Quotes

"Write is my World"

Kamis, 22 September 2011

City Hunter Ep. 14-15


Setelah Jong Shik jatuh, Yoon Sung lari ke mobil. lalu Jin Pyo telp. Taulah Yoon Sung kalau yg menabrak ajushi bukan Jong Shik, tapi Jin Pyo yg pake plat Jong Shik agar Yoon Sung kehilangan akal dan membunuh Jong Shik. Yoon Sung marah lalu menusuk tangannya sendiri(sampe nembus meja!) didepan Jin Pyo. Di RS, Yoon Sung menyuruh Nana pergi agar tak celaka spt Ajushi n bilang ttg kej sebenarnya.Nana menghibur Yoon Sung.
 
Jong Shik koma. Ia lalu membuka HP yg ada sms ayahnya, “Maafkan aku. Berikutnya Chun Jae Man.” Lalu Yong Joo mendengar percakapan CH dg Jong Shik waktu di mobil. Ia nangis lalu menemui Yoon Sung di RS. Ia mendorong Yoon Sung dan bilang kalo CH bkn pahlawan, tapi sama saja dg pembunuh.
 

Nana(berani) ke Rumah Jin Pyo u/ bilang jgn ganggu Yoon Sung. Jin Pyo hampir saja menembak Nana, tapi ia tidak takut. Sementara Chun Jae Man sptnya udah tau kalo ia target selanjutnya, lalu bikin konpers n bilang ttg kej 28 th lalu tapi diputarbalikan, bilang kalo prajurit yg mati itu karna emang salah.
 
Ajushi sadar dan bilang kalo ibu ada di kuil. Yoon Sung ke sana menemui ibu,lalu membawa ke RS. Sebelum di kemo, ibu pengin bikin makanan u/ Yoon Sung. Mereka ke rumah ibu dan makan bersama. Anak buah Jin Pyo lihat, iba, gak jadi lapor ke bos. Tapi si bos datang dan bilang awas kalau lain kali begini lagi, tak akan dimaafkan. Lalu Nana datang melihat ibu dan anak itu, lalu difoto.
 
Jin Pyo pura2 kerja sama dg Jae Man, investasi RS. Sementara itu nana pulang ke rumahnya karna sudah aman. Yoon Sung tiduran di sofa, lalu menarik Nana ke atas badannya (jadi ingat Gu Junpyo narik Jandi di atas ranjang^^)
 
Di kantor jaksa, Yong Joo dijauhi smua orang karna dianggap tidak fair, menyembunyikan kesalahan ayahnya. Kasihan Yong Joo Oppa..

Yoon Sung kembali ke Blue House. Da Hye dan semua rekan senang. Nana dapat info ttg ayah kandung Yoon Sung. Rupanya Yong Joo menemukan lebih dulu dan di sana ada foto Jin Pyo. Ia ke rumah Jin Pyo u/investigasi. Di kantor, Yong Joo ditelp,dibilang kalau ada kebocoran gas di rumahnya.
 
Yoon Sung menjebak sekretaris Jae Man di hotel. Lalu besoknya ia taruh kamera, melihat seseorang memberikan data 28 th lalu dan dibakarnya. Sebelum di bakar, ada telp dari org suruhan Jae Man u/ membunuh Yong Joo dan dibikin seolah bunuh diri. Yoon Sung segera telp Yong Joo, tapi hp diangkat o/asisten n bilang kalo Yong Joo pulang karena ada kabar gas bocor.
 
Yong Joo meriksa, ternyata tidak ada yg bocor. Saat kembali ke mobil, seseorang membiusnya dan ia dikunci di mobil berasap. Yong Joo bangun, tapi ga bisa keluar. Ia pencet klakson dan Yoon Sung mendengar. Yoon Sung memecahkan kaca dan mengeluarkan Yong Joo.

Chun Jae Man sudah membakar buku itu sehingga bukti dari keterlibatan mereka atas insiden Oktober 1983 telah musnah. Sekretarisnya melapor kalo dua penjaga telah dipukuli. Jae Man menduga kalau itu ulah CH, tapi ia terlambat sekarang, karena bukti telah ia musnahkan. Ternyata Jin Pyo juga punya buku itu, membayar orang tadi yg ngasih buku ke Jae Man.

Yoon Sung menjenguk Ibu. Ibu memberikan cincin u/ Nana, sementara itu Yong Joo sadar dan dapat kiriman CCTV dari CH kalo yang mau mencoba membunuhnya adl Jae Man.. Waktu pulang, dia liat Yoon Sung ngobrol dengan orang Thailand, lalu ia menyuruh asistennya menyelidiki keluarga John Lee(nama palsu Yoon Sung) yg di USA.


Ia kembali ke rumah sakit untuk menengok ayahnya, tapi kaget karena Presiden duduk di sebelah tempat tidur ayahnya. Mereka pergi keluar untuk minum bersama(dipochangmacha!!) dan Young Ju mengekspresikan penyesalan karena tidak bisa menghentikan city hunter atau membujuk ayahnya agar ia sadar.Presiden berkata mengaku adl yg paling susah dilakukan dan menceritakan kalau ia pernah mencuri kotak makan siang temannya, ketika masih kecil dan kemudian tidak punya keberanian untuk mengaku bahkan ketika gurunya berjanji untuk memaafkannya.
Presiden Choi: “Semakin lama waktu berlalu, akan semakin sulit untuk mengaku. Dan juga untuk menyerah. Hal ini juga dirasakan ayahmu dan aku juga tidak berbeda. Kehilangan waktu yang tepat....adalah yang yang sangat menakutkan.”
Lalu sampai di rumah, See Hee datang membawa makanan dan menghibur Yong Joo.

Yoon Sung mengikuti Jae Man yg mendatangi buruhnya yg kanker karna kena bahan kimia dari pabriknya. ia ga mau tanggung jawab.Sekretarisnya datang untuk memberikan daftar bahan kimia berbahaya yg digunakan oleh perusahaannya yg dipertanyakan oleh karyawannya dalam tuntutan mereka. Jae Man marah, tkt ketauan publik/CH. Ia merobek2 laporan itu dan membuangnya ketempat sampah didekatnya.
Pada saat yang sama, anak ibu yg sakit td menemukan uang receh  yang ada dibawah sepatu Jae Man. Jae Man menghinanya pengemis seperti ibunya.Yoon Sung datang dan memberikan uang itu, lalu mengambil robekan kertas tadi. Sampai dirumah, ia menyuruh Ajushi menyusun kembali. Di ruangannya ada Nana menaruh bingkai foto yg difoto Da Hye diam2,lalu mau membantu Yoon Sung tapi Yoon Sung marah dan ga sengaja menjatuhkan foto sampai retak. Nana kesal dan keluar. Yoon Sung membawanya keluar dan minta maaf, tapi bilang kalo fotonya sudah dibuang (padahal ngga).
 
Yong Joo menemukan kalo ortu John Lee bukan ortunya Yoon Sung karna John Lee yg asli sudah meninggal. dulu ada pria memberi mereka uang spy bisa mengambil identitas John Lee. Sementara itu Yoon Sung menjalani transpalasi sumsum tulang belakang


Da Hye kerja part time di cafe. Ajushi datang beli kopi dan mau mentraktri Eun Ah, tapi kartunya diblokir. Ki Joon datang dg soknya membayar semuanya. Ajushi marah ke Yoon Sung dan kabur ke rumah Nana. Yoon Sung datang dan membujuk Ajushi, lalu digodain Nana "Kalian ini seperti suami istri saja"

CH beraksi. Ia mengambil sampel bahan kimia, tapi ketahuan penjaga. Penjaga membuka gas beracun dan dihirup Yoon Sung. Yoon Sung mengalahkan penjaga dan kabur, tapi ia lemah. Nana menelpon, tapi ia tak bisa bicara. Lalu ia ke RS dan ketemu Yong Joo.
Yong Joo: Kau terlihat lelah, Moo Chai
Yoon Sung berhenti saat Yong Joo memanggilnya dg nama Thailandnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar