Yoon Soi as Park In
Woo
Park Jae Joong as Hwang Eun Gyo
Seorang cewek menyebrang jalan sambil menatap ke seorang
cowok yg naik vespa.Tiba2 cewek itu pingsan. Tapi ngga lama kemudian dia bangun
saat polisi ada disana,dikira cowok itu nabrak apa gimana. Si cewek bangun dan
langsung ngacir.Cewek itu In Woo, punya sejenis penyakit yg bisa bikin
pingsan/tidur tiba2.Selama ia tidur itu, sering ia
bermimpi aneh, ttg manusia2 jaman joseon, ada ufonya juga, dan bisa tiba2
merasa sedih dalam mimpi. Sementara si cowok bernama Eun Gyo, dia fotografer yg
ibunya lagi sakit. Perusahaan tempatnya bekerja melakukan restrukturisasi dan
ia terancam dipecat karna foto2nya dianggap ngga berbobot. Ia merasa
tersinggung dan langsung mengundurkan diri, padahal dia lagi butuh duit. Waktu
bosnya buka amplopnya, bukan surat, tetapi gambar burung berkepala anjing.
Entahlah, kayaknya itu sebuah penghinaan ala korea. Kesialan tdk hanya sampai
disana, karna pacar Eun Gyo tiba2 minta putus dan mau kawin ama cowo lain.

Malamnya Eun Gyo ketemu temannya dan menawarkan pekerjaan di
universitas. Besoknya ia pergi ke sana dan tinggal/ngekos di rumah tuan Park,
seorang mantan militer yg sangat disiplin. Telat datang makan malam sepuluh
menit aja uda ngga dikasih makan. Eh, ternyata tn. Park adl bapaknya In Woo, yg
berarti ia tinggal di rumah cewek aneh yg tidur di jalan itu. Tapi cewek itu
ngga ingat, dia pun agak2 lupa.dia tanya “apa kita pernah ketemu?” cewek itu
nggeleng, dan dikira bapaknya, dia lagi ngegodain anak tercintanya.Malamnya Eun
Gyo bermimpi ttg cewek joseon berambut panjang yg lagi nyisir. Oh, ternyata yg
dapat penglihatan ngga cuma In Woo (ih, berasa familiar ya tema filmnya..hehehe)
Besoknya Eun Gyo dan In Woo ke kampus bareng.Rupanya In Woo
yg memberikan pekerjaan itu. Eun Gyo jadi guru/dosen fotografi dimana semua
muridnya adl orang2 tua(ajushi dan ajuma). Pas istirahat, ia ngobrol2 dg In Woo
di balkon, masih membahas apakah mereka pernah ketemu. pulangnya, Eun Gyo
diajak minum2 ala murid2, bareng In Woo juga. Dikedai, mereka berdua diminta
foto berdua. Lalu pas minum muridnya tanya apa Eun Gyo uda punya pacar? Ia
berpikir sebentar, lalu bilang punya.In Woo langsung tersedak.Pulangnya, mereka
diantar agak jauh dan jalan kaki. Tiba2 Eun Gyo seperti melihat orang berkuda
kea rah In Woo, ia langsung medorong In Woo ke dinding, tapi kuda itu
menghilang.
Besoknya ada turis2 yg datang ke rumah In Woo, dipandu Park
(rumahnya ala joseon, jadi tempat wisata juga). In Woo tanya apa yg diliat Eun
Gyo semalam? Eun Gyo bilang orang berkuda. In Woo tampak kaget, tapi keburu
dipanggil papanya, disuruh mempraktekan cara memanah. Lalu In Woo nyuruh Eun
Gyo coba manah, dan dipandu (dipengang2 tangannya). Tiba2 ia dapat penglihatan,
tangannya lagi dipegang. Ia pun pingsan.Malamnya Eun Gyo nelp temannya, karna
habis dikirimin undangan kawinan mantannya lewat sms. Temannya bilang lupakan
aja cewe itu, dan ia kenalin cewenya dan katanya mau nikah. Setelah tutup telp,
temannya yg ternyata ada di gerai ramalan itu diramal ttg kehidupan masa
lalunya. “Kau suka hujan? Tidak suka kegerahan?” “Iya, betul. Jadi apa
kehidupan laluku?” “Cacing tanah.” Hahaha.

Besoknya In Woo membantu Eun Gyo foto orang2 tua, lalu
mereka makan di luar, papa In Woo makan sendirian (kasian). Saat makan, In Woo mengaitkan
rambutnya ke telinga, Eun Gyo melihatnya seperti gadis joseon yg sering ia
mimpikan. Lalu waktu pulang, papa udah nunggu di depan dg anjingnya, tampak
kesal. Setelah di kamar, Eun Gyo melihat film foto yg hitam2 itu dg sebuah alat
sehingga bisa melihat gambarnya, ada foto In Woo di sana. Rupanya mereka emang
pernah bertemu sebelumnya.Mereka dulu satu univ dan satu klub fotografi.
Mereka mulai jalan bareng, walau hanya sebagai teman.
Foto2an, main2 sama anak2. Saling memberi perhatian saat makan (sampe papa
dilupain). Waktu mereka foto di museum, mereka lihat sebuah hanbok pria, kasut
dan kertas yg ada tulisan2 korea jaman dulu. Eun Gyo dapat penglihatan2, lalu
In Woo memanggil, ingin memberitahu sesuatu, tapi Eun gyo keburu dapat telpon
yg menyuruhnya ke Seoul. Rupanya telp itu dari mantannya, nangis2 gitu, tapi
sampai di sana, dia udah ngga apa2, hanya stress menjelang pernikahan dan ingin
curhat sama teman dekat. Eun Gyo jadi sakit hati dan tersinggung, apalagi pacar
si mantan nelp dg mesra.Ia pun pergi meninggalkannya.Eun Gyo mengunjungi ibunya
yg ingin donor organ.Awalnya Eun Gyo ngga setuju, tapi ibunya ingin melakukan
hal baik sebelum mati. Malamnya ia curhat ma temannya di pojangmacha. Lalu ada
orang menginjak kaki temannya, orang itu lebih gede badannya, jadi temannya
diam saja. Namun waktu orang yg nahan orang tadi bilang ttg ‘cacing tanah’, ia
jadi tersinggung dan berantem sampai masuk kantor polisi. Eun Gyo menjelaskan
perkaranya di polisi, lalu polisi itu bilang “Eh tunggu, apa kita pernah
ketemu?”

Saat Eun Gyo pulang, sepi sekali, ngga ada orang.Saat
tidur2an dikamar, hujan turun.Ia menelp In Woo dan terdengar deringnya di
dapur.Tapi cuma hp aja yg tergeletak dilantai, ada meja kecil dg mangkok2
berisi makanan diatasnya.Rupanya tadinya in Woo nyiapin makanan trus pingsan.Eun
Gyo masuk ke kamarnya In Woo dan lihat foto2.Rupanya teman Eun Gyo adl sepupu
In Woo dan mereka sebenarnya pernah ketemu pertama kali di rumah temannya itu.
In Woo masuk univ. seoul, walaupun papanya kurang setuju, takut ia sering
pingsan. Lalu disanalah ia mulai menyukai Eun Gyo, selalu mengikutinya diam2,
dan tau tipe cewe kesukaan Eun Gyo, yaitu yg lurus panjang, sementara rambutnya
pendek gelombang. Itulah makanya sekarang ia panjangin rambut. Lalu ia ngga
bisa nerusin kuliah karna ia pingsan dan masuk RS. Di RS, sambil ditunggui
papa, ia lihat berita, ttg ditemukan kuburan yg ada surat cinta dan kasut, juga
ada rambut wanita. Diduga surat itu ditulis o/istri dari si mayat. Dan In Woo
jadi dpt penglihatan, bahwa dirinya yg menulis surat itu dan menangis. Sejak
itu ia tinggal di Andong (desanya), tapi sebulan sekali cek-up di Seoul. Dan
waktu itu ia ketemu lagi dg Eun Gyo di jalanan(awal film). Ia pun nawarin
kerjaan lewat sepupunya. Eun Gyo langsung nyusul In Woo yg lg di RS seoul. Saat
nyebrang, tiba2 ia berbalik dan melihat penglihatan, cowok joseon mendorong
cewe joseon, menghindar dari kereta. Tiba2 truk datang menabraknya…
Flashback, jaman joseon.Cewek (In Woo) dikejar2, lalu
ditolong seorang cowok (Eun Gyo) waktu ada kuda lewat.Kemudian mereka ada
ditengah hutan, seorang bapak2 berkuda (papa) yg mau membunuh cewek.Tapi cowok
melindungi dan mereka tarung hingga bapak itu mati.Dan mereka jadi suami
istri.Cewek memasak, melayani cowok.Mereka punya anak dan bahagia, tapi si
cowok batuk2 darah dan mati. Si cewek sedih berkepanjangan, menulis surat dan
memotong rambutnya, menjalin rambutnya di sebuah kasut. Ia berharap bisa lahir
kembali dan melindungi kekasihnya.Dan ternyata, setelah reinkarnasi, si cewek
jadi Eun Gyo, dan si cowok jadi In Woo (terbalik gitu).

Eun Gyo di bawa ambulance ke RS.Dompetnya jatuh dan petugas
melihat kartu ttg donor organ. Rupanya ia juga ikutan seperti ibunya. Sementara
In Woo sadar.Ia habis operasi banyak organ, jantung, paru, ginjal, semuanya
dari satu pendonor.Ibu Eun Gyo mengelus2 foto putranya. Lalu ia menghadap ke
langit dan tersenyum melihat sosok putranya, tapi tiba2 beruah jadi sosok
wanita yg menerima donor dan mereka menangis bersama.Beberapa waktu kemudian,
In Woo sudah potong rambut.Ia naik kereta dan memandangi fotonya dg Eun Gyo.
“Hei, apa kita pernah ketemu sebelumnya?”(suara Eun Gyo) “Ya. Try to
remember.”(suara In Woo).

Sejarah asli, th 1998 ditemukan kuburan kuno di lokasi
bangunan Andong. Itu adl kuburan seorang pria yg mati muda, 420 th yg lalu. Di
dalam kuburan itu, ada surat cinta istrinya bersama sepatu/kasut yg disulam dg
rambut panjang istrinya. Surat dan sepatu itu telah dipamerkan di Univ. Andong.

Sumber gambar : google


Tidak ada komentar:
Posting Komentar