Zaman Joseon (1609)


Sebuah UFO nampak di langit Joseon, mengejutkan rombongan
yang sedang berjalan membawa tandu berisi seorang gadis muda yang baru saja
menjanda. Angin kencang menerpa mereka gara-gara lewatnya UFO. Tandu itu pun
terbang dan akan jatuh ke jurang. Tiba-tiba waktu berhenti. Seorang pria
berbaju hitam berjalan melewati dedaunan yang terhenti di udara, menarik tandu
itu dan meletakkan ke tanah. Kemudian waktu kembali berjalan.


Pria itu adalah salah satu dari alien yang menaiki UFO tadi.
Mereka sedang meneliti bumi, membawa beberapa sample untuk dibawa ke planet
mereka. Sementara itu, gadis tadi sudah pulang ke rumah mertuanya. Malam hari,
setelah dia belajar menulis tentang macam-macam cara bunuh diri, dia diculik
dan akan digantung di tengah hutan. Untungnya dia segera sadar dan berhasil
melepaskan tangan yang terikat, lalu menyerang penculiknya dengan binyeo. Dia
lari, penculik itu menarik busur panah. Ketika panah hampir menancap di
punggungnya, gadis itu tiba-tiba menghilang. Ternyata si alien
menyelamatkannya. Paginya, gadis dan alien kembali ke rumah mertua gadis.
Tetapi mereka malah mendengar bahwa sebenarnya mertuanya sendiri yang hendak
menculik dan membunuh gadis untuk mendapatkan gelar ‘wanita suci’. Alien
membawa gadis melarikan diri dengan teleport.


Si gadis pun pulang ke rumah orangtuanya bersama Alien. Si
alien diberi makanan enak, tapi sebenarnya mengandung racun arsenik. Ortu gadis
mengira si gadis berselingkuh dengan pria itu, karena di jaman dahulu, biarpun
sudah jadi janda, wanita tetap tidak boleh berhubungan dengan pria lain,
sedangkan kalau pria jadi duda, boleh kawin lagi (istri 10 juga gak masalah).
Tetapi alien tidak bisa mati, hanya lemas saja. Ortu gadis pun menyuruh gadis
untuk melarikan diri. Si gadis membawa alien itu kabur, tapi mereka terkejar.
Sampai di tepi jurang, gadis memberi penghormatan terakhir kepada alien yang
telah menolongnya hingga kini, juga memberikan binyeonya. Lalu para prajurit
datang. Alien menjatuhkan beberapa prajurit dengan kekuatannya, tetapi karena
dia lagi sakit, kekuatannya berkurang. Prajurit melepas panah. Alien berusaha
menahan panah itu, tetapi tidak mampu. Gadis itu memeluk Alien hingga
punggungnya tertusuk dua panah. Dia meninggal di pelukan Alien yang menangis
histeris.



Zaman modern (400
years later)

Sang alien kini telah hidup di bumi selama 400 tahun.
Tentunya sudah beberapa kali dia berganti identitas, dan sekarang namanya
adalah Do Min Joon, seorang dosen sebuah universitas. Dia melihat di berita,
bahwa sebentar lagi sebuah bintang akan mendekati bumi, dan itu adalah
planetnya. Terhitung 3 bulan lagi, dia akan pulang.

Dia hidup sendirian, tidak bersosialisasi terlalu akrab
dengan manusia. Dia juga tidak ingin ikut campur urusan manusia ataupun
menggunakan kekuatan untuk menolong manusia, walaupun manusia itu sedang dalam
bahaya di depan matanya. Sampai suatu hari, dia bertemu dengan seorang aktris
cantik yang baru pindah di sebelah apartemennya.


Aktris terkenal itu bernama Cheon Song Yi. Awal pertemuan
mereka di lift apartemen, Song Yi salah paham, mengira kalau Min Joon adalah
stalker. Lalu malamnya, Min Joon yang punya pendengaran tajam, merasa terganggu
karena Song Yi nyanyi-nyanyi di dalam kamar. Ya kalau suaranya bagus. Beberapa
hari kemudian, Song Yi diberitakan kalau sering bolos kuliah. Untuk menjaga
image, Song Yi pun masuk kuliah lagi, dan entah kebetulan atau takdir, ternyata
pria tetangga Song Yi itu adalah dosennya, killer pula.


Song Yi punya dua sahabat:
Se Mi, aktris juga tetapi berada di bawah bayang2 Song Yi
sehingga terkadang dia iri terhadap Song Yi, belum lagi cowok yang disukainya,
menyukai Song Yi.



Hui Kyung, putra bungsu konglomerat yang mencintai Song Yi
sejak SMA, yang disukai oleh Se Mi.
Suatu hari, Hui Kyung hendak memberikan cincin untuk Song Yi
yang –lagi2- ditolak. Song Yi berkata kalau dia masih penasaran terhadap
seorang ahjussi tampan yang menolongnya 12 tahun lalu ketika dia hampir saja
tertabrak truk.


Dan ternyata si ahjussi itu adalah Do Min Joon. Dulu,
tiba-tiba saja Min Joon mendapatkan penglihatan, seorang gadis muda yang mirip
dengan gadis 400 th lalu itu, berlari2 dan akan tertabrak truk. Dia pun segera
teleport ke tkp, menghentikan waktu dan menggendong gadis itu ke pinggir jalan.
Dan sekarang, Min Joon lagi-lagi mendapat penglihatan, sepasang kaki dengan
sepatu bling-bling berjalan mundur di atas dek kapal, lalu tercebur.


Suatu malam, Song Yi mabok dan nyasar ke apt Min Joon. Dan
ketika pada akhirnya dia dijemput pulang oleh Hui Kyung, dompetnya tertinggal.
Min Joon membuka dompet itu dan terkejut melihat foto di dalamnya, foto
keluarga Song Yi. Di sana Song Yi masih remaja, dan wajahnya mirip dengan gadis
400 th lalu itu. Dia pun segera mencari Song Yi yang saat itu lagi nyalon. Di
salon, Song Yi berantem sama saingan aktris, Han Yura. Min Joon menarik Song Yi
keluar, menunjukkan foto di dompet, “Ini siapa? Kamu siapa?” Dan Min Joon pun
melihat sepatu yang dipakai Song Yi, sama dengan sepatu yang di dalam
penglihatannya.

Suatu malam, Song Yi sakit perut dan ternyata kena usus buntu.
Min Joon walau terlihat ogah2an, mengantar Song Yi ke RS, bahkan menungguinya.
Kemudian sepatu bling2 Song Yi hilang, yang ternyata dicolong oleh Min Joon.
Tetapi Song Yi membeli sepatu itu lagi, dan ternyata Yura pun membeli sepatu
yang sama. Song Yi dan Yura sama2 diundang ke pernikahan teman artis mereka di
atas kapal pesiar. Di sanalah tragedy di penglihatan Min Joon terjadi.
Seseorang berjalan terhuyung dan terjatuh ke laut. Paginya, ada berita bahwa
seorang aktris jatuh ke laut dan menghilang. lalu ketika sudah ditemukan, sudah
jadi mayat dengan sepatu bling-bling di kakinya. Song Yi mati???


Ternyata tidak. Malam itu Song Yi terlalu banyak minum
hingga mabuk dan berjalan terhuyung2. Saat itu semua orang berkumpul di dek
untuk melihat kembang api. Tiba-tiba kapal oleng dan Song Yi kehilangan
keseimbangan, akan nyebur ke laut. Tiba-tiba saja waktu berhenti. Itu ulah Min
Joon yang datang dengan teleport dan menyelamatkan Song Yi. Dia menggendong
Song Yi ke kamar, dibaringkan ke kasur. Tiba2 Song Yi bangun dan menarik leher
Min Joon hingga mereka berciuman. Ternyata Song Yi setengah sadar, dikira
mimpi. Lalu siapakah yang mati itu?


Ternyata Han Yura yang mati dan diduga bunuh diri karena
terkandung obat penenang overdosis di dalam darahnya. Karena dia sering
bermasalah dengan Song Yi, maka Song Yi pun jadi sasaran, gara-gara Song Yi,
dia bunuh diri. Pamor Song Yi pun menurun. Yang tidak semua orang tahu, malam
itu, Song Yi melihat Yura ngobrol dengan Jae Kyung, kakak Hui Kyung dan mereka
tampak seperti sepasang kekasih. Sementara itu Min Joon juga sempat mendengar
pembicaraan Jae Kyung dengan seseorang, untuk melenyapkan sebuah nyawa.


Sejak menurunnya pamor Song Yi, Song Yi dan Min Joon mulai
lebih dekat, meskipun lebih sering berantem. Kedekatan itu pun terkadang
membuat Hui Kyung jadi cemburu. Min Joon selalu ada di sisi Song Yi untuk
melindunginya dari tangan dingin Jae Kyung. Song Yi sendiri tidak tahu sisi
psikopatnya Jae Kyung, bahkan adik Jae Kyung sendiri pun tidak tahu kalau
kakaknya begitu mengerikan. Hingga perlahan sisi psycho itu mulai terkuak oleh
Hui Kyung, seiring dengan terkuaknya jati diri Min Joon.


Min Joon menyatakan jati dirinya pada Song Yi agar Song Yi
ketakutan dan lari darinya. Tetapi Song Yi tidak lari, karena dia telah jatuh
cinta pada Min Joon. Min Joon tidak ingin Song Yi terluka karenanya. Ia juga
melakukan hal ini untuk melindungi Song Yi dari Jae Kyung. Mereka sepakat, jika
Min Joon mengakui semua kejahatan Jae Kyung, maka Jae Kyung akan berhenti dan
tidak menyakiti Song Yi atau siapapun. Tetapi Jae Kyung ingkar janji, meskipun
Min Joon memberi pengakuan kepada detektif dan jaksa, Jae Kyung tetap
merencanakan pembunuhan terhadap Song Yi. Saat Song Yi akan akting action
melompat dari tempat tinggi, tali krek-nya sengaja diputus hingga dia pun
jatuh. Waktu itu, Hui Kyung ada di sana dan segera menatang tubuh Song Yi.
Mereka jatuh berdua dan tak sadarkan diri.


Min Joon yang tahu hal itu marah besar, dia langsung
teleport dari kantor polisi menuju kantor Jae Kyung dan hendak melempar Jae
Kyung dari gedung perkantoran yang tinggi. Tapi Jae Kyung tidak takut, karena
Min Joon akan ikut mati kalau membunuh manusia. Min Joon tidak keberatan untuk
mati asal Jae Kyung berhenti menyakiti Song Yi. Namun Jae Kyung tidak
kehilangan akal busuknya. Dia berkata, meskipun dia mati, anak buahnya akan
tetap membunuh Song Yi, dan ketika itu, sudah tidak ada lagi orang yang
melindungi Song Yi karena Min Joon pun sudah ikutan mati. Min Joon melempar Jae
Kyung dari atas gedung. “AAAAA….” Tubuh Jae Kyung terhempas lalu berhenti
beberapa centi dari lantai. Sedikit shock terapi dari Min Joon.




Sejak kejadian ini, Min Joon pun melunak pada Song Yi. Dia
menyadari perasaannya dan singkat cerita, dia dan Song Yi pun berpacaran,
setelah berciuman yang menyebabkan Min Joon pingsan – lagi - .
Ketika Song Yi
tahu bahwa sebulan lagi Min Joon akan kembali ke planetnya, Song Yi sangat
sedih. Dia tidak ingin Min Joon pergi, hingga akhirnya Min Joon memutuskan
untuk tinggal di bumi. Tetapi perlahan kemampuan Min Joon mulai menghilang, dan
ternyata dia akan mati dengan jasad yang menghilang dari dunia jika melewatkan
kepulangannya kali ini. Hal itu dirahasiakannya dari Song Yi, tetapi suatu hari
Song Yi melihat buku harian Min Joon dan menemukan fakta itu. Dia harus
merelakan Min Joon pergi, jika tidak ingin Min Joon mati. Setidaknya, di planet
lain, Min Joon akan tetap hidup.



Sementara itu kejahatan Jae Kyung terbongkar. Awal dari
kejahatannya adalah pembunuhan terhadap kakak sulungnya. Dia memasukkan obat
penenang overdosis ke dalam minuman, lalu ia menyuruh Hui Kyung mengantarkan
minuman itu beserta camilan kepada kakak sulung yang lagi kerja. Lalu Jae Kyung
masuk saat kakak merasa pusing. Jae Kyung pun mengatakan kalau sebentar lagi
kakak akan mati. Dan semua itu tak sengaja terekam oleh bolpen perekam milik
kakak, yang tak sengaja pula ditemukan oleh istri Jae Kyung. Tak ingin
kejahatannya terbongkar, ia pun mengurung istrinya di dalam sebuah rumah sakit
jiwa. Kebetulan emang ortu Jae Kyung nggak suka sama wanita itu, dikiranya
mereka cerai. Kemudian Yura tahu tentang penyekapan itu, dan merekamnya pula.
USB rekaman itu tak sengaja terbawa oleh Song Yi yang akhirnya membahayakan
nyawa Song Yi.

Dengan bantuan Min Joon, Hui Kyung berhasil menyelamatkan
kakak iparnya dan kini dilindungi oleh jaksa, kakak Se Mi. Lalu dengan ancaman
rekaman kakak sulung, Jae Kyung datang ke tempat Hui Kyung. Jae Kyung hendak
membunuh Hui Kyung, tetapi pistol berisi suntikan obat penenang diambil oleh
Min Joon. Jae Kyung pun ditangkap karena tempat itu sudah ada CCTV yang sudah
dipasang sebelumnya. Tetapi tidak semudah itu, karena Jae Kyung sudah menyuruh
orang untuk mengirimkan pesan pada Song Yi atas nama Min Joon untuk ketemuan di
sebuah resto. Kemudian dia akan disajikan segelas anggur kesukaannya yang sudah
diberi racun. Min Joon tidak akan sempat ke sana sekarang kalau jalan biasa.
Min Joon harus pakai teleport, tetapi saat itu banyak wartawan mengerumuni. Dia
harus memilih, jika dia teleport, maka jati dirinya akan ketahuan. Tetapi jika
tidak, maka wanita yang dia cintai akan mati. Dan dia memilih kekasihnya
meskipun jatidirinya terbongkar.


Min Joon tiba di resto, tepat saat Song Yi sudah
menghabiskan anggurnya. Song Yi pusing dan tak sadarkan diri. Min Joon teleport
ke RS. Karena dokternya kelamaan, dia yang pernah jadi dokter beberapa tahun
lalu, segera menyelamatkan Song Yi. Lalu setelah Song Yi sadar, di depan kamera
wartawan, dia membawa Song Yi pergi ke sebuah tempat yang sepi, karena Song Yi
merasa berisik. Mereka bersenang-senang berdua sepuasnya, hingga akhirnya Song
Yi mengungkapkan bahwa dia ingin Min Joon kembali ke planetnya. Dia tidak ingin
Min Joon mati.

Beberapa hari terakhir dihabiskan seperti hari biasanya,
tidak ada yang spesial bagi mereka, namun mereka selalu bersama. Pada hari
kedatangan UFO, mereka berdiri di atas balkon, memandang bintang jatuh. Song Yi
mengajak Min Joon memberi permohonan. Song Yi menutup mata rapat-rapat,
sementara Min Joon melihat tangannya yang mulai menghilang. Setelah memberi
pesan2 terakhir, Min Joon menghilang, bahkan sebelum Song Yi melihatnya untuk
terakhir kali dan mengucapkan selamat tinggal.







Hingga suatu hari saat pesta award (jadi ingat Queen In
Hyun’s Man), ketika Song Yi jalan di red carpet dan foto-foto di photo booth,
tiba-tiba waktu berhenti, tetapi Song Yi tetap bisa bergerak dan heran melihat
semua mematung. Dia pun sadar, siapa biang keladinya. “Do Min Joon?” Min Joon
muncul dan memakaikannya jas untuk menutupi punggung yang backless. Lalu mereka
berciuman seiring dengan kembalinya waktu berjalan. Semua kaget dan langsung
memotret mereka. Apakah Min Joon kembali ke bumi untuk selamanya?


Ternyata tidak. Hanya beberapa saat, Min Joon menghilang
lagi. Ternyata Min Joon tidak pulang ke planetnya. Dia terjebak di wormhole. Ia
berusaha untuk kembali ke bumi dan berhasil meskipun hanya sekejap-sekejap. Itu
sebabnya selama ini Song Yi sering seperti melihat bayangan Min Joon. Ternyata
dia tidak gila, tapi itu benar-benar Min Joon. Selain Song Yi, Min Joon juga
pernah menampakkan diri kepada pengacara Jang dan Jae Kyung. Semakin lama
berusaha, Min Joon dapat singgah ke bumi dari beberapa detik, meningkat ke
beberapa menit, hingga bisa sehari atau setahun.

“Is disappearing
without a heads-up difficult to bear with? Of course it is. But it also makes
me love him more. Because every moment that we’re together could be our last.
And that makes every moment precious.” (Cheon Song Yi)

The End
Kisah tentang dua makhluk yang berbeda, terkadang tidak bisa
ditebak endingnya, itu yang bikin kisah tersebut jadi menarik dan bikin
penasaran. Apakah mereka akan bersatu, atau berpisah, atau bertemu lagi di
kehidupan selanjutnya, atau bagaimana? Beberapa drama/film tentang cinta dua
makhluk berbeda memiliki berbagai ending, dari yang happy ending, sad ending,
maupun nggantung ending. Dan ending drama You Who Come From Another Star ini
berbeda dari drama2 sebelumnya. Mereka tidak berpisah selamanya, maupun bersatu
selamanya. Tetapi mereka memiliki ending tersendiri, dan ending itu menurut
saya adalah ‘bahagia’. Mereka seperti pasangan VL-LDR (Very Long-Long Distance
Relationship). Kadang ketemu, kadang nggak. LDR bisa bikin pasangan bubar,
maupun bikin makin rindu dan cinta. Asalkan saling percaya dan rasa cinta itu
masih ada, pasti langgeng meskipun jarang nun jauh memisahkan (pengalaman
pribadi, euy).

Dari segi jalan cerita, di mana ada sisi thrilling-nya,
sebenarnya rada gaje, nggak nyambung, seperti dua kisah yang berbeda dipaksakan
jadi satu frame. Kupikir bakalan ada tim NASA Korea yang mengancam identitas
asli Min Joon, seperti film Bollywood ‘Jadu’. Ternyata meskipun identitasnya
ketahuan, dia nggak dikejar-kejar untuk diteliti. Kayaknya jaman sekarang emang
lagi ‘in’ tentang kisah pembunuhan gitu di pasar drama Korea. Belum lagi
kemunculan Suzy sebagai cameo, terasa dipaksakan – waktu Min Joon mengejar Song
Yi yang lagi jogging, Suzy tiba2 muncul sebagai mantan murid Min Joon dan
mengaku kalau Min Joon mirip sama mantannya, Song Samdong hehehe. Selain Suzy,
ada pula ahjusi yang jadi kasim kepercayaan raja Hwon di The Moon That Embraces
The Sun, jadi pemilik apartemen yang hendak menawarkan apartemen Min Joon
kepada calon pembeli.

Tetapi dari segi cerita romannya, drama ini cukup romantis. Akting
mereka nggak perlu diragukan lagi, udah professional, apalagi Jun Ji Hyun,
meski dia lebih sering main film layar lebar ketimbang drama seri. Lucu pula
dengan tingkah koplak Song Yi. Tiap adegan dia mabuk, selalu teringat sama film
My Sassy Girl. Ji Hyun eonni emang jago akting mabuk hehehe. Sementara itu,
akting si Jae Kyung oppa juga bikin bulu kuduk merinding. Tatapan tajamnya juga
senyum miringnya, bener-bener thrilling. Belum lagi icon cincin paku
melilitnya, psycho banget. “The reason why you are still alive is because I’m
letting you live....”

Sementara itu, meskipun nggak seganteng Do Min Joon, tetapi
Hui Kyung berhasil menjadi ‘second guy’ yang sangat baik dan begitu melindungi
wanita yang dicintainya. Ia begitu setia selama 12 tahun mencintai Song Yi,
meskipun pada akhirnya dia tetap tidak mendapatkan cinta Song Yi. Aku pikir dia
bakal mati di tangan kakaknya sendiri. Untungnya dia tetap hidup, bahkan dia
sendiri yang menjebloskan kakaknya ke dalam penjara.

Sedangkan Yoo Se Mi alias Yoo In Ah yang berwajah polos bak
malaikat, ternyata bisa jadi antagonis menyebalkan, sahabat yang menusuk dari
belakang. Sebenarnya dia nggak jahat, hanya saja dia iri sama Song Yi yang
lebih terkenal dari dirinya, padahal mereka debut bareng. Selama ini dia selalu
jadi bayang2 Song Yi. Tiap Song Yi main drama jadi pemeran utama, Se Mi selalu
jadi pemeran kedua saja. Dia merasa Song Yi sengaja menempatkannya di pemeran
kedua, padahal sebenarnya Song Yi hanya ingin Se Mi mendapatkan kesempatan
dapat job. Belum lagi Hui Kyung yang dicintainya selama 12 tahun, malah cinta
mati sama sahabat sekaligus musuhnya itu. Jadi ya nggak salah juga.

After all, saya cukup puas dengan endingnya, meskipun Do Min
Joon muncul-hilang. Ending yang beda dari drama lain, kayaknya belum pernah ada
ending semacam ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar