Sementara itu, nasib si bos mulai buruk dengan bangkrutnya pabrik, juga hutang yang menggunung pada rentenir. Dia sudah bermulut manis untuk meminjam uang Jae Hyuk, tetapi pengusiranlah yang didapatkannya. Dia pun kabur dari rentenir dengan menaiki kapal bajak laut dan menjadi imigran gelap di New York. Awalnya dia mau dibuang ke laut, tetapi dia pura2 mengaku kalau temannya di New York punya banyak rolex yang kebetulan dipakainya. Singkat cerita, sampai di New York, Young Gul kabur dari bajak laut itu dan terluntang-lantung jadi gembel (kasihan banget mukanya). Dia sempat ketemu Jae Hyuk, minta pinjaman uang juga, tapi lagi2 diusir dengan kasar. Dari tong sampah, dia menemukan sebuah mantel bulu dengan merk "Michael J".
Akhirnya, dia pun berhasil bertemu dengan Ga Young dan tinggal di apartemen sewaan Ga Young bersama seorang wanita korea yang menjual design baju. Namun karena dirasa kurang aman, mereka berdua pindah ke apartemen lain, tinggal bersama, memulai bisnis design baju. Young Gul mencoba menjual mantel2 buatannya, hingga ia bertemu dengan seorang bule yang mengaku2 kalau salah satu mantel itu adalah hasil karyanya, dan takjub karena mantelnya itu sudah dimodif oleh Young Gul. Dia pun memberikan sebuah kartu nama. Awalnya Young Gul nggak 'dong'. Tapi akhirnya dia sadar dan mendatangi kantor Michael J. Awalnya dia dikira seorang model gay, sampai disuruh mandi dan berpose telanjang oleh Choi Anna. Tapi setelah kesalahpahaman itu teratasi, Anna pun membawanya menemui Michael J. Dan suatu malam, dia diajak untuk datang ke acaranya Michael dan bertemu dengan Jae Hyuk. Jae Hyuk sedang mencoba untuk kerjasama dengan Michael, tapi selalu di tolak. Namun ketika Young Gul muncul, Michael dengan senang hati menerima, cipika-cipiki pula. Jae Hyuk jealous.
Suatu malam, Jae Hyuk datang ke apartemen mereka, namun di sisi lain, anak nyonya jahat mengintai dari jauh dan menelpon polisi, mengabarkan ada imigran gelap, agar Ga Young ikut terlibat masalah. Polisi pun datang setelah Jae Hyuk pergi dari apartemen itu. Jadi mereka pikir kalau Jae Hyuk-lah yang melaporkan mereka. Mereka di deportasi, Young Gul dipenjara dan Ga Young kehilangan beasiswanya. Ga Young kembali terluntang-lantung. Ia mendatangi pabrik "Young Girl" yang sudah beralih kepemilikan, malah dia dihajar2 oleh para pekerja yang dianggap anak buah Young Gul yang menyusahkan mereka. Young Gul yang sudah keluar dari penjara dan mau kembali ke pabrik, tidak jadi karena melihat Ga Young dipukuli. Dia tidak menolong, malah kabur sendiri (jadi ingat i miss you, tapi ini lebih kejam!)
Ga Young pun kembali ke butik nyonya tanpa membawa barang2nya yg tertinggal di pabrik Young Girl. Di dalam gudang, dia mendesain sebuah jaket dan menjahit kain2 bekas menjadi jaket yang cantik. Ia menghubungi Jae Hyuk untuk memperlihatkan karyanya, siapa tahu Jae Hyuk tertarik mempekerjakannya. Tapi Jae Hyuk belum memutuskan, ia pun pulang dan dimarahi habis2an oleh si nyonya. Saat itulah Young Gul datang, menarik tangannya untuk pergi, kembali ke pabrik. Young Gul dan Ga Young akhirnya berusaha bersama membangun kembali pabrik itu, bersama beberapa bibi pekerja ditambah dengan teman sekamarnya dulu yang ternyata ikut terdeportasi gara2 mereka. Pabrik baru diberi nama "Young Young", sepertinya singkatan Young Gul-Ga Young, tapi Young Gul ngga mau ngaku. Perlahan, dengan bantuan si rentenir juga, pabrik itu mulai berkembang dan membuat merk sendiri bernama YGM.
Di sisi lain, Anna yang awalnya bekerja pada Michael J, diajak Jae Hyuk untuk kembali bekerja padanya atas dasar cinta. Akhirnya Anna pun kembali ke perusahaan Jae Hyuk sebagai kepala designer. Ibu Jae Hyuk dengan keras menentang hubungan mereka. Awalnya mereka berusaha mempertahankan cinta mereka itu, namun perlahan Jae Hyuk mulai main hati dengan Ga Young, apalagi setelah tahu kalau Ga Young bekerja pada Young Gul yang bisnisnya mulai naik. Ia merasa tersaingi, merasa ingin merebut apapun milik Young Gul, termasuk Ga Young. Dengan segala cara ia memaksa Ga Young bekerja padanya. Sementara Anna yang mulai diacuhkan, menggunakan Young Gul yang mengaguminya, untuk membuat Jae Hyuk cemburu. Ga Young yang mencintai Young Gul, merasa sakit hati tiap kali Anna muncul karena Young Gul akan langsung mengacuhkannya. Apalagi setelah Young Gul memutuskan untuk bekerjasama dengan Nyonya jahat (lupa namanya) untuk tambahan modal. Awalnya Ga Young sudah usul untuk kerjasama dengan Jae Hyuk saja, tapi Young Gul tidak mau dengan alasan dendam pribadi. Ga Young juga dendam sama si nyonya, tapi Young Gul tak mau mengerti perasaannya. Gara2 itu, ia pun mulai goyah dan akhirnya bergabung dengan perusahaan Jae Hyuk.
Kini Young Gul sudah jadi orang kaya raya mendadak. Ia membeli rumah yang awalnya ingin ia berikan untuk Ga Young agar tidak tidur di pabrik lagi. tapi Ga Young keburu pergi dan sekarang tinggal di rumah temannya yang dari New York itu. Ia (akhirnya) punya koleksi rolex sendiri, baju2 bagus, juga mobil dengan disupiri oleh anak buah rentenir yang merupakan teman lamanya juga. Ia sering ke luar negeri dan bekerjasama dengan orang2 luar negeri. Pokoknya kaya raya lah. Namun hatinya hampa, seperti ada lubang dan rupanya lubang itu harus diisi oleh Ga Young. Dia pun akhirnya menyadari bahwa ia mencintai Ga Young, sedangkan pada Anna, dia hanya mengagumi saja, padahal Anna sudah mulai menaruh hati padanya. Then, lagi2 Anna tercampakkan.
Suatu hari, Ga Young yang memenangkan event Fashion King, dapat tiket jalan2 ke New York. Tak disangka, ia bertemu Young Gul di pesawat, satu tempat duduk. Mereka juga ada di hotel yg sama. Dan karena sudah tak tahan lagi, Young Gul mendatangi kamarnya. Saat itu hp Ga Young bunyi, telpon dari Jae Hyuk, namun Young Gul melempar hp itu, lalu mereka berciuman. Mereka pun jadian hari itu juga. Besoknya, mereka mendatangi sebuah apartemen mahal yg dibeli Young Gul. Setelah jadian, Young Gul mulai berpikir untuk mengambil brand YGM lagi yang tadinya sudah dijual ke Jae Hyuk saat Ga Young pertama kali pindah kerjaan. Lalu Young Gul memaksa Ga Young untuk resign dan kembali ke Young Young, padahal Ga Young sudah mencapai posisi kepala designer. Akhitnya Ga Young pun resign, atas nama cinta.
Singkat cerita, Young Gul sudah berubah, menjadi lebih menyebalkan dan sombong. Namanya juga orang kaya baru yg mendadak kaya bagai ketiban hujan duit, dia membelanjakannya begitu banyak, beli properti, mobil, bahkan mengambil alih butik menjadi milik Ga Young. Tetapi bukannya berterima kasih, Ga Young yg shock malah mengembalikan kunci butik padanya. Ia tidak ingin semua kemewahan ini. Ia hanya ingin tetap bersama Young Gul seperti dulu pertama kali mereka bertemu dan berusaha bersama. Tapi kini Young Gul sudah berubah, tidak sama seperti dulu lagi. Dan karena keborosan itu, si nyonya jahat punya rencana licik yang ia bisikkan pada Jae Hyuk yang sudah kehilangan semangat sejak kepergian Ga Young. Mereka akan menghembuskan rumor2 hingga membuat investornya Young Gul pada minggat. Dan akhirnya Young Gul kembali mengalami kebangkrutan. Anna yg cari aman, lebih dulu kembali ke perusahaan Jae Hyuk, berhubung ayah Jae Hyuk mengajaknya bergabung kembali. Dan Young Gul menghilang, membuat Ga Young bingung sampai sakit.
Suatu hari, ada surat dari New York, namun tidak sampai di tangan Ga Young, karena Jae Hyuk duluan mencuri surat itu dari kotaknya. Itu surat dari Young Gul yang meminta Ga Young untuk ke New York, tinggal di apartemen yang dia beli di sana. Jae Hyuk mengajak Ga Young ke New York tapi tidak memberitahu tentang surat itu sama sekali. Namun akhirnya sampai di hotel, Jae Hyuk pun bilang, "Dengar2, Young Gul sekarang ada di sini. apa kau tidak mau menemuinya?" Ga Yoiung memutuskan untuk tidak mencari Young Gul lagi. Bubar! Dari kejauhan, Young Gul melihat Ga Young keluar dari sebuah hotel bersama Jae Hyuk dan tampak bahagia. Young Gul pun mabuk2an, stress. Ia menyandarkan diri di dinding kolam renang sambil menelpon Ga Young.
"Ga Young, apa kau merindukanku? Aku sangat merindukanmu..."
Ujug2 ada orang datang, menodongkan pistol dan.... 'dor!!!'
"Aku merindukanmu..." Kata Ga Young. tapi terlambat, karena Young Gul sudah mati.
End
Gaje banget kan endingnya!!! Nyebelin deh!!! Oke, kalau memang Young Gul harus bangkrut kembali, jadi gembel lagi sekalian. Nggak apa2, toh ini pelajaran buat para orang kaya baru untuk berhati2 menjaga uangnya, jangan diborosin. Juga jangan sombong jadi orang, karena hidup itu bagai roda, kadang di atas, kadang di bawah. Kalau sudah di atas, jangan lupa kalau kamu pernah ada di bawah dan bisa jadi kamu akan kembali ke bawah. Lalu para wanita meninggalkannya? Okelah, wajar. Siapa sih yang mau sama gembel? Yah, sebenarnya Ga Young sih mau2 saja, cuman salahnya Young Gul sendiri pakai acara menghilang sendiri segala. Lalu matinya, oke, boleh dimatikan deh si Young Gul-nya, tapi cara matinya itu yang salah menurutku. Kenapa ada orang (mungkin Jae Hyuk, nggak jelas mukanya), tiba2 datang ujug2 langsung 'dor'. Aneh banget.
Dan berikut ini ending versi saya sendiri:
Young Gul yang sudah kehilangan segalanya, usaha, properti, bahkan kekasihnya, mabuk-mabukan dan berjalan di balkon apartemennya sambil menelpon Ga Young, "Ga Young, apa kau merindukanku? Aku sangat merindukanmu..." Young Gul menaiki pembatas balkon dan... syuuunggg... terjun bebas bersama handphone yang masih menyala dan berbunyi, "Aku juga sangat merindukanmu, Young Gul..."





Tidak ada komentar:
Posting Komentar