Quotes

"Write is my World"

Kamis, 02 Mei 2013

That Winter, The Wind Blows Episode 1-2






Di bawah pohon kering yang tertutup oleh salju tebal, ada sebuah keranjang kecil yang berisi seorang bayi mungil. Tak jauh dari sana, seorang wanita berjalan menjauh.

 

Seorang pria tinggi dan kekar (bikin ngiler! Hehe), sedang berbaring tanpa pakaian sambil memperhatikan 2 dadu, bersama seorang wanita yang memeluknya dari belakang, juga tanpa pakaian.Sora, wanita itu, bertanya tentang keluarga pada Oh Soo, pria itu.tetapi pria itu hanya menyeringai tipis dan bergumam, “Keluarga… keluarga…”



Seorang wanita muda sedang lari2 di treadmill yang ada layarnya yang menampilkan sebuah berita tentang seorang presdir yang sedang sakit parah. Di ruang presdir yang sedang sakit itu, beberapa orang berkumpul sambil menonton tayangan yang sama. Mereka adalah Pengajara Jang, Sekretaris Wang, juga Lee Myung Ho. Myung Ho ingin pertunangannya dengan putri Presdir segera diresmikan dalam pernikahan sebelum terjadi sesuatu pada Presdir. Tiba2 tunangannya, Oh Young, gadis yang lari2 di treadmill itu masuk, menolak rencana Myung Ho karena tidak baik mengadakan acara besar ketika anggota keluarga sedang sakit.Ia juga memperingatkan kalau mereka tak boleh bicara sembarangan, karena ayahnya belum mati.Ia berjalan mendekati ranjang ayahnya sambil menyentuh dinding. Ia meraba ranjang dan menggenggam tangan ayahnya. Dia buta.



Oh Soo main poker ditemani oleh Jin Sung sahabatnya. Soo memenangkan game itu dan pergi sambil membawa koper uang. Tampaknya dia habis nipu, karena mereka tiba2 dikejar oleh orang yang tadinya main bersama mereka, plus para bodyguard. Tetapi mereka berhasil menaklukan semuanya dan kabur sambil tertawa2.Di apartemennya, Soo keluar dari kamar mandi dengan rambut basah. Sora duduk menekuk lutut, “Apakah suatu hari kau akan meninggalkanku?” “Jika kau mempercayainya, itu akan menjadi kenyataan,” kata Soo. Sora tampak kecewa dengan gemelutuk giginya, “Kau kejam.” Soo malah tertawa (manis!>.<)



Paginya, Oh Soo dan 2 temannya sedang jogging. Temannya bernama Jin Sung dan Oh Soo juga (kita panggil Soo 2). Soo 2 mengatakan kalau dia adalah putra pertama presdir PL Grup yg sedang sakit itu, tapi 2 temannya tidak ada yang percaya, Jin Sung bahkan bilang “Kalau kau anak presdir PL, aku adalah anak haram Steve Jobs” hahaha… Jin Sung menarik sebuah amplop dari kantong Soo 2, surat untuk adiknya yang tinggal bersama ayahnya. Jadi, kata Soo 2, orangtuanya bercerai sejak kecil.Ibu mengambilnya, sedangkan adik perempuannya ditinggal bersama ayahnya yang adl Presdir itu. Sebelum meninggal, ibunya berpesan untuk tidak mencari ayahnya, tidak mau dipikir meminta belas kasihan. Itu sebabnya Soo 2 hanya mengirim surat saja, bukannya mendatangi PL. Dia ingin sukses dulu sebagai koki italia, baru dia punya muka untuk muncul di hadapan ayah dan adiknya. Ibu Soo 2 memberinya nama Soo dari karakter Hangeul yang berarti ‘melindungi’, untuk melindungi adiknya. Tetapi berbeda dengan Oh Soo, yang memiliki arti ‘pohon’, karena ia ditinggalkan dibawah pohon. (kasihan…)

Sinopsis That Winter, The Wind Blows Episode 1


Di apartemen, mereka sarapan. Ada seorang cewek di sana, Hee Sun, dia adalah seorang pemilik toko bunga dan adik mantan pacar Oh Soo yang meninggal. Ia tidak suka jika Soo yg playboy itu membawa cewek dan meniduri cewek di apartemen, karena dianggap mengkhianati sang kakak. Ketika ia membongkar dompet Soo untuk pinjam duit, ia menemukan sebuah lingerie. Ia menaruh lingerie itu ke dalam desert yang sedang disantap Soo. 2 temannya mengernyit geli. Lalu desert (kayak es buah) itu dituangkan ke kepala Soo yang menggeram marah. Ketika Soo dan cewek itu pergi, 2 temannya pun bergosip tentang hubungan Soo dan Hee Sun.



Pak Pos mengantarkan surat Soo 2 beserta surat2 lainnya ke kediaman Young. Saat itu, pelayan2 sedang berada diluar rumah sehingga yang menerima surat itu adalah Young sendiri. Sekt. Wang yang menyadari hal itu, segera berlari dari taman yang sangat luas itu. Pak Pos terkekeh saat memberikan surat Soo 2 “Ah, Soo mengirimimu surat lagi.” Young terpaku mendengar nama itu. tampaknya selama ini Young tidak pernah menerima surat dari kakaknya, dan semua itu karena ulah Wang. Ketika Wang sudah sampai di rumah, dia mencari2 Young dan menemukannya sedang berdandan.Young sudah memesan taksi. Wang menelpon kantor pos, menanyakan apakah ada surat yang tertulis tangan dan ternyata ada. sementara itu, Young meminta supir taksi mengantarnya ke alamat di surat itu.sementara itu, bel alarm di kamar ayah bunyi, tanda bahaya. Wang buru2 turun, tetapi mendadak berhenti di depan pintu kamar. Bel rumah berdering, pelayan bertanya apa yang terjadi, tetapi kata Wang semua baik2 saja, alarmnya eror. Hm… apa yang dipikirkan Wang?



Sesampainya di sebuah apartemen, dengan ancer2 dari supir tadi, ia pun berjalan hati2 menuju apartemen yang ditinggali kakaknya. Sementara di kamar Soo, Sora mengemasi pakaiannya setelah meletakkan sebuah amplop tebal di brankas.Ia mengambil pigura poto Soo dan pergi.Young menekan bel ketika Soo sedang asyik bermimpi.Ia bangun dengan kesal dan menekan layar bel. Young memastikan alamat dan nama kakaknya, dia pikir Soo yang di balik pintu adalah Soo kakaknya, tetapi mengapa kakaknya tidak mengenali dan tidak mau menemuinya? Ketika Young menyinggung soal surat, barulah Soo ngeh dan bilang kalau Soo 2 belum pulang. Young pun bingung, tadi bilangnya dia Oh Soo, tetapi kenapa malah bilang Oh Soo belum pulang? Soo pun menjelaskan kalau dia dan kakak Young punya nama yang sama. Ia pun mematikan layar dan tidur lagi.Beberapa lama kemudian, Soo keluar dengan pakaian rapi.Seorang pelayan menyapanya dan menunjuk seorang cewek yang terus berdiri di pinggiran tangga.Young masih menunggui kakaknya.Saat Soo menyapanya, Young minta tolong untuk dibacakan suratnya Soo 2, karena dia buta, ngga bisa baca.Soo pun merasa iba.Apalagi ketika orang2 lewat menyenggol Young. Ia pun mengajak Young turun ke taman yang sepi. Sesekali ia menoleh, memastikan Young turun tangga dg hati2.




Di taman, Soo membacakan surat Soo 2. Inti surat itu, Soo 2 menceritakan tentang kesehariannya, pekerjaannya sebagai koki italia (tapi sebenarnya belum terealisasi), juga tempat tinggalnya di rumah sahabat yang (diakui) sebentar lagi akan dibelinya. Dia merindukan Young, juga bertanya apakah Young happy tinggal di rumah bersama ayah yang dingin? Young menangis. Soo memberikan saputangan dan melanjutkan membaca surat. Dari surat itu, tampaknya Soo 2 belum tahu kalau adiknya buta.

Sinopsis That Winter, The Wind Blows Episode 1

Tiba2 ada polisi berhenti di depan apartemen Soo, bersamaan dengan telepon dari Jin Sung yang menyuruhnya kabur. Soo membekap mulut Young ketika polisi tampak melihatnya, “Aku tidak akan melukaimu. Diamlah sebentar seperti ini. Kakakmu akan segera kemari. Saat aku pergi, kembalilah ke dalam gedung dan tanyakan tentang kakakmu.” Sebelum kabur, ia sempat memberitahu baris terakhir surat Soo, “Aku mencintaimu, adikku.” Young bingung dan tongkatnya terlepas, lalu Young ditelpon bahwa ayahnya sekarat. Buru2 ia mencari tongkatnya dengan gemetar. Soo 2 bingung melihat Soo berlari, ikut2an berlari.Ketika nyebrang jalan, Soo 2 tertabrak sebuah mobil.Soo syok, tidak sempat kabur lagi. Dia dibekuk di depan sahabatnya yang sekarat. Di saat yang bersamaan, Young berdiri di trotoar tempat kejadian perkara, melambai2 memanggil taksi.Soo hanya bisa menatap mereka berdua tanpa bisa melakukan apa2. Dua kakak beradik, yang tidak akan pernah bisa bertemu lagi selamanya (ini scene fave gue banget! Tragis!)

Sinopsis That Winter, The Wind Blows Episode 1


Rupanya Soo dituduh oleh Sora sudah menggelapkan uang ayah Sora plus nipu, plus judi, total 70 M. Dia harus dikurung 1 tahun. Semua ini dilakukannya karena Sora akan syuting di Amrik dan ia tidak ingin Soo nyari cewek lain selama dia pergi! Buset… posesif nggak sampe segitunya kali… Soo ngamuk, dia melempar meja dan mencengkeram pundak Sora, “Apa kau pikir cinta seperti ini? Walaupun ayahmu membunuhku, aku dan kau sudah selesai (bahasa gaulnya, elo gue end!) Sementara itu Ayah Young meninggal. Di bawah siraman hujan, ayahnya akan dimakamkan. Myung Ho membuka payung untuknya, tapi ia tidak keluar dari mobil, menangis sesenggukan.



Satu tahun kemudian, Soo keluar dari penjara, dijemput oleh Jin Sung yang membawanya ke sebuah sungai yang telah beku oleh salju, tempat Jin Sung membuang abu Soo 2. Jadi Soo 2 meninggal setelah kecelakaan itu, walau sempat mendapat pertolongan.Soo 2 minta abunya dibuang ke sungai ini karena di sini ada banyak kenangan.Soo memutuskan untuk tidak berjudi atau nipu lagi seperti dulu, ia menyuruh Jin Sung bekerja pada presdir kim (ayah Sora) agar bisa berternak sapi seperti yang pernah diinginkan Jin Sung. Tapi Jin Sung tidak mau, dia sangat setia pada Soo dan tidak akan pernah meninggalkan sahabatnya itu.



Mereka pun datang ketempat berjudi biasanya, tetapi mereka diusir, sempat berkelahi pula. Soo menelpon orang yang bernama Man Du (serius namanya mandu? Dumpling? Siomay? Hahahah….), tetapi orang itu menghindar.Saat Soo sendirian, seseorang menghampirinya. Dia adalah Tuan Jo, yang ditugaskan Tuan Kim untuk menagih hutang 70 M plus bunga 8 M. ia memberikan Soo waktu 100 hari, kalau tidak… Jleb! Jo menusuk perut Soo, sebagai peringatan pertama (ih, seram!)



Sementara itu, Young habis memberi presentasi di hadapan para direksi. Tiga bulan lagi presdir PL baru akan ditentukan, dan presentasi Young hari ini mengagumkan. Walau buta, tetapi ia tampak sanggup jadi presdir. Pengacara Jang dan Wang tampak bangga, tetapi tampaknya Myung Ho tidak terlalu suka.Saat Young dan Wang masuk mobil, Jang dapat telpon. “Apa? Kau menemukannya?” ia pun bergegas pergi. sementara Wang bertanya, kapan Young akan menikah dengan Myung Ho? Tetapi Young tidak ingin menikah, karena pertunangan ini sebenarnya ide ayah.Ia hanya menuruti ayah saja. Dan setelah ayah meninggal, ia tidak punya alasan untuk menikah dengan Myung Ho yang tidak pernah dia cintai.



Jin Sung bingung karena Soo meninggalkan RS, padahal baru sembuh dari luka.Soo mendatangi tempat kerja Man Du dan menghajarnya. Man Du memohon ampun karena ia takut pada Tuan Kim, makanya dia mengacuhkan Soo. lalu bodyguard2 datang menghajar Soo. Lalu Jo datang menghampirinya, mengingatkan kalau waktunya tinggal 79 hari.Soo dilempar dari mobil dan tertatih menuju rumah loteng yang dia tinggali bersama Jin Sung.Tiba2 seorang pria tua yang mengaku sebagai pengacara PL Grup mendatanginya, bertanya apakah ini rumah Oh Soo? “Ya, aku Oh Soo.” Jang terperanjat, apalagi melihat luka Soo.Jang mengira kalau Oh Soo ini adalah Oh Soo kakaknya Oh Young. Dan Soo sepertinya mulai menyadari kesalahpahaman ini, tetapi tidak ingin meluruskannya.

Sinopsis That Winter, The Wind Blows Episode 1


Lalu Jin Sung datang, mengira kalau Jang ini orang suruhan Kim.Soo menarik Jin Sung masuk ke dalam rumah dan meminta Jang untuk pergi dulu.Sebelum pergi, Jang menyampaikan kalau ayah Soo sudah meninggal dan Young yang buta sangat membutuhkannya.Setelah Jang pergi, Soo yang masih syok, terduduk dibawah ranjang, dihujani pertanyaan oleh Jin Sung yang bingung. Soo mencari2 kotak peninggalan Soo 2, dan menemukan selembar foto, mainan entah apa itu, juga artikel2 ttg PL Grup. Soo tambah syok, dan Jin Sung tambah bingung dg tingkah Soo. “Oh Soo… dia benar… anaknya presdir PL Grup…” Soo menceritakan ttg paman pengacara tadi, Jin Sung memberi solusi paling pintar, “Bilang saja kalau Oh Soo sudah mati.” Tetapi Soo yg linglung menjawab, “Entah kenapa… aku berpura2 menjadi orang yang sudah mati…”



Besoknya, Jin Sung menceritakan ttg kejadian semalam kepada Hee Sun yang menganggap keputusan itu sangat gila.Jin Sung membela Soo, menceritakan tentang kejadian penusukan yg dialami Soo, semua karena hutang itu.Mereka bertengkar hebat, Jin Sung bahkan membawa2 kakak Hee Sun dalam pertengkaran itu.menurut Jin Sung, tidak masalah pria memutuskan wanita jika sudah tidak ada cinta, tetapi sepertinya ada hal lain yang lebih dari itu. Jin Sung pergi dan Soo muncul, duduk di hadapan Hee Sun yang masih marah2, bertanya mengapa Soo masih bertahan hidup?Apa Soo takut mati?Apa Soo bertahan hidup karena ingin menemui ibu yang menelantarkannya dan membalas dendam? Soo mengingat masa lalu, saat ia masih sekolah. Ibunya yang meninggalkannya dibawah pohon, hanya datang sekali menitipkan uang sekian won pada temannya. Dan ketika ia mengejar, ibunya pergi. “Kau pikir aku masih punya kasih sayang untuknya? Tidak.” Ia juga berkata, kalau ia masih bertahan hidup karena ia masih bernapas, “Apa seorang pria tanpa alasan hidup, tak boleh hidup? Jika hidup seperti ini sangat memalukan...sekarang ini aku sudah sangat malu.Tapi tetap saja...aku ingin hidup karena aku masih hidup,” Tiba2 seseorang memanggil Soo. Jo berdiri di gedung sebelah sambil memainkan rubik anehnya, ia menyuruh Hee Sun untuk jauh2 dari Soo. lalu Soo bergumam, seandainya Hee Joo (kakak Hee Sun) mencintai Jo, apakah dia akan tetap hidup sekarang? (aku masih belum mengerti apa hubungan Jo dan Soo, sekedar debt collector dengan kreditor saja, atau… ada hubungan masa lalu?)

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Jang mengabarkan pada Young yang lagi lari2 di treadmill ttg penemuan kakaknya, tapi reaksi Young lempeng2 saja, seperti tidak tertarik. Jang pikir kedatangan kakak akan membuat young tidak kesepian lagi, tapi Young malah berkata “Kalau ayah tak ingin aku kesepian. Kenapa dia bercerai dengan ibu?Ayah lebih memilih sekt.Wang, ibu lebih memilih oppa daripada aku yang ditinggalkan dirumah.Sekarang aku tidak butuh oppa lagi, karena aku sudah punya sekt.Wang yang lebih dipilih Ayah daripada ibu dan oppa. Dia selalu ada di sisiku… mengekangku.”

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Hee Sun mencarikan informasi tentang Oh Soo 2 untuk penyamaran Oh Soo.saat mereka bertiga naik mobil dan jalan di basement parkiran PL, mereka hampir tabrakan dengan Myung Ho. Jin Sung marah2, tapi Soo segera meminta maaf. Mereka berharap tidak bertemu lagi dengan pria itu sebagai anggota keluarga Oh. Di rumah, Soo belajar tandatangan Soo 2, sementara dia sudah dapat surat2 dan identitas sebagai Soo 2, juga blue print restoran italia. Semuanya lengkap dan Soo sudah siap. Tetapi tiba2 Jin Sung ingat sesuatu “Hyung, lengan Oh Soo Hyung terluka bakar sejak kecil! Pasti adiknya tahu itu!” jreeennnggg…

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Besoknya, Soo dan Jin Sung mendatangi rumah Young, dengan gaya yang cool.Ia disambut oleh Pengacara Jang, Sekt Wang yg sekarang jadi wali hukum Young, dan teman Young bernama Mira.Ia mengkritik foto2 di ruangan yg memperlihatkan kalau Wang adl pemilik rumah bersama ayah dan Young, padahal harusnya rumah ini juga milik Soo (2) dan ibunya.Tak lama kemudian, Myung Ho datang.Jin Sung sampai tersedak setelah melihatnya, karena mereka sempat bertengkar di parkiran.Soo mencoba menenangkan diri dan kembali berakting. Myung Ho penasaran dengan luka masa kecil Soo yang pernah ia dengar, ia ingin melihatnya. Soo tidak ingin memperlihatkannya, karena luka itu tampak mengerikan.Hal ini menjadi sebuah kecurigaan bagi para anggota keluarga.Lalu Jin Sung pura2 tak sengaja menyiram lengan mantel Soo dengan air, hingga Soo pura2 terpaksa membuka mantel dan menggulung lengan kemeja. Jreennggg… ada luka bakar di sana. Malam sebelumnya, dengan penuh keberanian dan kenekatan, Soo menyiram lengannya sendiri dengan air panas!

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Soo mengambil sesuatu dari tas Jin Sung, sebuah mainan entah apa namanya yang bisa bergoyang dan bunyi tik tok. Tiba2 Young muncul “Kau tidak datang ketika aku mencarimu, kenapa sekarang baru datang?” Young menjelaskan ttg setahun yg lalu, ia menerima surat dari kakak. Kata pak pos, kakak selalu mengirim surat tetapi ia tak pernah menerimanya. Wang hendak memjelaskan bahwa ayah yang melarang, tetapi Young memotong, tidak ada gunanya Wang menjelaskan, toh orang mati (ayah) sudah tidak bisa membantah. Young juga sudah menitipkan pesan pada teman serumah kakak untuk menemuinya.Jin Sung pun buru2 menjelaskan kalau orang itu sebenarnya sedang dipenjara, makanya Soo tidak tahu hal itu.Soo menyuruh Jin Sung diam dan menghampiri Young, meminta maaf. Tetapi Young tidak percaya, ia menduga bahwa kedatangan Soo ini bukan karena dirinya, tetapi karena uang. Selama ini Soo tidak pernah menampakkan diri pada ayah dan dirinya.Setelah ayah meninggal, pasti Soo menganggap kalau Young adalah mangsa yang mudah untuk ditaklukan dan direbut warisannya.Tetapi ada sebuah pasal dalam wasiat yang menyatakan bahwa seluruh harta adalah milik Young dan tanpa seijin Young, tidak ada siapapun yang bisa mengambilnya. Jin Sung yang mendengar itu jadi lemas. Habis sudah harapannya.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Young keluar dan Wang hendak mengejar, tetapi Soo mencegahnya, “Ini urusan antar saudara kandung.” Soo mengejar dan mengatakan kalau ia mencintai Young, ia menahan tangan Young, tapi Young menepis dan tongkatnya mengenai pipi Soo sampai lecet. Anggota keluarga yang menonton dari balik jendela terkejut melihatnya.Young pergi sambil menahan perasaan rindunya pada kakaknya.Malamnya, Oh Soo dan Jin Sung beserta anggota keluarga berdiri di halaman.Mereka berdua tampak merasa diusir secara baik2. Soo berkata kalau ia akan membuka restoran di itali setelah menemui Young, tetapi tampaknya Young tidak baik2 saja. Ia memutuskan untuk berada di dekat Young selama 3 bulan. Jika Young memang tak menginginkannya, ia akan pergi ke itali. Saat ia pergi, Myung Ho merasa curiga. Lalu dia dapat telpon, mengatakan kalau memang ada restoran yang akan di bangun di Italy dengan nama Soo.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Jo menemui Hee sun di atap rumah. Hee Sun mengancam akan melapor ke polisi, tapi Jo tak takut, malah menyodorkan hpnya. Hee Sun pun bilang kalau Soo adl putra kandung PL Grup. Jo kaget.
2 hari kemudian, Soo dan Jin Sung mulai tinggal di rumah  Young. Young yang tidak turun2, membuat Soo memutuskan untuk naik ke kamar Young. Ia mengikuti alunan music yang sengaja diputar Young karena ia sudah menduga kalau Soo akan masuk ke kamarnya. saat Soo membuka pintu, Young lagi lepas celana (ups). “Sekarang kita bukan anak kecil lagi. di saat seperti ini, bukankah sebaiknya kau menutup pintunya?” Soo minta maaf dan menutup pintu sambil terkekeh geli.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Lalu saat makan malam, Young tidak ikut makan, malah menyuruh pelayan menyiapkan sandwich sementara dia berenang.Soo pun meninggalkan meja makan dan ke kolam renang.Jin Sung merasa heran, orang buta bisa berenang? Jin Sung mengejarnya, mengingatkan kalau Soo harus berakting sebagai kakak yang baik hati pada sang adik, tetapi Soo malah bersikap sebaliknya. Ia sudah tahu perilaku putri2 konglomerat yang selama ini dimanja dan disayang.Jadi jika ada orang yang tiba2 memberi perilaku yg kasar, itu jadi seperti sengatan listrik bagi mereka.Orang kaya berbeda dari mereka yang miskin.Tetapi lagi2 Jin Sung mengingatkan, kalau cewek yg lagi diincar ini bukan untuk dijadikan pacar lalu diporotin seperti biasanya, melainkan seseorang yang jadi adik. Jin Sung yang punya adik lebih berpengalaman dalam mengemong adik, beda dari Oh Soo yang sebatang kara. Tapi Soo tak mau mendengarkan.
Setelah berenang, Soo berusaha bicara pada Young, bahwa Young sekarang berubah jadi kasar dan apakah Young begitu karena punya uang banyak?Ia selama ini bertahan hidup setelah diusir dari rumah hanya demi bertemu dan bersama Young, menyayangi Young layaknya seorang kakak pada adik. Tetapi Young memotong, ia kecewa pada kakaknya. Mereka tidak bertemu 21 tahun.Dulu mata Young masih bisa melihat dan sekarang tiba2 buta, apakah Soo nggak kaget atau gimana gitu sebelum membicarakan tentang perilakunya dan harta?

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Hee Sun dan Jin Sung ngobrol di café, membicarakan ttg kejadian di kolam renang itu.Sejak itu Young dan Soo tak pernah bersama2 lagi, sepertinya Hyung kalah telak.Tiba2 Jin Sung terkejut melihat Mira yang rupanya kerja part time di café itu.sementara itu, Soo memandang Young yang sedang menikmati pertandingan bola dimana para pemainnya menutup matanya. Salah satu pemain tidak mau mengoper bola, membuat pelatih kesal.Saat break dan diberi intruksi, Young menasehati agar pemain itu untuk mengoper bola.Pertandingan ini bukan untuk memperlihatkan kemampuan, tetapi memperlihatkan bahwa semua orang butuh bantuan. Jika tidak ada yang membantu dalam permainan, bagaimana dia bisa mencetak gol?Begitu pula hidup.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Mira dan Young jalan2 di mall. Mira permisi ke wc, meninggalkan Young sendiri. Tetapi Mira tidak benar2 ke wc, karena ia menemui Soo agar Soo menemani Young. Soo membeli sebuah kalung terlebih dahulu.Tetapi saat Soo berjalan mendekat, ada 2 anak nakal lari2an dan berputar2 di badan Young.Tak sengaja Young menumpahkan kopi dan mengenai anak itu.anak itu menangis, ibu dari anak itu marah2 ke Young. Lalu ada wanita yang membela Young, berkata kalau ahjuma itu keterlaluan, nggak lihat apa cewek ini buta? Ibu itu malah membela diri, kalau buta kenapa dia ada di sini? Menyusahkan saja. Young meraba2 tongkatnya, wanita itu membantunya, tetapi Young malah menepisnya.Ia berjalan sendiri dan menabrak sepasang kekasih.Wanita itu mau menolongnya lagi, tetapi lagi2 ditepis.“Awas, ada air!” seru wanita itu, tapi Young keburu terpleset dan nyemplung di kolam.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Soo berlari menghampirir, “Permisi, dia adikku!” Soo masuk ke kolam dan berjongkok sambil berbisik, “Di lapangan kau mengajari anak2 untuk menerima bantuan, tetapi kenapa kau sendiri tidak mau menerima bantuan? Sekarang apa kau tak mau menerima bantuanku?” dengan gemetar Young menggenggam erat tangan Soo. Soo mengangkatnya dari air dan menuntunnya, “Maaf, adikku buta. Tolong beri jalan.” (best oppa… I wanna have an oppa like him..) Dari jauh, Jo menatap mereka sambil mengemut lollipop dan mengenakan kacamata hitam.

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2
Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


Young duduk di stasiun kereta api bawah tanah sementara Soo membersihkan lukanya. Lalu mereka duduk bersama dalam diam. Lalu hp Soo bunyi, sms dari Jo “Kau punya adik yang kaya. Gadis di sampingmu itu.kau harus buru2.” Lalu bunyi pengumuman terdengar.Young berdiri mendekat ke rel, disusul Soo juga hpnya yang bunyi lagi.Jo memberi saran termudah untuk mendapatkan harta Young. Young pun berbicara, seakan menyuarakan saran yang sama dengan Jo, “Kalau kau kembali untuk mendapatkan uangku, hanya ada 1 cara mudah kau bisa mendapatkannya.” Oh Soo tak mengerti. Bunyi kereta makin dekat. “Sekarang saatnya. Saat kereta datang… dorong aku…” Soo terperangah. tangannya gemetar. Young bergerak maju.Soo mengulurkan tangannya….

Sinopsis That Winter The Wind Blows Episode 2


TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar