
Sekt. Wang mengantar Young tidur. Saat menyelimuti, dia
melihat tangan seseorang di balik pintu, dan lukisan yang miring. Dia mendekati
pintu itu… dan Oh Soo ketahuan. Young bertanya, apakah Soo datang, karena dia
mencium bau Soo. Tapi Wang tidak mengakui, “Mungkin tadi dia ke sini. Tetapi
sekarang dia tidak ada di sini,” katanya sambil menatap tajam Soo yg sudah
berkeringat dingin. Wang mengetik di hp dan menunjukannya pada Soo, menyuruh
Soo pergi setelah dia menyalakan musik pengantar tidur. Setelah Soo pergi, Wang
memperhatikan lukisan miring itu, dan ada noda hitam seperti sidik jari di
sana.

Hee Sun dan Jin Sung sudah mengepak barang untuk melarikan
diri, tetapi sms datang dari Soo “Aku ketahuan, jangan telepon aku.” Mereka pun
langsung lemas. Soo memasukkan peralatan malingnya ke dalam laci saat Wang
mendatanginya. Mereka bicara berdua sambil minum teh, tapi tentu Oh Soo tak
bisa menikmati tehnya dengan nikmat. Tiba2 ia teringat video rekaman Young
waktu kecil, bahwa Wang berbohong, berkata kalau mata Young tak bisa sembuh,
padahal mereka sama sekali tidak ke RS. Soo pun jadi punya alasan, dia ingin
mencari buku harian Young untuk mengetahui rencana busuk Wang sesungguhnya.
Kalau memang benar2 Wang menyayangi Young, Jika tak bisa disembuhkan di Korea,
mereka bisa mencoba ke jepang atau US. Tapi Wang malah mengangkat topic ttg
hutang Soo 78 M itu. “Jika aku
memberikan uang itu, tetapi kau harus meninggalkan Young, apa yang akan kau
lakukan?” Soo memilih untuk pura2 tidak pernah mendengarnya. Lalu pelayan
datang, mengatakan ada telpon dari bank untuk Wang yang mau memindahkan
brankas. Soo tampak berpikir.

Young tampak kesakitan dan membongkar barang2 Soo. Ia
mencari pil racun itu, dan menemukannya di lemari baju. Dan, ia tertidur lelap,
dengan botol pil yang sudah kosong.

Soo dkk berkumpul di café dan akan merubah rencana. Soo akan
mencari tahu ttg Wang dan mengancamnya. Saat pulang, Soo sampai salah mengambil
jaket dan meninggalkan hp. Dia berdalih bahwa dia sangat excited setelah
menemukan cara untuk bertahan hidup. Tetapi Hee Sun meragukan hal itu. dia
menelpon Young dan mengajak bertemu untuk minta maaf, karena ia ingin tahu,
excited-nya Soo itu karena menemukan cara atau karena Young.

Brankas Young sudah dipindahkan ke bank. Wang memasukkan kaca
lukisan ke sebuah tas saat Petugas datang memberikan daftar isi brankas pada
Wang untuk di cek, saat Soo datang. Sementara itu, Young (ternyata masih hidup)
bertanya pada pengacara, kenapa brankasnya dipindah. Pengacara berkata kalau
brankas itu tidak aman, karena banyak orang di rumah. Young sudah tahu, pasti
Wang mencurigai Soo. Pengacara berkata kalau dialah yang membawa Soo ke rumah,
tetapi kini ia menyesal membawa Soo. dia berharap Young tidak 100% percaya pada
Soo. “Kalau aku tidak bisa percaya pada kakakku sendiri, aku juga tidak bisa
percaya pada siapapun. Pada Sekt. Wang, padamu, pada Mi Ra …” Saat itu Mira
datang membawa kopi dan ia terkejut. Young sudah tahu kalau Wang membayar Mira
untuk memata2i Young. Mira shock dan berlari keluar dari café. Young tahu,
bahwa Wang sebenarnya tidak suka ada siapapun berada di sekeliling Young. Ia
ingin Young hidup sendirian, hanya jadi miliknya seorang, sehingga dia bisa
mengontrol Young. Setelah Young pergi, pemilik café mendatangi Pengacara, berkata bahwa Oh Soo tampak sedikit aneh.


Soo membongkar video2 rekaman Young dan menontonnya, mencari
bukti. Hingga ada satu video, saat Young SMA, dia pergi ke dokter mata dg Mira
dan dokter mendiagnosis penyebab dirinya buta bukan karena tumor, tapi
Retinitis Pigmentosa. Dokter bertanya, kenapa tidak sejak dini dibawa ke RS,
karena dengan terapi, bisa disembuhkan. Tapi masih ada harapan, jika Young mau
dioperasi. Tapi Young memilih untuk pura2 tidak pernah mendengar. “Sekt, Wang,
aku tahu kau yang telah merencanakan semua ini. Tapi aku tidak sendiri. Karena
aku punya kakak. Jika kakak datang, dia akan menghukummu atas semua yang telah
terjadi padaku.” Mungkin dia ingin tetap buta agar kakaknya menghukum Wang. Soo
teringat saat Oh Soo2 tertabrak dan mati. Young sudah benar2 sendiri sekarang.
Ia juga teringat saat Young meminta agar dia bisa mempercayai Soo. Soo tersentuh dan menangis.

Young menelpon, bertanya Soo ada di mana sekarang? Soo
keluar dari rumah kaca dan pura2 bilang lagi di luar, lagi OTW pulang. Young
juga bilang ada di luar, tapi Soo melihat dari jauh, Young sudah ada di depan
rumah. Young ngajak ketemuan di café atau supermarket. Soo menyuruh Young masuk
ke dalam rumah saja, karena cuaca dingin. Young pura2 bilang lagi ada di dekat
supermarket, tapi pelayan datang menyuruhnya masuk. Young meletakkan jari di
bibir agar bibi pelayan tidak bersuara. Soo pun menerima ajakan ketemu di
supermarket. Soo mengikuti Young berjalan, lalu Soo ke seberang jalan dan
berlari agar dia bisa sampai duluan di supermarket dan pura2 berpapasan. Saat
sudah dekat, ada anak2 sekolah akan melewati Young. Soo hendak berseru awas,
tetapi ternyata Young bisa menghindari tabrakan dengan anak2 itu. Soo memuji
Young yang bisa jalan malam2 sendirian. “Malam dan siang sama saja bagiku, bodoh,”
kata Young.

Pengacara Jang memasukkan tas berisi kaca ke dalam mobil,
lalu masuk ke mobil sekt. Wang. Seperti yang sudah diduga, Wang ingin Jang
menyelidiki sidik jari di kaca itu, lantas tes DNA juga dengan darah Young.
Tapi Jang tidak mau melakukan tes DNA jika Young tidak mengijinkan. Mendiang
ayah Young sudah berpesan, kalau Young tidak boleh sendirian, maka Jang mencari
kakak Young. Wang berdalih bahwa Young tidak butuh orang lain, dirinya sudah
cukup. “Kalau begitu, kau harus mendapatkan kepercayaannya terlebih dahulu.
Jadi walaupun ada Oh Soo di sisi Young, kau masih punya tempat di hatinya.”

Ternyata Young tidak meminum pil itu. Dia hanya tidur di
samping pil itu. Jika dia benar2 ingin meminumnya, maka dia akan minta ijin
dulu pada Soo. Lalu Myung Ho menelpon, ingin menjelaskan apa yang dikatakan
ortunya saat akan pertemuan keluarga. Young pura2 tidak mendengar apa2 dan
meminta untuk mengatur kembali jadwal pertemuan keluarga.
Soo: Tampaknya kau menyukainya.
Young: Mungkin aku suka padanya.
Soo garuk2 dagu: lalu, apa yang kau rasakan? Kupu2 dalam
perut?
Young: jika rasa itu yang kurasakan, apakah itu rasa suka?
jika ia, apa aku menyukaimu?
Soo ngelirik2 bingung. “Kau harus berpikir kembali untuk
menikah dengannya”
Young: aku tidak punya pilihan. Orang2 mengalami yg namanya
jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi aku tidak punya penglihatan untuk
jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku hanya bisa tinggal dengan orang yang
menyukaiku. Kakak tidak tertarik mengurus perusahaan. Jadi hanya dia yang bisa
mengurus perusahaanku.
Soo mengajak Young untuk tes mata lagi. Ia ingin
menyembuhkan mata Young sebelum pergi. Jika Wang melarang, masih ada Soo. Young
tidak takut pada Wang, tetapi dia tetap tak mau diperiksa. “Jika aku diperiksa,
dioperasi, menderita dalam masa penyembuhan, kau akan meninggalkanku? Aku tahu
kau pasti akan pergi, aku tidak mencegah. Aku juga akan melakukan hal yang sama
jika menjadi dirimu. Kau punya keinginan dan tujuan. Menjaga adik yang buta
hanya buang2 waktu.”

Soo mengajak Young jalan2 dan Young bersemangat, dia pun
mengajak Hee Sun dan Jin Sung ikut serta. Mereka main selancar salju dengan ban
berpasangan. Young dan Soo yg menang. Lalu Soo mencium kening Young, dan
berfoto bersama, disaksikan oleh 2 ‘obat nyamuk’ yang salah satunya tampak
cemburu. “Kau cemburu? Kau mau aku melakukannya untukmu?” tanya Jin Sung yang
dicuekin oleh Hee Sun.

2 cowok masak, sementara cewek2 duduk2 hehehe.. Hee Sun
merengek untuk segera dimasakkan nasi. Jin Sung ngomel, “Ini lagi aku buatin!”
sambil tangannya gemetaran mencuci beras di tengah salju tebal, kasihan amat.
Sementara itu Soo memotong kentang dan Young berkomentar kalau tampaknya Soo
tidak ahli memotong, seperti bukan chef masakan Italy. Waduh, nyaris ketahuan.
Soo berdalih kalau masakan Italy tidak butuh keahlian pisau seperti chinesse /
japaness food. Hee Sun melihat2 foto Soo dan Young tadi. Young bertanya, apakah
hasil fotonya bagus? Hee Sun membentak, “Lihat saja sendiri!” tapi kemudian dia
meredakan emosinya dan berkata kalau Young cantik di foto itu. Young bertanya,
pendapat Hee Sun ttg kakaknya, hingga bisa membuat kakak Hee Sun jatuh cinta.
Hee Sun berkata kalau walaupun Soo playboy, pembohong, cepat naik darah, tetapi
dia baik.

Malamnya, Young ingin Soo menceritakan tentang Oh Soo yang
dia temui sebelum bertemu kakak. Soo menceritakan ttg dirinya sendiri, ttg arti
namanya, ttg ibu yg membuangnya, ttg kekasih yg dicampakkannya setelah hamil.
Tetapi Young bersimpati dan mengerti apa yg telah dialami Oh Soo. Dia merasa
pria itu sama seperti dirinya. Dia jadi jahat karena ditinggalkan ibunya,
dicampakkan dari dunia. Dia tidak mau tanggung jawab, karena dia masih terlalu
muda, belum siap, dan berpikir kalau anak itu bisa tumbuh seperti dirinya. Soo
menangis diam2.
Myung Ho menelp Jin Sora untuk ketemuan. Dia ingin
menyelidiki ttg Oh Soo, dan setelah kebenaran terungkap, dia akan membeberkan
semuanya pada pemegang saham. Tetapi Wang melarang untuk mengumumkan hal itu.
Bisa2 pemegang saham malah akan menendang mereka semua dari perusahaan. Wang
kini fokus dulu pada sidik jari temuannya. Sementara itu, Young ingin turun di
pinggir jalan karena Soo ada urusan. Soo sebenarnya bisa mengantar sampai rumah
tapi Young ingin jalan kaki. Saat keluar mobil, Young merasa sakit lagi.
Sementara Soo ingat tadi malam, saat menyelimuti Young, dia bertanya, jika
Young bisa melihat lagi, apa yang pertama kali ingin dilihat? “Kau.
Bagaimanapun aku meraba, bagaimanapun aku berusaha mengingat, tetapi aku tetap
tidak bisa membayangkan bagaimana wajahmu. Aku ingin melihatmu, Oppa.”
Soo ke RS, menemui seorang dokter mata. Tetapi dokter wanita
itu tampaknya punya hubungan masa lalu yg buruk dengan Soo, hingga dia mengacuhkan
Soo. Sementara itu Young pergi ke mall untuk membeli sebuah perhiasan. Saat
akan pulang, kepalanya sakit lagi sampai hampir pingsan. Penjaga toko perhiasan
pun membantunya berjalan keluar mall.
Sementara itu, Moo Chul membeberkan semua yg dilakuka Oh Soo
pada Sora sebelum Sora bertemu Myung Ho. Dan setelah Sora pergi dari rumahnya,
Moo Chul pun tampak bersiap untuk pergi. Sora memasuki mobil dan pergi, tanpa
dia tahu diikuti anak buah tuan Kim yg melapor. Tetapi hp anak buah Kim
disabotase oleh Moo Chul dan berkata kalau Sora sekarang ke PL Grup untuk
bertemu Oh Soo. Tuan Kim sangat marah. Lalu Soo menelponnya mengajak bertemu.
Moo Chul berkata kalau Sora kini akan menemui Myung Ho untuk bertemu dengan Oh
Soo, putra pemilik PL Grup. Belum selesai masalah Sora, Oh Young menelponnya,
tapi yg bicara adl penjaga toko, karena Young kesakitan dan bersikeras tidak
mau ke RS. Baru nutup telp, Moo Chul nelpon lagi. Tapi Soo mengacuhkannya,
karena kini yg terpenting adl ‘adiknya’.
Soo sampai di mall dan mencari Young. Dia menemukan Young
terduduk dan tampak kesakitan, dikerumuni orang2. Soo berlari kepadanya. Tanpa
ia sadari, Sora berjalan ke arah yang sama dan melihat kerumunan itu. Soo
menepuk2 pipi Young dan Young pingsan di dadanya. Ia menyuruh penjaga toko
menelpon ambulans sementara ia akan menggendong Young keluar Mall. Saat itulah
dia menyadari kehadiran Sora. Seseorang datang mengabarkan kalau mobil Soo
sudah siap dan Soo pun melewati Sora. Saat Sora ingin mengejar, Myung Ho
memanggilnya. Dan dari jauh, Hee Sun melihat mereka berdua, segera menelpon Jin
Sung.

Soo membawa Young ke RS dan saat ia akan meregistrasi, Jin
Sung menelp dg panik. Tapi Soo memberi instruksi apa yang harus Jin Sung
lakukan. Myung Ho menunjukkan foto Soo dkk dan bertanya, siapa diantara mereka
yg dipacari Sora? Myung Ho menunjuk Oh Soo2, PL Grup, tapi Sora berkata tidak,
karena orang itu sudah mati lama. Ia berkencan dg pria yg ditengah, Oh Soo1,
penipu. Tapi sebelum Sora melanjutkan, Jin Sung menelponnya. Dia berkata kalau
sebentar lagi Soo akan menelponnya, jadi Sora harus mengurusi si Myung Ho dulu.
Sora tidak percaya dan meminta no. hp Soo. Tapi Jin Sung tak mau kasih, tunggu
saja. Setelah itu Jin Sung menelpon seorang teman untuk dimintai tolong. Sora
melanjutkan, “aku berpacaran dengan pria yg ditengah, putra PL Grup.”


Young sudah sadar dan boleh pulang. Tetapi karena dia memberontak
terus, dokter tidak bisa memeriksanya dg benar. Soo pun bilang kalau Young R.P.
Menurut dokter, R.P. tidak membutakan sepenuhnya. Soo juga bilang kalau Young
punya tumor otak. Barulah Dokter kaget dan menyuruh Young untuk segera tes. Soo
menyuruh Young tes agar bisa menyembuhkan tumornya, tapi Young tak mau. Ia
berjanji, jika kepalanya sakit lagi, barulah dia mau diperiksa. Young mengajak
Soo untuk ikut pesta perusahaan. Awalnya Soo menolak karena tidak suka acara
begituan. Tapi Young mengancam, jika ia sakit di pesta, dia tidak akan bilang
ke Soo. Akhirnya Soo pun terpaksa ikut.
Young memberitahu Wang kalau Soo akan ikut di pesta.
Sementara Jin Sung memperlihatkan hasil jepretannya, yaitu ciuman antara Myung
Ho dg seorang cewek. Foto itu bisa jadi alat untuk menjatuhkan Myung Ho. Tetapi
Jin Sung punya video, bahwa hubungan 2 orang itu sudah berakhir, jadi kalaupun
foto itu dijadikan bukti, akan cukup sulit menjatuhkannya. Sementara Myung Ho
melapor ke Wang ttg Sora. Wang menyuruhnya untuk mengundang Sora ke pesta, biar
ketemu sama Oh Soo.

Soo dan Young ke sebuah tempat/resort untuk diadakan pesta.
Young menyuruh para pelayan menyiapkan bahan2 untuk bikin kue. Dia sebenarnya
punya impian jadi chef. Pelan2 dia mengaduk adonan dan Soo memperhatikannya.
Saat Young akan memotong cherry, Soo melarangnya karena bahaya. Dia pun
membantu Young, berada di belakang Young, sebagai tangan dan mata bagi Young.
Mereka memotong Cherry berdua, memanggang dan menghias kue (romantis!). Soo
bertanya, kenapa kemarin ke mall? Young ingin membeli sesuatu untuk seseorang.
Soo dengan pedenya, berkata, “Aku?” Young berkata bukan, tapi orang yang dia
cintai. Soo kesal, “Lee Myung Ho?” ternyata bukan juga, melainkan Pengacara
Jang. Jika Soo tidak hadir, maka orang terpercaya Young adl Jang. Lalu mereka
tidak jadi menghias kue, karena krimnya dibuat tempel2an di wajah.


Young mencari2 loncengnya. Soo melihatnya duluan tapi diam2
dia meletakkannya di tengah baju agar Young senang karena bisa menemukannya
sendiri. Kemudian mereka pergi dengan gondola ke atas bukit bersalju. Awalnya
para pelayan melarang, karena Wang dan pemegang saham bisa marah kalau Young
keluar2. Tapi Soo berkata kalau Young bukan furniture di yg tinggal di dlm
rumah. Soo menggendongnya ke atas bukit. Sampai di sana, Soo melepaskan
penghangat telinga Young dan Young mendengar bunyi2 lonceng berdenting.
Ternyata bunyi itu dari batang beku yang saling bergesekan. “Setelah kakak
pergi, walaupun kau kehilangan lonceng, kapanpun angin musim dingin berhembus,
pohon akan membuat bunyi ini… aku berharap kau dapat melihat semua ini. Tetapi,
sebenarnya yang ingin kutunjukkan padamu adalah dirimu, Young. Lebih dari
semuanya, aku berharap kau dapat melihat dirimu sendiri, karena kau sangat
cantik.” Young tersentuh dan berbalik memeluk Soo.


Malamnya, Young ingin tidur bersama Soo. Dia tidur di atas,
Soo di bawah sambil membacakannya buku. Setelah lelap, Soo membetulkan
tidurnya, dan dia tertarik untuk mencium bibir Young. Sudah hampir nempel,
nggak jadi.

Paginya, Young bangun duluan dan diam2 ke dapur membuat kopi.
Tangannya sampai kena kopi panas saat menuangkan ke cangkir. Tetapi dia
berusaha untuk tidak bersuara agar Soo tidak bangun. Tak lama kemudian, hp Soo
bunyi. Young menelponnya, menyanyikan happy birthday. Awalnya Soo nggak ngeh,
tetapi akhirnya dia sadar juga. Mungkin ini memang bukan ultahnya, tetapi ini
ultah Oh Soo kakak Young. Young menyuruhnya ke ruang keluarga di sana, sudah
ada sebuah kue plus lilin dan secangkir kopi. Di atas kue itu ada sebuah gelang
dengan lonceng kecil.


Sora menelpon Moo Chul, bahwa dia sekarang OTW ke pesta PL
Grup. Moo Chul membayangkan bagaimana reaksi Soo nanti. Lalu ia bermain basket
dg seorang remaja, dimana tak jauh dari mereka, duduk seorang wanita, dokter
mata yg didatangi Soo dulu. Ternyata dokter itu ada hubungan saudara dengan Moo
Chul, tetapi hubungan mereka kurang baik. Saat Dokter itu pergi, Moo Chul
membuang ludah yang berupa darah. Lah, apakah Moo Chul punya penyakit
mematikan?


Sementara itu Hee Sun dan Jin Sung terus memata2i Myung Ho.
Jin Sung yang attractive dan pantang menyerah, menarik di mata Hee Sun. Dia
bercanda, jika tidak bisa mendapatkan Soo, dia ingin pacaran dg Jin Sung saja.
Tetapi biarpun Jin Sung menyukainya, ia tau kalau Hee Sun kini cuma bercanda.
“Datang padaku kalau kau sudah benar2 serius.”


Pesta akan dimulai. Wang menyapa para tamu yg salah satunya
ingin bertemu dengan Soo, karena dulu pernah ketemu waktu Oh Soo masih kecil.
Setelah para tamu masuk, Myung Ho menghampiri Wang, mengatakan kalau Sora sudah
datang sejak tadi. Sementara Jang menelpon Jong Tae yang mengirimkan foto
padanya. Ternyata istri Jong Tae mendapatkan foto Sora dengan Soo yang
diberikan pada Jong Tae karena Jong Tae ngefans sama Sora. Dan informasi yg
Jang dapatkan kali ini, membuatnya syok. Oh Soo bukanlah chef masakan Italy,
melainkan pejudi di Cheongdam-Dong.

Pesta dimulai. Young memasangkan dasi di leher Soo. Dia
sudah belajar memasang dasi sejak muda, untuk memasangkan dasi ayahnya, tapi
percuma, karena ayah memiliki Sekt. Wang untuk memasangkan dasi. Soo mengantar
Young naik ke panggung untuk berpidato. Sebelumnya dia memperkenalkan Soo
sebagai kakaknya. Setelah itu, Soo turun ke belakang panggung, setelah sempat
bertatap mata dengan Sora. Sora memberi kode untuk ketemuan di belakang. Hee
Sun ingin mengikuti mereka, tetapi ditahan Jin Sung yang mengingatkan kalau
mereka harus fokus mengintai Myung Ho. Myung Ho menelpon anak buahnya, menyuruh
untuk mengikuti Soo. Tak lama kemudian, istri Myung Ho datang, Myung Ho tampak
kaget. Istrinya keluar dan diikuti oleh Jin Sung dan Hee Sun.

Sora dan Soo naik lift bersama, diikuti oleh anak buah Myung
Ho. Di dalam lift Soo meminjam hp Sora. Ragu Sora memberikannya. Tepat saat
pintu lift terbuka, Soo menyapa Boss Kim lewat telpon, membuat Sora terkesiap.
Sora ingin merebut hpnya, tapi Soo memiting tangannya dan memepetkan ke tembok.
Soo memperingatkan Boss Kim untuk menjaga kekasihnya baik2. Soo kembali ke lift
saat anak buah Myung Ho muncul dan Soo menjatuhkannya.

Jang menelpon temannya yg merupakan polisi di
Cheongdam-Dong, untuk mengecek apakah ada pejudi bernama Oh Soo. Sementara itu
Young menelpon Soo, ternyata dia sudah pulang duluan. Young tampak kesakitan
tapi ia berusaha menahan. Tapi Soo tahu kalau Young sakit, dari suaranya. Young
berkata dirinya baik2 saja, di rumah dia akan meminum obat. Soo kepikiran pil
racun itu. Ia segera berlari menyusul Young.

Young sampai di rumahnya dan berjalan tertatih. Pelayannya
terkejut melihat nonanya sudah pulang, tetapi karena dia akan ke supermarket,
dia tidak bisa melayani nonanya. Young menyuruhnya pergi saja. Pelayan itu
tidak tahu kalau Young sakit. Tak lama kemudian, Soo sampai di rumah mencari2
Young. Young tidak ada dikamarnya dan kamar Soo berantakan. Pil racunnya
hilang. Lalu terdengar suara pecah dari dapur. Young terkulai pingsan di meja
dapur, dengan botol pil racun yang telah terbuka dan kosong.

Continue…




Tidak ada komentar:
Posting Komentar