Dua hal yg kucintai (setelah pacar, ortu, n God) : "Korea dan Novel"
Quotes
"Write is my World"
Senin, 02 April 2012
Rooftop Prince Episode 2
Park Ha mengusir mereka. Ia berjalan keluar rumah dan mereka mengikuti. Tiba2 mereka takjub melihat lampu2 kota dan kendaraan. Lee Gak tanya di mana ini? Ha berkata kalo ini rumah orang lain. Young Seol menyuruh Ha bicara yg sopan dan menunduk, Ha malah ketawa, menganggap mereka gila. Lee Gak malah menganggap kalo mereka sedang berada di akhirat, entah surga ato neraka. Ha mengancam akan berteriak kalo mereka tidak pergi. Young Seol bersiap menghunus pedang, tapi Lee Gak mencegah, ia pikir kalo cewek ini adl penyihir. Ha menawarkan u/mengantarkan mereka pulang, Man Bo juga berpendapat Lebih baik pulang ke istana. Lee Gak meminta Ha mengantarkan ke istana... dengan truk ^^. Lee Gak duduk didepan, 3 anak buah duduk di bak belakang dan terkagum2 sekaligus takut dg pemandangan di jaman modern itu. Lee Gak juga sama, sampai menggenggam erat seatbeltnya. Pas lampu merah, Ha mengerem mendadak, membuat 3 anak buah terjungkal.
Sesampai di istana, 3 anak buah sudah mabok darat, Ha membukakan pintu u/ Lee Gak karna cowok jaman dulu itu tidak tau cara membuka pintu mobil. Ha tertawa, dan berpesan agar mereka menyudahi akting sebagai cowok2 dari jaman masa lalu dan hidup dengan baik, setelah itu ia pergi. 4 cowok itu berdiri di depan gerbang. Chi San berteriak mengumumkan kedatangan pangeran, tapi tidak ada yg membukakan pintu. Lee Gak menggedor2, tapi polisi datang dan mengusir mereka, menyangka kalo mereka syuting film saeguk^^ Mereka kebingungan saat berada di tengah jalan dan diteriaki orang. Polisi yg sama muncul dan meneriaki mereka u/pulang.
Lalu Lee Gak menatap siswa yg lagi makan ramyun, dia jadi lapar dan masuk ke minimarket itu, beli ramyun dan akan dibayar kalo istana sudah buka. Kasir mencemoohnya, lalu Lee Gak marah. Kasir menyangka LEe Gak adl rampok, jadi ia telp polisi. Mereka berempat(mereka berpencar cari makan, tapi mendapatkan perlakuan yg sama), akhirnya dipenjara. Polisi menanyakan nama dan umur mereka, tapi jadi bingung karna mereka menyebutkan tanggal lahir yg aneh (jaman dulu banget tahunnya, jadi seharusnya mereka uda tua ato mati). Polisi menganggap mereka gila dan tidak boleh pulang sebelum wali mereka datang. Man Bo bertanya apa itu wali? Polisi menjelaskan yg dimaksud adl alamat/no.plat mobil dll. Man Bo teringat ia sempat melihat no.plat mobil Ha.
Ha datang ke rumah Sena, pintunya tdk terkunci jadi ia bisa masuk. Tiba2 Tae Moo keluar dg telanjang dada, hanya berhanduk. Mereka kaget. Ha menjelaskan kalo ia hanya mengantarkan makanan u/ Eonni lalu pergi saat Sena pulang. Tae Moo Tanya siapa cewe itu, kenapa memanggil Eonni? Sena berbohong kalo ia tidak terlalu kenal dekat, hanya orang yg membantunya saja. Lalu Tae Moo ingat kalo pernah ketemu cewek itu di Manhattan. Cewek itu bisa jadi saksi kalo Tae Moo pernah bertemu Tae Young. Ia cemas.
Ha pulang dan kesal begitu melihat 4 cowok gila datang lagi. Man Bo ternyata menulis plat mobil Ha di kantor polisi (menulis dg polpen tapi dg gaya pake kuas, lucu). Polisi bertanya apa Ha mengenal mereka? Ha bilang iya, tapi buru2 meralat, tidak kenal. Tapi polisi itu langsung kabur, ngga mau berurusan dg orang2 gila. Chi San pura2 pingsan dan mereka berakting semelas mungkin akhirnya Ha pun kasihan dan memasakkan mereka Omurice/omelet. Tapi mereka ngga ada yg mulai makan. 3 anak buah ngga berani makan bersama pangeran, tapi Ha ngga punya meja lain. Akhirnya Lee Gak memutuskan ini darurat, makan saja seadanya. Lee Gak makan di meja, lainnya makan di lantai (kasian, kayak guguk). Pintu diketuk dan Ha keluar. 3 anak buah menjilati piring mereka dan Lee Gak menghabiskan sisa2 nasi(enak banget mungkin sampe segitunya). Ternyata tetangga baru memperkenalkan diri. Dia seorang peramal bernama Lady Mimi. Ia bilang kalo Ha dikelilingi cowok2 hebat.
Young Seol mau membuka botol air, tapi ditarik bukan diputar, ngga bisa terbuka dong. Man Bo membantu, tapi jatuh menduduki remote tv, kebetulan filmnya ttg action, dimana aktornya menarik panah dan diarahkan kepenonton. Young Seol melindungi Lee Gak dan mengayunkan pedang. (Baru tahu, kalo film di TV itu adl scene ending dari film War Of The Arrows. hahaha...) Lalu ternyata aktrisnya ditawan dan Young Seol menendang tv itu. Tiba2 ricecooker bunyi (suara cewek) dan dihancurkan Young Seol. Man Bo terjatuh dan kena pemanas, membuat apinya merambat ke tirai. Man Bo mengambil air dari wc duduk dg mulutnya (eewww) dan disemburkan ke api. Ia terpeleset dan mengenai boneka teddy yg bisa ngomong. Man Bo melempar boneka itu dan Young Seol 'membunuhnya' dg pedang sampai kapasnya terburai. Ha masuk dan menjerit melihat kekacauan di rumahnya.
Mereka ber4 berdiri dg keadaan super kotor. Mereka mau kabur, tapi terkejar o/ Ha. Dengan isyarat tangan ia menyuruh Lee Gak maju, Chi San marah karna Ha tdk boleh memperlihatkan jarinya pada pangeran. Ha menekan mereka (terutama Lee Gak) dan menyuruh mereka membayar segala kerusakan. Lee Gak berkata kalo ia pangeran yg bertanggung jawab. Kemudian mereka ber4 membuka pakaian dan diberikan ke Ha lewat pintu. Mereka akan diberi baju ganti, mandi dan harus membersihkan rumah. Kalo mereka membuat masalah lagi, Ha akan memanggil polisi dan mereka akan dipenjara ditempat kemarin.
Di loundry, Ha menelpon polisi menanyakan apakah ada keluarga yg kehilangan orang2 yg sepertinya rada gila. Pemilik loundry tanya darimana Ha dapat baju2 jaman joseon ini? Ha bilang tidak usah dicuci, ia cuma mau menitipkan baju ini sebagai jaminan agar orang2 itu tidak kabur. Ha akan memperbudak mereka. 4 orang itu pake training/baju olahraga. Lee Gak merah, Young Seol biru, Man Bo hijau, Chi San kuning. Mereka tdk ada yg tau cara menaikkan resleting, lalu Ha mencontohjannya ke Lee Gak. Wajah mereka jadi sangat dekat dan mereka jadi canggung. Ha membantu menaikkan resleting yg lainnxa kec Man Bo yg bisa sendiri. Ha membuat mereka bekerja mengangkatkan sayuran, tapi Lee Gak diam saja. Gaji mereka akan dipotong u/memperbaiki kerusakan sehingga mereka akan bekerja padanya kurang lebih 8 hari.
Tae Moo menanyakan ttg Ha pada Sena, tanya apakah Ha pernah tinggal di Amrik? Sena bohong kalo Ha tinggal di desa, itu membuat Tae Moo lega bahwa cewek itu berbeda dg cewek yg di Amrik. Lalu ada telp kalo nenek masuk RS. Sementara itu Ha mengajarkan 4 cowok makan pake sumpit kayu.Lalu hp Ha bunyi, 4 cowok itu kaget. Ha memuji akting mereka yg benar2 sempurna. Sena mengajak bertemu. Ha menyuruh mereka tdk kemana2, kalo mereka hilang, ia ngga bakal peduli. Lee Gak merengek ia cape, Ha marah karna Lee Gak tidak melakukan apa2 selama ini, capek dari mana?
Di RS, Ternyata Sena ingin Ha pura2 tidak mengenalnya dan ibu (mirip dg ceritanya Briliant Legacy..) Ha merasa tersinggung, tapi Sena menyuruhnya memikirkan hal itu. Lee Gak jalan2 dan melihat Sena mirip istrinya. ia memanggil dan mengejar Sena, tapi ngga lihat ada kaca, ditabraknya dan pingsan. Ha masih marah pada Sena, lalu heran melihat 3 cowok berlari2. Mereka mengelilingi Lee Gak yg baru sadar dan memanggil2 istrinya. Ia berlari keluar tapi istrinya sudah menghilang. 3 anak buah berlutut didepannya. Ha datang dan memencet hidung Lee Gak yg diplester karna Ha harus mengeluarkan uang lagi u/berobat Lee Gak.3 anak buah memarahi Ha yg kurang ajar sama pangeran, tapi Ha memencet sekali lagi^^Ha menyuruh Lee Gak duduk u/menunggu giliran ronsen, sementara ia akan ke bag. pembayaran.Kebetulan nenek lewat dan melihatnya mirip dg Tae Young. Tapi waktu keruangan itu, 'Tae Young'nya sudah tidak ada.Nenek pun bertekad u/merelakan kepergian Tae Young. Dan yg akan menjaga nenek adl Tae Moo.
Lee Gak diskusi dg anak buah. Ia menyimpulkan mereka benar2 melintasi waktu ratusan tahun. Setelah melihat istrinya dg baju modern, ia yakin kunci kematian istrinya ada di jaman ini. Karena mereka muncul di rumah Ha, pasti pulangnya juga lewat sini. Tapi mereka tak akan pulang sebelum memecahkan misteri itu. Malamnya Ha ngga bisa tidur mikirin perkataan kasar Sena, Lee Gak juga tdk bisa tidur mikirkan Sena yg mirip istrinya. Mereka sama2 keluar ke balkon dan bertemu. Karna sama2 ngga bisa tidur, Ha mengajaknya minum soju pake Whiped cream. Ha mengajarinya dan Lee Gak menyukai minuman itu. Lee Gak melakukannya sendiri tapi creamnya masuk ke mulut terlalu banyak. Ha menertawakannya. Lee Gak juga tertawa melihat wajah Ha yg memerah habis minum, lalu memegang pipi Ha, bikin Ha salah tingkah.Tapi rupanya Gak cuma mau menghangatkan tangan^^. Ha kesal dan tanya umur Gak karna terkesan tdk sopan. Gak bilang umurnya 300th lebih tua. Akhirnya malam itu percaya ngga percaya, Ha harus percaya kalo Gak emang dari jaman joseon 300 th yg lalu. "Daebak..." gumam Ha.
Paginya, Ha mengajari mereka cara sikat gigi, mandi (emangnya jaman joseon ngga sikat gigi??Yeeek) dan buang air di koslet. Man Bo teringat kejadian kemarin... Eeewww... Lalu cara memasak dg kompor, sekali putar langsung keluar api. mereka terkagum2, belajar nyebrang jalan, lalu naik bus. Pas di bus, Ha menyadari mereka ngga pake sepatu. ternyata sepatunya ditinggal di luar bus (kirain masuk rumah kali haha). Kemudian belajar belanja disupermarket, pake uang jaman sekarang yaitu Won. Entah mungkin krn gambar di uang itu, mereka tiba2 bersujud, bikin malu Ha aja^^Ibu menelpon, minta tolong Ha mengangkutkan barang Tae Moo ke rumah nenek atas permintaan Sena. Ha sudah mau menolak karna peringatan Sena kemarin, tapi ibu memaksa. Ia mencari 4 joseon itu yg menghilang. rupanya mereka naik eskalator dan kebingungan, kenapa tangga bisa jalan hahaha...
]
Mereka sampai di rumah nenek. Ha menyuruh Gak menunggu di luar saja (toh dia ngga kerja), sementara ia dan lainnya akan angkut2. Lalu pelayan keluar dan mempersilakan Gak masuk dan diantar ke kamar Tae Young (mungkin pelayan mengira ia adl Tae Young). Gak kaget melihat fotonya terpajang di kamar itu. Pas nenek juga masuk dan kaget melihat cucunya. Nenek memeluknya haru. Diluar Ha dan 3 anak buah mencari2 Gak, malah ketemu Sena dan Tae Moo. Pas Tae Moo masuk rumah, ia lebih terkejut lagi karena Nenek membawa turun Tae Young yg gondrong...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar