
Aku merasa telah melakukan banyak kesalahan besar. Kesalahan pertama, karena aku bertemu Pohar. Kesalahan kedua, menerima tawaran kerja darinya. Kesalahan ketiga, terlalu antusias sehingga luput menanyakan detail posisi yang ditawarkan. Kesalahan keempat, terlalu cepat mengundurkan diri dari pekerjaanku. Kesalahan kelima, aku tak bisa menolak pekerjaan itu atau diriku akan jadi pengangguran. Rentetan kesalahan itu seperti kutukan yang mengikat diriku.
Devina syok. Tawaran kerja yang diterimanya ternyata untuk posisi yang sama sekali tidak pernah diimpikannya. Ia pun merencanakan pengunduran diri setelah masa training berakhir.
Namun sejak menagih utang Akmal Shah, segalanya berubah. Ia dipertemukan dengan Zaki. Dan target yang ia capai menjadikannya kandidat kuat untuk pelesiran gratis ke Singapura dan Malaysia.
Ketika Devina mulai menikmati pekerjaan barunya, berbagai masalah datang menyerang, membuatnya ragu, apakah akan meneruskan pekerjaannya atau mundur...
Penulis novel ini ternyata adl mantan debt collector di
Citybank,pantes aja ngerti banget likaliku pekerjaan itu, beserta perhitungan2
duit utangnya yg ngejelimet n langsung Ann lewati. Membaca novel yg tebal ini
terkadang membuat emosi naik turun, apalagi pas Devina ngamuk2 sama nasabahnya,
rasanya seperti kita sendiri yg marah, pake logat batak. Kalo pas Nasabahnya
bayar utang yg berpuluh juta itu, rasanya ikut melonjak kegirangan bersama
Devina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar