
Han Tae Sang adalah tangan kanan dari seorang bos
gangster/lintah darat. Dia bagian menagih hutang. Suatu kali pemilik toko buku
memiliki hutang pada gangster itu dan tidak bisa membayar. Akhirnya anak buah
Tae Sang menghajarnya. Seo Mi Do, putri pemilik toko buku itu membela ayahnya
dan ia pun ikut dipukuli. Tae Sang merasa gadis itu mirip dengannya waktu kecil
yg dipukuli preman. Dia pun tidak jadi menagih, malah membayarkan hutang2 ayah
Mi Do. Bahkan dia pun memberi beasiswa kepada Mi Do. Bos gangster tidak suka
dengan perbuatan Tae Sang, belum lagi dia dihasut oleh Yong Gap temannya (yg
sebenarnya musuh dalam selimut), hingga ia menculik Mi Do dan menghajar Tae
Sang. Tae Sang menghalangi si bos agar Mi Do bisa kabur, sampai2 punggungnya
ditusuk. Kemudian Chang Hee, sahabat Tae Sang datang dan membunuh si bos.

7 tahun kemudian Tae Sang sudah sukses dengan perusahaan
pariwisata, The Golden Tree. Baek Seung Jo, mantan kekasih si bos geng kini
mendekati Tae Sang. Sebenarnya dia sudah menyukai Tae Sang sejak dulu.
Sementara Chang Hee dipenjara setelah membunuh si bos, dan adiknya Jae Hee,
dititipkan kepada Tae Sang yang menyekolahkannya di luar negeri. Dan tak lama
kemudian Chang Hee bebas dan bekerja
dengan Tae Sang lagi. Kemudian Tae Sang bertemu dengan Mi Do yang bekerja part
time di restoran. Tae Sang marah karena Mi Do bekerja, bukannya sekolah dengan
uang yang diberikannya. Dan singkat cerita, Mi Do akhirnya disuruh bekerja di
The Golden Tree.

Suatu hari Mi Do ditugaskan ke Guam, Vietnam (tugasnya
jalan2, enak!). Di sana dia bertemu dengan Jae Hee. 7 th lalu Jae Hee pernah
jadi tetangga Mi Do dan membantunya mengangkatkan beras subsidi. Mereka pun
jadi teman baik. Jae Hee sebenarnya sudah menyukai Mi Do sejak dulu, sementara
itu Mi Do tampaknya mulai tertarik kepada Jae Hee. Tetapi Tae Sang terus
mengejar Mi Do. Dan ibu Mi Do sangat mendukung Tae Sang untuk jadi menantunya,
sedangkan ayah Mi Do menolak, karena Tae Sang pernah jadi preman.

Akhirnya Mi Do mencoba untuk pacaran dengan Tae Sang,
kemudian menolak Jae Hee. Tak di sangka, Jae Hee dipekerjakan oleh Tae Sang
sebagai manajernya Mi Do. Mereka pun bersama lagi. Meskipun Mi Do berusaha
menahan perasaannya terhadap Jae Hee, tapi akhirnya jebol juga. Apalagi Jae Hee
sangat baik dan selalu mendukung impiannya, sangat mengerti dirinya, tidak
seperti Tae Sang yang selalu ingin Mi Do menuruti kehendaknya. Dia pun
berselingkuh dengan Jae Hee di belakang Tae Sang. Awalnya Jae Hee tidak tahu
kalau Mi Do dan Tae Sang berpacaran, tapi setelah tahu pun, dia tetap mengejar
Mi Do dan terjadilah perselingkuhan.

Awalnya Tae Sang tidak tahu perselingkuhan itu, tetapi lama2
dia curiga. Puncaknya, ketika Jae Hee dan Mi Do mau ‘begituan’, Tae Sang
datang. Jae Hee pun segera memakai kemejanya dan kabur. Tetapi sayangnya dia
salah mengambil kemejanya Tae SAng. Parahnya, di kemeja itu ada namanya.
Ketahuanlah. Tae Sang marah, tetapi dia diam, tidak langsung melabrak.

Singkatnya, mereka telah ketangkap basah dan Mi Do pun jujur
bahwa dia sudah berusaha mencintai Tae Sang, namun tak bisa, karena dia
mencintai Jae Hee. Tae Sang tidak mau dengar. Meski dikhianati, dia tetap ingin
Mi Do di sisinya. Malah dia berencana menikahi Mi Do bulan depan. Namun
akhirnya mereka pun berpisah dan sebelum Tae Sang pergi, dia sempat berkata
bahwa dia ingin Mi Do menghilang dari dunia ini. Lebih baik dia melihat Mi Do
mati. Saat itu Chang Hee mendengarnya.

Tae Sang menyendiri di vila, lalu Chang Hee datang. Tae Sang
nyeletuk, apa Chang Hee bisa membunuh wanita yang dicintai oleh adik Chang Hee?
Chang Hee pun berkata kalau dia ingin mengembalikan semuanya seperti waktu
dulu, di mana Mi Do tidak ada di antara mereka, sehingga mereka tidak terpecah2
seperti ini. Dan Chang Hee melaksanakan keinginannya, yaitu menghabisi nyawa Mi
Do. Dia membeli mobil, menyuruh Mi Do datang ke suatu tempat, kemudian
menabraknya.

Mi Do lumpuh dan hilang ingatan separuh. Dia ingat semua,
termasuk Tae Sang, tetapi dia tidak mengingat Jae Hee. Dia juga tidak ingat
pada kecelakaannya. Namun Chang Hee tetap ingin membunuhnya. Dia membawa Mi Do
dengan kursi roda ke tebing, lalu membiarkannya. Mi Do ketakutan dan hendak
turun, tetapi kursinya tergelincir dan dia jatuh. Dia terus minta tolong sambil
berkata “Aku bersalah. Aku harus berada di sisi orang yang sudah membayarkan
hutang2ku, tetapi aku mencintai orang lain…”

Ternyata sebenarnya Mi Do tidak hilang ingatan, dia cuma
pura2 saja, karena takut dia dan Jae Hee dicelakai oleh Tae Sang. Karena dia
pikir Tae Sang yang menyuruh Chang Hee untuk mencelakainya. Kemudian secara
ajaib kaki Mi Do sembuh ketika hendak mengambil poster pemberian Jae Hee.
Tetapi dia tetap pura2 lumpuh. Dia pun menemui Jae Hee diam2. Akan tetapi Tae
Sang tahu hal itu dari cctv. Dia pun sangat marah. Mereka pun benar2 berpisah.
Lalu keluarga Mi Do diusir dari rumah oleh pemilik tanah yang baru, yang
ternyata adalah Seung Jo. Mereka pun pindah ketempat yang lebih jauh. Ibu
mengomel2, menyalahkan Mi Do karena putus dari Tae Sang.


Sementara itu Dong Goo, teman Tae Sang dan Chang Hee,
ketahuan mencuri uang perusahaan. Chang Hee mengancamnya. Dong Goo bahkan minta
bantuan Yong Gap yang merupakan musuh bebuyutan Tae Sang. Lalu Dong Goo dan
Chang Hee bertemu di area pembangunan. Mereka berkelahi dan tidak sengaja Chang
Hee tergelincir dan jatuh. Dia pun koma. Jae Hee menuduh Tae Sang yang
melakukannya, untuk menutupi fakta bahwa dia yang menyuruh Chang Hee membunuh
Mi Do. Jae Hee jadi sangat membenci Tae Sang. Dia pun berencana menjual
perusahaan Tae Sang diam2 kepada Asia Star, perusahaan dari Hongkong. Jae Hee
jadi orang yang berbeda karena diselimuti dendam dan amarah. Sebaliknya, Mi Do
yang dulu membenci Tae Sang, kini berbalik mendukungnya, yakin bahwa Tae Sang
tidak melakukan semua itu. Hal itu membuat Jae Hee semakin marah.

Dan dunia (film) itu sangat sempit. Pemilik Asia Star, tuan
Chang, ternyata adalah ayah kandung Jae Hee. Jadi dulu nenek Chang Hee pernah
bekerja di Hongkong. Putri majikannya mengandung anak orang miskin. Bayi itu
pun diberikan pada si nenek untuk dibawa ke panti asuhan. Si nenek malah
membawanya pulang dan menjadi adiknya Chang Hee. Setelah nenek mati, barulah
Chang Hee tahu. kemudian waktu Chang Hee umur 20 th, Tuan Chang datang mencari
si nenek dan anaknya. Tapi Chang Hee pura2 tidak tahu, karena dia tidak ingin
kehilangan Jae Hee. Dan Chang Hee menuliskan semua itu di sebuah surat untuk
Tae Sang, sebelum dia koma. Tae Sang memberitahu Jae Hee, tetapi dia tidak
percaya.

Sementara itu, anak angkat Tuan Chang, Roy Chang, ternyata
adalah adik kandung Tae Sang yang selama ini dicari2. Jadi keluarga Tae Sang
dulu berantakan karena ibu kabur dengan pria lain sambil membawa Tae Min. Ayah
Tae Sang mati karena shock. Tae Sang pun jadi gelandangan dan akhirnya jadi
preman. Sementara itu ternyata suami baru ibu sangat jahat dan suka menyiksa.
Tae Min tidak tahan dan kabur dari rumah. Dia diadopsi orang dan dibawa ke
Amrik, tetapi dia dibuang karena terlalu pendiam. Tuan Chang menemukannya dan
mengadopsinya. Kini Roy Chang ke Korea untuk berbisnis dengan Tae Sang. Lalu Jae
Hee mengajaknya untuk membeli The Golden Tree. Jae Hee (bekerjasama dengan
Seung Jo), menyelidiki hubungan darah Tae Sang dengan Roy.

Singkat cerita, semuanya pun terbuka. Roy ternyata ingat
bahwa Tae Sang adalah kakaknya, tapi pura2 tidak kenal karena dia marah, kenapa
kakaknya tidak berusaha mencarinya dulu. Sementara Chang Hee akhirnya sadar dan
mengatakan pada Jae Hee tentang semuanya, juga bahwa dia koma bukan karena Tae
Sang, tapi karena Dong Goo (dan Dong Goo sudah minta maaf sampai sujud2).

Kemudian polisi menemukan mayat ayah tiri Tae Sang. Tae Sang
tertuduh, karena suatu malam mereka pernah berkelahi. Namun sebenarnya yang
terjadi bukanlah seperti dugaan polisi. Mereka memang berkelahi. Si ayah tiri
memukul Tae Sang sampai pingsan. Kemudian karena terlalu mabuk, si ayah tiri
pun oleng di tangga dan menggelinding, lalu mati. Yong Gap adalah saksi
matanya, tapi dia tetap diam sampai sekarang, karena dia mau Tae Sang
dipenjara. Sementara Chang Hee datang kemudian, dan mengira pria itu mati
karena Tae Sang. Dia pun mengubur mayat pria itu.
Kini kasus dibuka kembali. Jabatan Tae Sang terancam, tapi
Tae Sang hendak merelakan jabatan itu. Roy bisa membelinya dan jadi presdir di
sana. Kemudian Seung Jo mengajaknya menikah. Tae Sang pun setuju. Mi Do mendengar
kabar pernikahan itu, dan dia datang ke pernikahan. Tetapi Seung Jo tidak
muncul2 juga. Ternyata Yong Gap berjanji akan bersaksi ke polisi tentang
kejadian di malam itu, asalkan Seung Jo tidak jadi menikah. Pernikahan pun
buyar. Chang Hee juga ke polisi untuk bersaksi bahwa dialah yang mengubur pria
itu.

Mi Do memutuskan untuk ke London, bekerja di pertunjukan
sesuai impiannya. Dia mengucapkan selamat tinggal pada Jae Hee. Dia mengakui
pernah mencintai Jae Hee dan pura2 hilang ingatan untuk melindunginya. Kemudian
Jae Hee menemui ayah kandungnya. Tuan Chang sangat senang karena dia tiba2
punya 4 anak – Roy dan Tae Sang, juga Jae Hee dan Chang Hee.

Dan 2 th kemudian, Mi Do disuruh pulang untuk mengikuti
sebuah wawancara. Ayah Mi Do sudah jadi penulis terkenal dan diwawancara.
Sementara itu, Chang Hee sudah keluar dari penjara. Kemudian Tae Sang kembali
memegang jabatan presdir di The Golden Tree. Sementara itu toko buku dibuka
kembali oleh seseorang, yang ternyata adalah Tae Sang. Mi Do dan Tae Sang saling
menulis kutipan di papan tulis toko. Dan akhirnya mereka pun bertemu kembali.
Dan Mi Do menawarkan untuk berpacaran kembali.

End
Notes:
Jujur saja aku tidak terlalu suka drama ini. Sudah terlalu
lama mengendap di laptopku, karena malas kutonton. Pada dasarnya tema gangster
tidak terlalu kusuka. Belum lagi pemeran utama wanitanya, bikin males. Aku
nggak suka sama Shin Se Kyung, si wajah tanpa ekspresi, dan selalu memainkan
karakter wanita plinplan.

Awalnya Mi Do sungguh2 mencintai Jae Hee. Dia pacaran sama
Tae Sang hanya karena balas budi, karena Tae Sang yang membiayai kehidupan
keluarganya. Dia sungguh2 ingin jadi pacar yang baik, maka dia menolak cinta
Jae Hee. Tapi dia tidak bisa menentukan sikap, tetap pacaran dengan Tae Sang,
tapi selingkuh sama Jae Hee, membuat semuanya tambah kacau. Memang sih,
mengingat Tae Sang yang merupakan mantan gangster, bisa saja mereka dibunuh,
jadinya Mi Do takut. Okelah, bisa diterima. Tetapi setelah dia benar2 lepas
dari Tae Sang dan bisa bersama dengan Jae Hee dengan bebas, dia malah mulai
berpindah hati kembali kepada Tae Sang. Itulah yang namanya cewek plinplan.
Meskipun Jae Hee sifatnya berubah gara2 kesalahpahaman, seharusnya kalau benar2
cinta, dia akan tetap bersama Jae Hee, menerima segala baik dan buruknya apa
adanya. Sama seperti dulu di drama Fashion King, dari awal dia mencintai Yoo Ah
In, tetapi akhirnya dia menerima cintanya cowok lain yg mengejar2nya. Cewek
menyebalkan.

Drama ini unrecommended. Aku menontonnya hanya untuk
menghapusnya dari laptopku. Itupun kucepat-cepatkan, karena membosankan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar