Quotes

"Write is my World"

Senin, 09 September 2013

That Winter, The Wind Blows Episode 7 - 8


Sekt. Wang mengantar Young tidur. Saat menyelimuti, dia melihat tangan seseorang di balik pintu, dan lukisan yang miring. Dia mendekati pintu itu… dan Oh Soo ketahuan. Young bertanya, apakah Soo datang, karena dia mencium bau Soo. Tapi Wang tidak mengakui, “Mungkin tadi dia ke sini. Tetapi sekarang dia tidak ada di sini,” katanya sambil menatap tajam Soo yg sudah berkeringat dingin. Wang mengetik di hp dan menunjukannya pada Soo, menyuruh Soo pergi setelah dia menyalakan musik pengantar tidur. Setelah Soo pergi, Wang memperhatikan lukisan miring itu, dan ada noda hitam seperti sidik jari di sana.
 
Hee Sun dan Jin Sung sudah mengepak barang untuk melarikan diri, tetapi sms datang dari Soo “Aku ketahuan, jangan telepon aku.” Mereka pun langsung lemas. Soo memasukkan peralatan malingnya ke dalam laci saat Wang mendatanginya. Mereka bicara berdua sambil minum teh, tapi tentu Oh Soo tak bisa menikmati tehnya dengan nikmat. Tiba2 ia teringat video rekaman Young waktu kecil, bahwa Wang berbohong, berkata kalau mata Young tak bisa sembuh, padahal mereka sama sekali tidak ke RS. Soo pun jadi punya alasan, dia ingin mencari buku harian Young untuk mengetahui rencana busuk Wang sesungguhnya. Kalau memang benar2 Wang menyayangi Young, Jika tak bisa disembuhkan di Korea, mereka bisa mencoba ke jepang atau US. Tapi Wang malah mengangkat topic ttg hutang Soo  78 M itu. “Jika aku memberikan uang itu, tetapi kau harus meninggalkan Young, apa yang akan kau lakukan?” Soo memilih untuk pura2 tidak pernah mendengarnya. Lalu pelayan datang, mengatakan ada telpon dari bank untuk Wang yang mau memindahkan brankas. Soo tampak berpikir.
 
Young tampak kesakitan dan membongkar barang2 Soo. Ia mencari pil racun itu, dan menemukannya di lemari baju. Dan, ia tertidur lelap, dengan botol pil yang sudah kosong.
 
Soo dkk berkumpul di café dan akan merubah rencana. Soo akan mencari tahu ttg Wang dan mengancamnya. Saat pulang, Soo sampai salah mengambil jaket dan meninggalkan hp. Dia berdalih bahwa dia sangat excited setelah menemukan cara untuk bertahan hidup. Tetapi Hee Sun meragukan hal itu. dia menelpon Young dan mengajak bertemu untuk minta maaf, karena ia ingin tahu, excited-nya Soo itu karena menemukan cara atau karena Young.
 
Brankas Young sudah dipindahkan ke bank. Wang memasukkan kaca lukisan ke sebuah tas saat Petugas datang memberikan daftar isi brankas pada Wang untuk di cek, saat Soo datang. Sementara itu, Young (ternyata masih hidup) bertanya pada pengacara, kenapa brankasnya dipindah. Pengacara berkata kalau brankas itu tidak aman, karena banyak orang di rumah. Young sudah tahu, pasti Wang mencurigai Soo. Pengacara berkata kalau dialah yang membawa Soo ke rumah, tetapi kini ia menyesal membawa Soo. dia berharap Young tidak 100% percaya pada Soo. “Kalau aku tidak bisa percaya pada kakakku sendiri, aku juga tidak bisa percaya pada siapapun. Pada Sekt. Wang, padamu, pada Mi Ra …” Saat itu Mira datang membawa kopi dan ia terkejut. Young sudah tahu kalau Wang membayar Mira untuk memata2i Young. Mira shock dan berlari keluar dari café. Young tahu, bahwa Wang sebenarnya tidak suka ada siapapun berada di sekeliling Young. Ia ingin Young hidup sendirian, hanya jadi miliknya seorang, sehingga dia bisa mengontrol Young. Setelah Young pergi, pemilik café mendatangi Pengacara,  berkata bahwa Oh Soo tampak sedikit aneh.
 
Soo membongkar video2 rekaman Young dan menontonnya, mencari bukti. Hingga ada satu video, saat Young SMA, dia pergi ke dokter mata dg Mira dan dokter mendiagnosis penyebab dirinya buta bukan karena tumor, tapi Retinitis Pigmentosa. Dokter bertanya, kenapa tidak sejak dini dibawa ke RS, karena dengan terapi, bisa disembuhkan. Tapi masih ada harapan, jika Young mau dioperasi. Tapi Young memilih untuk pura2 tidak pernah mendengar. “Sekt, Wang, aku tahu kau yang telah merencanakan semua ini. Tapi aku tidak sendiri. Karena aku punya kakak. Jika kakak datang, dia akan menghukummu atas semua yang telah terjadi padaku.” Mungkin dia ingin tetap buta agar kakaknya menghukum Wang. Soo teringat saat Oh Soo2 tertabrak dan mati. Young sudah benar2 sendiri sekarang. Ia juga teringat saat Young meminta agar dia bisa mempercayai Soo.  Soo tersentuh dan menangis.
 
Young menelpon, bertanya Soo ada di mana sekarang? Soo keluar dari rumah kaca dan pura2 bilang lagi di luar, lagi OTW pulang. Young juga bilang ada di luar, tapi Soo melihat dari jauh, Young sudah ada di depan rumah. Young ngajak ketemuan di café atau supermarket. Soo menyuruh Young masuk ke dalam rumah saja, karena cuaca dingin. Young pura2 bilang lagi ada di dekat supermarket, tapi pelayan datang menyuruhnya masuk. Young meletakkan jari di bibir agar bibi pelayan tidak bersuara. Soo pun menerima ajakan ketemu di supermarket. Soo mengikuti Young berjalan, lalu Soo ke seberang jalan dan berlari agar dia bisa sampai duluan di supermarket dan pura2 berpapasan. Saat sudah dekat, ada anak2 sekolah akan melewati Young. Soo hendak berseru awas, tetapi ternyata Young bisa menghindari tabrakan dengan anak2 itu. Soo memuji Young yang bisa jalan malam2 sendirian. “Malam dan siang sama saja bagiku, bodoh,” kata Young.
Pengacara Jang memasukkan tas berisi kaca ke dalam mobil, lalu masuk ke mobil sekt. Wang. Seperti yang sudah diduga, Wang ingin Jang menyelidiki sidik jari di kaca itu, lantas tes DNA juga dengan darah Young. Tapi Jang tidak mau melakukan tes DNA jika Young tidak mengijinkan. Mendiang ayah Young sudah berpesan, kalau Young tidak boleh sendirian, maka Jang mencari kakak Young. Wang berdalih bahwa Young tidak butuh orang lain, dirinya sudah cukup. “Kalau begitu, kau harus mendapatkan kepercayaannya terlebih dahulu. Jadi walaupun ada Oh Soo di sisi Young, kau masih punya tempat di hatinya.”
 
Ternyata Young tidak meminum pil itu. Dia hanya tidur di samping pil itu. Jika dia benar2 ingin meminumnya, maka dia akan minta ijin dulu pada Soo. Lalu Myung Ho menelpon, ingin menjelaskan apa yang dikatakan ortunya saat akan pertemuan keluarga. Young pura2 tidak mendengar apa2 dan meminta untuk mengatur kembali jadwal pertemuan keluarga.
Soo: Tampaknya kau menyukainya.
Young: Mungkin aku suka padanya.
Soo garuk2 dagu: lalu, apa yang kau rasakan? Kupu2 dalam perut?
Young: jika rasa itu yang kurasakan, apakah itu rasa suka? jika ia, apa aku menyukaimu?
Soo ngelirik2 bingung. “Kau harus berpikir kembali untuk menikah dengannya”
Young: aku tidak punya pilihan. Orang2 mengalami yg namanya jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi aku tidak punya penglihatan untuk jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku hanya bisa tinggal dengan orang yang menyukaiku. Kakak tidak tertarik mengurus perusahaan. Jadi hanya dia yang bisa mengurus perusahaanku.
Soo mengajak Young untuk tes mata lagi. Ia ingin menyembuhkan mata Young sebelum pergi. Jika Wang melarang, masih ada Soo. Young tidak takut pada Wang, tetapi dia tetap tak mau diperiksa. “Jika aku diperiksa, dioperasi, menderita dalam masa penyembuhan, kau akan meninggalkanku? Aku tahu kau pasti akan pergi, aku tidak mencegah. Aku juga akan melakukan hal yang sama jika menjadi dirimu. Kau punya keinginan dan tujuan. Menjaga adik yang buta hanya buang2 waktu.”
 
Soo mengajak Young jalan2 dan Young bersemangat, dia pun mengajak Hee Sun dan Jin Sung ikut serta. Mereka main selancar salju dengan ban berpasangan. Young dan Soo yg menang. Lalu Soo mencium kening Young, dan berfoto bersama, disaksikan oleh 2 ‘obat nyamuk’ yang salah satunya tampak cemburu. “Kau cemburu? Kau mau aku melakukannya untukmu?” tanya Jin Sung yang dicuekin oleh Hee Sun.
 
2 cowok masak, sementara cewek2 duduk2 hehehe.. Hee Sun merengek untuk segera dimasakkan nasi. Jin Sung ngomel, “Ini lagi aku buatin!” sambil tangannya gemetaran mencuci beras di tengah salju tebal, kasihan amat. Sementara itu Soo memotong kentang dan Young berkomentar kalau tampaknya Soo tidak ahli memotong, seperti bukan chef masakan Italy. Waduh, nyaris ketahuan. Soo berdalih kalau masakan Italy tidak butuh keahlian pisau seperti chinesse / japaness food. Hee Sun melihat2 foto Soo dan Young tadi. Young bertanya, apakah hasil fotonya bagus? Hee Sun membentak, “Lihat saja sendiri!” tapi kemudian dia meredakan emosinya dan berkata kalau Young cantik di foto itu. Young bertanya, pendapat Hee Sun ttg kakaknya, hingga bisa membuat kakak Hee Sun jatuh cinta. Hee Sun berkata kalau walaupun Soo playboy, pembohong, cepat naik darah, tetapi dia baik.
 
Malamnya, Young ingin Soo menceritakan tentang Oh Soo yang dia temui sebelum bertemu kakak. Soo menceritakan ttg dirinya sendiri, ttg arti namanya, ttg ibu yg membuangnya, ttg kekasih yg dicampakkannya setelah hamil. Tetapi Young bersimpati dan mengerti apa yg telah dialami Oh Soo. Dia merasa pria itu sama seperti dirinya. Dia jadi jahat karena ditinggalkan ibunya, dicampakkan dari dunia. Dia tidak mau tanggung jawab, karena dia masih terlalu muda, belum siap, dan berpikir kalau anak itu bisa tumbuh seperti dirinya. Soo menangis diam2.
 
Myung Ho menelp Jin Sora untuk ketemuan. Dia ingin menyelidiki ttg Oh Soo, dan setelah kebenaran terungkap, dia akan membeberkan semuanya pada pemegang saham. Tetapi Wang melarang untuk mengumumkan hal itu. Bisa2 pemegang saham malah akan menendang mereka semua dari perusahaan. Wang kini fokus dulu pada sidik jari temuannya. Sementara itu, Young ingin turun di pinggir jalan karena Soo ada urusan. Soo sebenarnya bisa mengantar sampai rumah tapi Young ingin jalan kaki. Saat keluar mobil, Young merasa sakit lagi. Sementara Soo ingat tadi malam, saat menyelimuti Young, dia bertanya, jika Young bisa melihat lagi, apa yang pertama kali ingin dilihat? “Kau. Bagaimanapun aku meraba, bagaimanapun aku berusaha mengingat, tetapi aku tetap tidak bisa membayangkan bagaimana wajahmu. Aku ingin melihatmu, Oppa.”

Soo ke RS, menemui seorang dokter mata. Tetapi dokter wanita itu tampaknya punya hubungan masa lalu yg buruk dengan Soo, hingga dia mengacuhkan Soo. Sementara itu Young pergi ke mall untuk membeli sebuah perhiasan. Saat akan pulang, kepalanya sakit lagi sampai hampir pingsan. Penjaga toko perhiasan pun membantunya berjalan keluar mall.

Sementara itu, Moo Chul membeberkan semua yg dilakuka Oh Soo pada Sora sebelum Sora bertemu Myung Ho. Dan setelah Sora pergi dari rumahnya, Moo Chul pun tampak bersiap untuk pergi. Sora memasuki mobil dan pergi, tanpa dia tahu diikuti anak buah tuan Kim yg melapor. Tetapi hp anak buah Kim disabotase oleh Moo Chul dan berkata kalau Sora sekarang ke PL Grup untuk bertemu Oh Soo. Tuan Kim sangat marah. Lalu Soo menelponnya mengajak bertemu. Moo Chul berkata kalau Sora kini akan menemui Myung Ho untuk bertemu dengan Oh Soo, putra pemilik PL Grup. Belum selesai masalah Sora, Oh Young menelponnya, tapi yg bicara adl penjaga toko, karena Young kesakitan dan bersikeras tidak mau ke RS. Baru nutup telp, Moo Chul nelpon lagi. Tapi Soo mengacuhkannya, karena kini yg terpenting adl ‘adiknya’.

Soo sampai di mall dan mencari Young. Dia menemukan Young terduduk dan tampak kesakitan, dikerumuni orang2. Soo berlari kepadanya. Tanpa ia sadari, Sora berjalan ke arah yang sama dan melihat kerumunan itu. Soo menepuk2 pipi Young dan Young pingsan di dadanya. Ia menyuruh penjaga toko menelpon ambulans sementara ia akan menggendong Young keluar Mall. Saat itulah dia menyadari kehadiran Sora. Seseorang datang mengabarkan kalau mobil Soo sudah siap dan Soo pun melewati Sora. Saat Sora ingin mengejar, Myung Ho memanggilnya. Dan dari jauh, Hee Sun melihat mereka berdua, segera menelpon Jin Sung.
 
Soo membawa Young ke RS dan saat ia akan meregistrasi, Jin Sung menelp dg panik. Tapi Soo memberi instruksi apa yang harus Jin Sung lakukan. Myung Ho menunjukkan foto Soo dkk dan bertanya, siapa diantara mereka yg dipacari Sora? Myung Ho menunjuk Oh Soo2, PL Grup, tapi Sora berkata tidak, karena orang itu sudah mati lama. Ia berkencan dg pria yg ditengah, Oh Soo1, penipu. Tapi sebelum Sora melanjutkan, Jin Sung menelponnya. Dia berkata kalau sebentar lagi Soo akan menelponnya, jadi Sora harus mengurusi si Myung Ho dulu. Sora tidak percaya dan meminta no. hp Soo. Tapi Jin Sung tak mau kasih, tunggu saja. Setelah itu Jin Sung menelpon seorang teman untuk dimintai tolong. Sora melanjutkan, “aku berpacaran dengan pria yg ditengah, putra PL Grup.”
 
Young sudah sadar dan boleh pulang. Tetapi karena dia memberontak terus, dokter tidak bisa memeriksanya dg benar. Soo pun bilang kalau Young R.P. Menurut dokter, R.P. tidak membutakan sepenuhnya. Soo juga bilang kalau Young punya tumor otak. Barulah Dokter kaget dan menyuruh Young untuk segera tes. Soo menyuruh Young tes agar bisa menyembuhkan tumornya, tapi Young tak mau. Ia berjanji, jika kepalanya sakit lagi, barulah dia mau diperiksa. Young mengajak Soo untuk ikut pesta perusahaan. Awalnya Soo menolak karena tidak suka acara begituan. Tapi Young mengancam, jika ia sakit di pesta, dia tidak akan bilang ke Soo. Akhirnya Soo pun terpaksa ikut.
 
Young memberitahu Wang kalau Soo akan ikut di pesta. Sementara Jin Sung memperlihatkan hasil jepretannya, yaitu ciuman antara Myung Ho dg seorang cewek. Foto itu bisa jadi alat untuk menjatuhkan Myung Ho. Tetapi Jin Sung punya video, bahwa hubungan 2 orang itu sudah berakhir, jadi kalaupun foto itu dijadikan bukti, akan cukup sulit menjatuhkannya. Sementara Myung Ho melapor ke Wang ttg Sora. Wang menyuruhnya untuk mengundang Sora ke pesta, biar ketemu sama Oh Soo.
 
Soo dan Young ke sebuah tempat/resort untuk diadakan pesta. Young menyuruh para pelayan menyiapkan bahan2 untuk bikin kue. Dia sebenarnya punya impian jadi chef. Pelan2 dia mengaduk adonan dan Soo memperhatikannya. Saat Young akan memotong cherry, Soo melarangnya karena bahaya. Dia pun membantu Young, berada di belakang Young, sebagai tangan dan mata bagi Young. Mereka memotong Cherry berdua, memanggang dan menghias kue (romantis!). Soo bertanya, kenapa kemarin ke mall? Young ingin membeli sesuatu untuk seseorang. Soo dengan pedenya, berkata, “Aku?” Young berkata bukan, tapi orang yang dia cintai. Soo kesal, “Lee Myung Ho?” ternyata bukan juga, melainkan Pengacara Jang. Jika Soo tidak hadir, maka orang terpercaya Young adl Jang. Lalu mereka tidak jadi menghias kue, karena krimnya dibuat tempel2an di wajah.
 
Young mencari2 loncengnya. Soo melihatnya duluan tapi diam2 dia meletakkannya di tengah baju agar Young senang karena bisa menemukannya sendiri. Kemudian mereka pergi dengan gondola ke atas bukit bersalju. Awalnya para pelayan melarang, karena Wang dan pemegang saham bisa marah kalau Young keluar2. Tapi Soo berkata kalau Young bukan furniture di yg tinggal di dlm rumah. Soo menggendongnya ke atas bukit. Sampai di sana, Soo melepaskan penghangat telinga Young dan Young mendengar bunyi2 lonceng berdenting. Ternyata bunyi itu dari batang beku yang saling bergesekan. “Setelah kakak pergi, walaupun kau kehilangan lonceng, kapanpun angin musim dingin berhembus, pohon akan membuat bunyi ini… aku berharap kau dapat melihat semua ini. Tetapi, sebenarnya yang ingin kutunjukkan padamu adalah dirimu, Young. Lebih dari semuanya, aku berharap kau dapat melihat dirimu sendiri, karena kau sangat cantik.” Young tersentuh dan berbalik memeluk Soo.
 
Malamnya, Young ingin tidur bersama Soo. Dia tidur di atas, Soo di bawah sambil membacakannya buku. Setelah lelap, Soo membetulkan tidurnya, dan dia tertarik untuk mencium bibir Young. Sudah hampir nempel, nggak jadi. 
Paginya, Young bangun duluan dan diam2 ke dapur membuat kopi. Tangannya sampai kena kopi panas saat menuangkan ke cangkir. Tetapi dia berusaha untuk tidak bersuara agar Soo tidak bangun. Tak lama kemudian, hp Soo bunyi. Young menelponnya, menyanyikan happy birthday. Awalnya Soo nggak ngeh, tetapi akhirnya dia sadar juga. Mungkin ini memang bukan ultahnya, tetapi ini ultah Oh Soo kakak Young. Young menyuruhnya ke ruang keluarga di sana, sudah ada sebuah kue plus lilin dan secangkir kopi. Di atas kue itu ada sebuah gelang dengan lonceng kecil.
 
Sora menelpon Moo Chul, bahwa dia sekarang OTW ke pesta PL Grup. Moo Chul membayangkan bagaimana reaksi Soo nanti. Lalu ia bermain basket dg seorang remaja, dimana tak jauh dari mereka, duduk seorang wanita, dokter mata yg didatangi Soo dulu. Ternyata dokter itu ada hubungan saudara dengan Moo Chul, tetapi hubungan mereka kurang baik. Saat Dokter itu pergi, Moo Chul membuang ludah yang berupa darah. Lah, apakah Moo Chul punya penyakit mematikan?
Sementara itu Hee Sun dan Jin Sung terus memata2i Myung Ho. Jin Sung yang attractive dan pantang menyerah, menarik di mata Hee Sun. Dia bercanda, jika tidak bisa mendapatkan Soo, dia ingin pacaran dg Jin Sung saja. Tetapi biarpun Jin Sung menyukainya, ia tau kalau Hee Sun kini cuma bercanda. “Datang padaku kalau kau sudah benar2 serius.”
 
Pesta akan dimulai. Wang menyapa para tamu yg salah satunya ingin bertemu dengan Soo, karena dulu pernah ketemu waktu Oh Soo masih kecil. Setelah para tamu masuk, Myung Ho menghampiri Wang, mengatakan kalau Sora sudah datang sejak tadi. Sementara Jang menelpon Jong Tae yang mengirimkan foto padanya. Ternyata istri Jong Tae mendapatkan foto Sora dengan Soo yang diberikan pada Jong Tae karena Jong Tae ngefans sama Sora. Dan informasi yg Jang dapatkan kali ini, membuatnya syok. Oh Soo bukanlah chef masakan Italy, melainkan pejudi di Cheongdam-Dong.
 
Pesta dimulai. Young memasangkan dasi di leher Soo. Dia sudah belajar memasang dasi sejak muda, untuk memasangkan dasi ayahnya, tapi percuma, karena ayah memiliki Sekt. Wang untuk memasangkan dasi. Soo mengantar Young naik ke panggung untuk berpidato. Sebelumnya dia memperkenalkan Soo sebagai kakaknya. Setelah itu, Soo turun ke belakang panggung, setelah sempat bertatap mata dengan Sora. Sora memberi kode untuk ketemuan di belakang. Hee Sun ingin mengikuti mereka, tetapi ditahan Jin Sung yang mengingatkan kalau mereka harus fokus mengintai Myung Ho. Myung Ho menelpon anak buahnya, menyuruh untuk mengikuti Soo. Tak lama kemudian, istri Myung Ho datang, Myung Ho tampak kaget. Istrinya keluar dan diikuti oleh Jin Sung dan Hee Sun.
 
Sora dan Soo naik lift bersama, diikuti oleh anak buah Myung Ho. Di dalam lift Soo meminjam hp Sora. Ragu Sora memberikannya. Tepat saat pintu lift terbuka, Soo menyapa Boss Kim lewat telpon, membuat Sora terkesiap. Sora ingin merebut hpnya, tapi Soo memiting tangannya dan memepetkan ke tembok. Soo memperingatkan Boss Kim untuk menjaga kekasihnya baik2. Soo kembali ke lift saat anak buah Myung Ho muncul dan Soo menjatuhkannya.
 
Jang menelpon temannya yg merupakan polisi di Cheongdam-Dong, untuk mengecek apakah ada pejudi bernama Oh Soo. Sementara itu Young menelpon Soo, ternyata dia sudah pulang duluan. Young tampak kesakitan tapi ia berusaha menahan. Tapi Soo tahu kalau Young sakit, dari suaranya. Young berkata dirinya baik2 saja, di rumah dia akan meminum obat. Soo kepikiran pil racun itu. Ia segera berlari menyusul Young.
 
Young sampai di rumahnya dan berjalan tertatih. Pelayannya terkejut melihat nonanya sudah pulang, tetapi karena dia akan ke supermarket, dia tidak bisa melayani nonanya. Young menyuruhnya pergi saja. Pelayan itu tidak tahu kalau Young sakit. Tak lama kemudian, Soo sampai di rumah mencari2 Young. Young tidak ada dikamarnya dan kamar Soo berantakan. Pil racunnya hilang. Lalu terdengar suara pecah dari dapur. Young terkulai pingsan di meja dapur, dengan botol pil racun yang telah terbuka dan kosong.
 
Continue…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar