
Teman tapi mesra, kayak lagunya Ratu aja. Tapi yang seperti
itu pasti sering dialami siapa saja. Berteman dengan lawan jenis, lalu merasa
jatuh cinta, atau dicintai sahabat kita itu. Ann juga pernah mengalami, diawali
dengan ketertarikan biasa, lalu bersahabat dan lama2 kok merasa klop, dan
timbul cinta itu. Tapi Ann berhasil menghapus rasa cinta yang belum terlalu
dalam itu dan murni bersahabat dengannya, tapi tidak seakrab dulu karena
dipisahkan oleh jarak dan kami masing2 sudah punya pasangan.

Banyak drama, film dan novel yang diangkat dari kisah temen
jadi demen ini, entah itu dimulai dengan cinta duluan lalu bersahabat
dengannya, atau bersahabat dulu baru cinta itu muncul perlahan. Contoh: semua
novelnya Winna Efendi mengangkat kisah persahabatan masa kecil yang berubah
jadi cinta. Kisah cinta di antara Jalgeum Kuartet SKKS(Sun Joon-Yoon Hee-Jae
shin),kisah cinta di Dream High, dan masih banyak lagi

Jadi Ann bisa mengambil kesimpulan bahwa hubungan
persahabatan antara lawan jenis itu tidak akan abadi, karena pasti ada cinta di
dalamnya, apakah itu keduanya atau salah satunya. Dua orang sahabat yang
berbeda jenis kelaminnya, saling mengisi dan menyayangi satu sama lain, bukan
tidak mungkin rasa sayang persahabatan itu berkembang jadi cinta sesungguhnya.
Kalau dua2nya merasakan hal yang sama sih syukur. Tapi kalau hanya salah
satunya saja yg merasakan, akhirnya jadi bertepuk sebelah tangan dan kalau
diungkapkan dan ditolak, jadi canggung2 gitu dan akhirnya putus deh
persahabatannya.
Jadi jika teman2 yang tidak sependapat dan punya pengalaman
bersahabat yg akrab banget sama
lawan jenis, tapi tidak pernah
merasa jatuh cinta satu sama lain, (entah kamu yang jatuh cinta, atau temanmu
yang jatuh cinta padamu, atau kalian saling jatuh cinta), boleh share di
Comment, untuk meruntuhkan pendapat Ann yang menyatakan bahwa persahabatan
lawan jenis tak akan abadi. Monggo…^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar