Quotes

"Write is my World"

Jumat, 19 Juli 2013

Queen In Hyeon's Man Episode 1-8


~Joseon~
Pada masa pemerintahan Suk Jong di Joseon, dia memiliki seorang permaisuri yang bergelar Ratu In Hyeon. Suatu hari, Suk Jong menikahi seorang pelayan bernama Jang Ok Jung dan dijadikan selir, tetapi setelah selir Jang melahirkan seorang putra, Suk Jong jadi sangat menyayanginya. Selir Jang berambisi menjadi ratu, sehingga dengan bantuan kakak dan orang2 yg mendukungnya, dia pun berhasil menghasut raja dan menggulingkan In Hyeon, sehingga akhirnya In Hyeon diasingkan dan Jang Ok Jung menjadi Ratu Jang Hui Bin. Tetapi akhirnya Raja menyadari kesalahannya dan berniat mengembalikan status Ratu. Perdana menteri Min Am yang merupakan kakak Ratu Jang, berencana untuk membunuh In Hyeon.
Tetapi seseorang menolong In Hyeon, menggagalkan rencana pembunuhan itu. Dia adalah seorang administrator perpustakaan istana bernama Kim Bung Do. Dia berada di pihak In Hyeon. Seluruh keluarganya terbunuh karena berada di pihak In Hyeon dan dianggap sebagai pemberontak. Dia mendapatkan bukti rencana pembunuhan dan akan menemui Raja. Sebelumnya dia ke gibang dan bertemu seorang gisaeng tercantik bernama Yoon Wol yang memberinya sebuah kertas jimat. Dia menyimpan di dadanya. Saat di istana, kasim Raja menyuruhnya menunggu Raja di perpustakaan. Dan saat itulah Ja Soo, orang suruhan Min Am, datang hendak membunuhnya. Bung Do hampir mati. Pedang sudah hampir menembus buku yang dijadikan perisai dan akan menusuk jantungnya. Tetapi keajaiban terjadi, Bung Do tiba-tiba menghilang, dan muncul di sebuah ruangan kosong.
Bung Do keluar dan terbelalak. Di hadapannya ada seseorang memakai pakaian raja dan banyak orang di sekelilingnya berpakaian aneh. Ada cahaya-cahaya silau, tetapi bukan matahari ataupun cahaya lilin. Belum hilang kagetnya, seorang gadis menyapanya
“Hai, kau aktor juga ya? Aku baru terpilih casting, aku akan jadi Ratu In Hyeon, hihihi…”
Bung Do hanya bengong. Gadis itu menyodorkan kue berbentuk bulat yang bolong tengahnya. Bung Do hanya bisa terpaku. Lalu ia kembali ke ruangan kosong tadi dan mengeluarkan jimatnya, membaca tulisan di jimat itu dan… tring… dia kembali ke perpustakaan. Jadi, apa yang sebenarnya terjadi???
~~~

~Seoul~
Choi Hee Jin berlari-lari menaiki tangga. Saat sudah di tingkat atas, dia mencari-cari ruangan casting. Tapi ternyata, dia salah gedung. Castingnya di gedung sebelah. Sepatunya patah pula. Dia terduduk di tangga dan curhat sama sahabat yang merangkap manajer. Dia pikir dia akan gagal karena dia sudah terlambat casting. Rupanya jam tangannya kecepatan, karena masih ada waktu setengah jam. Dia pun ke gedung sebelah dan sempat berganti baju. Dia akan berganti baju di sebuah ruangan yang tidak ada pintunya. Ia menutup celah dengan iklan berdiri (entah disebut apa ini). tetapi saat dia buka baju, tiba2 jendela kaca yang tadinya tertutup, terbuka! Dan orang yang ada di hadapannya sekarang adalah mantan pacarnya, Han Dong Min. Hee Jin menyuruhnya menutup, tapi dia tak mau, dia malah memanggil manajernya. Ketika manajer menoleh, Dong Min langsung menutup dan tertawa terbahak-bahak.
Jadi, Dong Min dan Hee Jin tadinya pacaran, tetapi seiring waktu, popularitas Dong Min menanjak dan untuk menghindari skandal, dia memutuskan hubungannya dengan Hee Jin, karena Hee Jin bukan artis terkenal. Tapi tampaknya Dong Min sebenarnya masih sayang pada Hee Jin, cuman tingkahnya saja yang tampak kekanakan dan selalu mengganggunya. Saat Hee Jin mulai casting, ternyata Dong Min juga ada di sana. Ini adalah casting untuk drama Saeguk yang berkisah tentang Suk Jong dan para wanitanya. Dan Dong Min-lah yang akan jadi Suk Jong.
Saat pulang dari casting, di taksi, Hee Jin curhat dengan sahabatnya, Soo Kyung. Dia merasa tidak akan mendapatkan peran di drama itu. Tetapi dugaannya salah, karena tak lama kemudian, sutradara menelponnya. Dia mendapatkan peran sebagai Ratu In Hyeon. Saat dia pergi ke lokasi syuting, dia bertemu dengan seorang pria berpakaian ala Joseon yang dikiranya seorang aktor juga. Dia mengajak berkenalan dan memberikan donat yang dibelinya untuk dibagikan kepada kru, tapi cowok itu malah bengong. Setelah pulang, dia minum bersama Soo Kyung untuk merayakan semua ini. Lalu Dong Min datang, menyuruh Hee Jin keluar, ke halaman. Dong Min menggoda Hee Jin lagi dan mencium bibirnya. Hee Jin sampai sikat gigi berkali2 karena jijik. Lalu dia teringat pada cowok di lokasi syuting. Dia pikir orang itu adalah orang gila yang nggak terpilih jadi aktor di drama, makanya pake baju begitu dan keliaran di lokasi.
Tetapi, Hee Jin salah. Ketika jumpa pers untuk pembukaan drama dan memperkenalkan para aktor, Hee Jin yang terserang demam panggung, memutuskan akan berjalan-jalan sebentar di hutan kecil dekat lokasi. Saat itulah tiba-tiba cowok berbaju Joseon kemarin muncul lagi di belakangnya dengan menunggang seekor kuda. Belum habis kagetnya, muncul lagi seseorang berpakaian serba hitam dan membawa pedang. Cowok itu menebas tubuh pria itu hingga darahnya muncrat ke paha dan baju Hee Jin. Lalu mayat pria tadi menghilang bagai debu. Cowok itu menjelaskan kalau dia berasal dari Joseon dan bisa datang ke masa kini karena sebuah jimat. Hee Jin tak mengerti, lagipula dia syok. Akhirnya dia pun pingsan. Bangun-bangun, Hee Jin sudah di rumah sakit. Dia bertanya pada Soo Kyung tentang cowok tadi, tetapi Soo Kyung tak mengerti dan menganggap Hee Jin cuma mimpi. Dia ditemukan pingsan di hutan. Tetapi saat menonton tivi, ada berita tentang seekor kuda yang tiba-tiba muncul di tengah kota dan jenisnya seperti kuda pada jaman Joseon. Hee Jin yakin kalau dia tidak sedang bermimpi.
Sementara itu, Bung Do tidak bisa pulang kembali ke dunianya karena dia kehilangan jimatnya. Sebelumnya, sebelum dia ke masa kini, dia sempat menanyakan tentang jimat itu kepada seorang pendeta dan ia pun mengerti kalau dia sedang melakukan time travel ketika nyawanya nyaris terancam. Dan sekarang, dia tidak bisa pulang. Waktu Hee Jin pingsan, orang-orang berdatangan. Dia pun bersembunyi dan melihat jimatnya ada di dekat Hee Jin, tak sengaja seseorang memasukkan jimat itu ke tas Hee Jin. Malah hp Hee Jin yang tertinggal dan sekarang ada di tangannya, terus berbunyi dan ia tidak tahu bagaimana menggunakannya.
Bung Do jalan keluar gerbang, memperhatikan kota Seoul dengan gedung tinggi, lalu ia membandingkan dengan jaman Joseon. Gedung itu berubah jadi rumah2 kecil dan jalanan penuh kendaraan bermotor berubah jadi jalanan pasir dengan orang-orang yang berjalan kaki dan naik kuda. Lalu dia mendengar orang-orang di belakangnya mendumel karena syuting diundur karena ‘ratu In Hyeon’ sakit. Bung Do teringat pada cewek yang menyapanya pertama kali dan mengaku sebagai ‘ratu In Hyeon’. Bung Do memperhatikan orang-orang jaman sekarang dan mencuri sebuah tas berisi pakaian modern. Dia pun berganti pakaian, mengenakan topi rajutan plus kalung identitas staff. Sementara itu, Hee Jin mencari hpnya dengan aplikasi pencarian di hp Soo Kyung. Sambil menyamar, dia masuk ke lokasi syuting dan tiba2 tangannya ditarik. Dia bertemu lagi dengan cowok itu dan menduga kalau cowok itu adalah staff-nya Selir Jang. Mereka naik mobil. Bung Do tidak tahu bagaimana cara naik mobil, makanya Hee Jin pun membantunya membuka tutup pintu, juga memakai sabuk pengaman. Mereka ke RS sambil Bung Do menjelaskan semuanya.
Saat di kamar RS, lawan main Hee Jin yang jadi Selir Jang bernama Na Jeong datang. Bung Do sembunyi di toilet. Na Jeong sebelumnya melihat berita di internet, bahwa Na Jeong membully Hee Jin sampai pingsan dan sakit. Dia nggak terima dan memukuli Hee Jin dengan buket bunga yang dibawanya sampai pipi Hee Jin lecet. Bung Do keluar dari wc dan menarik Na Jeong keluar kamar, lalu mengunci kamar (Hee Jin yang menguncikan). Bung Do masuk toilet lagi dan saat Hee Jin masuk ke toilet, ternyata Bung Do sudah menghilang, meninggalkan baju, sepatu, dan tas jaman sekarang. plus tulisan di kaca dengan lipstick.
~Joseon~
Yoon Wol diculik oleh Min Am untuk mengancam Bung Do. Lalu Min Am dipanggil Raja untuk menghadap. Ternyata di dalam ruangan Raja ada Bung Do juga dan saat itu Raja lagi membaca sebuah surat. Min Am gemetar, dia pikir itu surat rencana pembunuhan, tetapi ternyata itu adalah puisi karangan Bung Do. Bung Do hanya menggertak, tetapi setelah bicara empat mata dengan Min Am, dia mengancam Min Am. Akhirnya Yoon Wol dilepaskan karena surat bukti itu sudah dibakar oleh Min Am. Yoon Wol disembunyikan di kuil. Kemudian, dia mengajak pelayannya ke hutan. Dia menyuruh pelayannya memanahnya. Pelayannya kaget dan menolak, tetapi Bung Do memaksa, kalau tidak, pelayan itu akan dibunuh. Akhirnya, pelayan itu melepas panah dan tring… Bung Do hilang lagi, muncul di…

~Seoul~
… kamar mandi rumah sakit. Dia hendak keluar wc, tapi Dong Min datang, dia pun bersembuyi di dalam wc tetapi pintunya setengah tertutup. Dong Min melihat pintu wc gerak, dia pun curiga tapi pura2 santai. Ia menyuruh manajernya yang akan mencari Hee Jin (Hee Jin keluar kamar), untuk meletakkan payung di dekatnya. Dong Min pura2 mau keluar dan saat Bung Do mau keluar, tiba2 Dong Min menyerangnya dengan payung. Mereka berantem di dalam wc dan Bung Do terkurung di dalam tempat shower. Gagang pintu dikait dengan payung dan diikat dengan handuk, sambil menunggu satpam datang. Semua orang mengira Bung Do adl penguntit, apalagi dia pakai baju Joseon, dikira dia fans berat Hee Jin dan mau menguntit.
Ketika Hee Jin kembali ke kamar, dia kaget melihat Bung Do dikurung, tetapi dia pura2 tidak kenal. Saat semuanya keluar wc sambil menunggu polisi, Hee Jin masuk, pura2 mau ambil underware. Mereka ngobrol bisik2, Bung Do minta diantarkan ke perpus dan dia minta tolong Hee Jin mengambilkan jimatnya yg jatuh dekat koslet. Hee Jin janjian akan bertemu di taman dan memberitahu koordinat jaraknya. Lalu Bung Do pun menghilang. Hee Jin menyamar dan keluar RS naik mobil, sedangkan Bung Do yang sudah kembali ke Joseon, berjalan dengan kuda ke koordinat yang dikatakan Hee Jin.
 
Hee Jin menunggu di dalam mobil karena hujan. Saat dia berpikir kalau Bung Do tidak akan datang, Bung Do muncul dengan pakaian masa kini, hasil curian lagi. mereka pun ke perpus. Bung Do memperhatikan segala yang dilihatnya secara detil. Saat naik lift pun dia mempelajarinya. Dia mempelajari angka2 yang dipakai pada masa kini. Di perpus, dia mencari2 ttg sejarah In Hyeon dan mempelajarinya untuk menghadapi Min Am nanti. Di sana Hee Jin sempat bertemu dengan para fansnya. Setelah selesai dan turun dengan lift, Bung Do akan menghilang, tetapi Hee Jin menahannya dan mengajarinya cara untuk mengucapkan salam perpisahan di jaman modern, yaitu…. ‘cup’… berciuman…
Hee Jin keluar dari lift sementara Bung Do masih bengong. Tiba2 Soo Kyung datang. melihat Bung Do, ia pun mengajak Bung Do ikut serta dan diinterogasi. Hee Jin mengaku2 kalau Bung Do adl lulusan sarjana sejarah yang jadi guru sejarahnya Hee Jin. Tetapi Soo Kyung tidak percaya. Saat sudah berhenti di taman, Soo Kyung mengulurkan tangan untuk salam perpisahan. Bung Do bertanya, apakah ada salam yang lain? Soo Kyung melambaikan tangan. Teng tong… Hee Jin ketahuan… Bung Do mengulum senyum sementara Hee Jin malu nggak ketulungan.
Sinopsis Queen Inhyun's Man Episode 5
Di rumah, Dong Min menelpon, tetapi Soo Kyung yang angkat karena Hee Jin pura2 tidur. Ternyata berita ttg Hee Jin berada di perpus sudah diunggah ke internet. Hee Jin memastikan kalau tidak ada fotonya dengan si ‘guru’. Tetapi dia teringat, kalau di lift dia menciumnya! Dan di lift biasanya ada cctv! Akhirnya, malam2 buta, Hee Jin dan Soo Kyung pun kembali ke perpus. Soo Kyung ngomel, “Mengaku baru sekali ketemu, bisa langsung ciuman?!” tapi ternyata untungnya cctv di lift pada jam itu sedang rusak jadi tidak merekam mereka. Saat Soo Kyung dan satpam masih ngobrol, Hee Jin melihat Bung Do berjalan di perpus yang tertangkap oleh cctv. Dia pun diam2 ke dalam perpus. Lagi2 Bung Do membaca sejarah dan Hee Jin datang menyuruhnya sembunyi. Hee Jin menjelaskan kalau Bung Do tidak bisa seenaknya diam2 ke perpus karena sekarang sudah ada kamera pengintai sehingga dia bisa ketahuan dan ditangkap polisi. Saat Hee Jin akan pergi, tiba2 Bung Do menarik tangannya, bersembunyi dari cctv dan… “disini tidak tertangkap kamera kan?” Bung Do membalas ciuman Hee Jin di lift tadi. Hee Jin menjulukinya ‘playboy’, tetapi Bung Do tidak mengerti makna kata itu. Setelah Hee Jin pulang, Bung Do membaca sejarah ttg dirinya semalaman dan menemukan bahwa besok dia akan ditangkap polisi Joseon karena dituduh melakukan pembunuhan. Dia akan diasingkan ke Jeju dan mati karena sakit misterius.
~Joseon~
Bung Do terus memikirkan tentang sejarah dirinya sambil minum ditemani pelayannya. Ia menyuruh pelayannya membawa kabur Yeon Wol dan sembunyi di tempat yg sangat rahasia. Dia tidak memberitahu alasannya apa. Esoknya, dia benar2 tertangkap dan diasingkan. Tetapi dia lebih waspada. Saat seorang pelayan wanita dengan paras gugup memberinya makanan, dia tidak memakannya, memberinya ke tikus yang akhirnya mati. Saat besoknya pelayan itu kembali, dia kaget karena Bung Do masih sehat walafiat. Malah dia menyuruh pelayan itu untuk mencicipi makanan itu lebih dulu. Pelayan itu pun memberitahu kepada bawahan Ja Soo. Malamnya, anak buah Ja Soo menyerang Bung Do. Panah hampir mengenai kepalanya hingga meninggalkan luka kecil. Bung Do lari ke hutan dan saat hampir mati, dia menghilang lagi, muncul di…
~Jeju~
… tengah jalan, hampir ketabrak mobil. Siangnya, saat beberapa turis dari China lagi berfoto, salah satunya meninggalkan sebuah tas berisi buku panduan dalam bahasa mandarin, tulisan jaman dulunya Korea sebelum ada Hangeul (Hanja). Dia pun mempelajari semuanya. Dia mengganti baju, membeli betadin dan plester, belajar nelpon dan mau naik pesawat ke Seoul tetapi nggak punya duit dan identitas (ktp).
 Sinopsis Queen In Hyun's Man episode 6
Sementara itu Hee Jin ngobrol dengan penulis skenarionya untuk menanyakan tentang Kim Bung Do, administrator yang menolong Ratu In Hyeon. Tetapi penulis kurang tahu sejarah ttg orang itu. lagipula dalam sejarah, sepertinya dia bukan orang penting karena tertangkap dan mati di Jeju. Hee Jin mengecek di internet dan menghitung2 kalau hari ini adl hari kematian Bung Do. Dia bengong di café saat Soo Kyung datang. Dia pun menangis karena orang yang mati 300 tahun yg lalu, bikin Soo Kyung jadi bingung. Tiba2 hpnya bunyi dari nomor tak dikenal. Saat di angkat, rupanya Bung Do yang menelpon dari telepon umum di bandara Jeju.
Sinopsis Queen Inhyun's Man Episode 5
Soo Kyung tidak habis pikir, apa istimewanya si ‘guru sejarah’ itu hingga Hee Jin bela-belain menjemput sang guru di Jeju untuk ke Seoul. Hee Jin juga meminjam ktp temannya yang mirip wajahnya dg Bung Do. Sampai di bandara Jeju, Soo Kyung memesankan tiket, 2 untuknya dan Hee Jin, sedangkan Bung Do di pesawat lain. Tapi Hee Jin mengubahnya, menjadi 3 tiket di pesawat yg sama tapi beda kursi. Soo Kyung pun menginterogasi Bung Do 4 mata.
“Kau lulusan mana?”
“Sungkyungkwan.”
“Rumah?”
“Bukchon”
Soo Kyung terkesiap “Itu kan rumah mentereng semua…” lalu ia tanya ttg ortu, ortu Bung Do sudah meninggal dengan memberikan warisan melimpah untuk hidup sehari2. Soo Kyung jadi bingung, cowok ini apakah kesialan ataukah keberuntungan bagi sahabatnya?
 Sinopsis Queen In Hyun's Man episode 6
Di pesawat, ternyata Dong Min juga ada di pesawat yang sama dengan manajer dan Na Jeong. Mereka habis sesi foto berdua di Jeju. Saat Dong Min menoleh, dia melihat ada cowok penguntit di wc rs dulu. Lalu ia melihat tak jauh dari cowok itu, ada Soo Kyung dan Hee Jin. Dia pun memberitahu manajernya dan memberitahu ke pramugari. Mereka sudah menelpon polisi yang akan menunggu di landasan. Tetapi Bung Do menyadari kehadiran Dong Min. dia menghampiri Hee Jin dan berbisik, akan mengembalikan ktp yang dikira Dong Min sesuatu yang berbahaya bagi Hee Jin. Dong Min pun menghajar Bung Do. Bung Do ditangkap. Dong Min membuka identitasnya dan menjelaskan kalau orang itu adl penguntit dan para penumpang pun mencapnya sebagai pahlawan.
Tetapi sebelum Bung Do dibawa pergi, Hee Jin angkat suara. Ia mengaku2 kalau cowok ini bukan penguntit, tetapi pacarnya. Mereka duduk terpisah karena tidak mau menimbulkan skandal. Ia pun mendekati Bung Do dan bergandengan tangan, saling bertatapan mesra penuh cinta. Keadaan berbalik, Dong Min kini digosipkan telah memukuli kekasih dari mantan pacarnya. Na Jeong yang memperhatikan itu hanya bisa tertawa dan mengolok2 Dong Min.
Queen In Hyun's Man Episode 7
Sampai di bandara Incheon, Bung Do segera naik taksi. Dong Min dan manajernya mengejar, agar tidak menimbulkan gossip yang menjatuhkan pamor Dong Min, tetapi taksi Bung Do keburu pergi. Dan akhirnya, karena gossip itu, drama Suk Jong pun terancam kacau karena menurunnya pamor Dong Min. Sutradara meminta Hee Jin dan Dong Min untuk berdamai sehingga para fans mereka kembali. Tetapi Hee Jin kesulitan karena Bung Do sudah kembali ke Joseon, ada urusan yang sangat penting, menyangkut hidup dan mati. Bung Do tidak bisa berada Di Seoul.
~Joseon~
Bung Do datang ke rumah pengasingan In Hyeon, memperingatkan bahwa besok subuh akan terjadi sesuatu, dimana dulu gagal, sekarang mungkin akan berhasil. In Hyeon harus berhati-hati dan tenang. Ia juga menyuruh semua penjaga untuk pergi, jika mereka tidak ingin mati. Mereka akan menjaga In Hyeon dari tempat tersembunyi tak jauh dari sana. Kemudian dia kembali ke Seoul dan naik taksi ke istana utara. Lalu dia kembali lagi ke Joseon (jadi, kalo naik taksi kan lebih cepat daripada kuda). Ia menulis sebuah surat dan saat Raja sedang berjalan bersama pelayan dan pengawal, dia melepaskan panah beserta surat yang terikat, mengatakan kalau akan ada rencana pembunuhan terhadap In Hyeon. Sementara itu Min Am dan menteri yg mendukungnya minum2 bersama gisaeng. Lalu Min Am pergi ke kamar sendirian. Tiba2 sebuah pedang terhunus di depan lehernya. Di hadapannya kini sudah ada Bung Do dengan pakaian ala ninja. Bung Do menyuruh Min Am menuliskan lagi rencana pembunuhan In Hyeon. Satu lembar untuk diberikan pada Ja Soo, satunya lagi disimpan di dada Min Am.
Queen In Hyun's Man Episode 7
Di kamar, In Hyeon menyulam dengan air mata. Ja Soo dan anak buah memanjat pagar memasuki rumah pengasingan. Tetapi Ja Soo merasa aneh karena tidak ada penjaga. Saat dia sadar bahwa sepertinya mereka sedang di jebak, pengawal kerajaan datang mengepung mereka. Tetapi Ja Soo berhasil kabur. Raja juga datang dan menghampiri In Hyeon, meminta maaf karena selama ini In Hyeon sudah begitu menderita. Kemudian Kepala pengawal menangkap para menteri bawahan Min Am, juga Min Am. Saat itu Bung Do bersembunyi di balik pembatas ruangan. Min Am berkata, bahwa ada seseorang di balik ini semua yang merupakan criminal yang sesungguhnya. Orang itu ada di balik pembatas. Tetapi saat diperiksa, Bung Do sudah menghilang. Min Am dan menteri2 akan diasingkan ke Jeju. Adik Ratu Jang dan kasim Raja akan diinterogasi. Ratu Jang diturunkan menjadi selir sedangkan posisi In Hyeon kembali menjadi Ratu. Kim Bung Do dibebaskan dan dikembalikan statusnya.
Queen In Hyun's Man Episode 7
~Seoul~
Dong Min dan Hee Jin harus segera menyelesaikan persoalan ini secepatnya. Soo Kyung menyuruh Hee Jin untuk menelpon Bung Do, bertemu bertiga dengan Dong Min, lalu perdamaian mereka dipotret dan dimasukkan ke internet biar meredam gossip. Tetapi Hee Jin bingung, bagaimana harus menghubungi Bung Do? Lalu saat Hee Jin kembali syuting, ada yang menelpon hp Hee Jin dan diangkat oleh Soo Kyung. Saat Hee Jin selesai syuting, Soo Kyung sudah menghilang dan seorang kru menyuruh Hee Jin untuk ke sebuah café, bertemu dengan Dong Min.
Di café, Hee Jin duduk dengan Dong Min sementara para manajer kedua artis itu duduk tak jauh dari mereka, siap dengan kamera. Hee Jin meyakinkan Dong Min kalau Bung Do tidak akan datang. Dong Min kesal dan menelpon manajernya, padahal cuma beda beberapa langkah. Tapi Soo Kyung mengambil alih hp dan memastikan kalau Bung Do pasti datang. Dan tak lama kemudian, Bung Do benar2 datang. Bung Do dan Dong Min bersalaman, langsung dipotret. Mereka duduk bertiga dan memesan makanan. Hee Jin menutupi wajahnya dan wajah Bung Do dengan menu, bertanya bagaimana bisa Bung Do berada di sini? Ternyata Bung Do sudah menyelesaikan misinya dan datang ke Seoul. Dia menelpon Hee Jin dengan telepon umum, tetapi yang mengangkat Soo Kyung dan dia disuruh datang kemari jika ingin berterimakasih kepada Hee Jin.
Sementara itu, Dong Min merasa risih dan kesal melihat sepasang kekasih itu menutupi wajah mereka di hadapannya. Saking kesalnya, saat di lokasi syuting, dia meminta pada sutradara untuk mengganti ending cerita, bahwa Ratu In Hyeon akan mati dengan minum racun (sayak). Na Jeong yang lagi duduk di dekatnya mencibir, kalau mereka pasti lagi berantem. Sutradara mengacuhkannya. Sementara itu ada perubahan naskah karena pemeran Jang Hui Jae (adik Selir Jang) masuk RS. Tapi Hee Jin merasa perubahannya sangat banyak. Namun sutradara dan para kru merasa tidak banyak yg berubah. Lalu Hee Jin ingat kalau Bung Do pernah bilang bahwa dia kembali ke Joseon untuk menyelesaikan sesuatu dengan Min Am. Ia pun membaca sejarah dengan meminjam Ipad kepada seorang aktor senior, dan memang sejarah sedikit berubah di peristiwa Gabsul.
Sinopsis Queen In Hyun's Man Episode 8
Soo Kyung sedang bersama Bung Do, menginterogasinya lagi, kenapa kok Bung Do nggak punya hape? Hare gene nggak punya hape? Bung Do berkata kalau dia nggak kenal siapa2 di sini selain Hee Jin dan jarang ada di rumah. Soo Kyung mengira dia tinggal di luar negeri. Tetapi sebelum Soo Kyung bertanya lebih lanjut, Bung Do memotong, Apa yang sedang dibutuhkan Hee Jin saat ini? Bung Do akan memberikannya sebagai hadiah ucapan terima kasih. Soo Kyung bertanya lebih dulu, berapa duit yang Bung Do punya, karena yang dibutuhkan Hee Jin sangat mahal. Bung Do pun mengeluarkan berjuta2 uang, yang tadinya dikantongi, tanpa dompet. Mata Soo Kyung sampai melotot.
Syuting sudah selesai. Soo Kyung akhirnya datang dengan ekspresi seperti hampir gila. Dia tidak tahu bagaimana harus menjelaskan perasaannya, apakah harus merestui ataukah menghalangi Hee Jin dengan Bung Do. Ia pun akhirnya bilang kalau Bung Do ada di luar. Hee Jin segera keluar dan tidak menemukan siapapun. Saat itu, Bung Do ternyata ada di dalam sebuah mobil. berbekal pelajaran singkat tentang menyetir dari Soo Kyung, dia menjalankan mobil dan berhenti tepat di depan Hee Jin. Ia keluar dan menyerahkan kunci mobil kepada Hee Jin. Ya, Bung Do membelikan Hee Jin sebuah mobil sebagai ucapan terima kasih, dengan seluruh uang yang dimilikinya, hasil menjual pedang peninggalan turun temurun keluarganya. Hee Jin begitu senang dan mengendarai mobil berputar2.
Sinopsis Queen In Hyun's Man Episode 8
Lalu saat berhenti, wajah Hee Jin tampak sedih. Dia berharap kalau Bung Do adalah penipu dan omong kosong tentang time machine dsb.
“Memangnya kenapa kalau aku menipumu? Kau mau membawaku ke polisi?”
“Tentu saja akan kubawa kau ke polisi, kemudian setelah kau menyelesaikan hukuman… kau benar-benar bisa berkencan denganku… Betapa aku berharap kau menipuku. Walaupun kau adalah penipu yang pantas mati, itu lebih baik daripada seseorang dari masa yang berbeda…”
Lalu Hee Jin menyuruh Bung Do masuk. Ia mematikan lampu mobil, dan menutup kaca jendela, lalu akan menjelaskan fungsi lain dari sebuah mobil, yaitu… kiss again ^.^.  Bung Do tampak syok, tetapi saat Hee Jin akan keluar, Bung Do menarik tangan Hee Jin dan kali ini mereka berciuman cukup lama sampai ada orang yang mencari2 Hee Jin.
 
Hee Jin bertanya apa yang akan dilakukan Bung Do selanjutnya? Bung Do akan kembali ke penjara di Jeju sebelum dia benar2 dibebaskan. Setelah itu dia akan pulang ke Hanyang dan bekerja seperti biasanya. Hee Jin tampak kesal karena Bung Do pasti akan menikah karena jaman dulu, garis keturunan itu sangat penting, lagipula Bung Do kan lagi single. Tapi Bung Do memotong, “Ayo bertemu sebulan lagi…” pindah2an akan memakan waktu sebulan. Setelah dia pulang, dia akan kembali ke Seoul.
“Tapi bukankah kau sudah tidak punya alasan untuk kemari lagi?”
“Pacarku ada di sini, bukankah itu alasannya? Bukankah aku sudah bilang, bahwa aku akan melakukan yang terbaik untuk menjadi pacarmu?” (owww… sweet…) 
Besoknya, Bung Do ke Jeju, mengganti baju dan membaca mantra… tring…
~Joseon~
Baru muncul, tiba2 Bung Do diserang di tengah hutan saat hari sedang hujan. Tak sengaja, jimat yang dipegangnya terkena pedang dan terbelah dua. Tiba2 kepala Bung Do terasa sakit dengan kilasan2 ingatan tentang Hee Jin berpendar, hingga akhirnya ia tak sadarkan diri setelah dadanya tersabet pedang.
Saat sadar, dia mengalami amnesia sebagian. Dia hanya ingat sampai diserang oleh Ja Soo di perpus istana. Dia tidak ingat dirinya menghilang ke masa depan, apalagi Hee Jin. Luka di dadanya, dikiranya berasal dari luka saat bertarung dengan Ja Soo. Dia bingung, dia tidak berada di kamarnya dan ada suara2 diluar ruangan yang tidak ia kenal (pejabat di Jeju). Lalu setelah mendengar penjelasan dari pejabat, dia tambah bingung, kapan dia diasingkan ke Jeju dan sekarang akan dikembalikan lagi ke istana. Lalu saat pelayannya datang, dia bertanya, hari apa sekarang? Dia pun sadar, dia telah melupakan kejadian yg terjadi selama 2 bulan. Sementara itu, anak buah Ja Soo yang menyerang Bung Do, melapor pada Ja Soo dan memberikan jimat yang terbelah. Ja Soo tidak tahu apa fungsi jimat itu, lalu membaca mantera yang tertera.. Shi Dong To Rae, Han Phil Gu In…
Bagaimana selanjutnya? Apakah Bung Do akan melupakan Hee Jin selamanya dan tidak kembali ke Seoul lagi seperti yang dijanjikan? Lalu, apakah kini giliran Ja Soo yang pergi ke masa depan setelah membaca mantera jimat itu? Lalu bagaimana nasib Hee Jin? Apakah dia akan hilang ingatan juga, lalu berpacaran dengan Ja Soo ? (ngawur!)
Sinopsis Queen In Hyun's Man Episode 8

Gambar2  : google.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar