Quotes

"Write is my World"

Senin, 31 Maret 2014

King 2 Heart Episode 8-15

Jae Ha sedang menghadiri pesta dunia perfilman ketika kabar mangkatnya Raja dan Ratu dikabarkan. Belum lagi Jae Shin ditemukan terjatuh dari tebing dan kakinya lumpuh. Dia mengalami amnesia separuh, jadi tidak mengingat detil kenapa dia bisa sampai jatuh dari jurang. Dan sang pangeran manja dan kekanak-kanakan, tiba-tiba dilantik menjadi seorang raja yang harus dewasa dan berwibawa. Semua kekacauan ini terjadi secara tiba-tiba. Jae Ha tidak siap. Hang Ah berusaha menyemangati calon tunangannya. Mereka minum bersama di sela2 kesibukan Jae Ha, hingga ML. Sementara itu Sekt. Kim mendapatkan pesan sebuah foto vila yang ada tulisan dibawahnya “thank you for your help”. Dia sadar, bahwa dia bertanggung jawab atas kematian Raja. Sekt. Eun yang selama ini adalah seorang yg perfeksionis, tidak ingin ada noda dalam kehidupannya. Ia pun menyangkal bahwa ia telah menerima suap yang membuatnya membocorkan tempat berlibur Raja yang berakibat sefatal ini. Tanpa dia sadari, penyangkalan itu membuatnya terseret semakin dalam di permainan mengerikan John Mayer.
 
Dengan manipulasi John, Korut tertuduh sebagai pelaku pembunuhan Raja Korsel, dan Hang Ah yang merupakan warga Korut pun jadi tersangka yang dianggap membocorkan rahasia tempat berlibur raja. Dua kali dia terpaksa pergi ke persidangan. Padahal Jae Ha melarang, dan Hang Ah sebenarnya tidak ingin pergi. Tetapi pesan2 mereka tidak pernah sampai di telinga masing2, karena perantara mereka, yaitu sekt. Eun, membalikkan informasi tersebut. Kesalahpahaman dan ketidakpercayaan menghantam cinta mereka yang masih lemah. Pertengkaran terjadi dan mereka saling menghina, puncaknya Jae Ha mengusir Hang Ah untuk pulang kembali ke Korut. Hang Ah sangat terluka diusir seperti itu. Jae Shin dan ibu mereka memarahi Jae Ha yang begitu emosian sampai mengusir gadis sebaik Hang Ah. Jae Ha pun menyesal, tetapi tidak bisa mengejar Hang Ah yang sudah sampai di Korut.
 
Beberapa waktu kemudian, Hang Ah masuk rumah sakit setelah sakit perut hebat. Ternyata dia sedang hamil setelah ML sama Jae Ha kapan hari, dan dia mengalami keguguran karena stress pasca pengusiran. Warga Korut gempar, menghina dina raja Korsel, sedangkan warga Korsel tidak terima raja mereka dihina, balas menghina Hang Ah yang dianggap murahan. Jae Ha ingin pergi ke Korut untuk bertanggung jawab, tetapi sekt. Eun terus menghalangi. Kemudian secara diam2 dia merekam konferensi pers untuk ditayangkan besok jam 10, lalu diam2 pula dia pergi ke Korut hanya ditemani Eun Shi Kyung, Dong Ha dan sedikit bodyguard. Dia sempat tertolak dan hampir ditembak, tetapi dia tidak menyerah untuk bertemu dengan gadis yang dicintainya untuk bertanggung jawab. Setelah ketemu, dia memberikan Hang Ah sepaket krim perawatan wajah. Tapi Hang Ah tak mau menerima maaf dari Jae Ha yang dianggapnya tidak tulus (masa cuman ngasih krim wajah? Murah sekali). Tapi Jae Ha tidak menyerah. Dia keliling Korut sambil dishooting untuk memperkenalkan Korut pada dunia luar.
 
Pada jadwal terakhir Jae Ha yang berkunjung di taman hiburan, John mulai bergerak untuk menggangu. Dia menggunakan tentara Korut yang anti Korsel untuk membunuh Jae Ha. Sementara itu Hang Ah tak sengaja mendengar rencana kepala tentara yang akan membunuh Jae Ha. Tetapi dia tidak bisa menolong Jae Ha karena dikurung dirumah oleh ayahnya yang tidak ingin dia ikut campur. Dia dijaga oleh 2 tentara wanita yang kini sedang asyik mencoba produk yang diberikan Jae Ha. Ternyata di bawah produk itu, ada produk buatan tangan Jae Ha sendiri yang diberi ‘merk’ : “Maafkan aku” “Terima kasih” “Aku mencintaimu”. Kini Hang Ah bisa melihat ketulusan Jae Ha. Dia melumpuhkan 2 tentara wanita itu, lalu mengajak 2 temannya di WOC untuk menolong Jae Ha yg berada di ujung kematian.
 
Saat naik bianglala, tiba2 lampu dan mesin bianglala mati, lalu muncul tentara2 anti Korsel mengepung sambil membawa bom bunuh diri. Ketua mereka membacakan sebuah petisi, tetapi kemudian berhenti di tengah2 dan memberikan sebuah rekaman di Ipad kepada Jae Ha. Rekaman John Mayer yang mengancam Jae Ha. Tetapi bukannya takut, Jae Ha balik mengancam John. 
Dan tiba2 lampu menyala lagi, disertai serangan dari anggota WOC, plus Hang Ah. Singkat cerita, mereka pun dilumpuhkan dan atasan mereka juga ditangkap saat akan melarikan diri. Setelah selesai menolong, Hang Ah akan pulang dengan mobil jeep, tetapi Jae Ha menghalangi jalannya. Jae Ha pun melamar Hang Ah secara resmi.
 
Kembalinya Hang Ah ke Korsel mendapat tentangan keras dari warga Korsel. Belum lagi Jae Ha yang sekarang sudah jadi raja, tetap akan ikut di WOC. Jae Ha pun membuat sebuah perjanjian, jika mereka bisa masuk babak 2 WOC, maka warga harus merestui pertunangan mereka. Tetapi kalau mereka kalah, maka pertunangan dibatalkan. 
Mereka pun pergi ke kompetisi, minus Shi Kyung yang harus mendampingi Jae Shin menjadi ratu pengganti sementara Jae Ha. Dia tidak mau jadi ratu pengganti kalau Shi Kyung tidak mendampinginya. Jae Shin yang lumpuh kini tidak pede lagi menghadapi khalayak umum. Saat ada pertemuan resmi di Jeju, John mengacau lagi, padahal Jae Shin sudah berusaha menaikkan percaya dirinya. Saat dipanggung, tiba-tiba lagu pengiring membuat Jae Shin sesak. Lalu dia melihat seorang wanita bule dengan dandanan gothic berdiri di depan pintu, membuatnya ketakutan. Untung ada Shi Kyung yang langsung menangkap wanita itu yg adalah Bong-Bong. Tetapi Bong-Bong terpaksa dibebaskan karena tidak cukup bukti, bahkan Shi Kyung dipaksa untuk meminta maaf di hadapan John. John menawarkannya untuk bekerja dengan dirinya, tetapi Shi Kyung menolak.
 
Sementara itu di WOC, tim Korea apes karena dalam babak 1 sudah harus berhadapan dengan tim USA yang sangat kuat. Dan mereka hampir saja didiskualifikasi gara2 salah satu anggota dari Korut yang tidak bisa menahan emosi, menghajar tim USA gara2 merasa terhina dan kepalanya sempat ditepuk2 oleh tim USA. Padahal tepukan itu sebenarnya hanya candaan khas Amrik, tetapi orang Korea menganggap tepukan dikepala adalah hinaan. Jae Ha sampai harus memohon maaf kepada tim USA, untungnya anggota Korut itu muncul dan meminta maaf sedalam2nya. Anggota tim USA pun lapang dada dan memaafkan mereka, serta minta maaf juga karena nggak tahu kalau menepuk kepala itu penghinaan.
 k2h-00152k2h-00189
Survival game pun dimulai. Masing2 tim diberi 1 kunci speedboat yg hanya bisa jalan kalau ditusuk 2 kunci. Jadi mereka harus merebut kunci tim lawan untuk memenangkan game. Kalau tertembak maka akan ada tanda alarm “luka parah” atau “mati”. Dalam awal game, Korea sudah kalah karena kunci itu berhasil diambil USA setelah sempat ‘jalan-jalan’ di dalam perut anggota tim korut. Setelah bertanya bagaimana cara lain memenangkan game tanpa harus didiskualifikasi, Jae Ha putar otak susun rencana. “Yang tidak dimiliki oleh tim Negara manapun adalah, seluruh warga Korea ikut Wajib Militer, dan disela kebosanan, maniak game sepertiku telah melakukan banyak hal gila.” (Jae Ha).
 k2h-00426k2h-00494
Mereka mengempesi boat dan disembunyikan. Lalu dengan handphone dan elektroda, Jae Ha merancang bom yg dipasang di kompor yg saluran gasnya dibocorkan. Tapi kurang 1 lagi setelah anggota lain memancing tim USA. Jika pusat komunikasi dan perbekalan dihancurkan, maka mereka bisa menang dan sah. Singkat cerita, tim USA tinggal 3 orang dengan 1 orang disandera Korea. Ketua tim disuruh keluar oleh Hang Ah sementara Jae Ha akan memasang 1 bom lagi. Tapi ada 1 anggota USA di dalam. 1 bom meledak tepat di belakang pintu tempat anggota USA berdiri, padahal Jae Ha sudah menyuruhnya minggir. Dia pun memasang bomnya. 1 bom meledak lagi. Tinggal bom terakhir yang Hang Ah tidak tahu, sudah jadi atau belum. Jika Hang Ah menekan sekarang, maka Jae Ha bisa saja mati sebelum keluar dari tenda. Tapi jika tidak ditekan sekarang, mereka kalah. Sebelumnya Jae Ha menyuruh Hang Ah untuk percaya padanya, bahwa apapun yg terjadi, Hang Ah harus menekan tombol tepat waktu. Dan Hang Ah percaya pada calon tunangannya. Dia menekan dan meledak, lalu berlari mencari2 kekasihnya diantara puing tenda. Ternyata Jae Ha selamat dan sempat pula menarik tubuh tim USA yang pingsan.
 k2h-00165k2h-00180
k2h-00224k2h-00229
k2h-00241k2h-00277
Gara2 dibom (beneran), tim USA tidak punya bekal makanan. Akhirnya mereka pun berbagi makanan dan korea diberikan desert dari USA. Sementara itu para komandan dan juri berdiskusi, sulit menentukan pemenang gara2 bom ini. Sementara itu Korea mengajak USA untuk naik speedboat bersama. Mereka pun bertukar tempelan bendera di lengan mereka. Mereka jadi teman baik. Dan akhirnya Korea pun menang hingga babak semifinal. Mereka yg awalnya tidak pernah juara, jadi juara 4. John tentu tidak suka dengan kemenangan ini, karena itu artinya pertunangan korut-korsel jadi digelar, semakin mendekati perdamaian.
 k2h-00372k2h-00489
Dan pertunangan pun digelar dengan indah, seperti pernikahan. Lalu tiba2 muncul rekaman Jae Kang yang baru ditemukan di arsip kerajaan, membacakan perjanjian pertunangan (seperti yg dilakukan pendeta waktu pernikahan). Selain perjanjian biasa, ada satu tambahan khusus dari Jae Kang, bahwa mereka harus berjanji, mereka akan membawa perdamaian bagi Korut-Korsel.
special picture, The Engagement Ceremony:

 k2h-00596k2h-00609
k2h-00647k2h-00654
k2h-00664k2h-00665
k2h-00670k2h-00685


Tidak ada komentar:

Posting Komentar