
Kang Maru adalah seorang calon dokter. Dia memiliki
seorang pacar bernama Han Jae Hee yang merupakan seorang reporter. Maru tinggal
di rumah mungil bersama adiknya, Choco, yang sering sakit2an, dan juga dengan
Jae Gil temannya. Hidupnya bahagia dan masa depannya cerah, sampai pada suatu
malam Han Jae Hee meneleponnya dengan suara gemetaran. Kala itu seharusnya Maru
mengantarkan Choco yang lagi sakit ke RS, tapi Maru meninggalkan adiknya untuk
datang kepada pacarnya yang sedang ketakutan.
.png)

Ternyata Jae Hee ada di hotel, tidak sengaja mendorong
pria yang mau memperkosanya dan pria itu mati. Jae Hee ketakutan, tidak mau
menyerahkan diri. Akhirnya Maru yang menyerahkan dirinya untuk menutupi
kesalahan Jae Hee. Maru pun masuk penjara.

Karirnya sebagai dokter tamat. Masa depannya
hancur. Dan Jae Hee? Bukannya menunggui Maru sampai keluar penjara, dia malah
menikah dengan pria paruh baya yang sudah punya anak gadis seusia Maru, Seo Eun
Gi. Dari pernikahan itu Jae Hee memiliki anak laki2, Eun Seok.

Sekeluarnya Maru dari penjara, kerjanya menggoda wanita2
kaya untuk mendapatkan uang mereka (semacam gigolo). Suatu kali dia naik
pesawat. Di pesawat itu juga ada Jae Hee dan Eun Gi. Tiba2 Eun Gi pingsan. Jae
Hee berteriak minta tolong. Dan Maru yang pernah sekolah dokter, menolong Eun
Gi. Saat itulah pertemuan mereka kembali. Dan Maru pun merencanakan pembalasan
dendam kepada Jae Hee yang sudah menghancurkan masa depannya dan meninggalkannya.
Maru mendekati Eun Gi, tampak seperti tidak disengaja, dengan menolong Eun Gi
yang hampir jatuh ke jurang. Eun Gi adalah gadis kaya yang sombong dan dingin,
pada akhirnya jatuh cinta setengah mati kepada Maru. Tetapi sayang, Maru hanya
memperalat dirinya untuk mendapatkan Jae Hee kembali.

Di sisi lain, Jae Hee punya anak buah kepercayaan, Ahn Min
Young. Min Young menyukai Jae Hee. Suatu kali mereka berciuman dan tak sengaja
terekam cctv. Hal itu diketahui oleh Park Jun Ha, orang kepercayaan Eun Gi, dan
pada akhirnya ketahuan oleh Presdir Seo. Presdir Seo yang pernah dikhianati
oleh istri pertama (ibu Eun Gi), jadi dikhianati dua kali (apesmu pak). Dia pun
berencana membuang 2 orang itu. Akan tetapi Jae Hee yang menyadarinya,
mengancam Presdir Seo dengan data2 kecurangan TaeSan Group. Ketika itu Presdir
Seo sedang telepon2an dengan Jun Ha. Kemudian jantung Presdir Seo kumat. Dia
pun kolaps. Jae Hee panik, hendak menelpon dokter. Tetapi Min Young datang
menghentikannya. Mereka membiarkan Presdir mati. Dan semua percakapan itu
ternyata direkam oleh Jun Ha. Jun Ha berkata akan melapor ke polisi, tetapi Min
Young punya kartunya Jun Ha, yaitu ayah Jun Ha yang bertanggung jawab atas
kematian ibu Eun Gi. Akhirnya Jun Ha pun tidak melaporkan hal itu.

Sementara itu, pada saat yang sama, Eun Gi bertemu dengan
Maru di pantai. Di sana Maru mengakui bahwa dia hanya memperalat Eun Gi untuk
mendapatkan Jae Hee kembali. Semua pertemuan yang tampak kebetulan, sebenarnya
sudah direncanakan. Ketika Eun Gi di perjalanan pulang, dia baru mendengar
berita kematian ayahnya. Dia shock, kemudian putar balik. Di terowongan,
mobilnya dan mobil Maru akan berpapasan. Tiba2 Eun Gi mengambil jalan
berlawanan arah sehingga kedua mobil itu akhirnya bertabrakan.

Presdir Seo mati, pewarisnya lagi koma dan kemudian tiba2
saja menghilang dari RS. Akhirnya yang mengambil alih Taesan Group adalah Jae
Hee. Namun jabatan Jae Hee masih tetap sebagai presdir sementara. Sampai
setahun kemudian, Eun Gi masih belum ditemukan. Sementara itu Maru bekerja
mencuri data perusahaan lain demi kepentingan perusahaan yang membayarnya. Hidupnya
jadi lebih kacau dari sebelumnya. Dia juga punya penyakit otak setelah
kecelakaan itu, namun dia tidak mau dioperasi.

Suatu hari dia akhirnya bertemu dengan Eun Gi yang datang
mencarinya. Eun Gi ternyata hilang ingatan dan terkena gangguan otak sehingga
dia tidak bisa menulis dan membaca. Suatu kali dia melihat foto2 dirinya dengan
Maru, dia pun teringat pada Maru sebagai kekasihnya. Awalnya Maru menolaknya,
tetapi akhirnya Maru mau menolongnya, setelah Jun Ha mencoba bernegosiasi,
bahkan dengan perjanjian separuh saham Taesan. Dengan bantuan Maru, Eun Gi
kembali ke Taesan, mengejutkan semua orang. Maru dan Eun Gi pun berstatus
sebagai tunangan. Dan lama kelamaan Maru tidak membantu demi uang ataupun rasa
bersalah, tetapi karena mencintai Eun Gi dengan sepenuh hati. Mereka bahkan
berencana untuk menikah. Namun Maru tidak ingin terburu2. Dia mau Eun Gi
mengingat masalalunya terlebih dulu. Jika setelah mengingat itu, dia masih
mencintai Maru, maka mereka akan menikah.


Akan tetapi seperti yang sudah Maru duga, setelah ingatan
Eun Gi kembali, Eun Gi malah membenci Maru. Apalagi karena mengejar2 Maru, Eun
Gi tidak dapat melindungi ayahnya hingga ajal menjemput. Eun Gi pura2 masih
hilang ingatan, sedangkan Maru yang tahu kalau Eun Gi ingat, pura2 tidak tahu
dan mengikuti apa rencana Eun Gi. Pada hari pernikahan, Maru tidak datang,
sedangkan di berita muncul tentang hubungan Maru dan Jae Hee dulu.

Berita itu
dikirim oleh Eun Gi sendiri. Setelah pernikahan buyar, baru Maru datang dan
menarik Eun Gi pergi. Mereka bertengkar di mobil. Eun Gi berkata bahwa dia
membenci Maru, akan membunuh Maru dan Jae Hee dengan tangannya sendiri. Maru
hanya bisa diam saja, pasrah. Namun ketika Eun Gi sudah sendirian, dia galau,
antara benci dan cinta.

Singkat cerita, Eun Gi mencari tahu tentang kematian ayahnya
yang diduga pembunuhan. Ketika mencari tahu itu, Jun Ha ditabrak orang dan
koma. Sebelumnya Jun Ha sempat menyerahkan rekaman itu kepada Maru.
Maru
mencoba untuk mengajak Jae Hee menyerah saja. Dia berjanji akan terus berada di
sisi Jae Hee, meski tidak janji akan memberikan cinta yang sama seperti dulu.
Tetapi Jae Hee tidak mau menyerahkan diri. Dia malah mengancam akan membeberkan
rahasia Taesan jika Maru menyerahkan rekaman itu kepada polisi. Dia akan benar2
menyerah jika Maru bisa memberikannya cinta, hati, dan diri Maru sepenuhnya.
Maru mengajak Eun Gi untuk kabur saja, di mana tidak ada
seorangpun yang mengenal mereka. Tetapi Eun Gi tidak mau. Mencari tahu
kebenaran dan melindungi Taesan lebih penting daripada Kang Maru. Akhirnya Maru
pun menyerahkan rekaman itu kepada polisi. Dia tidak peduli apa yang akan
dilakukan oleh Jae Hee.

Dan sampai di rumah, Maru pingsan, ditemukan oleh Jae Gil
dan dibawa ke RS. Dokter pun menjadwalkannya operasi besok. Sementara itu Han Jae
Sik, kakaknya Jae Hee datang mengunjungi Jae Hee. Dia pernah disuruh Min Young
untuk membunuh Maru, tetapi karena dia akhir2 ini akrab dengan keluarga Maru,
sering dikasih makan yang enak, dia pun jadi nggak enak hati dan nggak jadi
membunuh Maru. Dia pun berkata kalau toh Maru juga bakalan mati karena
penyakitnya. Jae Hee pun terkejut.

Ketika Jae Hee hendak ke RS, dia berpapasan dengan Eun Gi
yang baru pulang dan akan mengambil pakaian. Akhirnya Jae Hee pun mengatakan
keadaan Maru kepada Eun Gi. Eun Gi shock. Dia datang ke depan kamar Maru,
tetapi tidak berani masuk. Dia jalan keluar sambil mengingat semua perkataan
kasarnya kepada Maru. Sementara itu Jae Gil masuk ke kamar Maru dan bertanya
apakah sudah bertemu dengan Eun Gi? Karena dia melihat Eun Gi di lantai satu.

Maru pun segera pergi mencari Eun Gi. Mereka bertemu di
seberang jalan, saling tersenyum. Mereka berjalan sampai ke tengah, tiba2 Maru
melihat Min Young berjalan di belakang Eun Gi. Maru segera berlari dan memeluk
Eun Gi, memutar badan. Saat itu Min Young hendak menusuk Eun Gi, akhirnya pisau
itu menusuk perut Maru. Tetapi Eun Gi tidak menyadari bahwa Maru tertusuk,
bahkan sampai berciuman dan pulang dengan taksi. Maru terengah2 berjalan sambil
memegang perutnya dan akhirnya jatuh di jalan yang sepi.

7 tahun kemudian, Choco dan Jae Gil sudah menikah dan punya
anak cewek. Jae Sik membuka usaha ayam goreng dan sedang mendekati Sekretaris
Hyun (btw, mereka ini bakal ketemu lagi di It’s Okay That’s Love dan lagi2 si
pria itu berusaha mendekati si wanita di endingnya). Min Young keluar dari
penjara beberapa hari setelah Jae Hee keluar. Jae Hee mau menjemputnya, tetapi
tertidur saat Min Young keluar. Min Young pun berjalan pergi. Saat Jae Hee
bangun, dia mau memanggil Min Young tetapi ditahan oleh Jun Ha. Selama Jae Hee
dipenjara, anaknya tinggal bersama Eun Gi.

Eun Gi membuka toko sandwich di gang kecil. Dia menggendong
seorang anak yang sakit perut ke sebuah klinik. Klinik itu milik dokter Kang
Maru. Jadi ternyata setelah Maru dioperasi, dia kehilangan ingatan (gantian
nih). Dia pun diajak oleh profesornya ke Amrik, sambil pengobatan, sambil
sekolah dokter lagi. Dia pun jadi dokter sekarang. Meski ingatannya akan Eun Gi
sudah hilang, tetapi cintanya masih ada. Ketika sedang duduk bersama, Maru
menggeser sebuah kotak merah kepada Eun Gi. Isinya sepasang cincin. Mereka
saling berpandangan dan tersenyum bahagia.


The End…
Comment:
Isi ceritanya emang sinetron banget, tentang rebut2an harta.
Suasananya juga suram terus sejak awal. Keberadaan Kwang Soo sebagai Jae Gil
yang gunanya untuk penggembira, tidak terasa sama sekali. Dia juga ikutan sedih
dan menangis ketika tahu sahabatnya bakal mati karena penyakit. Tetapi acting Kwang
Soo lumayan juga, hehehe…

Pada awalnya chemistry Maru-Eun Gi agak kurang,
karena Cuma Eun Gi yang mengejar, sedangkan Maru Cuma memperalat saja. Tetapi
begitu setelah kecelakaan, setelah Maru benar2 mencintai Eun Gi, barulah feel
mereka terasa dan oke banget, sampai2 banyak yang tergila2 sama couple satu
ini.



Ending ceritanya cukup manis, namun yang nonton rasanya
masih penasaran, apa yang terjadi selama Maru operasi, di amrik, sampai kembali
lagi buka klinik? Apa yang terjadi sampai Eun Gi nggak lagi kerja di Taesan,
malah buka toko sandwich? Dan apa yang terjadi setelah Maru melamar Eun Gi? Hm…
pasti banyak FanFic bermunculan tentang mereka.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar