
Cast :
Kim Soo Hyun As Won Ryu Hwan / Dong Gu
Park Ki Woong As Park Hae Rang
Lee Hyun Woo As Lee Hae Jin

Sinopsis:
“Kita akan bertemu
lagi dalam dua kondisi. Pertama, sebagai saudara ketika kita raih penggabungan.
Yang kedua, sebagai musuh untuk saling bunuh…”
Won Ryu Hwan adalah seorang perwira pasukan Korea Utara. Dia
punya misi khusus untuk jadi mata2 di Korea Selatan. Dia harus tinggal di
sebuah perkampungan kumuh, dan sudah dua tahun berlalu. Nama spy-nya adalah
Dong Gu dan dia adalah …. Orang idiot.

Dia tinggal di rumah seorang nenek2 dan bekerja sebagai
penjaga toko. Nenek itu punya anak laki2. Tetangga2nya adalah : seorang cewek
yg kerja di perbankan yg punya adik cowok yg masih SMA, Ibu single parents
dengan 2 anak kecil yg selalu mengganggu Dong Gu, kakek2 pemilik kontrakan
dengan salah 1 pengontrak seorang cewek bohay.
.jpg)
Dua tahun berlalu, muncul mata2 baru, Hae Rang. Ryu Hwan
mengikutinya untuk tahu apa misinya, ternyata disuruh jadi rocker.


Lalu muncul lagi Lee Hae Jin yg masih remaja. Dia menyamar
sebagai anak sekolahan dan kerja part time di pom bensin.

Suatu hari, datang misi khusus untuk mereka bertiga yg sudah
mereka tunggu2. Dan mereka sangat shock, karena misi yang mereka tunggu2 itu
adalah : LAKUKAN BUNUH DIRI! Kalau tidak patuh, maka senior akan datang sendiri
untuk membunuh mereka, yg dipimpin oleh Kim Tae Won.

Anggota NIS datang untuk menangkap mereka, tetapi tidak
membiarkan mereka mati. Hae Jin tertangkap, dan dari perutnya dikeluarkan chip.
Chip itu digunakan Korut untuk memantau mata2 mereka, dan mengetahui apakah
mereka masih hidup atau sudah mati, seperti GPS. Hae Jin minta pada anggota NIS
itu untuk membawanya pada Ryu Hwan. Dia berjanji akan memihak Selatan.

Ryu Hwan memotong rambutnya dan pergi dari perkampungan itu.
Sebelumnya ia mengucapkan salam perpisahan ke beberapa orang dengan keadaan
normal (bukan idiot). Kim Tae Won mengikuti gps tubuh hingga ke sebuah gudang.
Ryu Hwan sudah menunggu di sana dan memberi hormat. Dia bersedia mati, asal dia
mendengar bahwa pemerintah akan tetap melindungi ibunya, tetapi Tae Won tak
bilang apa2. Kemungkinan ibu Ryu Hwan akan dibunuh, atau memang sudah mati. Ryu
Hwan akhirnya berhasil kabur bersama Hae Rang. Kini mereka bagai anak terbuang,
di Korsel tak diinginkan, di Korut diusir.


Sampai di sebuah gudang, mereka sudah janjian dengan rekan
mereka, Suh Sung Gu yang akan menyediakan senjata. Tapi isi tas itu malah batu
bata. Ternyata Suh Sung Gu itu bukan mata2, melainkan professor Suh yang
menentang dibuatnya tim mata2 itu. Mereka dituduh sebagai pengkhianat dan harus
mati. Keluarga mereka ternyata dimasukkan kamp waktu mereka masuk ke tim itu,
dan ibu Ryu Hwan sudah dieksekusi.


Singkatnya, Tae Won dan anak2 buahnya datang, diikuti oleh
tim NIS. Kejar2an terjadi sampai di atap. Hae Rang terkapar setelah melawan 1
orang karena kakinya tertembak dan punggungnya tertusuk. Ryu Hwan melawan Tae
Won. Ryu Hwan kalah dan terkapar. Pasukan Korsel datang (kayak tim densus 88),
menghentikan Tae Won yang akan menembak Ryu Hwan. Ternyata Hae Jin memakai baju
pasukan itu dan menembak Tae Won. Tae Won menyiapkan bom bunuh diri. Begitu
dibuka, maka mereka semua akan mati. Tapi Hae Rang datang tepat waktu saat bom
dibuka. Ia mendorong Tae Won hingga mereka berdua jatuh dari atap dan meledak
di udara.
Anggota NIS yang mau menolong mereka datang menghentikan
pasukan yang akan menangkap dan membunuh mereka. Dia datang menawarkan
perdamaian, tapi Hae Jin menolak, sedangkan Ryu Hwan sudah terkapar. Ryu Hwan
melihat buku tabungan dari Nenek pemilik toko. Ia menangis melihat uang gaji yg
ia terima, yg selalu naik, disertai dengan kenaikan ‘pangkat’nya: Gaji Dong Gu,
Gaji Anak Keduaku, Biaya pernikahan anak keduaku. Kepala pasukan tak bisa
menunggu lagi, akhirnya menembak Hae Jin. Ryu Hwan berdiri, memeluk Hae Jin,
terkena tembakan bersama, dan terjun bebas dari atap. Mati.

Akankah kita mati di sini? Ataukah mencoba kehidupan baru?

Sebelum mati, Ryu Hwan teringat masa2 indah bersama Hae Rang
dan Hae Jin. Jika reinkarnasi, Ryu Hwan ingin jadi orang biasa saja yang hidup
di negara yang damai, sementara Hae Jin ingin jadi tetangganya Ryu Hwan, dan
Hae Rang akan jadi wanita seksi yang menggoda mereka.
Beberapa waktu berlalu, salju telah turun. Nenek merindukan
sosok Dong Gu. Dia sudah tahu kalau Dong Gu adl mata2 mengerikan. Tapi
mengingat sosok idiotnya yang lari2 di kampung, membuatnya rindu. “Dong Gu-ya,
kalau kau masih hidup, kabari aku…” Nenek mengusap foto keluarga mereka yang
tergantung di luar. Di belakang foto itu tertulis oleh Dong Gu “Jaga ibuku…”
Tidak hanya nenek, semua warga perkampungan itu pun rindu
pada si idiot Dong Gu…
The End
coment:
Awal-awalnya lucu, endingnya tragis. Tentara Korut tampaknya
emang didoktrin sebagai pasukan berani mati. Mengingat drama King 2 Heart,
tentara Korsel lebih santai daripada tentara Korut yang sangat strength. Misi
gagal, bunuh diri atau dibunuh, macam samurai di Jepang. Itulah komunis.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar