Quotes

"Write is my World"

Sabtu, 09 November 2013

Who Are You? : Episode 1 - 5


Lee Hyeong Joon sedang bertugas di sebuah kapal sebagai pengintai. Dia masuk ke kapal itu dan melihat penyelundupan perak. Saat akan menyalakan walky talky, sinyalnya berdenging hingga dia pun ketahuan. Dia dikejar2, lalu ia melepas tembakan. Yang Si On yang berada diluar kapal, mendengar suara tembakan itu dan segera berlari ke dalam kapal. Dari atas dek, dia melihat Hyeong Joon menodongkan pistol kepada seseorang, lalu orang di depannya itu pun menodong pistol dan menembaknya.
 
“Andwae!!!” Jerit Si On. Si On dikejar oleh para penjahat itu, dan seseorang memukulnya dari belakang hingga ia pingsan. Sebelum tak sadarkan diri, samar-samar dia melihat Hyeong Joon berdiri di hadapannya. Ia pun teringat saat-saat sebelum kejadian, di mana Hyeong Joon mencium dan tersenyum (manis ^.^) padanya.
 
6 tahun kemudian, Si On bangun dari koma panjangnya. Tetapi dia mengalami amnesia separoh hingga dia lupa ttg kejadian di kapal itu. Anehnya, dia malah mendapatkan kemampuan baru, yaitu bisa melihat hantu. Bukan kemampuan yang menyenangkan, huh?
Sementara itu, Cha Geon Woo sedang latihan menyapa ketua Tim di Departemen Barang Hilang (DBH). Bawahannya yang sedang ngepel melihatnya, dia jadi malu. Untuk menutupi gengsi, dia memarahi bawahannya itu. lalu seorang wanita mengenakan jaket bertopi masuk. Geon Woo pikir, cewek itu mau mengambil barang, tapi ternyata cewek itu adalah Yang Si On, seorang polwan ‘gila’ yang barusan ‘bangkit’ dari koma 6 tahun. Di gudang, Si On melihat2 barang, salah satunya ada jaket seragam sekolah bernama Dan Ah Reum, dan ia pun merasa merinding. Geon Woo curhat ke seniornya di Departemen Kriminal (DK), memohon agar dikembalikan ke dept. itu. Geon Woo aslinya anak DK, tapi karena suatu hal, dia dihukum dan harus kerja di DBH selama 3 bulan.
 
Untuk menjalin hubungan baik dengan si bos, Geon Woo pun mengajak Si On makan malam. Saat Si On ke toilet, dia dihantui oleh seorang anak SMA. Ia menjerit2 ketakutan dan Geon Woo menolongnya. Geon Woo pun tambah berpikir kalau Si On benar2 gila. Di rumah pun, hantu itu terus mengganggunya. Lalu hantu itu pun menulis di cermin, “Tolong aku”. Si On pun akhirnya menolongnya. Dia menyelidiki ttg anak SMA bernama Dan Ah Reum, hingga menemukan fakta kalau Ah Reum digosipkan pacaran dengan siswa dari klub seni lukis. Tapi cowok itu tidak mau ngaku kalau pernah pacaran sama Ah Reum. Dan saat Si On hendak pulang, tiba2 cowok itu sudah berdiri di atas atap, mau bunuh diri. Dia pun ditolong Geon Woo dan dibawa ke RS.
 
Si On akan menemui psikiater, sementara Geon Woo menunggui A. Saat sadar, A pun curhat. Dia memang pacarnya Ah Reum, dan sangat mencintainya, walaupun Ah Reum itu tidak bisa bicara. Bukan karena bisu, tapi karena ada trauma yg pernah dialami. A pun membawanya ke seorang psikiater. Tapi ternyata psikiater itu melakukan pelecehan seksual, dan disaksikan secara live oleh A yg tak sengaja mengintip. Ah Reum lari ke atap dan dikejar oleh dokter itu. Ah Reum mengancam untuk melaporkan ke polisi. Dokter itu mendorongnya hingga jatuh dari atap. Disaksikan secara langsung pula oleh A. Tapi A tidak berani melapor ke polisi, karena dokter itu adalah pamannya sendiri. Dan parahnya, dokter itulah yang sedang ditemui oleh Si On sekarang.
 
Geon Woo mengsms Si On ttg fakta ini. Saat itu, si dokter tampaknya sudah menyadari, lalu mengunci pintu dan menyuntik bius Si On. Ternyata dokter itu emang pedopil, sudah banyak anak kecil yang jadi korbannya. Singkat cerita, dokter itu pun ditangkap. Si On sempat menembaknya, hampir mati tuh pedopil. Tapi sebenarnya polisi tidak boleh menembak tersangka jika tidak benar2 terancam. Makanya mereka berdua pun akhirnya kena potong gaji. Seragam Ah Reum dikembalikan kepada ibu Ah Reum. Hantu gadis itu pun pergi dengan tenang.
 
Hantu kedua, adalah seorang wanita yang tampak membeku kedinginan, membuat suasana di sekitar Si On pun jadi terasa seperti di kulkas. Benda peninggalannya adalah sebuah koper yang ditemukan di stasiun. Seorang pria mengambil koper itu. Si hantu terus menghantui Si On dan membawanya ke sebuah hutan. Geon Woo yang melihatnya, mengikuti Si On. Ia heran ketua timnya jalan2 di hutan malam2 begini. Hantu itu berhenti di sebuah tempat dan Si On pun menggali tempat hantu itu berdiri. Tada…. Mereka menemukan potongan tangan.
 
Tak lama kemudian, potongan kaki juga ditemukan oleh seorang pekerja konstruksi. Kasus itu diselidiki oleh Jaksa Park (suami Seo Yi Hyun di Cheongdamdong Alice). Saat bertemu dengan Si On, samar2 wajah Park seperti berganti dengan wajah si hantu, di mata Si On. Si On pun mencurigai Park, apalagi ia menemukan fakta bahwa hantu itu adalah mantan tunangan Park, yg katanya kabur bersama pria lain. Karena hal itu, Si On jadi terancam nyawanya oleh pembunuh bayaran. 
Singkat cerita, pembunuhnya pun ditemukan. Tak disangka tak diduga, ibunya Jaksa Park sendiri yg membunuh calon mantunya. Ibunya sebenarnya tidak menyukai gadis itu karena dari keluarga miskin. Suatu hari ia memarah2in gadis itu, menghina2nya. Mereka bertengkar hingga si gadis sesak napas karena asma. Ibu Park tidak memberikan inhaler sehingga gadis itu pun mati. Ibu Park ketakutan. Ia pun membayar orang untuk memutilasi gadis itu dan dibuang ke sembarang tempat. Setelah kasus selesai, hantu gadis itu pun bisa tenang ke akhirat. Jaksa Park akhirnya percaya bahwa tunangannya bukan selingkuh, tapi tetap setia hingga akhir hayat.
 
Hantu ketiga adalah seorang bapak2 yang bertingkah aneh, kayak orang gila. Dia terus membuat bunyi dengan mengetuk-ngetukkan buku jarinya. Bukannya membuat Si On takut, sebaliknya merasa kesal. Tapi dia mencoba mengikuti irama ketukan itu. Ternyata itu adalah sandi morse nama ‘Cha Geon Woo’. Si On pun mencari info ttg Geon Woo. Ternyata hantu bapak2 itu adalah ayahnya Geon Woo yg sudah meninggal. Ayah Geon Woo sebelumnya bekerja di pelayaran. Ia mengalami tabrak lari hingga otaknya geser dan jadi idiot. Ayahnya selalu jadi bahan ejekan teman2 Geon Woo waktu SMA.
 

Awalnya Geon Woo marah karena Si On menyelidiki dirinya. Dia tidak percaya kalau Si On bisa melihat hantu, apalagi ayahnya yg sudah mati. Hingga akhirnya hantu ayah Geon Woo menyuruh Si On masuk ke rumah Geon Woo, mengambil sebuah Walkman, sampai dimarah habis2an oleh Geon Woo. Tetapi ternyata ayah Geon Woo sebenarnya ingin Geon Woo mendengar isi kaset di dalam Walkman itu. Jadi waktu Geon Woo ultah, ayah membelikannya sebuah Walkman. Di tengah jalan, dia merekam suaranya. Tapi karena tidak melihat2, dia pun tertabrak truk dan mati. Inti rekamannya adalah, bahwa ayah baik-baik saja, Geon Woo tidak perlu mengkhawatirkannya, dan ayah selalu mencintai putranya. Geon Woo terharu dan menangis. Dan ia pun percaya kalau Si On bisa melihat hantu, apalagi saat itu, tiba2 lampu di gudang kedip2. Seorang hantu cowok (ganteng!) berdiri di atas tangga, menatap mereka. Tepatnya menatap Si On.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar