Quotes

"Write is my World"

Jumat, 20 April 2012

The Sweet Hostage - Nesti Mindha R.

The Sweet HostageSelly patah hati ketika tahu pacarnya tidur dengan dosen paling genit di kampusnya. Untuk melampiaskan kemarahan, ia mengobrak-abrik isi rumah dosennya. Sayangnya, aksi Selly itu direkam oleh pria menyeramkan. Pria itu, yang mengaku bernama Mark, mengancam akan menyeb`rkan video tersebut jika Selly tidak mau membantunya. Karena takut mencoreng nama keluarga, Selly terpaksa menuruti permintaan Mark.

Selly curiga Mark pembunuh, tapi ia tak tega melihat kondisi Mark dan malah menyembunyikan pria itu di apartemennya. Selly berniat melaporkan Mark ke polisi, tapi mengurungkan niatnya setelah melihat Mark berubah menjadi pria tampan, sopan, dan memesona. Mark meyakinkan Selly bahwa dia bukan pembunuh, melainkan saksi pembunuhan sehingga para pembunuh yang sebenarnya memburunya dan dia harus bersembunyi.

Kekacauan bertambah saat Selly turut menjadi sasaran para pembunuh itu. Kini, bersama Mark, Selly menjadi buronan dan nyawa mereka menjadi taruhan. Sementara itu Selly menyadari bahwa ia telah jatuh hati pada Mark, meskipun ia tahu Mark hanya menjadikannya tawanan... tawanan yang manis.


 Ini novel bergenre 'AMORE' dari Gramedia pertama yg kubaca. Ann kurang tahu genre 'AMORE' itu maksudnya apa, biasanya yg kutahu kan ada 'TEENLIT' u/anak abege, dan 'METROPOP' u/dewasa. Ternyata ada lagi 'AMORE', u/dewasa juga, mungkin lebih dewasa dari 'METROPOP' kali ya, lebih berat gitu. 


Oke, kembali ke novel bercover pink ini. Ide cerita ttg buronan dan cewe yg kurang beruntung karna ketemu buronan itu dan terpaksa menyembunyikannya, hampir sama dg Teenlit De Buron, bedanya De Buron itu dikejar2 polisi karna dituduh membunuh, sedangkan buronan di novel ini dikejar2 sama pembunuhnya, polisi ngga tau ttg pembunuhan itu sama sekali. Ceritanya bagus, romantis, sweet. Tapi ada beberapa poin yg menurut Ann kurang masuk akal: 


1.Mark ini kan buronan, beberapa jam setelah disembunyikan di apt. Selly (malam ketemunya, paginya Selly disuruh kesana anterin makanan). Nah, setelah itu mereka keluar rumah, ke mall pula, padahal Mark belum berubah wujud (nyamar/cukur jenggot/cat rambut), ketemu mantannya Selly pula! Beberapa hari setelahnya baru Mark berubah wujud, Kelihatannya kok nyantai banget, padahal dikejar2 pembunuh lebih bahaya drpd dikejar polisi, karna polisi kan lebih aman. Buronan yg di De Buron itu malah ngga keluar dari WC sanderanya selama berhari2 dan cuma makan pisang!
2. Kakak Selly, pada awalnya emang marah2 waktu tau Selly sembunyikan buronan, tapi reaksi setelah itu, dia malah lebih excited daripada Selly. Yeah, si buronan emang ganteng, tapi tetap aja buronan...


 Tapi selain itu sih ngga masalah, mungkin kalo dibaca tanpa pake nalar, oke2 aja kok...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar