Hawa pekat melebur
dalam pusaran
Aku tersesat dalam
dimensi
Dan tak bisa menemukan
diriku kembali
Wajahmu tak asing
kulihat
Entah di suatu waktu
dan tempat
Kita bukan hanya
pernah bertemu
Bahkan telah menembus
ruang dan waktu
“Bintang itu jaraknya ribuan tahun cahaya. Bila langit cerah
dan tak berawan, kau akan tau bahwa aku juga melihat bintang itu dari tempat yg
sama, sebab ia tak berubah”
Dominik merasa terharu. “Baiklah, akan kuingat itu.”
“Sebab perasaanku tidak akan berubah padamu,”gumam gadis itu
perlahan.”untuk selamanya”
Pada th 2203, sekumpulan pemuda mengadakan percobaan
menembus waktu dengan time machine. Dominik (sialnya) yg terpilih menjadi
volunteer pergi ke dua abad lampau, yaitu th 2003. Tapi ia tiba satu tahun
lebih lambat, dan kekasihnya Deirdre yg mestinya tiba setengah jam sesudahnya
tidak muncul. Akhirnya Dominik terpaksa tinggal bersama keluarga Annet, gadis
yg membencinya tanpa sebab sejak pertemuan mereka di lokasi yg sama sekali tak
diharapkan.
Ia tinggal di th 2002 menunggu 1 th lagi sampai Deirdre tiba
dan menjemputnya. Lalu ia jatuh cinta pada Annet, tapi cinta mereka tak bisa
diteruskan karena mereka lahir pada jaman yg berbeda, lagipula bagaimana dg
Deirdre kekasihnya?
Ketika seorang teman mengetahui identitasnya dan berniat
menangkapnya u/ keperluan pemerintah, Dominik panic. Sebab bila hal itu
terjadi, ia tidak bisa kembali dan mungkin juga tidak akan bisa menemukan
dirinya sendiri di masa depan.
Bagaimana nasib Dominik yg terdampar di tahun lampau yg sama
sekali beda dg zamannya yg serba canggih? Bagaimana dg kisah cintanya dg Annet
yg notabene lebih tua 200 tahun darinya?
Novel Agnes Jessica yg satu ini pasti sangat menarik bagi yg
suka sains, terutama fisika, karena terdapat penjelasan2 tentang bumi, planet,
gravitasi, dll, serta tentang teknologi2 canggih di masa depan. Yah kita emang
nggak tau di masa depan itu seperti apa, apakah seperti yg ada di film2, atau
di novel ini, seperti jam tangan berbentuk cincin yg disebut finger watch,
sepatu jet, computer super mini cuma seukuran telapak tangan, dll. Hm…
dibayangin sendiri aja deh gimana bentuknya.

Ah… mesin waktu… sampai sekarang masih menjadi kontroversi.
Ada yg bilang kalo mesin waktu itu ada, dibuktikan dg video yg menghebohkan
kapan hari, bahwa di masa lampau ada yg lagi pake handphone, padahal telpon
saja mungkin belum ada, atau yg masih bentuknya diputar2 itu. Emang pengin sih
kalo benar2 ada, kita bisa menjelajah waktu, melihat masa depan kita kira2
seperti apa (cerah atau suram hehe). Tapi bahayanya sih kalo ada yg mengubah
masa lalu, otomatis mengubah sejarah. Missal sekarang sudah berkeluarga, tapi
kurang puas, lalu kembali ke masa lalu dan menikahi orang lain. Otomatis
anak2/keturunan di masa yg tadi pasti punah.
Kembali pada realita. Waktu tak akan kembali, dan tak bisa
berhenti. Ia akan terus maju. Jadi pergunakanlah waktu sebaik dan seefektif
mungkin, supaya tidak menyesal.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar