Apa pun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggumu mengakui keberadaannya.
Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan
warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku.
Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi.
Bukankah takdir kita sudah jelas?
Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", aku merasa senja tak lagi
membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku
saja yang menganggapnya terlalu saru?
"Aku mencintaimu," katamu. Mengertikah kau apa artinya? Mengertikah
kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan
senja yang sewarna?
Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.
Ini adalah certa tentang
Freya, Moses, Gia, dan Adrian. 2 pasangan idola yang paling popular.
Freya yang cerdas dan selalu mendapatkan beasiswa. Moses, sang ketua
OSIS yang punya wibawa dan kharisma. Adrian cowok gagah bertipe atlit,
ganteng dan digandrungi semua cewek. Serta Gia cewek terpopuler di
seluruh SMA. Berempat mereka terbelit tali cinta yang serba kusut dan
membingungkan. Tapi apapun yang terjadi, inilah masa-masa kejayaan
mereka. Merengkuh asmara dalam nadi-nadi darah muda. Inilah masa-masa
yang patut dikenang.
Awalnya Freya adl pacar Moses, dan Gia pacaran dg Adrian. Moses dan Adrian sahabat, begitu pula Gia dan Freya. Hubungan mereka adem ayem, mesra-mesra aja satu sama lain sampai sebuah kejadian sederhana mengubah perasaan Freya dan Adrian. Saat Adrian menjemput Freya u/ double date karena pasangan mereka masing2 akan datang terlambat. Kecocokan diantara keduanya membuat hubungan dg pacar masing2 merenggang. Freya yg walau pendiam tapi menginginkan kisah cinta romantis ala Adrian dan Gia yg tak pernah didapatnya dari Moses yg cool, sementara Adrian yg tampak mesra dg Gia tapi ternyata merasa jenuh. Mereka terlibat dalam hubungan yg akhirnya menyakiti satu sama lain.
Bayangin deh kalo jadi Moses dan Gia, pacar kita ternyata mencintai sahabat kita sendiri. Sakit deh... Tapi coba kalau kita di pihak Freya dan Adrian, Jatuh cinta sama pacar sahabat sendiri dan dia juga cinta sama kita, dimana kita juga sudah punya pacar yg adl sahabatnya orang yg kita sukai itu. Bagai makan buah simeleketek, kalau jadian, menyakiti pacar dan sahabat. tapi kalau dipendam, menyakiti diri sendiri.dan pacar sahabat yg juga suka sama kita.
So, apakah hubungan Freya dan Adrian akan berjalan lancar? apakah Moses dan Gia akan rela melepaskan orang yg mereka cintai u/ bersatu dengan orang yg ia cintai yg notabene adl sahabat sendiri?(kalo Ann sih nggak!)
Dari novel ini Ann jadi yakin kalo perbedaan malah semakin menyatukan. Maksudnya kalo cowoknya cerewet, ceweknya pendiam, dan sebaliknya. Karna kehidupan harus seimbang, begitu pula dengan hubungan. Seandainya sama2 cerewet jadi perang, sementara sama2 pendiam jadi kuburan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar