
Kwon Yul terpilih menjadi perdana menteri Korsel. Dia adalah
duda yang memiliki 3 anak. Istrinya meninggal karena kecelakaan. Park Jun Gi,
kakak dari istri Kwon Yul, menjadi saingannya Kwon Yul di pemerintahan. Dia
makin membenci Kwon Yul setelah adiknya meninggal, karena dia tahu bahwa
adiknya begitu menderita dan kesepian karena tidak diperhatikan oleh suaminya.

Sementara itu Nam Da Jung adalah reporter Scandal News, yang
mencari berita skandal2 artis dan politikus. Dia pun mencari skandal Kwon Yul.
Pertemuan mereka malah membuat mereka berdua masuk ke dalam sebuah skandal,
yang direncanakan oleh Jun Ki. Kwon Yul nyaris mengundurkan diri, hingga
akhirnya Da Jung naik panggung dan menyatakan bahwa dia adalah kekasih Kwon
Yul. Mereka pun akhirnya pura2 pacaran.

Tidak hanya sebatas pacaran saja, ternyata mereka harus
menikah. Masing2 punya alasan sendiri, Kwon Yul yang mementingkan karir
politiknya, sementara Da Jung yang dikejar deadline menikah oleh ayahnya yang
sekarat. Singkatnya, mereka pun menikah, secara kontrak.


Awalnya anak2 (Woo Ri, Nara, Man Se) tidak mau menerima ibu
tiri. Mereka sering mengerjai Da Jung. Hanya Man Se yang menyukainya. Tapi Da
Jung berusaha menjadi ibu tiri yang baik dan memperhatikan mereka. Lama
kelamaan mereka pun mulai membuka hati dan menerima Da Jung.

Kebersamaan Kwon Yul dan Da Jung pun mulai menumbuhkan benih
cinta. Tetapi Kwon Yul berusaha mematikannya. Bukan karena dia masih mencintai
mendiang istrinya. Tetapi dia memiliki masa lalu yang buruk dalam percintaan.
Ternyata istri Kwon Yul berselingkuh sebelum kecelakaan, karena ia merasa
kesepian, tidak pernah diperhatikan suaminya. Sementara pria selingkuhan itu
adalah kakak dari Kang In Ho, pengawal pribadi Kwon Yul yang sangat dipercaya.
Ternyata In Ho jadi pengawal dengan maksud untuk balas dendam, karena dia pikir
kakaknya koma gara2 Kwon Yul.

Selain itu, In Ho juga ternyata menaruh hati kepada Da Jung. Di lain sisi, Seo Hye Joo, asisten PM, juga mencintai Kwon Yul bahkan sejak kuliah.

Ternyata istri Kwon Yul, Na Young, masih hidup. Diam2
dia merawat kakak In Ho, dan In Ho pun yang pertama kali tahu. In Ho menyuruh
Na Young untuk tidak menampakkan diri kepada keluarganya, karena jika dia
muncul, berarti mengancam posisi Da Jung sebagai istri PM. Ia tidak ingin Da
Jung sedih, karena dia tahu Da Jung mencintai Kwon Yul. Na Young sendiri memang
tidak ingin muncul, karena dia merasa bersalah pada kakak In Ho. Dialah yang
membuat kecelakaan itu terjadi.

Sementara itu akhirnya Kwon Yul mau membuka hati untuk Da
Jung dan mengakui bahwa dia juga mencintai Da Jung. Dia ingin meresmikan pernikahan
mereka (nggak jadi pura2an lagi). Tetapi Da Jung melihat istri Kwon Yul yang
masih hidup. Dia pun berencana untuk pergi, mengembalikan posisi istri PM dan
ibu anak2. Dia mempertemukan Kwon Yul dengan Na Young, lalu pergi dari rumah.
Dan ayah Da Jung akhirnya tahu tentang hal itu dari buku harian Da Jung. Dia
merasa sedih, juga bersalah, karena Da Jung menikah dan mengalami semua
kesulitan ini karena permintaannya.


Tentu saja Kwon Yul kaget dan tidak mau menerima Na Young,
setelah berselingkuh dan menghilang. Seharusnya jika masih hidup, Na Young
muncul, minimal untuk anak2 mereka. Tetapi Na Young malah bersembunyi. Tidak
hanya Kwon Yul, Jun Ki pun bertemu dengan Na Young. Awalnya Jun Ki hendak
menurunkan jabatan Kwon Yul dan disetujui oleh presiden, karena presiden merasa
Kwon Yul yg terlalu jujur, menyulitkannya (huh, semacam Ahok begitu paling.
Padahal pejabat jujur yang dibutuhkan rakyat). Tetapi setelah bertemu adiknya,
dia pun menghalangi penurunan PM. Namun Kwon Yul memutuskan untuk mengundurkan
diri.

Singkatnya, Woo Ri akhirnya tahu kalau ibunya masih hidup.
Bukannya senang, dia malah marah, karena kenapa sang ibu tidak menampakkan diri
kalau masih hidup? Kenapa malah sembunyi? Ibu macam apa itu?? tetapi akhirnya
Woo Ri mau menemui ibunya, setelah ayah Da Jung meninggal. Sementara Kwon Yul
dan Jun Ki pun berbaikan.


Da Jung memutuskan untuk bepergian, dan menitipkan barang2
ayahnya pada rekan reporternya. Dia berpamitan pada In Ho. Sementara Kwon Yul
pun meninggalkan gedung parlemen, berpamitan pada semua orang. Anak2 sudah
pindah ke rumah yg lama, sedangkan Kwon Yul datang ke rumah dinas untuk
terakhir kali, mengenang masa2 bersama Da Jung. Ternyata Da Jung ada di sana
juga. Da Jung pun berpamitan untuk bepergian. Jika mereka memang ditakdirkan
bertemu kembali, maka Da Jung berjanji untuk menggenggam tangan Kwon Yul.

Beberapa waktu kemudian, Seo Hyo Joo menjadi orang penting
di pemerintahan, dan berencana membuat partai sendiri. Sementara itu keluarga
Kwon Yul dan Jun Ki berbaikan. Anak2 mereka bermain bersama. Jun Ki bahkan
punya anak kedua. Kwon Yul berencana mencalonkan diri sebagai presiden. Jun Ki
akan membantu. Jun Ki pun bercanda, kalau Kwon Yul jadi presiden, siapa ibu
negaranya? Karena Kwon Yul sudah bercerai, Na Young sudah bersama dengan kakak
In Ho, sedangkan Da Jung sudah pergi.


Sementara Da Jung pulang dari bepergian dengan membawa oleh2
dongeng kodok hasil karyanya. Kemudian Kwon Yul bersiap untuk wawancara.
Ternyata reporter yang datang adalah Nam Da Jung, yang mewawancara untuk
pembuatan buku terbarunya yang berjudul Prime Minister and I. Da Jung dan Kwon
Yul memulai lagi dari awal, di mulai dari perkenalan. Mereka pun berjabat
tangan dan saling tersenyum.

END
Notes:
Drama ini lumayan bagus. Seperti drama2 KBS lainnya,
meskipun lucu di awal, menjelang ending kadang ada sedih2nya (meskipun bukan
berarti tokohnya mati atau berpisah). Bagian sedih di sini menurutku adalah
saat ayah Da Jung meninggal dan ketika Da Jung membaca surat terakhir ayah yang
menyuruhnya untuk hidup bahagia. That’s make me cry. Aku emang lebih terharu
dengan hubungan ortu-anak atau antar sahabat, ketimbang hubungan percintaan
yang tragis.

Sayangnya drama ini kurang romantis menurutku. Chemistry Da Jung
– Kwon Yul nggak ada. Mungkin karena perbedaan usia yang sangat jauh, atau
memang nggak cocok aja. Tetapi acting Yoona semakin baik. Dia sangat cocok
berperan sebagai gadis yang ceria.

Dan ketiga anak Kwon Yul juga menyenangkan. Woo Ri yang
dingin dan pendiam, Nara yang kelihatan sombong tetapi sebenarnya manja, dan
Man Se yang polos. Cute ^^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar