Quotes

"Write is my World"

Rabu, 30 Juli 2014

Gu Family Book Episode 1-2

Seo Hwa dan adik beserta pembantunya dibawa ke gibang untuk menjadi gisaeng dan budak. Ayah mereka dihukum karena dituduh sebagai pengkhianat. Tapi Seo Hwa tidak mau jadi gisaeng. Dia pun diikat dipohon dengan setengah telanjang, hanya memakai rok dalam. Tanpa semua orang sadari, seorang pria melihat semua itu.
 
Dia adalah siluman rubah, bernama Gu Wol Ryung. Dia galau, antara menolong atau tidak, karena dia tidak boleh mencampuri urusan manusia, kalau tidak dia bisa tertangkap dan dibunuh. Saat dia memutuskan untuk menolong, So Jung, biksu pengembara temannya yang bisa mengontrol siluman, menghadang.
 
Seo Hwa akhirnya dibawa masuk ke gibang. Setelah diancam dengan menggunakan adiknya yang dipukuli, akhirnya dia mau jadi gisaeng. Dia dimandikan, serta diberi tato. Dia akan dipersiapkan menjadi gisaeng. Untuk menjadi gisaeng sejati, dia harus melepas keperawanannya dulu, dan yang sudah memesannya adalah Jo Gwan Woong, pejabat yang sudah membunuh ayahnya. Saat dia mengetahui hal itu, dia hampir bunuh diri. Lalu pembantunya datang dan bersedia menggantikan, asal nggak ketahuan.
 
Seo Hwa dan adiknya melarikan diri, sedangkan pembantunya diperkosa oleh Jo. Tapi akhirnya Jo tahu kalau dia dibohongi dan segera menyuruh anak buah mencari Seo Hwa. Seo Hwa akhirnya mengajak adiknya berpencar. Adiknya harus selamat. Dan saat Soo Hwa akan ditangkap, Wol Ryung datang menolong. Semua anak buah Jo ketakutan melihat monster, lalu Soo Hwa pingsan di pelukan Wol Ryung.
 
Sayangnya, usaha Seo Hwa menyelamatkan adiknya sia2. Sang adik tertangkap dan disiksa, lalu digantung di muka umum. Pembantunya stress dan bunuh diri. Sementara itu Seo Hwa terbangun di sebuah goa yang indah. Wol Ryung tidak membuka identitas aslinya. Dia merawat dan menjaga Seo Hwa dengan sangat baik, membuat Seo Hwa jadi jatuh cinta. Wol Ryung pun memang sudah cinta dari awal. So Jung sudah melarang, tetapi akhirnya Wol Ryung dan Seo Hwa menikah. Wol Ryung belajar cara menjadi manusia dari sebuah buku, dan berusaha mengikuti semua petunjuknya. Mereka hidup bahagia………… sementara.
 
Jo memanggil seorang penangkap siluman, untuk menangkap gumiho itu, sekalian menangkap Seo Hwa. Saat itu Seo Hwa sedang mencari rumput untuk makan, sedangkan Wol Ryung mencari kayu bakar. Sebelumnya So Jung memberikan sebuah pisau pada Wol Ryung. Cara termudah menjadi manusia adalah, dengan mendapatkan kepercayaan dan cinta sejati dari manusia yang dicintai oleh gumiho. Tetapi Jika Seo Hwa ternyata tidak bisa menerima bahwa suaminya seorang gumiho, maka dia harus menusuk jantung Seo Hwa, kalau tidak dia akan mati.
 
Para pasukan dan penangkap siluman itu pergi ke hutan dan mengejar Seo Hwa. Wol Ryung datang menolong, membuat dedaunan rambat untuk menutupi keberadaan mereka. 
Saat dirasa aman, dedaunan itu menghilang. Tetapi ternyata si penangkap siluman masih di sana dan melihat semuanya. Wol Ryung diikat dengan rantai dan dipukuli, sementara Seo Hwa dibawa pergi. 
Wol Ryung tidak tahan melihat wanitanya dibawa pergi, dia tidak bisa menahan kekuatan monsternya. Dia menghancurkan rantai dan membunuh para pengawal. Dia berubah menjadi monster di depan mata Seo Hwa yang ketakutan. Wol Ryung berteriak dan semua orang tumbang, kecuali Seo Hwa yang masih syok. Wol Ryung mendekat dan Seo Hwa menjerit, lalu pingsan.
 
Seo Hwa dibawa ke gua lagi. Saat sadar, Wol Ryung minta maaf karena telah mengeluarkan sisi monsternya di hadapan Seo Hwa. Lalu Wol Ryung pingsan. Seo Hwa tetap tidak percaya suaminya jadi monster. Dia takut dan kabur, dia malah pergi ke perkemahan penangkap siluman. Dia akhirnya diberitahu tentang kematian adik dan pembantunya. Dia shock, karena kata Wol Ryung dulu, adik dan pembantunya berhasil kabur dan selamat. Jadi selain karena Wol Ryung membohonginya atas jati diri sebenarnya, juga membohongi perihal adik dan pembantunya. Dia pun marah dan membencinya.
 
Seo Hwa datang lagi ke hutan, kali ini bersama pengawal dan penangkap siluman. Dia berusaha meyakinkan Seo Hwa dan mendapatkan kepercayaan serta cinta sejatinya, tetapi Seo Hwa sudah menutup hatinya dengan kemarahan dan ketakutan.  Dia pun teringat kata2 So Jung dan mengeluarkan pisaunya. Dia terbang menghalangi serangan, dan menghampiri Seo Hwa. Tetapi penangkap siluman menusuk perutnya.
 
Dan ini kata-kata terakhir Wol Ryung yang sangat menyedihkan, “Seo Hwa, kenapa kau melakukan ini padaku? Aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Kenapa…” Seo Hwa juga menangis. 
Lalu Wol Ryung berubah jadi monster dan menancapkan kuku di bahu Seo Hwa. Penangkap siluman mendorongnya dengan pedang masih tertusuk, lalu dadanya ditebas. Wol Ryung menghilang di udara, menjadi debu bintang.
 
So Jung datang dan menangisi kematian sahabatnya. Padahal Wol Ryung sebenarnya bukanlah gumiho yang jahat. Dia adalah pelindung hutan yang tidak pernah mengganggu orang. Dia menyalahkan Seo Hwa yang membuat Wol Ryung mencintainya, tapi kemudian mengkhianatinya. Padahal tinggal 10 hari lagi Wol Ryung akan menjadi manusia, lalu hidup bahagia bersama Seo Hwa sampai kakek nenek dan mati sebagai manusia.
 
Lalu Seo Hwa muntah2. Dia hamil. Tapi dia takut melahirkan anak monster, jadi dia selalu berusaha bunuh diri, sampai semua orang harus menjaganya ekstra. Sementara itu ternyata Wol Ryung tidak benar2 musnah. Dia tertidur di dalam hutan untuk mengembalikan kekuatan.
 
Saat waktunya melahirkan tiba, Seo Hwa malah kabur dari gibang dan pergi ke goa. Dia melahirkan di sana dan sudah menyiapkan pisau untuk membunuh bayi monster itu. Tetapi ternyata yang lahir adalah bayi manusia. So Jung datang karena mengira Wol Ryung telah kembali, tetapi yang ditemukannya adalah Seo Hwa dengan anaknya Wol Ryung.
 
Di pinggir sungai, beberapa bangsawan sedang bersenang2 dengan gisaeng. Tiba2 mereka mendengar suara bayi. Seperti bayi musa, ada bayi di dalam keranjang, terapung di sungai. Seorang bangsawan mengambil bayi itu. So Jung datang dan mengaku2 bisa melihat masa depan. Dia meramalkan bangsawan itu akan jadi kaya raya, sukses selalu, jika dia mengadopsi anak itu. Lalu anak itu diberi nama Choi Kang Chi. Yang artinya anak yang dibuang ke sungai.
 
 
Notes:
Choi Kang Chi, Manusia setengah siluman rubah. Hampir-hampir mirip sama Inuyasha, manusia setengah siluman anjing. Tapi jelas ceritanya berbeda jauh, jadi bukan adaptasi, apalagi plagiat. Inuyasha tidak menceritakan kisah orang tuanya. Seandainya ada yang bikin fanficnya, mungkin hasilnya kayak Wol Ryung dan Seo Hwa, hehehe…
 
Dan kisah Wol Ryung-Seo Hwa ini memang benar-benar mengenaskan, terutama si Wol Ryung-nya. Bikin mewek T.T Dan memang drama ini berending sedih, meski mereka akan ketemu lagi di masa depan (menggantung).
 Di drama inilah aku mulai tersepona alias terpesona sama Choi Jin Hyuk, tapi pas di tengah2 drama, waktu dia jadi jahat dan mau membunuh anaknya. Tapi keren bo! Sekilas mirip sama Peter Ho. Dan semakin cinta waktu dia di The Heirs, apalagi di Fated To Love You. Aduh!!!
 
Dan di drama ini memang bertebaran cowok-cowok ganteng, juga cewek-cewek cantik (lebih banyak cowoknya sih).
 

 sumber gambar: google dan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar