Quotes

"Write is my World"

Kamis, 10 November 2011

Four Seasons in Belgium

Front CoverSinopsis

Jadi perempuan memang susah! Terkadang kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang berat.

Lelaki ganteng tapi bego atau yang tajir tapi kampungan? Lipstick warna natural atau merah darah? Pilih anak atau karier? Bagaimana kalau seorang anak tiba-tiba saja hadir tanpa diundang? Memorak-porandakan semua mimpi yang sudah dibangun dengan susah payah selama ini?

Tapi jangan mau dong jadi korban! Masih ada pilihan-pilihan yang bisa dibuat. Namun masalahnya bukan cuma sebatas menentukan pilihan, melainkan lebih pada cara menjalani hidup sesuai dengan keputusan yang sudah kita buat. meskipun tidak semudah membalikkan telapak tangan...

Perkenalkan Dewi Andini, alias Andin. Tipikal wanita muda masa kini. Cantik, cerdas, energik dan ambisius. Saat mendapat kesempatan bekerja di Belgia, hidupnya terasa sempurna. Karier mantap, kekasih yang cerdas sekaligus tampan, sahabat-sahabat setia, dan kesempatan berkunjung ke negara-negara Eropa tetangga. Tapi itu semua tak berlangsung lama. Begitu Andin menyadari dirinya hamil, dunia terasa runtuh...
Lalu apa yang harus Andin lakukan?



 Ini novel pertama Fanny Hartanti sebelum The Wedding Games. Ini novel keren baget! TOP BGT! Karena Fanny tinggal di Antwerp, Belgia, makanya ia bisa menggambarkan secara detil tentang kota Antwerp dimana cuaca tak dapat diprediksi (kadang cerah tiba2 ujan) dan tiap keluar harus sedia coat dan payung. Dapat pengetahuan baru tentang tempat2 wisata di Eropa n makanan2an yg dijelaskan sedetil mungkin sampai air liur pun sudah hampir menetes membayangkannya. Belum lagi pembahasannya tentang fashion, kagum banget sama penjelasan padu padan busananya (secara Ann kurang fashionable n ga bisa mix and match busana).
Isi cerita menarik, mengalir, gaya bahasa mendekati novel terjemahan tapi masih cukup ringan dan mudah dimengerti oleh otak Ann yg rada lemot ini^^. Dan yg paling penting, di sini banyak kejutan, dengan ending yang sedikit menggantung. Ann jarang banget menemukan ending novel yg menggantung dan ngga suka sama ending yg seperti itu. Tapi khusus novel ini, Ann suka gantungannya (gantungan?emang baju?), dalam arti sudah tidak terlalu bikin penasaran atau berasa kurang gitu. Rasanya memang cukup diakhiri dengan ending seperti itu.


Berikut Ann mau menyajikan sedikit gambar Antwerp, Belgia. Kali aja ada yg kepingin melancong ke sana




Tidak ada komentar:

Posting Komentar