
Eun Seol turun dari kora2 n berlari mencari Ji Heon, ngga
sengaja menyenggol Na Yun smpai es krimnya kena baju Na Yun, tapi Eun Seol ngga
sadar sudah nabrak orang. NaYun marah dan menempelkan es krim ke pantat Eun
Seol.“Ups, sori, tanganku kepleset.”
Eun Seol melihat Mu Won yg baru datang n bawa es krim.“Ah, minta es krimnya ya, ntar aku ganti.”
Eun Seol menancapkan es krim itu ke pantat Na Yun (haha…
ngakak gue lihat scene ini).
Mereka membersihkan celana n rok mereka di wc. Na Yun bilang
kalo Eun Seol yg duluan menyenggolnya sampai eskrimnya kena baju. Eun Seol
minta maaf. Na Yun bilang kalo ia akrab dengan bosnya, jadi Eun Seol harus
menghormatinya. Tapi jawaban Eun Seol, “Kau teman dekat bosku, tapi bukan
bosku” Na Yun kesal dan menjambaknya, tapi adegan jambak itu ternyata cuma
khayalan Na Yun, karna ia mencoba u/ menahan diri. Ia bertanya, Eun Seol dari
keluarga mana? Papanya kerja apa? Eun Seol menjawab sambil membayangkan
papanya, bercocok tanam di gunung, mengajar seni bela diri.
Di Luar, dua cowo menunggu cewe2 mereka sambil ngobrol.
Ji Heon : apa Na Yun memang selalu bertingkah tidak
terkontrol?
Mu Won : “Na Yun kayaknya jealous sama Eun Seol.”
Ji Heon : “Jealous? Sama Eun Seol? Wae?”
Mu Won : soalnya Eun Seol cute.
Ji Heon : ah, nggak, kamu nggak kenal sih sama dia. lebih
mendingan kalau aku yang kau panggil cute.
Mu Won : yeah, kau cute, haha (tertawa meremehkan)
Ji Heon menyikut Mu Won, dan mereka sikut2an bahu lagi
sampai 2 cewe datang.
Ji Heon mengajak Eun
Seol pergi, tpi Na Yun memaksa Ji Heon menemaninya shopping dan mengantar
pulang. Ji Heon bilang dia lagi kerja, suruh saja si orang tidak sibuk, Mu Won.
Kalau begitu, Na Yun mau ikut kerja bareng Ji Heon saja, karna sebentar lagi
perusahaan mereka akan merger. Ji Heon bilang oke, kita ketemu di presentasi
saja, dan pergi bersama Eun Seol. Ya! Na Yun kesal dan marah2, ia mengancam
akan menyebarkan rumor bahwa mereka akan menikah. Ia memohon agar Ji heon
kembali padanya. Mu Won menengahi dg mengajak jalan2 bareng dan meminjam Eun
Seol. Awalnya Ji Heon tak mau meminjamkan, tapi akhirnya ia mendorong Eun Seol
kepada Mu Won “Sudah, pinjam saja selamanya!”Mereka jalan berdua, Eun Seol akan
membelikan es krim ganti yg tadi. Lalu Mu Won memberikan jasnya u/ dipakai Eun
Seol menutupi celana yg basah. Ji Heon melihat mereka dengan kesal, kelihatan
cemburu kale…
Sekretaris papa laporan ttg kegiatan Ji Heon, tiba2 nenek
muncul “Apa kau tidak bisa mempercayai anakmu?” Papa kaget, “Eomma, kenapa kau
bertingkah seperti ninja? Pake kaca mata hitam, sembunyi di pohon.” Nenek
bilang hari ini panas sekali, ayo makan mi dingin. Sekretaris juga melapor kalo
sekarang Ji Heon lagi sama Na Yun.
Pas Ji heon pulang
dan masuk kamar, ia dikagetkan dg kemunculan papa di dalam kamar. Papa menanyakan ttg Na Yun, apakah mereka
kembali pacaran? Ji Heon tidak mau papa ikut campur urusannya. Papa marah,
mentang2 dia baru pertama kali kerja seharian sudah sombong. Papa keluar sambil
menendang gambar Eun Seol sampai tangan dan leher gambar itu patah. Ji Heon
teriak da papa memberdirikan kembali gambar itu dan keluar. Ji Heon membaringkan
gambar itu “Hah, patah tulang leher?? Eun Seol… otteoke? ABBEOJIIIII” haha..
Ia ingat waktu di taman bermain, dia ngumpet2 ngeliatin Eun
Seol dan Mu Won kencan. Na Yun kesal dan tanya, hei, apa kau menyukainya?
Sekarang Ji Heon jadi berpikir, masa sih? Lalu ia membanting lem dan mengotori
gambar. Ia segera membersihkan lem dan bilang maaf ke gambar Eun Seol.
Mu Won juga pulang dan mamanya datang menanyakan bagaimana
kencan Mu Won dg Na Yun hari ini. tapi Mu Won malah membayangkan kencannya
dengan Eun Seol “Apakah itu kencan? Dengan Eun Seol?” Tadi mereka main
perosotan air. Setelah itu Mu Won memberikan saputangannya u/ mengelap air di
wajah Eun Seol. Eun Seol melepas jas yg menutupi celana dan menyuruh Mu Won
memakainya karna kemejanya basah. Tapi Mu Won bilang sebentar akan kering.
Sebelum jalan lagi, Mu Won merapikan jas di pinggang Eun Seol dan poni Eun Seol,
bikin Eun Seol ngga bisa tidur, mandangin jas Mu Won terus. Myung Ran pikir
mungkin Eun Seol menyukainya, cinta. tapi Eun Seol bilang ia hanya mengaguminya
seperti ngefans sama Won Bin atau Hyun Bin.
Ji Heon tidak bisa tidur, mikirin Eun Seol terus. Besoknya,
Eun Seol turun dari bis dan sepatunya ketinggalan sebelah di bis. Ia datang
kerumah Ji heon dg pake kresek dikakinya. Ia menyapa papa yg dingin padanya dan
menyuruhnya kerja dg baik. Ternyata Ji Heon sudah bangun-tepatnya nga bisa
tidur. Ia menyuruh Eun Seol memakai sepatu yg ada di lemari.
Ada artikel bahwa DN Grup memilih calon presdir yang
tidak kompeten. Saat sampai di kantor, para wartawan mengerubuni Ji Heon. Eun
Seol dg sigap menghalangi wartawan, tapi ia tersenggol salah satu wartawan. Ji
Heon marah dan menyuruh orang itu minta maaf. Setelah masuk, Ji heon memeriksa
Eun Seol apakah ada yg luka. Eun Seol bilang jangan mengkhawatirkannya, tapi ia
berterima kasih karna Ji Heon menyuruh orang itu minta maaf dan Ji Heon tampak luar biasa. Ji Heon berbalik dan melihat Eun Seol yg tersenyum malu2, ia jadi
terpesona, tapi ia sadar dan bilang jangan menggodanya, it didn’t work!
Rupanya rumor itu dibuat oleh Manajer Park yg sudah
bekerja sama dg mama Mu Won. Eun Seol sedang bikin kopi saat seniornya bergosip
ttg hubungannya dg Ji Heon. Eun Seol menjelaskan kalau mereka tak boleh
menggunjingkan bos sendiri, dan diantara mereka tidak ada hubungan special. Eun
Seol tidak melihat si bos sebagai lelaki. Tanpa mereka tahu, si bos mendengar
mereka.
Saat Eun Seol masuk ruangan, Ji Heon tampak berpikir keras,
Eun Seol kira Ji Heon memikirkan berita artikel itu, tapi Ji Heon sebenarnya memikirkannya.
Tiba2 Ji Heon mendekati Eun Seol sampai terpojok di papan tulis transparan.
Ji Heon : “di id card-ku tertulis kalau aku ini lelaki.”
Eun Seol : ah, kau mendengar kami.
Ji Heon: ok, aku juga tidak melihatmu sebagai wanita.
Mereka pandang2an dan tiba2 Ji Heon merasa jantungnya
berdebar keras. Eun Seol juga kelihatan gugup, lalu ia memiting tangan Ji Heon
dan menarik tubuhnya, tapi wajah mereka jadi menempel, lalu Eun Seol memiting
lagi dan mendorongnya. Ji Heon menggoda, ah, tadi kau terlihat gugup. Eun Seol
mengelak dan memperingatkan jangan begitu lagi atau ia akan menghancurkan tubuh
Ji heon. Ji Heon tampak senang melihat Eun Seol gugup sesaat, tapi kemudian dia
sadar dan bertanya2 kenapa dia sebenarnya, apa ia sdah gila?
Na Yun dan Mu Won ngobrol2 dan Na Yun tanya ttg perjodohan
mereka. Mu Won menolak, karna ia tak mau menikah tanpa cinta. Eun Seol datang
dan misuh2 atas perbuatan Ji Heon tadi, ia tidak menyadari keberadaan mereka
berdua. Ia menendang kaleng dan tak sengaja kena kepala Na Yun. Eun Seol minta
maaf dan memberikan keningnya u/ dipukul. Mu Won ketawa2 melihat tingkah Eun
Seol.

Di supermarket, Eun Seol ketemu sekretaris yg lama. Ia minta
maaf atas kejadan piting2an di kantor dulu. Lagipula ia juga sudah tertangkap.
Di rumah, nenek marah2 sama anjingnya yg dikira mencuri sepatunya, ternyata Eun
Seol mengambil sepatu nenek. Ji Heon berjingkat ke kamarnya dan memikirkan Eun
Seol terus. Ia fokus bekerja u/ lupakan Eun Seol.Pas dilihat papa dan papa
senang banget lihat anaknya rajin, lalu merencanakan rapat minggu ini.
Di rapat, setelah naruh minuman, Eun Seol keluar dan ketemu
nenek. Nenek ngaku2 mau ngantar barang dan ia melihat sepatunya rupanya diambil
Eun Seol. Eun Seol melihat tas bermerek nenek, dan waktu itu Nenek sudah mau bilang
yg sebenarnya, tapi Eun Seol menyela, oh, ini pasti tas imitasi. Melihat
keakraban mereka, membuat para senior tambah curiga kalo ada apa2 antara bos
dan sekretaris itu.
Waktu rapat, papa meminta semuanya u/ menyetujui JiHeon jadi
presdir, dan nenek juga minta supaya beri kesempatan Ji Heon. Mama Mu Won terus
membantah dan membuat papa emosi, akhirnya dia mempertaruhkan posisinya pada
kesuksesan Ji heon, artinya kalo Ji heon gagal, ia harus turun dari jabatan
presdir. Proyek pertama Ji Heon dimulai dg proyek taman bermain.
Ji Heon bekerja giat dan ia tiba2 ingat ttg masa lalu Eun
Seol, ia dapat ide. Saat mau memberi tahu Eun Seol, gadis itu tertidur. Ji Heon
membetulkan letak tidurnya di sofa dan memberi jasnya sbg selimut. “Tidak ada
bos spertiku” Besok paginya, Eun Seol terbangun dan kaget karna ia tidur sampai
pagi. Ji Heon membuat proposalnya sendiri dan membuat Eun Seol kagum pada
idenya.
Eun Seol mengembalikan jas Mu Won dan diajak makan siang
bersama. Eun Seol minta ijin makan pada Ji Heon saat ia lagi bersama Na Yun yg
menyerahkan proposal buatannya. Ji Heon akan pergi, tapi Na Yun melarang dan
pura2 nangis. Ji heon bilang kalau dulu dia emang menyukai Na Yun, tapi
sekarang ia sudah lupa sama sekali. Saat jalan pulang, ia melihat Eun Seol makan
bersama Mu Won di resto. Ia menelp Eun Seol, tanya makan sama siapa. Eun Seol
pura2 bikin seolah2 jaringan hp terganggu. Ji Heon menelp lagi dan kali ini
sambil menggedor kaca resto. Eun Seol disuruh keluar, tapi Mu Won mengambil
alih hp “Kau mau makan bersama kami? Tidak? Baguslah, karna aku juga tak mau
makan bersamamu.” Ji Heon masuk bersama Na Yun dan melarang mereka u/dekat. Ia
menarik blouse Eun Seol. Mu Won menepisnya dan janji pada Eun Seol akan makan
bersama lagi lain kali dan kali itu Ji Heon tak boleh mengganggu. Mereka
bertiga pergi, sama sekali tidak mengacuhkan Na Yun “Apakah aku kasat mata?!”
Ji Heon syok saat tahu kalau idenya harus dipresentasikan.
Ia membayangkan dirinya gugup di depan banyak orang, ditertawakan Mu Won dan
mamanya, mengecewakan papa. Ia mau mundur, tapi Eun Seol menyemangatinya dan
mengajaknya minum anggur beras di pojangmacha sampai mabuk. Saat memasukkan
badan Ji heon ke mobil, Ji Heon menarik Eun Seol u/ duduk bersamanya. Ji Heon
meracau, bilang kalo Eun Seol itu alien yg mengacaukan system amygladanya. Lalu
ia tertidur di bahu Eun Seol.

Besok paginya, rapat dimulai tanpa kehadiran Ji heon.Mu Won
yg presentasi duluan, sementara Eun Seol berlari2 dari kemacetan jalan. Setelah
Mu Won selesai, Eun Seol masuk dg ngos2an dan bisik2 ke sekretaris papa. Lalu
ia menyalakan laptop dan keluar wajah Ji Heon yg presentasi setelah direkam
sebelumnya. Ha, pintar mereka!
(Sumber gambar : dari google dan http://patataragazza.blogspot.com/2011/08/sinopsis-protect-boss-episode-4.html)
(Sumber gambar : dari google dan http://patataragazza.blogspot.com/2011/08/sinopsis-protect-boss-episode-4.html)
![[bl001202.jpg]](http://lh3.ggpht.com/-TxYJuD21SiY/Tkz_n_VD9hI/AAAAAAAAMsA/UrFaBQ7VW88/s200/bl001202.jpg)
![[bl002102.jpg]](http://lh3.ggpht.com/-l05ehALyXGM/Tk0AAokLKRI/AAAAAAAAMtg/ncyySHIl8VI/s200/bl002102.jpg)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar