Quotes

"Write is my World"

Jumat, 20 September 2013

That Winter, The Wind Blows episode 9-11

Image Hosted by ImageShack.us

Soo menemukan Young pingsan di meja pantry dengan botol pil racun yang terbuka. Tapi ternyata Young tidak mati. pil itu masih digenggamnya. Dia sangat ingin meminumnya, tapi Soo berusaha agar Young tidak meminumnya. Young meminta air. Ia merasa kesakitan dan pil itu terlepas dari tangannya, ke atas meja. Soo meletakkan gelas sambil pura2 menjatuhkan pil itu. Ia mengambilkan, tapi mengeluarkan isi pil itu. Tiba2 bel berbunyi, Sora datang. Soo mengatakan akan menemuinya di luar, lalu menelpon Mira untuk datang menemani Young. Sementara itu, Young menyadari kalau isi pil itu sudah kosong. Soo kembali dan menyuruhnya minum pil. Young pun meminumnya, dan sebelum istirahat di kamar, dia menyuruh Soo untuk mematikan AC dulu. Saat Soo pergi, Young berjongkok dan mengumpulkan isi pil tadi dan dimasukkan ke botol pil.
 
Mira datang, Soo menyuruhnya mengepel dapur sementara ia menggendong Young ke kamar. Young bertanya, apakah benar khasiat pil itu, akan membuat dirinya bebas dari segala macam kesakitan dan penderitaan? Soo berkata kalau apa yang dulu dikatakannya adalah bohong, pil itu tidak berkhasiat apa2. Tetapi Young heran, kenapa Soo bersikeras agar Young tidak meminumnya tadi (dan membuang isinya pula)? Ia pun teringat penggalan2 kata2 Soo, yg mengarah pada kematian. Sepertinya Young dapat menebak bahwa pil itu sebenarnya beracun.
 
Soo pamit untuk keluar sebentar dan ia menelpon Sekt. Wang untuk menjaga Young. Mira memohon maaf atas semua yg diperbuatnya sambil menangis. Young memaafkannya, dengan syarat, Mira tidak boleh memberitahu Sekt. Wang kalau dirinya sakit, dia tidak mau terkurung di RS. Dia juga meminta Mira memandikannya dan menggantikan baju.
 
Sora menelpon Wang, mereka akan ketemuan untuk membicarakan Soo, tetapi Sora masih akan mengatur jadwalnya dulu. Ia juga memperingatkan, Soo tidak boleh terlalu dekat dengan Young. Wang tampak cemas dan menyuruh Min Ho mempercepat laju mobilnya, sementara di belakang mereka, Jin Sung mengikuti mereka bersama  Hee Sun yang tertidur. Soo bertemu dengan Sora, Sora memberi waktu 3 hari untuk Soo menyelesaikan semuanya, sebelum Sora akan memberitahu Wang tentang segalanya.
 
Mira menuruti apa yg disuruh Young, mengatakan kalau Young cuma migrain biasa dan kini dia sudah bisa menghabiskan 3 mangkuk bubur. Young pun keluar kamar dan membenarkan kalau dia sehat2 saja. Wang memarahi Soo karena membuatnya khawatir. Tapi Soo tahu kalau Young berbohong. Soo akan tidur bersama Young, tetapi Young ingin tidur sendiri. Sementara itu pelayan mengeluh karena Young sama sekali tidak menyentuh buburnya. Wang terkejut, karena setahunya, Young sudah habis 3 mangkuk. Akhirnya ia pun menyadari kalau Young berbohong. Dia menelpon dokter, tapi dokter berkata kalau terakhir Young hanya migrain, tetapi jika Young sakit lagi, dia akan segera memeriksanya.
 
Soo masuk ke kamar Young, Young pura2 tidur. Soo menulis sesuatu dg hurup braile (kertas dibolong2in), lalu mengikat tangan Young dengan benang yang ujungnya diikat di lonceng. Kertas itu diletakkan di atas tangan Young. “even if I’m not around you, even if there’s no wind, the chimes will now always ring for you. Good night, Young.” Young berkaca2, terharu, sambil menggerak2kan tangannya dan lonceng pun berbunyi.
 
Saat sarapan pagi, pelayan sangat senang saat Young mau makan nasi. Dia berkata kalau semalaman Wang menjagai Young didepan pintu. Young sangat berterima kasih pada Wang yang sudah memperhatikannya, dibanding ‘seseorang’ yang hanya keluar masuk kamarnya, mengganggu tidurnya. Hari ini dia akan ke komunitas tunanetra. Soo akan mengantarnya, tetapi Young menolak dengan kasar. Soo tidak tahan, dan tidak melanjutkan makan. Jin Sung kesal dan mengejar Soo. dia menyuruh Soo untuk menyerah saja, dia sudah tidak tahan lagi tinggal di rumah ini, juga dg perlakuan sombong dari Young. Soo melihat Young naik taxi dari jauh, dan dia tetap mencemaskan Young. Soo mengikuti taxi Young dari belakang.
 
Pengacara Jang menemui seseorang yang katanya tahu ttg Oh Soo. orang itu berkata kalau Oh Soo memang pejudi dan pernah masuk penjara. Tapi setelah namanya bersih, dia mulai bisnis chef di restoran Italy. Tapi ternyata orang itu sudah dibayar oleh Moo Chul, agar identitas Soo jangan ketahuan dulu. Orang itu bekerja di bawah bos Kim, dan ia memperingatkan Moo Chul untuk berhati2, Moo Chul tidak boleh terlalu melindungi Soo, karena bisa membuat bos Kim marah, apalagi Sora kini rumornya kembali berpacaran dengan Soo. setelah orang itu pergi, Soo datang. Dia memohon agar Moo Chul bisa meminta kakaknya untuk menyembuhkan Young. Kalau perlu, dia akan bayar (pake daun, utangnya aja selangit). Tapi Moo Chul malah memberi waktu 28 hari hingga hari kematian Soo, apakah Soo akan tetap mencemaskan Young atau menyelamatkan diri sendiri, seperti yang dilakukan Soo pada Hee Joo dulu.
 
Young menemui temannya yg seorang dokter untuk menyelidiki apa sebenarnya isi pil racun itu. Sementara itu, Pengacara Jang masih belum mempercayai orang yang memberinya info itu, dia ketemuan dengan orang lain lagi yang kini memberi info yang sesungguhnya ttg Oh Soo, walaupun masih sedikit samar. Pemilik kafe juga memberi info ttg Hee Sun yang mengatakan ke young ttg utang 7.8 M itu. Pemilik kafe masih penasaran ingin mencari foto kecilnya dengan Oh Soo yang memiliki luka bakar.
 
Lagi2 Moo Chul menawari Jin Sung untuk bekerja padanya saja, tetap Jin Sung tetap menolaknya, saat pulang, dia melihat Hee Sun jambak2an dengan adiknya. Ia terbahak, menonton pertunjukan itu. Jin Sung dan Hee Sun mengikuti Myung Ho dan menunggu di depan rumahnya, siapa tahu istri/kekasih Myung Ho muncul. Jin Sung akan turun dari motor, tetapi Hee Sun memeluk perutnya, “Di sini saja, aku kedinginan.” Jin Sung berkata, “I love you, semoga suatu saat kata2 itu bisa menghangatkanmu…” (gyaaa… kata2 itu menghangatkanku, oppa!!) Hee Sun mengajaknya berkencan setelah urusan dengan Soo selesai. Jin Sung berkata kalau dia akan pulang kampung bersama keluarganya jika semua ini sudah selesai, dan mengajak Hee Sun jika dia mau. Saat itu, wanita itu muncul dan masuk ke rumah Myung Ho bersama pria itu. Hee Sun tiba2 mencium bibir Jin Sung, tidak hanya sekali, sampai 2 kali! “Jika kau suka, tersenyumlah.” Jin Sung tersenyum lebar dan membalas ciuman itu, sangat lama, sampai ditutupi kain segala.
 
Wang menyarankan Young untuk test DNA dengan Soo. Ia akhirnya mengatakan, waktu Young merasa mencium bau parfum Soo di kamarnya setelah dia pulang dari pertemuan keluarga Myung Ho yang batal, Soo memang ada di sana, dan tampaknya habis menyentuh brankas. Memang tidak ada yang hilang, tetapi jika dia mendapatkan waktu lebih lama, pasti ada yang hilang. Wang jujur tentang tes DNA sebelumnya yang menggunakan sikat gigi dan cukur rambut Soo, memang tesnya positif bersaudara, tetapi ada yang aneh dari tes itu, sehingga untuk lebih aktualnya, lebih baik pakai darah. Tapi Young masih tetap percaya bahwa Soo adalah kakaknya, karena Soo dapat mengingat dengan baik, kenangan masa kecil mereka, di mana hanya mereka berdua saja yang tahu.
 
Setelah Wang keluar, temannya yang dokter menelpon, mengatakan kalau pil itu adalah obat untuk menidurkan hewan, Euthanizer. Saat itu, Soo mengetuk pintu dan Young segera mengakhiri percakapannya. Soo akan memperkenalkannya dengan seorang dokter hebat. Jika yang dialami Young bukan migrain biasa, melainkan tumor otak, maka harus dioperasi. “Apakah hanya dengan operasi, bisa selesai begitu saja? Mudah sekali.” Young menyuruh Soo keluar. Sebelum keluar, Soo akan mencium pipi Young, tetapi Young mengelak. “Ini hanya ciuman kakak kepada adiknya.” Soo mencium pipi Young dan keluar.
 
Paginya, Hee Sun dan Jin Sung benar2 berjaga di depan rumah Myung Ho, selimutan di atas motor sambil makan cokelat. Begitu Myung Ho dan kekasihnya keluar, mereka segera memotretnya. Sementara itu Young bertanya pada Wang, jika Oh Soo yang ada pada mereka sekarang bukan kakak kandungnya, lantas di manakah Oh Soo kakaknya? Wang yang pernah dengar kalau Oh Soo lainnya sudah mati, tidak berani menjawab yang sebenarnya. Dia berkata kalau Oh Soo sesungguhnya pasti ada di suatu tempat, makanya mereka harus tes DNA dulu untuk memastikan.
 
Lalu Young membongkar tasnya, mencari2 kartu nama yang pernah diberikan Myung Ho. Dengan taksi, dia akan pergi ke alamat di kartu itu. Soo juga ada di luar dan bertanya ke mana Young akan pergi, tapi Young tak menjawab, bahkan hampir memukul Soo dengan tongkatnya saat Soo memegang tangannya. Soo marah, kenapa Young marah padanya tanpa alasan. Young berkata akan bicara dengan Soo nanti, setelah dia pulang dari menemui seseorang. Soo kesal dan pergi dengan mobilnya. Di taksi, Young minta tolong supir untuk memencetkan nomor hp di kartu itu. Ternyata dia menghubungi Moo Chul, yang katanya, tahu tentang Oh Soo CheongDamDong. Mereka pun janjian ketemuan di club.
 
Taksi berhenti di pinggir jalan karena tidak bisa melewati one way. Young harus jalan kaki dan tampak kesulitan. Untungnya ada anak sekolahan yang lewat dan merasa kasihan, menuntun Young ke club. Tapi club itu ternyata sudah tutup. Young minta tolong anak itu untuk menelpon Moo Chul, ternyata bukan club itu yang dimaksud. Anak itu pun mengarahkan Young untuk berjalan ke pinggir jalan untuk mencegat taksi. Sementara itu, Soo melihat2 hasil jepretan Jin Sung. Saat itu, Mira menelpon, mengatakan kalau Young memiliki pil Euthanizer. Soo shock, berarti Young sudah tahu pil itu sebenarnya. Belum habis shocknya, sms dari Moo Chul datang, “Aku akan segera bertemu dengan adik palsumu, kau akan tamat sekarang.” Soo pun segera pergi.
 Young berjalan menuju Black Jack Club. Di tengah jalan, dia dikerjai preman club, pura2 akan diantarkan ke Black Jack Club, tapi ternyata mereka mau mengambil barang2 Young. Tiba2, salah satu preman dipukul kepalanya dengan botol sampai berdarah, oleh Soo. Ia menempelkan muka orang itu ke tembok kasar dan mukanya diseret di tembok itu. 3 preman lainnya merasa ngeri dan kabur. Young meraba2 untuk mencari hapenya, malah nemu botol kecil pil itu. Soo menggenggam tangan Young, tapi Young menepisnya dan berdiri pergi. Soo menahannya, Young menampar wajahnya. “Sangat mudah bagimu mengerjai seorang gadis buta. Kenapa kau tidak segera bunuh aku saat aku tidak bisa berbuat apa-apa???” Soo tidak bisa bicara apa2 lagi.
 
4 preman itu ngomel2 sambil jalan, lalu bertemu dengan Moo Chul. Moo Chul mendatangi tempat Young dikerjai tadi. Tiba2 dadanya sakit, ada seseorang yang melihat hal itu. Young dan Soo sudah duduk di café. Soo menjelaskan, kalau pil itu adalah miliknya, bukan sengaja diberikan untuk membunuh Young, melainkan untuk membunuh dirinya sendiri. Dirinya yang merasa tidak ada gunanya hidup, pun tidak ada orang yang akan merasa kehilangan jika dirinya mati. Tapi dia berubah pikiran sejak bertemu dengan Young.  Soo memutuskan untuk mengakhiri semua ini sekarang, dan berkata bahwa dia akan meninggalkan Young sekarang.  Young beranjak pergi, tetapi tiba2 dia merasa sakit lagi. Sambil menahan sakit, dia turun dari tangga. Hampir bertabrakan dengan orang, dan hampir jatuh. Soo segera beranjak memapahnya, tetapi Young menepisnya. Young histeris, lalu pingsan. kebetulan Jin Sung menelpon, Soo menyuruhnya membawa mobil.
 Image Hosted by ImageShack.us
Sora menemui Wang, yang menanyai ttg hutang Soo, juga bagaimana Soo dibesarkan. Sora hampir menyebutkan nama panti asuhan Harapan tempat Soo dibesarkan, ia pun menyebutkan panti asuhan lain. Sementara itu, Young sudah di CT scan. Dokter berkata bahwa tumor itu harus dioperasi. Tiba2 Dokter Sun Hee masuk, pura2 tidak kenal dengan Soo, dan berkata pada dokter tadi bahwa tidak boleh memberikan harapan palsu kepada keluarga pasien. Soo mengejar Sun Hee. Tapi Sun Hee tidak mau mengoperasi, malah menganggap ini salah satu game yang dimainkan Soo.
 Image Hosted by ImageShack.us
Image Hosted by ImageShack.us
Young sudah sadar. Soo menyampaikan kata dokter, bahwa tumornya sebaiknya dioperasi. Young berkata kalau dia sudah mendengar saran itu sejak umur 6 tahun. Young tampak berusaha menahan tangis, Soo menyuruhnya untuk menangis saja. Soo berjalan ke belakang tubuh Young, berbaring dan memeluknya, menggenggam tangannya. Mereka menangis bersama. Jin Sung dan Hee Sun membuka pintu, melihat pemandangan itu. Mereka berjalan keluar, Hee Sun tampak lesu. Dia pernah melihat ekspresi Soo seperti itu dulu, waktu bersama Hee Joo. Kini dia bingung, harus merasa marah atau kasihan.
 Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang mengantar Wang ke RS, Wang menangis di sepanjang perjalanan dan Jang menggenggam tangannya. Saat masuk kamar rawat, mereka melihat Soo dan Young tidur dalam pose yang tadi. Jang menawarkan untuk membangunkan mereka, tetapi Wang beranjak keluar. Sora meng-sms, mengingatkan kalau besok hari terakhir perjanjian. Tapi Soo tak mengacuhkannya, kembali tidur memeluk Young. Young menyuruhnya turun ranjang dan tidur terpisah saja, tapi kata Soo, sebelum dia benar2 pergi, dia mengajak Young tidur bersama.
 Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung menyuruh Soo untuk segera mengirimkan foto Myung Ho dengan kekasihnya untuk memeras, membayar hutang, lalu pergi. Tidak perlu berlama2 berkutat dengan Young. Tapi Soo tidak mau, karena Myung Ho belum tentu langsung memberikan uang, malah dia bisa melapor ke Sekt. Wang. Jin Sung mengingatkan, Wang bisa menebak bahwa Soo mencintai Young, dari pandangan mata, tingkah laku, Soo kelihatan banget kalau jatuh cinta beneran sama Young, bukan sebagai adik. Jin Sung tak mau Soo berkorban demi Young, dengan mati di tangan Moo Chul ataupun Sora. “Kau harus hidup, Hyung!” Soo berkata, selama ini dia sudah bertahan hidup. Waktu kecil dibuang di tengah salju yang dingin, dia tetap hidup. Ditusuk Moo Chul, dia tetap hidup. Bahkan saat Hee Joo mati di depan matanya, dia tetap bertahan hidup. Masih ada Jin Sung dan Hee Sun (juga Young), yang masih membuatnya punya alasan untuk bertahan hidup.
 Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung berbalik naik tangga, sudah ada Hee Sun yang duduk di sana.
JS: apa yang kau pikirkan?
HS: sama seperti yang kau pikirkan.
Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung mengirimkan foto Myung Ho kepada Myung Ho dan meminta uang. Myung Ho shock, saat itu Soo lewat dan dia mengikutinya masuk ke sebuah café. Di sana, Soo berkumpul dengan Wang, Jang dan Myung Ho. Wang ingin memindahkan Young ke RS lain tapi Soo tidak setuju. Myung Ho hendak menyanggah, tapi Soo berkata kalau Myung Ho belum jadi siapa2 di keluarga ini. “Lalu, kau sendiri siapa? Aku tetap tidak percaya kalau kau kakak kandung Young,” Kata Wang. Soo tahu kalau mereka sedang menginvestigasinya, dan dia sendiripun sedang menginvestigasi mereka berdua dan akan segera mendapatkan bukti tentang kejahatan mereka.
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo keluar, diikuti Jang. Wang tiba2 menyiram wajah Myung Ho dengan air, karena Myung Ho melakukan akuisisi tanpa ijin. Pertunangan dibatalkan. Tetapi sebelum Wang pergi, Myung Ho berkata kalau Soo mengiriminya surat kaleng. Sementara Soo menunjukkan foto Myung Ho dengan kekasihnya kepada Jang, dan Jang pun percaya kalau Myung Ho tidak baik, tetapi dia tetap masih tidak percaya kalau Wang juga terlibat. Soo harus mendapatkan bukti untuk menyatakan kalau Wang tidak baik bagi Young.
 Image Hosted by ImageShack.us
Image Hosted by ImageShack.us
Young menemui dokter Goo, bertanya apakah dokter punya keluarga yang sakit tumor dan harus dioperasi serta kemo sampai 20 kali? Lalu apakah problem itu teratasi? Apakah tidak akan merasa sakit lagi? Dokter nggak bisa jawab, Young pun sudah tahu jawabannya. Sementara itu Soo berjalan di trotoar dan ia melihat sebuah mobil. Di dalamnya ada Young. Soo mengejar mobil itu, tapi tidak bisa. Di dalamnya, ternyata juga ada Wang, yang akan membawa Young ke Dr. Hyun, dokter yang biasanya menangani Young. Tapi Young tidak mau, ia mau pulang. Dia sampai akan membuka pintu saat mobil masih melaju. Dia keluar dari mobil, Wang menahannya dan menampar wajahnya “Maumu apa!!!”
 Image Hosted by ImageShack.us
Di rumah, Wang menyuruh semua pelayan keluar. Wang menyuruh Young untuk mau operasi, tapi Young tidak mau. “Kau mau mati?” Young mengangguk. Wang menamparnya lagi. Young terduduk. Wang menangis, ini pertama kalinya Wang memukul Young. Selama ini Young yang selalu memukuli Wang. Apakah Young sedang balas dendam, dengan keinginannya untuk mati? Karena Young berpikir bahwa Wang membunuh papa, memaksanya menikah dengan Myung Ho, mengaturnya untuk menduduki kursi direktur, menjadikannya seperti boneka.
 Image Hosted by ImageShack.us
Tetapi kata Young, “Aku tidak berpikir kau serendah itu.” Young berpikir, kalau Wang adalah monster dan sangat ingin dia bunuh jika ia bisa. Tetapi, jika Wang memang benar2 jahat, kenapa tidak dari dulu saja Wang membunuhnya, padahal banyak kesempatan, dengan kebutaannya. Wang malah mengajarinya hurup braile walaupun Young tidak mau belajar pada awalnya, supaya Young bisa pintar dan mewarisi perusahaan papa. Young ingat, bagaimana Wang begitu menyayanginya. Wang memeluknya, memohon agar Young mau operasi. Young tetap tidak mau. Dia ingin menikah, ingin Soo melihatnya cantik dengan baju pengantin, agar Soo tidak cemas ketika dia pergi ke Italy. Wang setuju, akan segera mengatur pernikahan, memesan baju pengantin, lalu operasi. Walaupun Young tetap tak mau, Wang tetap memaksa untuk operasi, lalu hidup bahagia berdua dengannya.
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo menarik Mira paksa ke mobil, untuk mengantarkannya ke dokter yang pernah mengatakan kalau Young sebenarnya sakit R.P. Mira kaget, kenapa Soo bisa tahu? Mereka pun ke RS itu, tapi Mira tidak menemukan foto dokter itu, ia pun lupa namanya siapa, hanya ingat ada nama ‘Kwak’. Soo menanyai perawat, lalu ia pun pergi, mungkin dokter itu sudah keluar dari RS dan buka praktek sendiri. Mira ditinggal di RS tadi. Di jalan, Sora menelpon, mereka pun ketemuan. Sora sudah memberitahu Wang ttg hutang Soo, tapi belum ttg identitas Soo. Soo pun mempersilakan Sora mengatakan segalanya, dia tidak peduli. Dia tidak bisa hidup bersama Sora. Sora tidak mencintainya, melainkan hanya terobsesi padanya. Ketika cinta harus berakhir, maka berakhir. Jika memaksakan untuk membalas cinta, maka itu adalah obsesi. “Kau begitu menyukai Young? Tetapi dia hanya menyayangimu sebatas kakak, dan setelah dia tahu kau bukan kakaknya, maka dia akan mengusirmu.” Soo akan menunggu, hingga identitasnya ketahuan oleh Young, maka dia akan pergi.
 Image Hosted by ImageShack.us
Skandal Myung Ho dimaafkan, karena Myung Ho mengaku kalau semua itu telah berakhir dan yang di foto itu cuma ucapan perpisahan saja. Wang mengatur jadwal pernikahan setelah operasi. Awalnya Myung Ho berpikir sebaliknya, karena pernikahan kan cuma sehari, sedang operasi bisa berhari2, tapi dia nurut pada Wang. Wang pun menyuruhnya mencari data ttg panti asuhan, saat Soo muncul. Wang mengatakan ttg pesan ancaman yg dikirim Jin Sung. Wang dan Young sudah tahu ttg wanita masa lalu Myung Ho, mereka hanya menutupinya, jadi semua yg dilakukan Jin Sung percuma. Myung Ho tidak akan memberinya uang.
 Image Hosted by ImageShack.us
Adik Jin Sung menabrak orang. Mobil yang dipakainya pun pinjaman milik bapaknya temannya. Dia harus bayar double ganti rugi. Jin Sung stress punya adek kayak gitu. Dia akan meminjam uang bos Kim, tapi Hee Sun melarangnya. Lalu teman adik Jin Sung datang, mengatakan kalau masalah itu sudah selesai. Ternyata Moo Chul yang sudah membereskan semua, dengan imbalan yang akan menanti.
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengantar Young ke pertemuan keluarga Myung Ho. Di perjalaan, Young bercerita rencana pernikahannya, tapi Soo yg tampak tidak suka, hanya diam saja. Dia menghentikan mobil dan membuka pintu Young, “Sebelum bertemu mereka, kita bicarakan dulu pernikahan itu.” sementara itu, Wang ke panti asuhan yang dikatakan oleh Sora, tetapi foto Oh Soo menghilang. Wang pun ingat, Sora sempat bilang ‘Hope’ sebelum bilang nama panti asuhan lain. Wang pun menyelidiki semua panti asuhan yg punya kata ‘Hope’. Sementara Jang ditelpon pemilik café, bahwa foto kecilnya dengan Oh Soo sudah ketemu. pemilik café menunjukkan luka bakar Soo sebenarnya di kiri, sedang Oh Soo yg sekarang pasti bukan Oh Soo asli.
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo mendatangi Moo Chul yang lagi main basket, berlutut memohon agar Moo Chul mau meminta kakaknya untuk mengoperasi Young. Bahkan setelah Moo Chul menghajarnya habis2an, Soo tidak menyerah. Dia akan datang tiap hari, memohon, agar gadis polos itu disembuhkan, agar tidak berakhir seperti Hee Joo.
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo pulang babak belur, sampai pelayan terkejut. Wang pun melihatnya tapi tak peduli. Dia menelpon panti asuhan, dan akhirnya menemukan yang dia cari. Young masuk ke kamar Soo, mengajaknya bertemu keluarga Myung Ho besok. Soo menjawab dengan kasar, Young pun berpikir kalau mereka tidak bisa ngobrol malam ini. Soo berkata, sekarang dia sedang terluka di pipi dan bibir, Young tidak bisa melihatnya, bahkan mungkin tak peduli, karena Young khawatir dengan operasinya nanti. Young mau menyentuh wajah Soo yang terluka, tapi ditepis. Soo mendorong Young ke dinding. Young bertanya, apa yang diinginkan Soo sebenarnya? “Aku ingin kau berkata, bahwa kau ingin hidup.”
 Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Young bertengkar, sementara Wang mendengar pertengkaran mereka dari balik pintu. Soo keluar dan pergi dengan mobil, tidak mempedulikan Young yang mengejarnya tertatih2. Ketika mobil itu pergi, Young teringat waktu dia kecil, memanggil ibu dan kakaknya yang pergi setelah ortu bercerai. Tetapi Soo kembali, menyuruhnya naik. Wang membantunya naik dan memberikan mantel serta sepatu. Soo menghentikan mobil di sebuah tempat, menarik paksa Young untuk naik ke tempat yang lebih tinggi tertatih2. Di sana, Soo memotret Young berkali-kali, sebagai kenang2an bagi Young bahwa sang kakak telah membuangnya. Soo marah, karena selama ini Young menciptakan kenangan manis untuk mempersiapkan kematiannya. Young tidak memikirkan bagaimana perasaan Soo yg akan ditinggal mati. Jadi Soo akan membuat kenangan buruk agar Soo mudah melupakan Young. Selama Young tidak mau berusaha untuk bertahan hidup, Soo tidak akan menyayangi Young lagi.
 
Soo mengantar Young ke kamarnya, dan setelah Soo pergi, Young keluar sendiri, menyusuri jalan bersalju tebal. Paginya, Soo jogging dan melihat boneka salju kecil di tengah taman yang telah tertutup salju tebal. Di samping boneka itu, ada tulisan ‘Aku ingin hidup’. Boneka kecil itu melambangkan Soo, yang punya hidung mancung dan badan yang tinggi. Soo terharu. Lalu terdengar bunyi lonceng. Young membuka pintu jendela, menikmati angin musim dingin, dan Soo hanya memandanginya dari bawah. Wang yang lewat, melihat kakak beradik (palsu) itu, sambil menelpon. Tampaknya dia sudah mendapat info tentang panti asuhan Oh Soo. Wang ke sana dan melihat foto masa kecil Oh Soo, yang pastinya berbeda dari foto Oh Soo asli. Lalu Wang ingat, waktu makan bersama, ia pernah melihat bekas luka di dada Soo. Ia pun tampak syok karena menyadari sesuatu.
 
Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang sudah menemukan data2 ttg Oh Soo yang asli, yang sudah mati ketabrak. Dia memberitahu pemilik café. Tetapi Mira mendengar dan syok. Istri pemilik café mengejarnya, mungkin agar Mira tutup mulut, karena Jang meminta mereka untuk merahasiakan ini dulu. Sementara itu, Soo ditelpon Moo Chul. Dia berlari keluar kamar dengan girang, lalu mencium kening Young. Moo Chul akhirnya mau merayu Kakaknya untuk mengoperasi Young, tetapi balasannya, hari kematian Soo akan dimajukan 5 hari. Dan gara2 kasus adiknya Jin Sung dulu itu, Soo harus dipotong 5 hari lagi karena meminta agar hutang Jin Sung waktu itu dihapuskan. Dia juga tidak boleh lagi melibatkan Jin Sung dan Hee Sun, karena mereka juga bisa jadi sasaran Boss Kim.
 
Anak buah Moo Chul complain, kenapa Moo Chul begitu mudah menghapus hutang orang2 ini, nanti Boss Kim bisa marah. Moo Chul akhirnya bilang, bahwa dia punya kanker paru2 dan sebentar lagi pun mati, jadi dia tidak takut apapun. Lalu Jin Sung datang menghajarnya, karena tidak rela jika sahabatnya harus berkorban demi hutangnya.
 
Jang memberitahu Wang ttg Oh Soo yg sesungguhnya, dan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. Mereka mau memberitahu Young, tetapi saat sudah kumpul di kamar, tak ada yang bisa buka suara. Young pun akhirnya bicara duluan, kalau dia mau dioperasi, tapi sama dokter yang disarankan Soo. Jang pun menelpon dokter yang biasanya menangani Young dan dokter itu pun menyarankan dr. Jo yang memang bagus dan berpengalaman, walaupun galak. Jang heran, apa yang sebenarnya direncanakan Soo? Lalu Soo datang dan Jang menyuruhnya duduk, tetap Wang malah menyuruhnya naik ke kamar saja. Wang bilang kalau Jang hanya ingin tanya soal operasi Young, dan Wang sudah menyetujui kalau dr. Jo akan mengoperasinya. Soo heran, kenapa semudah itu, biasanya mereka berbeda pendapat. Tapi akhirnya Soo naik sambil masih memandang mereka heran. Jang bingung, kenapa Wang tidak melabrak Soo? Wang ternyata tahu, bahwa Soo mencintai Young, itu sebabnya dia berusaha untuk menyelamatkan Young. Jika tujuannya uang, pasti tidak akan seperti ini. Lagipula tak akan lama lagi, debt collector pasti akan mencarinya, mereka tidak perlu repot2 menendangnya.
 
Soo dan Young main salju bersama, membuat boneka salju dan lempar2an. Mereka sangat bahagia. Ini pertama kalinya Soo merasa bahagia, dan tidak mempedulikan pisau Moo Chul yang sebentar lagi akan menancap di tubuhnya kalau dia tidak bisa bayar hutang. Lalu mereka tidur bersama, Soo memeluknya dari belakang. Ketika bisa melihat, Young ingin jalan sendirian 24 jam, memasak dengan tangannya sendiri, menonton film kesukaan tanpa penjelasan dari orang lain, membaca buku kesukaan, dan melihat wajah kakak. Dan ternyata dia bicara sendiri, karena Soo sudah tidur duluan. Young menyelimutinya dan tak sengaja jarinya menyentuh wajah Soo. Perlahan dan gemetar, tangannya meraba wajah Soo. Tiba2 ia tersentak sendiri, merasa aneh dengan apa yang dirasakannya kini. Akhirnya ia pun tidur di lantai, dengan perasaan galau. (wah, mulai jatuh cinta kayaknya)
 
Boss Kim memberi tiket untuk Sora ke swiss. Sora bertanya, kenapa Boss Kim sangat memeras Oh Soo? “Karena kau mencintainya.” Boss Kim akan terus menyiksa Soo selama Sora masih mencintainya. Lalu ada sms dari Wang, yang mengatakan bahwa mulai sekarang Sora dilarang berhubungan dengan Soo lagi, karena Soo akan selalu di samping Young, dan Wang sudah tahu siapa sebenarnya Soo. Sora pun menelpon Young, mengajak ketemuan. Young terus kepikiran, selama ini ia tidak tahu kalau Soo punya pacar. Ia pun bertanya pada Soo waktu akan pergi bersama ke dr. Jo, apa Soo punya pacar? Soo bilang tidak. Tapi kalau mantan, banyak, dan lebih cantik dari Young. Young tampak kesal tapi tak mengaku kalau dia cemburu. Soo akan menjemput Young, tetapi Young bilang akan dijemput Myung Ho dan ke kantor bersama. Soo pun bilang, dia benar2 cemburu pada adiknya sendiri. Young kaget, berarti tidak hanya dia yang merasa aneh, cemburu pada kakak sendiri. Secara tak sadar, dia mengaku kalau tadi dia cemburu.
 
Soo menemui dr. Jo, tetapi menurutnya, Young tidak ada harapan, meskipun  Soo mau memohon dengan cara apapun. Soo berjalan di lobi atas, lalu berhenti karena tak kuat menahan tangis. Sementara itu Young menunggu Sora di café. Sora datang, tetapi tidak menghampirinya, melainkan duduk di kursi lain sambil memperhatikannya. Sudah jam 3, Sora mengsms Soo “Oh Soo kakakmu, bukanlah kakak kandungmu. Dia hanya pura2 menjadi kakakmu. Kakak kandungmu sudah mati setahun yg lalu. Semua orang sudah tahu hal ini selain kau. Kalau tidak percaya, tanya saja pada Sekt. Wang.” Lalu Sora menelpon, “Tiga hari kemudian, datanglah ke airport, kalau tidak, sms ini akan jadi voice mail di hp adik palsumu.” Soo berjalan dengan lunglai (kasihan banget ini orang, penuh tekanan).
 
Young beranjak pergi. Sora membantu membukakan pintu dan memberitahu ada tangga di depan. Young yg tidak menyadari siapa Sora, hanya berterima kasih. Setelah Sora pergi, Myung Ho muncul dan mereka bersama meeting di kantor, tapi Young terus memikirkan saat ia menyentuh Soo semalam. Dan saat minum teh bersama Young, ia mengatakan pertemuan dg pacar Soo yg batal kepada Myung Ho. Jika wanita itu ingin bertemu lagi, Myung Ho ingin agar Young tidak pergi sendirian. Dia mengaku ttg sekt. Han, mantan kekasihnya itu, semua itu masa lalu. Sekarang dia jadi benar2 menyukai Young. Ortunya melarang pada awalnya, tetapi setelah ketemu Young, mereka menyetujui. Tiba2 Young bertanya ttg kekasih Soo. Myung Ho tampak kecewa, Young masih saja terus memikirkan Soo, padahal sedang bersama dirinya saat ini.
 
Soo minum2 dengan ayahnya Jin Sung, saat mengantar paman pulang, ia bertemu Jin Sung. Jin Sung tidak mau berpisah dari sahabatnya itu, tetapi Soo tetap menyuruhnya untuk jaga jarak. Di rumah, Soo menghampiri Young yang sudah tertidur. Teringat akan penyakit Young yang sudah tidak ada harapan sembuh lagi, Soo menangis, sambil mencium bibir Young. Tiba2 Young terbangun, terkejut…
 
gambar:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar