhnya
kalau dia tidak bisa bayar hutang. Lalu mereka tidur bersama, Soo memeluknya
dari belakang. Ketika bisa melihat, Young ingin jalan sendirian 24 jam, memasak
dengan tangannya sendiri, menonton film kesukaan tanpa penjelasan dari orang lain,
membaca buku kesukaan, dan melihat wajah kakak. Dan ternyata dia bicara
sendiri, karena Soo sudah tidur duluan. Young menyelimutinya dan tak sengaja
jarinya menyentuh wajah Soo. Perlahan dan gemetar, tangannya meraba wajah Soo.
Tiba2 ia tersentak sendiri, merasa aneh dengan apa yang dirasakannya kini.
Akhirnya ia pun tidur di lantai, dengan perasaan galau. (wah, mulai jatuh cinta
kayaknya)


Boss Kim memberi tiket untuk Sora ke swiss. Sora bertanya,
kenapa Boss Kim sangat memeras Oh Soo? “Karena kau mencintainya.” Boss Kim akan
terus menyiksa Soo selama Sora masih mencintainya. Lalu ada sms dari Wang, yang
mengatakan bahwa mulai sekarang Sora dilarang berhubungan dengan Soo lagi,
karena Soo akan selalu di samping Young, dan Wang sudah tahu siapa sebenarnya
Soo. Sora pun menelpon Young, mengajak ketemuan. Young terus kepikiran, selama
ini ia tidak tahu kalau Soo punya pacar. Ia pun bertanya pada Soo waktu akan
pergi bersama ke dr. Jo, apa Soo punya pacar? Soo bilang tidak. Tapi kalau
mantan, banyak, dan lebih cantik dari Young. Young tampak kesal tapi tak
mengaku kalau dia cemburu. Soo akan menjemput Young, tetapi Young bilang akan
dijemput Myung Ho dan ke kantor bersama. Soo pun bilang, dia benar2 cemburu
pada adiknya sendiri. Young kaget, berarti tidak hanya dia yang merasa aneh,
cemburu pada kakak sendiri. Secara tak sadar, dia mengaku kalau tadi dia
cemburu.

Soo menemui dr. Jo, tetapi menurutnya, Young tidak ada
harapan, meskipun Soo mau memohon dengan
cara apapun. Soo berjalan di lobi atas, lalu berhenti karena tak kuat menahan
tangis. Sementara itu Young menunggu Sora di café. Sora datang, tetapi tidak
menghampirinya, melainkan duduk di kursi lain sambil memperhatikannya. Sudah
jam 3, Sora mengsms Soo “Oh Soo kakakmu, bukanlah kakak kandungmu. Dia hanya
pura2 menjadi kakakmu. Kakak kandungmu sudah mati setahun yg lalu. Semua orang
sudah tahu hal ini selain kau. Kalau tidak percaya, tanya saja pada Sekt.
Wang.” Lalu Sora menelpon, “Tiga hari kemudian, datanglah ke airport, kalau
tidak, sms ini akan jadi voice mail di hp adik palsumu.” Soo berjalan dengan
lunglai (kasihan banget ini orang, penuh tekanan).



Young beranjak pergi. Sora membantu membukakan pintu dan
memberitahu ada tangga di depan. Young yg tidak menyadari siapa Sora, hanya
berterima kasih. Setelah Sora pergi, Myung Ho muncul dan mereka bersama meeting
di kantor, tapi Young terus memikirkan saat ia menyentuh Soo semalam. Dan saat
minum teh bersama Young, ia mengatakan pertemuan dg pacar Soo yg batal kepada
Myung Ho. Jika wanita itu ingin bertemu lagi, Myung Ho ingin agar Young tidak
pergi sendirian. Dia mengaku ttg sekt. Han, mantan kekasihnya itu, semua itu
masa lalu. Sekarang dia jadi benar2 menyukai Young. Ortunya melarang pada
awalnya, tetapi setelah ketemu Young, mereka menyetujui. Tiba2 Young bertanya
ttg kekasih Soo. Myung Ho tampak kecewa, Young masih saja terus memikirkan Soo,
padahal sedang bersama dirinya saat ini.


Soo minum2 dengan ayahnya Jin Sung, saat mengantar paman
pulang, ia bertemu Jin Sung. Jin Sung tidak mau berpisah dari sahabatnya itu,
tetapi Soo tetap menyuruhnya untuk jaga jarak. Di rumah, Soo menghampiri Young
yang sudah tertidur. Teringat akan penyakit Young yang sudah tidak ada harapan
sembuh lagi, Soo menangis, sambil mencium bibir Young. Tiba2 Young terbangun,
terkejut…

gambar:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar