Kang Hyun Joo (ibu Kang Hyung Joon), tersenyum menyambut
kedatangan Han Tae Joon. Tampaknya Hyun Joo sudah gila beneran. Tae Joon
menyuruh anak buahnya mendandaninya seperti orang normal karena sebentar lagi
ia akan ada tamu yg bertemu dengannya. Sementara Harry datang ke pojangmacha
u/mencoba soju. Ia mensms Zoey u/minum bersama. Tapi Zoey sedang bersama Jung
woo. Saat terdengar suara Miran, Zoey keluar dan menutup tirai. Sambil melihat
baju rancangan pertamanya yg dipakaikan dimanekin, ia seolah2 bicara ttg
desainnya, tapi intinya bicara ttg masalalu antara dia dan Jung Woo. Di dalam,
Jung Woo mengerti apa yg sedang diungkapkan Zoey, bahwa dia tidak pernah
melupakan segala detil dari masa lalu. walau ia selalu lelah untuk
mengingatnya, tetapi ketika melihatnya sekarang, rasanya menyenangkan. Zoey
tanya, jika ia bekerja disini, apa ia dapat melihatnya (Jung Woo) sekali lagi?
Mi Ran tentu saja senang. Ia keluar sebentar untuk mengambilkan minuman yg
diminta Zoey.
Jung Woo melihat siluet Zoey, Zoey berkata dia baik2 saja
sekarang. saat terdengar pintu terbuka, Jung Woo menariknya masuk dan sembunyi
di balik dinding. Mi Ran hampir saja membuka tirai kalau saja tidak mendapat
telpon. Ia keluar dan mematikan lampu. Jung Woo meminta sesuatu, sekali ini saja.
Ia tak pernah bisa melupakan hal itu sejak mengantarkan Soo Yeon pulang dg bis,
juga saat makan bersama keluarga Soo Yeon yg terus mengatakan ttg ciuman
pertama. “Karena di dalam bis, denganmu… itu pertama kalinya bibir kita
bertemu. Kau pasti tak tahu kan?” Zoey kaget. Tangannya terulur mau menyentuh
wajah Jung Woo, tapi Jung Woo menggenggamnya. “Jadi, jangan kaget karena ini
bukan yg pertama kalinya.”mereka pun berciuman dg lembut… (ooowww)
Harry mengernyit setelah meminum soju, ngga enak menurutnya.
Lalu Miran menelponnya, mengatakan kalau Zoey menghilang. Harry cemas dan tak
sengaja menjatuhkan tongkatnya. Saat mengambil tongkat, ia mendengar Miran
memanggil nama Zoey, juga Jung Woo. Jung Woo menarik Zoey pergi hingga membuat
Miran tak sadar kalo masih telpon sampai asistennya yg mengingatkan. Harry pun
menjelaskan kalau mereka bertiga itu bersahabat dan mereka pasti lagi otw
u/makan malam dgnya. Saat menutup telp, Harry geram. Ia menelp Jung Woo. Zoey
ingin mengangkatnya, tapi Jung Woo mengangkatnya sendiri. Harry mengajaknya
minum bersama, tapi Jung woo menolak “Aku sudah menemukan Soo Yeon.” Harry
mengucapkan selamat (ngga ikhlas) dan minta ngomong sama Zoey, tapi Jung Woo
malah bilang Zoey tak ada di sini, cari saja sendiri (maksudnya yg sekarang bersamanya
adl Soo Yeon, bukan Zoey). Alarm mereka berbunyi, Jung woo terus memanggil nama
Soo Yeon.
Mereka berhenti ditaman, main ayunan. Soo Yeon bilang bahwa
wajah Jung Woo tidak berubah, tapi Jung Woo bilang wajah Soo Yeon berubah,
menjadi lebih cantik dari waktu kecil. Dulu, waktu Soo Yeon memberikan payung
pertama kali, Jung Woo mengaku kalau Soo Yeon benar2 cantik. Ayunan Jung Woo
perlahan berhenti “Aku menyesal, maafkan aku.” Tapi saat ini Jung Woo bukan
ingin mengatakan itu. ada hal yg lebih penting. Ia mengutip kata2 dari buku
harian Soo Yeon, “Aku menyukai Han Jung Woo, aku benar2 menyukainya. Jung
Woo-ya, bagaimana denganmu?” Jung Woo akan menjawabnya sekarang, “Aku
menyukaimu Lee Soo Yeon.” Jung Woo menghitung detik, “15… 1..2..3..” Soo Yeon memotong
u/ berterima kasih karena setelah kejadian buruk itu, Jung Woo masih mau
menyukainya, juga kenangan manis yg ia buat hingga sekarang. tapi… Harry…
selama 14 tahun Harry-lah keluarga dan sahabatnya. Dan suatu hari nanti, mereka
akan menikah. Jung Woo terpaku. “Lee Soo Yeon yang kau sukai, tak dapat kembali
sendiri dengan meninggalkan Harry.” Jung Woo memanggil nama Soo Yeon, tetapi
sekarang Soo Yeon telah kembali jadi Zoey lagi, pergi meninggalkan Jung Woo.
Jung woo berteriak, “Ayo berteman! Jika tidak mungkin sebagai Lee Soo Yeon,
Zoey Lou, ayo berteman.”
Mobil Zoey berhenti didepan pagar. Harry memperhatikan dari
cctv. Tapi mobil itu mundur lagi. Harry berdiri dan berteriak “Zoeeeyyyy jangan
pergi!!!!” Rupanya Zoey berjalan2 disekitar rumah Soo Yeon. Ngomel2 dengan
lampu, menghitung langkah sampai kerumah. Saat ia mau berbalik, ia melihat
tulisan ‘bogosipda’ yg masih ada karena selalu diperbarui o/Jung woo. Tiba2 ia
mendengar suara Eun Joo, ia pun sembunyi. Eun Joo membicarakan tentang makam
ayah ditebing. Zoey terbelalak, apa yg terjadi dg detektif Kim?
Zoey berdiri dilampu yg sudah tak berkedip lagi. Harry
melihatnya dari dalam mobil. tampak Zoey mengutak atik hp, Harry menggenggam
hpnya berharap ada sms/telp dari Zoey, tapi tak ada. Zoey tampak menghubungi
seseorang, tapi org yg dihub tak bisa dihubungi. Karna orang itu sedang
frustrasi “1…2…3…” stop sampai didetik ketiga.
Jung Woo mencuci muka sambil meyakinkan diri kalau jadi
teman bukan hal buruk, setidaknya ia sudah menemukannya. Lalu senior datang,ngomel
karena hp Jung Woo mati, dikira diculik lagi. Jung Woo menyalakan hp dan teriak
kaget, ada miscall dari Zoey dan Harry. Senior terus menggoda Jung Woo sampai
atasan memarahinya. Mereka harus mengurus perampokan, tapi Jung Woo kini sedang
fokus dg kasus Michele Kim. Ia menjelaskan ttg peminjam uang yg sepertinya
sudah kabur (direktur Nam), tapi menggunakan nama bank Han Tae Joon sbg
peminjam. “Sepertinya ada yg mencurigakan dg bank itu,” kata Senior yg langsung
dipelototi atasan. Ia pun tersadar, karena Jung Woo adl anaknya owner bank itu.
ia minta maaf dan Jung Woo menyuruh lebih baik robek saja mulutnya. “Ini…sedang
kurobek”(aigoo, kalau ngga ada orang ini, drama ini jadi benar2 suram). Atasan
bertanya baik2 ttg perasaan Jung woo yg harus menyelidiki bank papanya sendiri.
Jung woo tidak apa2, karena peminjam itu baru saja mengirimkan sms aneh ttg Soo
yeon, jadi ia harus menemukan orang itu.
Sementara itu, Hyun Joo sudah memakai baju bagus, tangannya
menangkap sesuatu, lalu ia mengarahkan tangannya pada seseorang dan membukanya.
Jepreettt… orang itu memotretnya dan memasukkannya ke koran. Ini semua ulah Han
Tae Joon u/memancing Kang Hyung Joon. Ia mengingatkan istrinya agar hati2, juga
jaga Ah Reum dg baik, takutnya Hyung Joon berbuat sesuatu yg berbahaya. Harry
lagi chattingan dan temannya menunjukkan foto dari koran, foto ibunya. Harry
terkejut, tapi kemudian dapat menguasai diri. Ia menganggap ini adl tipuan Tae
Joon. Ia menuliskan semua nama2 yg terlibat atas semua ini, ia ingin Han Jung
Woo menangkap dg benar. Diluar, Zoey memanggil2nya, dan masuk kamar Harry, tapi
tak ada orang. Ia menatap foto mereka yg tergantung. Dibalik dinding foto itu,
rupanya itu ruang rahasia Harry selama ini. Harry melihat Zoey dari cctv. Lalu
hp Zoey bunyi dan ia tersenyum, “Oh, Jung Woo-ya.” Harry terkekeh sinis,
apalagi saat Zoey menunjukkan kekhawatirannya pada suara Jung woo yg aneh dan
pergi meninggalkan kamar. Zoey ingin bicara sesuatu.
Saat itu Jung woo di toko kue, lalu senior datang
menggulungkan syal unyu dilehernya (pengin!!). mereka pun pergi ke rumah Zoey,
memberikan kue sbg ucapan terima kasih sudah menolong Jung woo. Jung Woo
membantu Zoey menyiapkan minuman sedangkan senior duduk manis disofa sambil
menatap mereka, nguping. Mereka bercanda2, sampai Zoey ingin bertanya sesuatu
yg penting, tapi ia melirik senior yg masih nguping. Senior tau diri dan
berbalik pura2 gak dengar. Zoey menarik Jung Woo ke dekat kulkas, bertanya ttg
detektif Kim. Jung Woo menyuruh Zoey u/siap mendengar kenyataan ini, ia menceritakan
dari awal ia mendapat telp dari Soo Yeon sampai Kim menelp bahwa ia menemukan
Soo Yeon, sejak itu ia tak mendengar suara Kim lagi, karena Kim sudah terjun ke
jurang bersama mobilnya. Jadi, Soo Yeon harus mengingat masalalunya u/menemukan
pembunuh Kim. Tangan Zoey tampak bergetar dan Jung Woo menggenggamnya, tiba2…
“Oh, Harry-ssi?” sapa senior. Harry menatap mereka dg wajah kayak mau bunuh
orang. Harry mengusir mereka secara tak langsung, tapi senior tampak tidak
terima dg pengusiran itu karena mereka kemari bukan u/main2, tapi u/info ttg
rekening peminjam yg bernama Park Sun Hee, yg sekarang dirawat di rsj Jaekyung.
Sampai di lift turun, senior terus ngomel2 dg sikap Harry, juga kenapa Jung woo
sampai ketangkap basah megang2 Zoey.
Zoey menghampiri Harry yg menutup telinganya dg headphone,
tapi ia masih bisa mendengar. Zoey menjelaskan kalau ia baru bertemu ibu, juga
kenyataan Jung Woo jadi detektif dan kematian detektif kim, semua membuatnya
kaget dan merasa bersalah. Harry membanting headphonenya, marah2, jadi sekarang
Zoey merasa menyesal dan akan kembali? Lalu bagaimana dg Harry? Yg selama ini
selalu menjaganya? Zoey berlutut dan menggenggam tangan Harry, ia ingin mereka
berbahagia bersama karena Zoey sudah menemukan keluarganya kembali. Harry menepis
“Bahagia bersama? Dengan siapa? Han Jung Woo?” Zoey memegang kaki Harry,
memanggil nama aslinya “Joon-ah, aku ada disini. Aku selalu ada disisimu.” “Tak
hanya Han Jung woo yg menunggumu selama 14 th, aku juga menunggumu. Kau tidak
boleh bersama Han Jung Woo. Lupakan dia.”
Zoey di kamar memandangi fotonya dan Harry (kok fotonya itu2
aja ya). Ia mendengar suara Harry keluar. Harry mau keluar. Zoey bermanis2 dan
mengajak makan, tapi Harry mengacuhkannya dan pergi.
Mi Ran mengaku tidak pernah meminjam uang sebanyak itu,
mendengar nama Michele Kim saja tak pernah. Ia harus menuntut Direktur Nam. Ia
menggengam tangan Jung woo, memohon agar jangan sampai papanya tau. tiba2 Harry
datang, Miran pun cepat2 bilang kalau gak pernah minjam duit. Lalu Harry
bertanya ttg rsj Jaekyung. Ekspresi Miran berubah, ia tampak gugup dan pura2
tak tahu, bahkan Harry yg bukan detektif saja tahu kalau Miran bohong. Ia
meminta u/ngobrol berdua Jung Woo saja. Ia mengajak Jung woo minum bertiga dg
Zoey setelah masalah selesai, tapi Jung Woo ingin minum berdua saja dg Harry,
u/bertanya kenapa selama ini menyembunyikan Soo Yeon. Harry berkata kalau Soo
Yeonlah yg mau sembunyi. “Ini semua keinginannya.” Mereka pun sepakat, kalau
mulai sekarang, mereka harus melakukan apa yg menjadi kehendak Soo Yeon/Zoey,
jadi jangan marah kalau Zoey ngajak dia nonton/makan. Diluar, Jung woo menelpon
senior u/segera ke rsj, di lt.2, Harry juga nelpon berkata kalo Jung woo sudah
bergerak.
Di RSJ, rupanya ada Han Tae Joon yg menunggu telpon
seseorang bersama seorang dokter. Lalu ada telp menanyakan pasien Kang Hyun
Joo, tapi suaranya kayak anak kecil. Tae Joon pun memberi dokter itu uang.
Sementara itu Jung Woo dan senior di RSJ, melihat mobil papa barusan pergi. ia
semakin curiga. Lalu mereka bertanya2 pada dokter ttg rekening. Jung woo tiba2
tanya apa dokter mengenal Han Tae joon? Ekspresi dokter langsung berubah gugup.
Ia bilang tak kenal, tapi Jung woo sudah tau jawabannya. Saat keluar, tiba2 mereka mendengar suara tembakan
dan orang teriak. Jung woo kaget melihat ada mayat dan mayat itu adl Kang Sang
Chul, penculiknya dulu. Dibalik jas Sang Chul, ada foto keluarga Jung woo.
Tanpa mereka sadari, Harry melihat dari atas gedung, “Aku, kau, dan Soo Yeon…
semua ini karena Han Tae Joon. Kau bilang kau cpat berlari? Larilah, tangkap
Han Tae Joon. Aku tak dapat pergi karena kakiku seperti ini.” Jung Woo mendongak
dan Harry sudah tak ada, tapi ada pria bermasker diatas gedung yg lain. Ia
segera mengejar keatas dengan Senior yg berpencar. Orang itu turun dan hampir ketemu
Jung Woo, ia berbalik lari lagi ke atas. Jung Woo mengejarnya. Tanpa ia sadari,
Harry berjalan turun. Sepertinya orang itu cuman umpan biar Harry bisa kabur dg
tenang. Ia keluar dari rsj dg mobilnya. Jung Woo sampai di atap dan tidak
menemukan siapapun.
Zoey menulis pesan di kulkas, ia ketebing makam Kim. Harry
meremas notes itu dan mengingat saat2 ia menaruh kaleng direm Kim.
Zoey: “Paman, aku datang. aku…Lee Soo Yeon, datang.” ia
menutup matanya, samar2 mengingat waktu dia naik mobil dengan Joon dan
perawatnya.
Salju turun, Jung Woo berteriak kaget karena salju dapat
menutup bukti sidik jari. Ia menyuruh senior segera mengumpulkan sidik jari,
dia juga mencari bukti2 diatap. Jung Woo berhasil menemukan kantong yg diduga
u/membungkus korban. Jadi Sang Chul tidak mati disitu tapi sudah mati di hari
sebelumnya. Pelaku sengaja membuang mayat itu ketika Jung Woo di RSJ, jadi
pelaku pasti tahu kalau Jung Woo mau ke RSJ. Ia menjelaskan semua ttg ciri2
pelaku ke tim CSI, karena Jung Woo tidak boleh menangani kasus yg berhubungan
dg dirinya sendiri. Tapi… “Istriku, aku kan punya kamu,” kata Jung Woo pada
senior. Jadi senior harus diam2 memberitahu perkembangan kasus
Dokter RSJ menelp Tae Joon ttg matinya Sang Chul. Tae Joon
menyuruhnya segera menghapus nama Kang Hyun Joo dari daftar pasien, tapi
terlambat karena Jung Woo sudah mengambil daftar pasien dari perawat dan
perawat itu belum menghapus nama itu. Jung Woo mendatangi sebuah kamar no.302
yg hanya ada nama, tdk ada info keluarga dll. Ia pun curiga, tapi dokter segera
datang dan bilang kalo kamar itu kosong baru saja diambil keluarganya. Jung Woo
tanya kenapa di daftar tak ada info keluarga? Dokter bilang kalau daftar itu
belum diupdate, karena pasien baru datang langsung dibawa pulang lagi. Jung Woo
menyuruh dokter itu pergi dan ia masuk ke ruang melihat2, juga melihat gambar
ibu dan anak bergandengan, ia merasa itu cute, lalu memotretnya.
Zoey pulang bawa bahan makanan dan melihat notesnya sudah
tercabut dari kulkas. Ia naik dan menemukan Harry lagi melihat2 buku di rak.
Zoey mengajaknya bicara tapi ia mengacuhkan. Zoey tanya apa yg Harry mau agar
tidak marah lagi? “Kiss me.” Zoey terdiam. Harry mendekat dan akan mencium,
tapi Zoey mengelak. Harry geram dan memepetkannya dirak, mencengkram tangan
Zoey (kayak posisi mau memperkosa), memaksa cium tapi Zoey terus menolak. Harry
membuang tubuh Zoey hingga tangan kirinya terhantuk pegangan tangga. Zoey
sekarang yg marah. “Kali ini akan kubiarkan. Jika terjadi lagi seperti ini, aku
tidak tahu apakah aku akan membiarkan lagi atau tidak.” Harry mulai
ketar-ketir, ia memanggil Zoey dg lembut, tapi Zoey pergi u/keluar sebentar
menenangkan diri. Zoey menjalankan mobilnya, tapi berhenti dan menangis.
Tangannya sudah memerah (bentar lagi biru, lama2 hitam tuh)
Di mobil, Jung Woo mendengarkan lagu alarm sambil mengingat
waktu ia mencium Soo Yeon. Ia senyum2 sendiri sampai dikira gila o/senior. Lalu
ia menyuruh menghentikan mobil secara mendadak dan pergi ke resto ibu. Tapi
tidak menyapa ibu, ia memesan soju dan makanan pada pelayan lain. Saat meminum
soju, ibu menemplak kepalanya karena minum soju sebelum makan. Ia mencemaskan
Jung Woo yg tidur dikantor. Jung Woo ngomel kenapa ibu bisa tau, lagipula dia
sudah punya pacar baru, namanya Lee SooYeon. Ibu jadi menangis karena mengingat
Soo Yeon. Saat Jung Woo menenangkan, Zoey datang, tapi tak jadi masuk, malah
jalan2 di tepi jalan yg menjual aneka macam barang2 natal. Jung Woo
mengikutinya, melihat Zoey yg beli syal merah dan minuman, ia membeli barang yg
sama. Ia pun menghampirinya dan ngobrol. Zoey bilang kalau ia baru dari makam
Kim dan akan mengatakan apapun yg bisa ia ingat. Saat Jung Woo mau memasukkan
tangan kiri Zoey ke mantelnya, Zoey meringis kesakitan. Jung Woo dapat melihat
tangan itu memar, tapi Jung Woo tak mengatakan apapun, ia menggengam jari Zoey
dan dimasukkan ke kantong. Ia mengajak minum tapi Zoey menolak. Saat mau
pulang, Jung woo memakaikan syal, jadi Zoey punya 2 syal yg super tebel. Mereka
naik taksi, Jung Woo pura2 tidur agar Zoey bisa puas menangis didalam balutan
syal. Sampai dirumah, Zoey sudah lega.sebelum masuk, Jung Woo berkata “Jangan
kau kira aku akan menunggumu. Jika dia membuatmu menangis lagi, aku takkan
menunggumu datang padaku, tapi… aku yg akan datang padamu.” (hiyaaa… I like
this gentleman!)
Sampai didalam, Harry sudah menunggu dg soju dan panganan
pojangmacha. Zoey duduk disampingnya, berkata keinginannya u/sering2 bertemu
ibu dan Jung Woo, juga menemukan pembunuh detektif Kim (the killer is in front
of you, girl!). Harry terkekeh, merasa gak mungkin bisa menemukan pembunuh yg
sudah menghilang slama 14 th, walaupun Jung woo adl detektif hebat. Zoey
tersinggung. Kim mati gara2 mencari dirinya, waktu itu Kim sudah hampir
berhasil menemukannya. Harry memutar pembicaraan, waktu ia pertama kali bertemu
Zoey, ia sedang lari dari orang yg membuat kakinya pincang begini. Ia
menghabiskan hari dg terror, tapi hanya ada 1 orang yg memperhatikannya, Soo
Yeon. Jadi saat melihatnya hampir ketabrak mobil perawat, ia bertekad, ia harus
menyelamatkan dan melindunginya. Ia menunjukkan foto wanita, “Itu ibuku.” Zoey
kaget, bukankah ibu Harry sudah mati? Harry menduga foto ini pasti dikirim org
yg mengejarnya u/menangkap dan membunuhnya. Itu sebabnya selama ini ia berusaha
menutupi identitasnya dan Soo Yeon. Jika Zoey kembali jadi Soo Yeon, Harry
otomatis kembali jadi Kang Hyung Joon. Dan orang itu bisa mencelakakan mereka.
“Masalah kau tak mencintaiku, tak apa. Laranganku agar kau jangan pergi, itu
karena aku ingin melindungimu hingga akhir. Han Jung woo, aku menyukainya
karena ia menyelamatkanku dan menemukan kalung ibuku. Kita bertiga… bisa
berteman.”
Besok paginya Zoey menyiapkan sarapan, Harry merasa senang karena Zoey kembali seperti dulu lagi. Zoey sudah setuju bahwa mereka bertiga kini hanya berteman dan kini dia bekerja di Belloz (butiknya Miran). Miran begitu bahagia karena Zoey mau bergabung di butiknya. Dia terus mengikuti Zoey sampe Zoey merasa gerah, pas ada yg telpon pun Miran mau tau aja (kepo). Zoey menyinggung Miran dan mengangkat telpon di pojokan. Jung Woo yg menelpon, mereka mengobrol seperti layaknya teman. dan setelah ditutup, Jung Woo menempel di dinding, kangen sama Zoey. Tiba2 rekan2 masuk dan bengong melihatnya jadi aneh begitu. Mereka pikir ini karena efek dia gak boleh ikutan investigasi gara2 foto keluarga yg ditemukan di badan korban. Tapi tak seperti biasanya yg ngotot mau ikutan, Jong Woo sekarang malah anteng2 aja. Rupanya dia di sms sama senior u/ketemuan dan membicarakan soal kasus itu, secara diam2.Sang Chul mati karena tenggelam, berarti kasusnya sama dg Kang Sang Deuk yg mati karena dibekap handuk basah, bukan karena dry ice. Mayat Sang Deuk ditaruh diatap selama seharian, jadi pelakunya emang sengaja menunggu Jung Woo u/melemparkan mayat itu. Pelaku pasti tau kapan Jung Woo datang ke RSJ. Jung Woo teringat ia tau ttg RS itu waktu di butik Miran, Harry yg mengatakannya.
Jung Woo mengunjungi bibi Choi u/menanyakan kronologis pembunuhan Sang Deuk yg sebenarnya. Jung Woo memperlihatkan foto keluarganya yg ada di badan Sang Chul. Bibi pun kaget dg kematian Sang Chul yg adl kakaknya Sang Deuk dan bibi gak tau apa2 soal itu. Jung Woo tanya kenapa bibi masak nasi tapi gak dimakan? Akhirnya Bibi pun mengaku, tetapi sebelumnya dia tanya, "Apakah kau sanggup memborgol tangan Soo Yeon kalau dia pembunuhnya?" Karena waktu sembunyi, bibi mendengar bunyi hak sepatu yg sama dg hak sepatunya Zoey waktu dibawa ke kantor polisi."Duk... duktuk... duk...duktuk..."
Mobil Jung woo berhenti di depan kaca butik, ia menelpon Zoey u/mendekati jendela. Ia melambaikan tangan sambil mengingat kata2 bibi Choi ttg dugaan kalau Zoey adl pembunuhnya. Sementara itu Eun Joo datang ke kantor u/membawa baju bersih Jung Woo.Eun Joo masih tak mengerti kenapa Jung Woo keluar dari rumahnya, Senior mengira kalau itu karena Jung woo menyukai seorang gadis (Zoey), ia mengatakan kalo mereka sampe punya kode sendiri, yaitu 280 langkah ke rumah. Eun Joo pun kaget karena itu ada di buku harian Soo Yeon. tapi anehnya kenapa sidik jari Zoey dan Soo Yeon berbeda?
Jung Woo datang ke kantor Tae Joon, tapi sekretarisnya melarang. Ia pun mengeluarkan id polisinya, ia pun dipersilakan menunggu di dalam. Tae Joon rupanya datang ke RSJ dan geram melihat gambar ibu anak dikamar Hyun Joo. Kembali ke kantor Tae Joon, rupanya Harry juga datang karena udah janjian sama Tae Joon. Tapi karena Tae Joon tak ada, Harry menyuruh Sekretaris Yoon reschedule dan ia pun pergi. Jung Woo juga ikut pergi dan bejalan bersama Harry. Saat jalan di parkiran, Jung woo mendengar suara sepatu dan tongkat Harry "Duk... duktuk... duk...duktuk..." Tak disadari ia terus melihat kaki Harry. "Ngapain lihat2? gak pernah lihat orang cacat ya?" Jung woo pun tanya kenapa tongkat itu bisa bunyi, biasanya kan dari karet. Harry mengacungkan ujung tongkat ke depan muka Jung Woo, berkata kalo Zoey yg membuatkan khusus u/nya.
Miran ngomel2 karena Tae Joon membawa pulang Hyun Joo, Tae Joon balas membentak. Ia membawa pulang wanita itu agar Hyung Joon tidak macem2 sama keluarga mereka, karena anak itu sudah bunuh orang, sapa tau mereka jadi target berikutnya. Dengan adanya Hyun Joo ditangan mereka, Hyung Joon pasti tak akan macam2. Ah Reum duduk bersama Hyun Joo, ngeliatin wanita itu dg ekspresi aneh. Sementara itu Harry dan Jung Woo satu mobil. Harry menyetir, Jung Woo melihat2 tongkat Harry dan membaca tulisan di tongkat itu dlm bahasa perancis. Harry baru tahu kalo Jung woo bisa bahasa perancis, tapi Jung Woo merendah kalo bahasa perancisnya cuman bisa buat beli roti aja. Jung Woo pun tanya kapan dan dimana Harry ketemu Soo Yeon? Harry malah balas tanya kenapa Jung Woo selalu menanyakan hal itu, tidak cukupkah hanya bisa ketemu saja? Lalu hp Jung Woo bunyi, Ah Reum menelpon, mengabarkan kalo di rumah ada adik alm. ibunya Jung woo.Harry yg mendengar di sampingnya, menduga2 kalo 'tante' itu adl ibunya.
Zoey kaget melihat Harry 'membawa pulang' Jung woo. Harry cuman bilang kalo mereka akan minum bersama. Zoey dan Jung Woo bercanda2 berdua sementara Harry masuk ke ruang rahasianya dan menelpon seseorang u/menyelidiki apakah di rumah Tae Joon benar2 ada ibunya? Zoey mengetuk pintu kamar Harry dan Harry keluar, pura2 lagi nyari sweeter makanya lama. Zoey pun masuk u/mencarikan. Jung Woo asyik bermain biliard sampai mereka berdua datang. Jung Woo mendengarkan dg baik, suara tongkat dan hak tinggi Zoey, mana yg mendekati (di dalam rumah sendiri, pake hak tinggi??). Mereka pun minum bersama di ruang tamu. Jung Woo mau menunjukkan sebuah foto lucu yg ia temukan tadi siang, tapi Zoey melirik Harrym takut Harry marah. Jung woo pun menunjukkan dulu ke Harry tapi cuman bentar banget, lalu ke Zoey. Itu gambar anak dan ibu di RSJ (gambar buatan Kang Hyung Joon). Gambar bandul di leher si ibu mirip dg kalungnya Zoey, bandul kunci. Zoey hanya meraba kalungnya dan saat diperlihatkan lagi ke Harry, wajah Harry tanpa ekspresi.
Laptop Harry bunyi, ada email dari teman chattingnya, bilang kalo di rumah Tae Joon emang bener ibunya Harry. Jung woo melihat ekspresi Harry yg aneh dan bertanya, tapi Harry cuman bilang gapapa. Zoey pun tak mengerti apa yg sedang dilakukan Harry, mereka pun mengacuhkannya yg sedang membalas chat nya. Lalu hp Jung Woo bunyi, Ah Reum akan mengirimkan foto tantenya Jung Woo. Jung Woo cerita kalo ibunya sudah meninggal saat dia kecil dan semua foto ibu tidak ada, jadi dia tak tahu wajah ibu seperti apa. Siapa tahu dg melihat wajah adik ibu, dia bisa memperkirakan seperti apa wajah ibunya. Harry tampak gelisah saat tahu kalo Jung woo akan mendapatkan foto wanita itu. Memang Jung woo tak mengenal Hyun Joo, tapi Zoey tahu, karena Harry pernah menunjukkan foto ibunya. Saat foto Hyun Joo terkirim, Jung Woo menyodorkan hapenya ke Zoey. Sebelum Zoey sempat melihat, tiba2 Harry memukul tangan Jung Woo hingga hpnya jatuh dan layarnya meredup. Jung woo langsung memeluk melindungi Zoey. Jung Woo menoleh marah pada Harry
To be continue

















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar